cover
Contact Name
Haudi
Contact Email
jurnaljotika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaljotika@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pengairan No.35, Tangerang, Provinsi Banten, 15111
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika
ISSN : -     EISSN : 28072855     DOI : https://doi.org/10.56445/jppmj
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika diterbitkan oleh Jotika English and Education Center Tangerang, Indonesia dengan e-ISSN 2807-2855, merupakan jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian dan pengabdian multi disiplin ilmu yang dilakukan oleh para akademisi dan praktisi. Jurnal ini terbit dua kali setahun pada bulan Februari dan Agustus.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): Februari" : 5 Documents clear
CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KEAMANAN INFORMASI DI ERA DIGITAL PADA KELOMPOK WANITA TANI MELATI Muhammad Iqbal; Ali Mustopa; Wahyu Nugraha; Umi Khultsum; Rabiatus Sa’adah
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 2 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.555 KB) | DOI: 10.56445/jppmj.v2i2.67

Abstract

Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan secara terbuka memberikan tanggapan, memposting komentar, dan berbagi informasi secara cepat dan tanpa batasan waktu. Potensi Media sosial bisa menghubungkan banyak orang dengan mudah dan gratis dalam satu waktu mendorong komunikasi dilakukan secara virtual dalam jaringan internet. Tidak dapat dipungkiri bahwa media sosial bisa diakses oleh siapapun, hampir semua orang memiliki paling tidak satu akun sosial media sebagai media untuk berkomunikasi secara online. Pengguna sosial media ini tidak hanya dari kalangan anak remaja tetapi anak usia SD sampai orang tua sudah banyak yang familiar dengan sosial media, pengguna sosial media mencapai angka 62% dari total populasi penduduk Indonesia menggunakan smartphone untuk menggunakan akun sosial media. Perkembangan yang pesat dan pemanfaatnya yang tergolong besar ternyata dapat menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Di era ini kebebasan dalam mengakses website apapun media sosial jenis apapun tentunya harus dibarengi dengan sikap hati-hati dan mawas diri sehingga jangan sampai apa yang dipost di media sosial menjadi boomerang kepada diri sendiri, dampak negatif dari sosial media adalah munculnya bentuk kejahatan baru dalam bentuk virtual dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan tidak secara langsung yang kemudian muncul istilah cybercrime. Pentingnya perhatian dalam bersosial media menjadi topik yang menarik untuk dibahas dan disosialisasikan sebagai kontrol dan pengetahuan tentang UU ITE yang dapat berimbas kepada siapa saja yang tidak berhati-hati dan bijak dalam bersosial media.
PELATIHAN MENGAMANKAN AKUN WHATSAPP DARI PERETASAN Reza Maulana; Septian Rheno Widianto; Nurmalasari Nurmalasari; Lady Agustin Fitriana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 2 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.195 KB) | DOI: 10.56445/jppmj.v2i2.68

Abstract

Sebagai pengguna aplikasi WhatsApp tentunya kita menginginkan keamanan privasi dan sejauh mungkin terhindar dari kejahatan siber. Akun tersebut bisa dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan. Akun WhatsApp atau WA kerap menjadi sasaran peretasan. Modus yang dilakukan peretas, biasanya menggunakan rekayasa sosial. Sistem keamanan dan privasi WhatsApp sering kali menjadi target peretasan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal, bisa dipastikan bahwa sistem keamanan aplikasi chatting yang satu ini tentu tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kasus peretasan akun WhatsApp yang merugikan. Mulai dari data keamanan tersusupi, sejumlah uang yang ada di rekening bank hingga dompet elektronik juga bisa diretas. Untuk mengantisipasi pembajakan, tentunya bisa melakukan langkah pencegahan sebelum menjadi korban para peretas. Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan dengan memanfaatkan fitur aplikasi WhatApp untuk kemananan data dari para hacker. Adapun materi yang diberikan adalah cara mengamankan akun WhatsApp dari peretasan, workshop hingga project dan evaluasi. Diharapkan dengan adanya pengabdian masyarakat ini para tenaga pengajar di Yayasan Pondok Pesantren Mu’tashim Billah Pontianak ini dapat memanfaatkan dan mempergunakan WhatsApp untuk kegiatan sehari-hari dengan aman dan terlindungi dari peretasan.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL DAN BLOG UNTUK MEMPERLUAS JEJARING DIGITAL Deni Risdiansyah; Sari Dewi; Muhammad Sony Maulana; Agung Sasongko
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 2 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.172 KB) | DOI: 10.56445/jppmj.v2i2.70

Abstract

Semakin majunya teknologi dan informasi yang ada pada jaman sekarang memberikan kemudahan pada masyarakat, terutama dalam pemanfaatan media sosial. Media sosial adalah medium di internet yang memungkinkan pengguna merepresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerja sama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain membentuk ikatan sosial secara virtual.Tidak dapat disangkal bahwa pada saat ini sosial media telah menjadi cara baru masyarakat dalam berkomunikasi. Hal ini berdampak pada berbagai sisi kehidupan masyarakat. Kehadiran media sosial telah membawa dampak yang sangat signifikan. Media sosial menjadi salah satu hal yang harus dikuasai dan dimanfaatkan dengan baik oleh lembaga yang ingin mempublikasikan aktivitasnya. Dewasa ini banyak sekali media sosial bermunculan dengan berbagai fitur yang bisa dimanfaatkan untuk sarana berpromosi. Promosi bisa dilakukan melalui jejaring sosial yang mampu menghapus jarak dan waktu. Oleh karena itu, penggunaan media sosial yang salah satunya blog sebagai sarana promosi produk semakin gencar dilakukan. Sudah selayaknya para guru dan memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menarik perhatian calon siswa dan orangtuanya. Pelatihan penggunaan media sosial ini memiliki tujuan dimana banyak lembaga-lembaga belum mempunyai akun media sosial dan blog. Hal ini penting, karena aktivitas-aktivitas dan keunggulan-keunggulan lembaga tersebut perlu untuk dipublikasikan kepada orang lain. Dibutuhkan komitmen yang baik untuk mengelola sebuah lembaga dan salah satunya lewat publikasi sebuah lembaga akan dikenal khalayak ramai. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih tenaga pengajar Pondok Pesantren Muthasim Bilah untuk menafaatkan blog dan media sosial sebagai sarana untuk mempromosikan lembaga mereka.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN ORGANISASI DI MASYARAKAT KHUSUS DI KALANGAN SISWA SMK PENSANTREN TEKNOLOGI RIAU Roni Chandra; Fery Wongso; Hendra Kasman
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 2 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.722 KB) | DOI: 10.56445/jppmj.v2i2.83

Abstract

Organisasi merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam fungsi manajemen yakni planing, organisasi, actuating dan kontrol. Organisasi sebagai alat dalam arti abstrak untuk merealisir, apa yang menjadi keputusan starategik yang ditetapkan, maka mau tidak harus mengikuti atas perubahan lingkungan yang digerakkan oleh kekuatan kepemimpinan untuk hidup dan bertahan, oleh karena itu, organisasi sebagai alat dimanifestasikan terutama dalam hubungan dua faktor yang disebut dengan fleksibilitas. Oleh karena itu, suatu organisasi dalam abad 21, haruslah dibangun sebagai organisasi yang memiliki sifat fleksibel dan mudah dikontrol, maka organisasi itu tidaklah terlalu muda atau terlalu tua, tahap ini dinamakan PRIMA dalam daur hidup organisasi. Organisasi dalam keadaan PRIMA, benar-benar diperlengkapi untuk menerima dan menanggapi perubahan yang cepat didalam pasar, teknologi, kompetisi dan kebutuhan pelanggan disatu sisi dan disisi lain adalah dapat tidaknya dikontrol. Hasil pengabdian ini adalah kegiatan pada pelatihan ini dihasilkan bahwa setiap masyarakat diharapkan dapat bergorganisasi dengan secara tepat dengan prinsip-prinsip manajemen yang berkualitas
PELATIHAN PENYUSUNAN MODUL AJAR P5 (PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA) Ayu Purnamasari S; Anggi Fitri; Parlindungan Simbolon
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Jotika Vol. 2 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jotika English and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.576 KB) | DOI: 10.56445/jppmj.v2i2.85

Abstract

Kurikulum merdeka merupakan kurikulum paradigma baru yang bertujuan untuk memberikan proses pembelajaran yang bermakna, membahagiakan, dan menyenangkan bagi siswa dengan tujuan mempersiapkan generasi emas tahun 2045. Salah satu program kurikulum merdeka saat ini adalah kegiatan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Adapun permasalahan yang dihadapi guru-guru SDN 61 Pekanbaru mencakup hal- hal berikut ini; 1) Kurangnya pengetahuan tentang projek penguatan profil pelajar Pancasila; 2) Kurangnya pelatihan yang diadakan oleh dinas terkait dalam penerapan dan penyusunan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila; dan 3) Tidak memahaminya guru-guru mengenai dimensi, elemen, subelemen dan tujuan dari Profil Pelajar Pancasila yang ingin diterapkan di sekolah. Pelatihan yang dilaksanakan dapat memberikan pemahaman guru-guru mengenai dimensi, elemen dan subelemen projek penguatan profil pelajar Pancila. Dengan memahami hal tersebut dapat mengarahkan guru dalam Menyusun modul projek dengan sesuai capaian tiap fase. Guru tidak lagi mengarang dalam menentukan dimensi profil pelajar Pancasila yang ingin dicapai dalam kegiatan projek P5. Guru dapat Menyusun modul projek sesuai tahap fase siswa yang dapat disesesuaikan dengan pencapaian karakteristik siswa di kelas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5