cover
Contact Name
Sahrul Hidayat
Contact Email
sahrul@unpad.ac.id
Phone
+6222-7796014
Journal Mail Official
jmei@phys.unpad.ac.id
Editorial Address
Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Jl. Raya Jatinangor Sumedang Jawa Barat, 45363
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Material dan Energi Indonesia
ISSN : 2087748X     EISSN : 25796054     DOI : https://doi.org/10.24198/jmei
Core Subject : Science,
Jurnal Material dan Energi Indonesia (JMEI) merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian yang mencakup kajian teoretik, simulasi dan modeling, eksperimen, rekayasa dan eksplorasi dalam bidang Material dan Energi. Jurnal ini terbit secara berkala sebanyak dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). Redaksi menerima naskah ilmiah hasil penelitian, pikiran dan pandangan, review, komunikasi singkat dalam bidang material dan energi. Petunjuk penulisan artikel tersedia di dalam setiap terbitan dan secara online. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bebestari dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 02 (2018)" : 7 Documents clear
STUDI PENGGUNAAN LAPISAN TIPIS OKSIDA GRAFENA TEREDUKSI SEBAGAI ELEKTRODA LAWAN PADA SEL SURYA TERSENSITISASI WARNA FITRI YULIASARI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.644 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.19900

Abstract

Sel surya tersensitisasi dye atau DSSC (Dye-sensitized Solar Cell) terdiri dari tiga komponen utama yaitu fotoanoda TiO2 teradsorpsi dye, larutan elektrolit, dan elektroda lawan. Pada penelitian ini telah dibuat sel surya tersensitasi dye dengan lapisan oksida grafena atau graphene oxide (GO) yang dideposisikan secara elektrokimia pada lapisan fotoanoda TiO2 mesopori. Proses deposisi elektrokimia diamati melalui pengukuran cyclic voltammetry (CV) secara potensio-static pada rentang tegangan -1,6-0 Volt dengan scan rate 50 mV/s. Karakterisasi sel surya tersensitasi dye diukur melalui pengukuran I-V dengan intensitas daya yang dipancarkan sebesar 36,5 mW/cm2. Efisiensi (η) terbaik yang berhasil dicapai adalah pada sel surya dengan fotoanoda TiO2/rGO/TiO2MC-SP sebesar 3,02% dengan nilai VOC, JSC dan fill factor (FF) masing-masing sebesar 0,61 Volt, 3,3 mA/cm2, dan 38,25% jika dibandingkan dengan sel surya tanpa modifikasi fotoanoda. Keberadaan rGO diantara lapisan TiO2 dapat mempercepat proses transport elektron dan mengurangi rekombinasi muatan sehingga dapat meningkatkan nilai fotoarus yang dihasilkan sel surya.
PEMODELAN DAN SIMULASI AMORPHOUS SILICON QUANTUM DOT (a-SiQD) MENGGUNAKAN METODE EXTENDED HüCKEL THEORY SETIANTO SETIANTO
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.824 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.20577

Abstract

Quantum Dot adalah bahan nanokristal semikonduktor yang sangat kecil sehingga menyebabkan energi gapnya merupakan fungsi dari ukuran partikel, semakin kecil ukuran partikel menghasilkan energi gap yang semakin besar. Salah satu jenis bahan Quantum Dot adalah amorphous Silicon Quantum Dot (a-SiQD) yang memiliki potensi besar untuk bahan teknologi optoelektronik dan telah dikembangkan secara eksperimen nanostruktur a-SiQD untuk mempelajari efek quantum confinement dan karakteristik emisi cahaya. Pada penelitian ini, dibuat model klaster a-SiQD dengan melakukan teknik translasi untuk memperbesar ukuran dan membuat klaster berbentuk bulat dengan menghapus beberapa atom silikon terluar dan menambahan aton hidrogen. Untuk mendapatkan karakteristik elektronik dan optik klaster a-SiQD, dilakukan perhitungan energi gap menggunakan metode Extended Hückel Theory (EHT). Hasilnya, ketika variasi dot size klaster a-SiQD mengalami penurunan dari 2,1 nm ke 0,85 nm energi gap mengalami peningkatan dari 2,29 – 4,53 eV. Tidak hanya itu, bentuk bulat dan penambahan atom hidrogen juga mempengaruhi besar energi gap klaster a-SiQD. Sehingga rekayasa energi gap klaster a-SiQD dapat tingkatkan dengan mengatur dot size, bentuk dan jumlah atom hidrogen.
FABRIKASI SEL SURYA TERSENSITISASI DYE (DYE SENSITIZED SOLAR CELL) DENGAN VARIASI LAPISAN SCATTERING ANDRIANTO MUHARAM; WAODE SUKMAWATI ARSYAD; IDA USMAN; RAHMAT HIDAYAT
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.132 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.20261

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang fabrikasi sel surya tersensitisasi dye (Dye sensitized solar cell) dengan variasi lapisan scattering, untuk mengetahui pengaruh penggunaan lapisan scattering yang berbeda terhadap daya serap dye di dalam lapisan TiO2 melalui pengukuran absorbansi, dan pengaruh penggunaan lapisan scattering terhadap unjuk kerja sel surya melalui pengukuran I-V. Hasil pengukuran absorbansi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang linear antara peningkatan nilai absorbansi dengan peningkatan nilai efisiensi sel DSSC yang dihasilkan. Penggunaan lapisan scattering terbukti memperpanjang lintasan cahaya didalam lapisan TiO2 yang tampak dari spektrum absorbansi yang dihasilkan dimana daerah penyerapannya menjadi lebih panjang melewati daerah cahaya tampak (Sampel B dan C) dan  memasuki daerah penyerapan cahaya Near Infrared (NIR) (Sampel D). Hasil pengukuran I-V, sampel C2 menunjukkan efisiensi terbaik yang dihasilkan oleh sel yang menggunakan Ti-Nanooxide reflector sebagai lapisan scattering yaitu sebesar 3,43%, JSC sebesar 9,19 mA/cm2 dan VOC sebesar 0,69 Volt. Berdasarkan hasil penelitian ini, lapisan scattering yang paling cocok digunakan pada sel DSSC adalah menggunakan Ti-nanooxide reflector.
PENGEMBANGAN DAN MODIFIKASI SISTEM PENGUKURAN SUSCEPTIBILITAS DAN PERMEABILITAS BAHAN MAGNET YATI MARYATI; HERLAN RUDIYANTO; ANNISA APRILIA; TOGAR SARAGI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.896 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.19902

Abstract

Telah dilakukan pengukuran suseptibilitas dan permeabilitas bahan menggunakan prinsip resonansi pada rangkaian RLC dengan solenoida sebagai induktor. Beberapa faktor yang mempengaruhi kuat induksi magnetik solenoida meliputi arus listrik, panjang solenoida, jumlah lilitan dan bahan yang disisipkan kedalam bagian dalam solenoida. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi kumparan solenoida untuk mengetahui pengaruh jenis kumparan terhadap respon medan magnet yang dihasilkan. Kumparan solenoida yang digunakan memiliki jumlah lilitan N = 500 dan 1000. Bahan sisipan yang digunakan pada penelitian ini adalah besi, aluminium dan tembaga. Hasil pengukuran dengan modifikasi solenoida menunjukkan kesesuaian dengan teori yang ada
PENGARUH KONSENTRASI BRIKET CAMPURAN SEKAM PADI DAN SERUTAN KAYU ALBASIA TERHADAP EMISI KARBON MONOKSIDA DAN LAJU PEMBAKARAN SRI SURYANINGSIH
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.073 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.20472

Abstract

Biomassa merupakan salah satu sumber energi yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar alternatif karena memiliki molekul hidrokarbon. Pada penelitian ini, dilakukan pengolahan biomassa menjadi beyaitu berupa briket. Biomassa yang digunakan penelitian ini berasal dari limbah pertanian yaitu sekam padi dengan penambahan serutan kayu albasia guna meningkatkan nilai kalor yang dihasilkan. Dalam penggunaannya, briket melalui proses pembakaran akan mengemisi gas karbon monoksida yang memiliki banyak dampak negatif. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi briket campuran sekam padi dan serutan kayu albasia terhadap emisi karbon monoksida dan laju pembakarannya. Hasil pengujian kadar karbon monoksida terendah terdapat pada briket campuran dengan konsentrasi 50:50 ukuran 60 mesh yaitu 650,12 ppm. Hal ini menunjukkan bahwa semakin sedikit konsentrasi sekam padi maka akan semakin rendah kadar karbon monoksidanya. Hasil Pengujian laju pembakaran tercepat terdapat pada briket campuran dengan konsentrasi 50:50 ukuran 100 mesh yaitu 0,5595 gram/menit sedangkan laju pembakaran terendah terdapat pada briket campuran dengan konsentrasi 90:10 ukuran 60 mesh yaitu 0,3778 gram/menit, dimana semakin sedikit konsentrasi serutan kayu albasia maka akan menurunkan laju pembakarannya.
PERBANDINGAN PEMBERSIHAN MATERIAL BERBAHAN STAINLESS STEEL MENGGUNAKAN ULTRASONIC CLEANER DAN PEMBERSIHAN BIASA IRAWATI DEWI SYAHWIR; VERA FIRMANSYAH
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.118 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.18688

Abstract

Pembersihan material berbahan stainless steel  biasanya dibersihkan dengan kuas atau lap, jika kotoran membandel maka material dibersihkan dengan media alkohol, air destilasi atau pelarut lainnya.[1]. Perkembangan teknologi ultrasonik telah memberikan solusi untuk pembersihan material yang sulit dibersihkan dengan pembersihan biasa. Oleh karena itu perlu dibandingkan pembersihan biasa dengan pembersihan dengan menggunakan ultrasonik dengan berbagai media, dan masing-masing media akan memperlihatkan tingkat kebersihannya. Pembersihan material ini dilakukan dengan membandingkan massa sebelum dikotori dengan massa setelah dikotori yang telah dibersihkan dengan ultrasonik. Hasil pembersihan menunjukkan bahwa pembersihan ultrasonik dengan media wash benzene lebih bersih dari pada media alkohol dan air destilasi pada dengan pengotor yang hilang 101,07 %, sedangkan pembersihan dengan media alkohol 95% pengotor yang hilang 101,04%, dan pembersihan ultrasonik dengan media Air destilasi pengotor yang hilang 100,29%.
PENINGKATAN KELARUTAN PANI MELALUI TURUNANNYA UNTUK BAHAN KOMPOSIT F FITRILAWATI
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 02 (2018)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.238 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v8i2.20805

Abstract

Polianilin (PANI) memiliki sifat yang beragam bergantung pada tingkat oksidasinya. Keunggulan tersebut membuat PANI sampai saat ini ba nyak digunakan untuk berbagai bahan komposit. Namun kelarutan PANI kurang baik, sehingga untuk meningkatkan kelarutannya perlu memodifikasi struktur dengan membuat turunan PANI. Pada makalah ini dilaporkan pembutan  turunan PANI berupa poliethoksi anilinin (E-PANI) melalui substitusi atom H dengan gugus ethoksi (OC2H5) pada gugus fenil. Polimer E-PANI yang dihasilkan memiliki kelarutan yang lebih baik dibanding PANI dan dapat dibuat menjadi lapisan tipis dengan ketebalan yang beragam. Struktur dan sifat optik E-PANI sedikit berubah dibandingkan dengan PANI, yang mana lmaks bergeser ke arah panjang gelombang pendek. Berkurangnya lmaks mengindikasikan berkurangnya panjang konjugasi yang mungkin disebabkan terganggunya konjugasi rantai akibat kehadiran gugus substitusi

Page 1 of 1 | Total Record : 7