Euclid
The aim of Euclid, p-ISSN 2355-1712 and e-ISSN 2541-4453, is to provide a national forum for sharing, dissemination and discussion of research, experience and perspectives across a wide range of pure and applied mathematics, education, teaching, development, instruction, educational projects and innovations, learning methodologies, and new technologies in mathematics education. The Journal invites original articles and not simultaneously submitted to another journal or conference. The whole spectrum of research in pure mathematics, applied mathematics, and mathematics education are welcome, which includes, but not limited to the following topics: Mathematics Learning Model, Assesment and Evaluation in Mathematics Teaching, Design/Development Research in Mathematics Education, Mathematics Ability, ICT in Mathematics Education, Ethnomathematics. Applied Mathematics: Environmental Mathematics, Industrial Mathematics, Computational Mathematics, Mathematical Economics, Financial Mathematics, Statistics. Pure Mathematics: Algebra, Geometry, Analysis, Discrete Mathematics/ Combinatorics.
Articles
268 Documents
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Matriks dan Kaitannya dengan Motivasi Belajar Matematika Pada Kelas XI
Nurul Ainin
Euclid Vol 7, No 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (646.508 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v7i2.3122
AbstrakMatematika merupakan pelajaran yang cukup sulit dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya. Materi matematika di SMA terdiri dari banyak sub materi, diantaranya materi matriks. Berdasarkan data dari hasil ulangan harian pada tahun sebelumnya, didapatkan hasil bahwa nilai dari beberapa siswa pada materi matriks kurang memuaskan. Hal tersebut dikarenakan beberapa siswa melakukan kesalahan dalam mengerjakan soal terkait materi matriks. Oleh karena itu, Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matriks. Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini diambil dari siswa kelas XI SMA Negeri 1 Babakan tahun akademik 2019/2020. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan metode tes dan angket yang berisi penyataan yang memuat motivasi siswa dalam pembelajaran matematika. Data dianalisis kemudian ditarik suatu kesimpulan. Dari hasil penelitian didapat hasil bahwa siswa melakukan 9 jenis kesalahan, yaitu Kesalahan dalam pengoperasian bilangan, kesalahan memahami konsep persamaan matriks, kesalahan dalam menentukan rumus invers matriks, kesalahan dalam menentukan determinan pada matriks, kesalahan dalam menentukan adjoin matriks, kesalahan dalam mengubah soal cerita kedalam kalimat matematika, kesalahan dalam hasil perhitungan, kesalahan dalam melanjutkan proses penyelesaian, kesalahan dalam menentukan hasil akhir.Kata Kunci : Analisis; Kesalahan; Motivasi; Matriks.
DENGAN METODE BERMAIN ULARTANGGA DAPAT MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Syafi’i Syafi’i
Euclid Vol 3, No 2 (2016): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (479.224 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v3i2.329
Artikel ini membahas penggunaan permainan ulartangga untuk meningkatkan hasil belajar. Pendekatan pembelajaran yang digunakan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Time Game Turnamen (TGT). Manfaat yang dirasakan untuk para guru salahsatunya adalah mampu memberi nuansa baru bagi siswa dalam menghadapi masalah dan siap, serta mampu memecahkannya masalah. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian dirancang dalam 3 siklus.Kata Kunci : Permainan Ular Tangga, Time Game Turnamen (TGT), dan Hasil Belajar Siswa.
Perbandingan Pemahaman Matematis antara Siswa yang Memperoleh Pembelajaran Metode Discovery dan Metode Advance Organizer. (Studi Eksperimen di Kelas IX SMP Negeri 1 Palimanan Kabupaten Cirebon)
Sumarni Sumarni;
Nuranita Adiastuty
Euclid Vol 2, No 1 (2015): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.569 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v2i1.359
ABSTRAKFokus utama penelitian ini adalah mengenai kemampuan pemahaman matematis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rendahnya kemampuan ini disinyalir terjadi antara lain karena proses pembelajaran yang dilaksanakan tidak dengan pembelajaran secara bermakna. Metode pembelajaran yang memfasilitasi pembelajaran bermakna adalah metode discovery dan metode advance organizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis siswa sebagai akibat dari pembelajaran dengan metode discovery dengan metode advance organizer. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen yang menerapkan dua metode pembelajaran yaitu metode discovery dan metode advance organizer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Palimanan Kabupaten Cirebon tahun pelajaran 2011/2012, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX A sebagai kelas eksperimen 1 yang pembelajarannya menggunakan metode discovery dan kelas IX B sebagai kelas eksperimen 2 yang pembelajarannya menggunakan metode advance organizer. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan perbandingan persentase hasil respon siswa. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan: 1) Kemampuan pemahaman matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan metode discovery lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan metode advance organizer.Kata Kunci: kemampuan pemahaman matematis, metode advance organizer, metode discovery, dan metode pembelajaran.
INOVASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA METODE ROLLING QUESTION UNTUK MENINGKATKAN KREATIFITAS DAN KEMAMPUAN BERFIKIR SISWA DI KELAS VII SMPN 3 CIAWIGEBANG KABUPATEN KUNINGAN
Kusnati Kusnati
Euclid Vol 5, No 1 (2018): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.29 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v5i1.706
Inovasi pembelajaran yang penulis temukan adalah metode “ Rolling Questionâ€. Inovasi pembelajaran ini dilatarbelakangi oleh minimnya kemampuan berfikir siswa dalam pembelajaran matematika yang ditunjukkan dengan kurangnya aktivitas berfikir siswa dalam mengerjakan soal sehingga hasil belajar rendah. Tujuan utama inovasi ini adalah untuk meningkatkan kreativitas berfikir dan kemampuan siswa kelas VII SMPN 3 Ciawigebang. Teori yang melandasi karya inovasi pembelajaran metode rolling question adalah teori kerucut pengalaman belajar, dimana siswa akan lebih mengingat materi pelajaran dengan melakukan sendiri, dalam hal ini siswa membuat soal dan menjawab sendiri, juga bisa menjawab soal temannya. Sedangkan landasan konsepnya dari metode penemuan, drill dan latihan. Dengan siswa membuat soal dan sering menjawab soal temannya diharapkan pemahaman dan kemampuan berfikir siswa meningkat. Konsep metode rolling question adalah cara yang digunakan guru dalam pembelajaran dengan menggulirkan soal dari siswa kepada siswa lain secara berkesinambungan yang harus dijawab secara bersamaan agar mencapai tujuan pembelajaran. Metode rolling question secara umum bisa diterapkan pada pembelajaran mata pelajaran apa saja. Media/alat pembelajaran yang digunakan adalah kartu soal dan kartu jawaban. Dalam proses penemuan ini, penulis mengaplikasikan metode rolling question pada pembelajaran matematika materi luas dan keliling segitiga dan segiempat kelas VII yang dilaksanakan pada tanggal 27 April 2016 dengan 1 putaran, dan tanggal 4 Mei 2016 dengan 4 putaran soal. Hasil yang diperoleh setelah menerapkan metode rolling question adalah meningkatnya krativitas berfikir dan kemampuan siswa menjawab soal yang dibuktikan dengan hasil belajar yang mencapai rata-rata 92 dan ketuntasan belajar 93%. Dengan metode rolling question, dalam pembelajaran siswa lebih aktif, mau dan mampu mengerjakan soal, lebih konsentrasi dan semangat belajar matematika, karena dalam metode ini juga mengandung unsur bermain sambil belajar yaitu pada waktu menggulirkan kartu soal kepada teman. Oleh karena itu, penulis merekomendasikan bahwa metode rolling question dapat diaplikasikan dalam pembelajaran matematika. Kata kunci: rolling question, kreativitas berfikir, kemampuan siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning Terhadap Kemampuan Analogi Matematis Peserta Didik
Euclid Vol 7, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (504.306 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v7i1.2591
Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menghasilkan kajian tentang pengaruh model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning  terhadap Kemampuan Analogi Matematis peserta didik di SMP Negeri 2 Rangkasbitung kelas VIII semester genap tahun ajaran 2018/2019 pada materi bangun ruang sisi datar. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan desain penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Random Sampling. Uji persyaratan yaitu uji normalitas menggunakan uji Lilliefors serta uji homogenitas menggunakan uji Fisher. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji−t pada taraf signifikan  0,05 diperoleh . Dengan demikian, ditolak yang menyatakan bahwa model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning berpengaruh terhadap kemampuan analogi matematis peserta didik. Pengaruh model tersebut diklasifikasikan dengan Effect Size diperoleh sebesar 0,4660. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning terhadap kemampuan analogi matematis peserta didik di SMP Negeri 2 Rangkasbitung dengan kriteria sedang.
APLIKASI ANALISIS KORESPONDENSI STUDI KASUS : PENENTUAN ATRIBUT RUMAH SAKIT DI KOTA AMBON
Ferry Kondo Lembang;
Nita Salawono
Euclid Vol 4, No 1 (2017): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.711 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v4i1.219
Meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, mengakibatkan peningkatan pelayanan kesehatan. Untuk mengantisipasi keadaan tersebut dengan menjaga kualitas pelayanan. Pada penelitian dibatasi masalah pada Atribut Rumah Sakit. Beberapa atribut yang akan diteliti adalah fasilitas kesehatan, kondisi fisik bangunan, kebersihan, kerapian, kenyamanan lingkungan, kemampuan dokter dan perawat ketepatan waktu dokter dan perawat dalam bekerja, pengurusan administrasi, dan tranparansi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan atribut dari beberapa Rumah Sakit di Kota Ambon dengan menggunakan Analisis Korespondensi. Hasil penelitian menunjukan RS Dr.M.Haulussy dan RS Dr.M.Latumeten memiliki kelebihan faktor fasilitas kesehatan dan kondisi fisik bangunan, RS Sumber Hidup memiliki satu kelebihan yaitu faktor transparansi biaya, Rumah sakit Bakti Rahayu kelebihannya menurut responden yaitu faktor kemampuan tenaga medis dan ketepatan waktu tenaga medis.
Kerangka Kerja Optimising Problem Solving (OPS): Potensi Manfaat dan Kekurangannya dalam Pembelajaran Matematika
Shinta Sari;
Yulyanti Harisman
Euclid Vol 9, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.071 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v9i2.8435
Guru dan tutor dapat menggunakan kerangka kerja Optimising Problem Solving (OPS) untuk membantu siswa mereka belajar matematika. Para tutor di program Teknik Mesin di the University of Adelaide, Australia sudah menggunakan kerangka kerja OPS. Kerangka kerja ini meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekaligus membantu tutor dalam pengajaran mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan potensi manfaat dan kekurangan kerangka kerja OPS dalam pembelajaran matematika berdasarkan sudut pandang guru dan tutor. Penelitian ini merupakan penelitian etnografi yang menggunakan pendekatan analisis konten tematik. Menurut penelitian ini, kerangka kerja OPS memiliki empat potensi manfaat dan tiga kelemahan apabila diterapkan dalam pembelajaran matematika. Keempat manfaat tersebut adalah kemungkinan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, mudah digunakan, dan menghemat waktu siswa, istilah-istilah yang digunakan dalam kerangka kerja dapat membantu siswa dalam pembelajaran matematika, dan karakter integratif dari kerangka kerja OPS. Sedangkan kekurangannya terkait dengan kesesuaian kerangka kerja dengan semua topik pembelajaran matematika, kerangka kerja ini baru dikembangkan, sehingga perlu lebih banyak upaya untuk mengimplementasikannya, dan beberapa aspeknya saling tumpang tindih.
PERAMALAN PANGSA PASAR KARTU GSM DENGAN PENDEKATAN RANTAI MARKOV
Surya Amami Pramuditya;
Rini Marwati;
Entit Puspita
Euclid Vol 1, No 2 (2014): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (138.241 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v1i2.350
Handphone atau telepon genggam dalam kehidupan masyarakat Indonesia sudah menjadi barang penting yang harus dimiliki, sekitar separuh dari seluruh populasi negeri ini merupakan pengguna handphone. Handphone berkaitan dengan provider kartu penyelengara komunikasi. Dengan semakin meningkatnya pengguna handphone, maka para provider berlomba-lomba untuk mendapatkan pelanggan agar dapat menguasai pangsa pasar kartu GSM dan hal tersebut dapat ditentukan dengan probabilitas penggunaan (pangsa pasar) terbesar. Untuk memaksimalkan pengambilan keputusan periode mendatang, provider dapat melakukan prediksi pangsa pasar periode mendatang dan dapat dilakukan dengan menggunakan analisis rantai Markov (Markov Chain analysis). Rantai Markov adalah suatu proses random (stokastik) dengan Markov Property di mana dengan keadaan saat ini, keadaan yang akan datang bersifat independen terhadap keadaan yang lampau dan hanya tergantung pada keadaan yang terdekat sebelumnya. Dari konsep inilah dapat diprediksi pangsa pasar beberapa periode mendatang disertai periode equilibrium. Dalam penelitian ini dibahas penerapan analisis rantai Markov dalam memprediksi pangsa pasar kartu GSM berdasarkan pola perpindahan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh produk kartu GSM AS menguasai pangsa pasar kartu GSM pada periode kedua yaitu tahun 2010 dan tahun 2011 dengan persentase sebesar 27% dan 28%. Periode equilibrium terletak antara periode ketiga dan periode keempat.Kata kunci : Markov Chain analysis, pangsa pasar GSM, equilibrium.
PENERAPAN METODE SINGULAR SPECTRUM ANALYSIS (SSA) PADA PERAMALAN JUMLAH PENUMPANG KERETA API DI INDONESIA TAHUN 2017
Hirlan Khaeri;
Eko Yulian;
Gumgum Darmawan
Euclid Vol 5, No 1 (2018): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.788 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v5i1.496
Peramalan data deret waktu dengan Singular Spectrum Analysis (SSA) tengah populer beberapa tahun terakhir. Kemampuan SSA dalam menguraikan pola data deret waktu dalam bentuk yang sederhana dianggap cukup baik dalam menghasilkan data ramalan. Pada penelitian ini SSA digunakan untuk meramalkan jumlah penumpang kereta api di pulau Jawa pada tahun 2017. Penggunaan Metode Periodegram dan Tracking signal juga dibahas dalam penelitian ini. Model SSA yang paling tepat dalam kasus ini diperoleh pada windows length 19 dan jumlah grup 5 dengan MAPE 7,11 persen.
Pemodelan Regresi Zero Inflated Poisson (ZIP) dan Hurdle Model Pada Kasus Penyakit Tetanus Neonatorum
Rina Sri Kalsum Siregar
Euclid Vol 6, No 2 (2019): Edisi Juli
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.24 KB)
|
DOI: 10.33603/e.v6i2.1940
Peristiwa terjadinya Tetanus Neonatorum sudah menjadi peristiwa yang langka (rare cases) karena dari 38 kabupaten kota di Jawa Timur pada tahun 2014 terdapat 68 persen wilayahnya sudah tidak terjadi kasus Tetanus Neonatorum. Pada penelitian ini variabel dependen yang digunakan adalah data count, yaitu jumlah kasus penyakit Tetanus Neonatorum yang terjadi di Jawa Timur menurut kabupaten/kota, sehingga analisis yang dapat digunakan adalah pengembangan dari regresi linier yaitu regresi Poisson. Namun permasalahan lain yang dihadapi adalah proporsi nilai nol pada variabel dependen diatas 50 persen. Overdispersi pada data dapat terjadi karena proporsi nilai nol yang berlebih pada variabel dependen (excess zeros). Jika data mengalami overdispersi, maka regresi Poisson tidak baik digunakan dalam menganalisis data. Untuk mengatasi masalah tersebut model yang dapat digunakan antara lain model regresi Zero Inflated Poisson (ZIP) dan Hurdle Model. Nilai AIC dari regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP) menunjukan nilai terkecil dibandingkan nilai AIC yang dihasilkan oleh Hurdle Model yaitu sebesar 88,248, sehingga model ZIP dipilih namun akan dilakukan kembali pengujian overdispersi, dari hasil pengujian ternyata terdapat overdispersi sehingga dilakukan pemodelan lebih lanjut menggunakan ZINB. Kata Kunci. Hurdle, Tetanus Neonatorum, ZINB, ZIP