cover
Contact Name
Qory Jumrotul 'Aqobah
Contact Email
qoryaqobah@untirta.ac.id
Phone
+628170704541
Journal Mail Official
josita@untirta.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Jakarta KM4, Pakupatan, Kota serang, Banten
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Journal of Sport Science and Tourism Activity
ISSN : -     EISSN : 2830375X     DOI : 10.52742/josita.v2i1
Core Subject : Health,
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) is an open access and peer-reviewed journal that aims to offer a national and international academic platform for Sport Science and Tourism Activity. This journal publishes articles and reviews scientific in field focus on: Sport Science Sports Health Sports Tourism Sports Fitness Physical Education Sport Nutrition Sports Technology Sports biomechanics Sports Physiology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
DAYA TARIK SUKU BADUY BANTEN TERHADAP WISATAWAN Priyombodo, Syam Adjie; Wasan, Aan; Nugraha, Hartman
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 1, No 1 (2022): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v1i1.15431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Daya Tarik Suku Baduy Banten terhadap Wisatawan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei, penentuan sampling dalam penelitian ini mengunakan teknik sampling insidental. 340 orang wisatawan diambil dengan teknik Random Sampling.. Dapat disimpulkan penelitian menunjukan bahwa Daya Tarik Wisatawan ke Suku Baduy ditinjau dari dari Dimensi kehidupan Ekonomi 67,72%, ditinjau dari dimensi  kehidupan  Sosial 62,20%, ditinjau dari dimensi kehidupan Adat dan Budaya 54% dan ditinjau dari wisatawan yang hadir kedalam Suku Baduy untuk objek Rekreasi 83,46%. Kemudian dari keseluruhan dimensi hasil penelitian survei Daya Tarik Suku Baduy terhadap Wisatawan dengan katagori tinggi 86 orang untuk rendah 41 orang untuk katagori rendah, dengan menjadikan Suku Baduy dengan dimensi kehidupan sosial dan dimensi rekreasi menjadi hasil yang paling tinggi. Dapat disimpulkan wisatawan yang berkunjung ke Suku Baduy melihat pada aspek kehidupan Sosial Suku Baduy dan menjadikan Suku Baduy dijadikan sebagai Objek Rekreasi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR MENENDANG BOLA PADA PEMBELAJARAN PJOK SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 1 KUTA UTARA Negara, I Made Wira Adi Putra; Widiantari, Ni Luh Gede; Rusitayanti, Ni Wayan Ary; Vanagosi, Kadek Dian
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 1, No 2 (2022): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v1i2.17514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar menendang bola siswa kelas VIII B SMP NEGERI 1 KUTA UTARA tahun ajaran 2021/2022 melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Adapun subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B sebanyak 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes observasi hasil belajar. Berdasarkan hasil rekapitulasi antara siklus I dan II setelah melalui pelaksanaan model pembelajaraan inkuiri menunjukkan bahwa hasil belajar teknik dasar menendang bola siswa kelas VIII B mengalami peningkatan. Hal tersebut secara klasikal siklus I 14,7% ketuntasan dikatakan tidak berhasil mencapai ketuntasan yang di terapkan, dan kemudian pada siklus II adanya peningkatan ketuntasan yang secara klasikal dikatakan berhasil karena mendapatkan nilai sebanyak 100% yang dalam kategori tuntas sudah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80% ke atas. Dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajaran inkuiri yang diterapkan pada pembelajaran teknik dasar menendang bola pada pembelajaran PJOK dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII B SMP NEGERI 1 KUTA UTARA tahun ajaran 2021/2022.
MODEL PERMAINAN OLAHRAGA GATEBALL UNTUK PEMULA Apriyadi, Muhamad; Nuraini, Sri; Ali, Nur
Journal of Sport Science and Tourism Activity Vol 2, No 1 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v2i1.19783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pemainan olahraga gateball untuk pemula sebagai media melatih akurasi, kekompakan dan kerjasama tim. Pengambilan data dilakukan pada bula juli 2021 dilapangan Komplek Sari Gaperi Jl Bukit Tinggi RT/RW 002/006 Kel Jati Bening Baru Kec Pondok Gede Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adala metode Research & Development (R&D) dari ADDIE, yaitu dengan mengembangkan model permainan dengan lima tahapan, yaitu 1) Analisis (Analyze), 2) Desain (Design), 3) Pengembangan (Development), 4) Pelaksanaan (Implement), 5) Evaluasi (Evaluate). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah anak usia 6 – 12 tahun yang berjumlah 8 anak sebagai subjek Uji Coba (Praktek Lapangan). Uji validasi yang digunakan pada penelitian adalah dengan menggunakan uji justifikasi ahli, dimana model yang telah dibuat diujicobakan, kemudian dikonsultasikan dan dinilai oleh para ahli sesuai dengan variabel yang terkait. Uji coba yang dilakukan selama 3 kali pertemuan dengan mengunakan 10 model permainan olahraga gatebal untuk pemula usia 7-12 tahun yang telah di modifikasi untuk peneliti analisa dengan pengisian angket justifikasi oleh dosen ahli (expert judgment). Setelah divalidasi oleh dosen ahli maka didapatkanlah 10 model permainan yang dianggap layak dan kemudian dilakukan uji coba. Model permainan ini nantinya dapat dijadikan referensi oleh para pengajar anak-anak untuk melatih akurasi,kekompakan dan kerjasama tim. Kesimpulan akhir yang diperoleh melalui penelitian ini adalah 10 model gerak olahraga gateball untuk pemula melalui permainan modifikasi yang peneliti buat layak dilakukan dan digunakan.
DAMPAK KECEMASAN (ANXIETY) DALAM OLAHRAGA TERHADAP ATLET Rhamadian, Dicky; 'Aqobah, Qory Jumrotul
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 1, No 1 (2022): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v1i1.15433

Abstract

Kecemasan sebagai salah satu kajian psikologis yang unik dan menarik yang terjadi pada atlet, Kecemasan sebagi salah satu faktor psikis yang dapat mempengaruhi penampilan pemain dalam pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kecemasan (anxiety) terhadap atlet, untuk mencapai prestasi yang maksimal pada seorang atlet dibutuhkan kesiapan fisik, teknik, dan taktik. Selain itu, diperlukan juga kesiapan psikologis untuk dapat mewujudkan permainan yang baik. kecemasan (anxiety) adalah salah satu aspek psikologi yang disebabkan oleh tekanan emosional atau fisik, sehingga menimbulkan perasaan atau emosi negatif pada seseorang. Seperti, rasa gelisah dan rasa takut sehingga mempengaruhi performa seorang atlet pada saat  sebelum dimulainya pertandingan atau pada saat pertandingan berlangsung.
KEMAMPUAN GERAK TEKNIK DASAR FOREHAND DAN BACKHAND TENIS LAPANGAN PADA SISWA SEKOLAH TENIS SATYA BHUWANA GIANYAR Mahendra, I Kadek Agus; Palgunadi, I Komang Adi; Dewi, Putu Citra Permana; Pranata, I Kadek Yudha
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 1, No 2 (2022): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v1i2.17516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan gerak teknik dasar forehand dan backhand tenis lapangan pada siswa sekolah tenis satya bhuwana gianyar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, kuesioner. Data sekunder yang digunakan berupa dokumentasi, absensi. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yaitu observasi,wawancara,dan kuisioner. Adapun analisis data yang digunakan yaitu analisis Miles dan Huberman yaitu analisis data model interaktif yang melalui melalui langkah – langkah pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil data observasi menunjukkan hasil tes forehand dan backhand, banyak siswa yang belum menguasai bagaimana posisi kaki, dan tangan saat mengayun raket. Dengan hasil data wawancara menunjukkan belum maksimalnya proses pembelajaran karena ada beberapa faktor penghambat seperti bola banyak yang kempes, siswa susah diatur, banyak siswa yang nakal dan lain lain. Hasil kuesioner menunjukan banyak siswa yang mendapatkan nilai kurang, kebanyakan siswa belum bisa menjawab pertanyan no 5 yaitu kaki apa yang maju saat melakukan forehand maupun backhand. Dari ketiga data tersebut mendapatkan hasil data yang kurang maksimal dalam kemampuan gerak teknik dasar Forehand dan Backhand tenis lapangan pada siswa sekolah tenis satya bhuwana. Demikian dapat disimpulkan penelitian yang telah dilakukan peneliti yang berfokus pada kemampuan gerak dasar Forehand dan Backhand Tenis Lapangan Pada Siswa Sekolah Tenis Satya Bhuwana belum maksimal Dari hasil observasi, wawancara dan hasil kuesioner sama-sama menghasilkan data yang kurang maksimal karena masih banyak siswa nilainya kurang.
PENERAPAN PERMAINAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA SMK GITA KIRTTI 1 JAKARTA SELATAN Setyaji, Muhammad Fadly; Hernawan, Hernawan; Amin, Bazuri Fadilah
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 1, No 1 (2022): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v1i1.15421

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani pada siswa SMK Gita Kirtti 1 Jakarta Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitan tindakan (Action Research) dengan pengambilan data kualitatif dan kuantitatif. Penelitiandilakukan sebanyak 2 siklus, yaitu siklus I terdiri dari 7 kali pertemuan dan siklus II terdiri dari 6 kali pertemuan. Kegiatan yang pertama melihat kondisi awal kebugaran jasmani siswa melalui tes kebugaran jasmani Indonesia sebagai berikut : Dari 20 siswa didapatkan sebanyak 2 orang dengan presentase (10%) yang masuk kedalam kategori kurang sekali, 13 orang (65%) yang masuk dalam kategori kurang, dan 5 orang (25%) masuk kategori sedang. Siklus I dilakukan melalui penerapan permainan kelompok  yang dilanjutkan dengan tes kebugaran jasmani Indonesia sebagai berikut : Sebanyak 1 orang dengan presentase (5%) masuk dalam kategori kurang sekali, 8 orang (40%) masuk dalam kategori kurang dan 11 orang (55%) masuk dalam kategori sedang. Pada siklus II dilakukan melalui penerapan permainan kelompok  yang dilanjutkan dengan tes kebugaran jasmani Indonesia sebagai berikut : Sebanyak 3 orang dengan presentase (15%) masuk dalam kategori kurang, 9 orang (45%) masuk dalam kategori sedang dan 8 orang (40%) masuk dalam kategori baik.
MENINGKATKAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KAKI ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL Ali, Masnur
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 2, No 2 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v2i2.22485

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa permainan untuk dapat latihan koordinasi mata tangan dan kaki melalui permainan tradisional untuk anak. Koordinasi mata tangan dan kaki merupakan suatu kemampuan seseorang dalam mengkoordinasikan mata, tangan, dan kaki dalam merangkai berbagai gerakan menjadi satu dalam satu satuan waktu secara tepat dan menyeluruh dan tepat dalam irama gerak yang terkontrol sesuai dengan tujuan. Metode penelitian dalam tulisan ini adalah library research atau penelitian kepustakaan. Berikut adalah beberapa permainan yang telah diidentifikasi dapat melatih keterampilan koordinasi anak diantaranya: permainan boy-boyan, bola api, lato-lato bedil Meriam, sumpitan, o-som, sipak rago, kotak pos, gatrik, ampar-ampar pisang, egrang, bakiak, lempar kaleng, permainan kelereng, tepuk stik, bedil sorolok, jamuran, bola bekel, layang-layang, sepakbola manuk, angklek, pletokan, bedil salorok. Beberapa permainan tersebut membuat atlet melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi mata, tangan dan kaki yang dapat meningkatkan kemampuan koordinasi anak.
SPORTFISHING MERUPAKAN SALAH SATU CABANG OLAHRAGA REKREASI Afita, Deajeng Anggun; Haq, Rifki Sayidul; Hasibuan, Nabil Ibrahim
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 2, No 2 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v2i2.22531

Abstract

Dalam wilayah memajukan kegiatan olahraga rekreasi corak dan bentuknya dapat dilaksanakan dengan berorientasi pada tujuan, pada kekayaan daerah, pada minat dan perhatian masyarakat setempat, dan lain-lain. Memancing secara umum dilakukan dengan dua tujuan utama yaitu:  menangkap ikan dan rekreasi. Memancing juga bukan hanya tentang melatih kesabaran, melainkan juga dapat meningkatkan kualitas kesehatan terutama kesehatan jiwa. Sebab memancing banyak dilakukan orang untuk menghilangkan penat. Banyak kegiatan yang dikategorikan sebagai hobi, memancing juga sudah menjadi sebuah industri namun tidak berhenti samoai disitu memancing sudah seperti hobi-hobi lain yang sudah dijadikan sebagai kategori olahraga. Teknik-teknik yang digolongkan sebagai sportfishing: casting, popping, jigging, dan fly fishing. Keempat teknik tersebut dapat digolongkan sebagai sportfishing karena memiliki kesamaan dimana kesamaan itulah yang menjadikannya layak  dalam kategori tersebut. Yang pertama, menggunakan umpan buatan yang membutuhkan keahlian khusus untuk memainkan gerakan tubuh. Yang kedua, diperlukan tenaga dan stamina untuk mengaplikasikan keempat teknik terseut tenaga dan stamina tidak hanya diperlukan saat ikan sudah terkail, tetapi juga sebelum ikan memakan umpan. Belum sampai setengah dari 26 orang yang mengetahui dan memahami  dari sportfishing. Sehingga perlu pengetahuan dan pengalaman lebih dalam hal ini.
HUBUNGAN FLEKSIBILITAS DAN KEKUATAN OTOT PERUT TERHADAP KEMAMPUAN TENDANGAN MOMTONG DOLYO CHAGI ATLET TAEKWONDO SMART SAMARINDA Samsuriati, Samsuriati; Mahardhika, Nanda Alfian
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 2, No 2 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/josita.v2i2.22525

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) tingkat fleksibilitas atlet taekwondo smart Samarinda, (2) untuk mengetahui kekuatan otot perut atlet taekwondo smart Samarinda, (3) untuk mengetahui kemampuan tendangan momtong dolyo chagi  atlet taekwondo smart Samarinda, (4) untuk mengetahui hubungan fleksibilitas dan kekuatan otot perut terhadap kemampuan tendangan momtong dolyo chagi atlet taekwondo smart Samarinda. Dalam penelitian ini menggunakan 2 variabel bebas yaitu fleksibilitas dan kekuatan otot perut, serta 1 variabel terikat yaitu kemampuan tendangan momtong dolyo chagi. Populasi dalam penelitian ini ialah atlet taekwondo smart Samarinda dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling berjumlah 19 atlet. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menggunakan metode tes dan pengukuran. Analisis data simultan menggunakan uji F pada taraf signifikan 5%. Berdasarkan hasil penelitian dijelaskan bahwa (x1) fleksibilitas mempunyai hubungan dengan kemampuan tendangan momtong dolyo chagi dengan nilai p=0.018 < 0.05. (x2) kekuatan otot perut mempunyai hubungan dengan kemampuan tendangan momtong dolyo chagi dengan nilai p=0.016 < 0.05. Disimpulkan bahwa terdapat adanya hubungan yang signifikan antara fleksibilitas dan kekuatan otot perut terhadap kemampuan tendangan momtong dolyo chagi atlet taekwondo smart Samarinda dengan nilai p= 0,000 < 0.05
DAMPAK LATIHAN INTENSIF ATLET ESPORT MOBILE LEGENDS SELAMA 6 JAM SEHARI Hadiyanto, Edi; Nuryadin, Arief
Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA) Vol 2, No 2 (2023): Journal of Sport Science and Tourism Activity (JOSITA)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/josita.v2i2.20972

Abstract

Perkembangan teknologi sampai saat ini sangat terasa dari berbagai bidang sekarang beralih untuk memanfaatkan teknologi. Era Digitalisasi mengikuti perkembangan jaman tidak jarang ditemui anak-anak sekarang sudah memegang Handphone ini adalah salah satu dampak perkembangan teknologi, yang menjadi keharusan dan tran saat ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif diskriptif. Dimana peneliti ingin mengetahui gangguan kesehatan yang dirasakan oleh atlet E sports Mobile Legends. Dari Hasil Pengumpulan data dari media social yang dibagikan di Youtube selama menjadi Atlet dapat dijelaskan bahwa 50% atlet melakukan latihan lebih dari 5 kali tiap minggu dengan rata-rata melakukan latihan sebanyak 3 kali per hari nya dengan intensitas 4-6 jam tiap hari dengan volume 126 jam setiap minggunya, 27, 8% atlet melakukan latihan 5 kali setiap minggu dengan rata-rata melakukan latihan sebanyak 3 kali per hari nya dengan intensitas 7 jam setiap hari dengan volume 105 jam setiap minggu, 22,2% atlet melakukan latihan sebanyak 4 kali dalam seminggu dengan rata-rata melakukan latihan 2 kali setiap hari dengan intensitas 4 jam perharinya dengan volume 32 jam setiap minggu.Pada Atlet Esport mereka sangat tidak peduli saat ada gejala kesehatanya. Selain itu, atlet esports mengabaikan masalah kesehatan yang terkait dengan pelatihan dan gaya hidup mereka serta perawatan lain untuk mengatasi gejala masalah kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan bahwa orang dewasa berusia antara 18 dan 64 tahun harus melakukan aktivitas fisik minimal 150 menit dengan intensitas sedang 3-5 kali seminggu.

Page 2 of 4 | Total Record : 40