cover
Contact Name
Gut Windarsih
Contact Email
gut.windarsih@uinbanten.ac.id
Phone
+6281548520345
Journal Mail Official
tropical.bioscience@uinbanten.ac.id
Editorial Address
Program of Biology Faculty of Science UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jl. Syech Nawawi Al-Bantani Kp. Andamui Kel. Sukawana Kec. Curug Kota Serang 42171, Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
TROPICAL BIOSCIENCE: Journal of Biological Science
"TROPICAL BIOSCIENCE: Journal of Biological Science" Publishes articles covering the fields of botany, zoology, microbiology, ecology, genetics and molecular biology. The journal also publishes articles on the theme of biodiversity in animal, plant and microbes, both at the level of gene, species and ecosystem and their use for humans (ethnobotany). In addition, the articles which published in this journal can also be on the theme of applied / developmental Biology, such as horticulture, agricultural Biology, forestry, biotechnology, genetic engineering, bioinformatics, biochemistry of natural materials.
Articles 23 Documents
Kandungan Senyawa Nutrisi dan Aktivitas Farmakologis pada Tanaman Anting-anting (Acalypha indica L.): Sebuah Ulasan HALIMAH, LILI; JULYANTI, ANISA; FAUZI, MUHAMMAD IKHSAN
Tropical Bioscience : Journal Of Biological Science Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Biologi - Fakultas Sains - UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tropicalbiosci.v3i2.9492

Abstract

Anting-anting (Acalypha indica L.) merupakan jenis tanaman yang mudah dijumpai di Indonesia dan dimanfaatkan sejak lama sebagai tanaman obat. Acalypha indica merupakan anggota dari famili Euphorbiaceae yang memiliki persebaran luas, baik di daerah tropis maupun subtropis, dan diperkirakan terdiri dari sekitar 450 spesies. Habitat A. indica berada di daerah tropis, seperti Asia, Afrika, dan Amerika. Tanaman anting-anting diklasifikasikan ke dalam kingdom Plantae, divisi Spermatophyta, kelas Magnoliopsida, ordo Euphorbiales, dan famili Euphorbiaceae.  Dalam ulasan ini, metode yang digunakan adalah studi literatur dengan melibatkan proses telaah dari berbagai referensi, seperti jurnal ilmiah. Kandungan nutrisi pada A. indica di antaranya berupa karbohidrat, protein, vitamin, lipid, zat besi, tembaga, seng, nikel, dan kromium. Selain itu, A. indica mengandung senyawa fitokimia, seperti alkaloid, tanin, steroid, saponin, senyawa fenolik, dan flavonoid. Adanya metabolit sekunder yang terkandung pada A. indica menjadikannya sebagai tanaman yang memiliki aktivitas farmakologis, di antaranya sebagai antioksidan, antibakteri, antiparasit, dan antidiabetes. Selain itu, masyarakat juga mempergunakan tanaman ini untuk tujuan pengobatan tradisional, di antaranya mengobati berbagai penyakit kulit seperti eksim dan luka sayat.
Pengaruh Ekstrak Umbi Bawang Merah (Allium cepa L.) Terhadap Pertumbuhan Sawi Hijau (Brassica juncea [L.] Czern.) RAMADAYANTI, DEVI; SAEFUROHMAN, ASEP; WINDARSIH, GUT
Tropical Bioscience : Journal Of Biological Science Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Biologi - Fakultas Sains - UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tropicalbiosci.v3i2.9508

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea [L.] Czern.) merupakan salah satu jenis sayuran yang bernilai ekonomi tinggi dan terkenal di Indonesia. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa nutrisi, di antaranya kalori, protein, vitamin, dan mineral. Selain itu, sawi hijau memiliki manfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko penyakit kanker. Penggunaan fitohormon alami dari tumbuhan, seperti bawang merah, terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi pada berbagai jenis tanaman. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak umbi bawang merah terhadap pertumbuhan sawi hijau serta menentukan konsentrasi ekstrak umbi bawang merah yang optimal meningkatkan pertumbuhan sawi hijau. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental dengan desain penelitian berupa rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Taraf konsentrasi ekstrak umbi bawang merah yang digunakan terdiri dari 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan di antara kelima kelompok perlakuan ekstrak umbi bawang merah terhadap berbagai parameter pertumbuhan sawi hijau. Ekstrak umbi bawang merah pada konsentrasi 40% mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau, seperti panjang daun, tinggi tanaman, lebar daun, dan bobot basah tanaman.
Karakterisasi Ciri Morfologi dan Morfometri pada Berbagai Jenis Sargassum spp. di Kawasan Pantai Bulakan dan Bewox Style, Anyer, Banten YUNIZAR, AYU SABILA; AMELIA, IZNA; AZKIA, DINA YULIANA NURUL; FAUZAN, MUHAMMAD FADLAN
Tropical Bioscience : Journal Of Biological Science Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi Biologi - Fakultas Sains - UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tropicalbiosci.v3i2.9949

Abstract

Alga adalah salah satu jenis protista yang mampu berfotosintesis dan menghasilkan oksigen. Alga memiliki talus yang strukturnya menyerupai daun, stipe menyerupai batang, dan holdfast menyerupai akar. Phaeophyta merupakan kelompok alga cokelat yang memiliki pigmen dominan berupa fikosantin. Sargassum sp. adalah jenis alga yang termasuk ke dalam divisi Phaeophyta. Sargassum sp. tersebar luas di perairan tropis dan subtropis di seluruh dunia. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 di kawasan Pantai Bulakan dan Bewox Style, Anyer, Banten. Pada penelitian ini digunakan metode eksplorasi dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap Sargassum spp. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dianalisis berdasarkan ciri-ciri morfologi, berupa bentuk talus, holdfast, stipe, dan tipe percabangan. Selain itu dilakukan juga pengukuran morfometri terhadap panjang, lebar, dan diameter pada bagian-bagian tubuh Sargassum spp. Berdasarkan hasil penelitian, Sargassum crassifolium ditemukan di kawasan Pantai Bulakan, sedangkan S. muticum dan S. vulgare ditemukan di Pantai Bewox Style. Pada S. crassifolium, talus berwarna cokelat, bentuk stipe bulat, permukaan talus kasar dan berwarna hijau. Pada S. muticum, talus berwarna cokelat; stipe berbentuk bulat, permukaan berduri tetapi tidak tajam, berwarna cokelat terang. Pada S. vulgare, talus berwarna cokelat; stipe berbentuk bulat, permukaan sedikit kasar, berwarna cokelat; talus berbentuk lanset, ujung tumpul, tepi rata, permukaan tebal dan halus; bladder berbentuk bulat.

Page 3 of 3 | Total Record : 23