cover
Contact Name
Vira Setia Ningrum
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6281805071077
Journal Mail Official
jebp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang 5 Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP)
ISSN : -     EISSN : 27981193     DOI : https://doi.org/10.17977/um066
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Pendidikan (JEBP) is a scientific journal in the business, economy, and education fields. This journal focuses on theoretical and empirical studies in the field of economy, business, and education. It welcomes research in the areas of economic development, economic behavior, digital economy, economy education, economy system, finance and banking, small and medium enterprises, financial management, development of a company, finance of a company, business and economic learning, learning instruments, learning achievement, teaching and learning strategies, learning assessment, as well as learning media.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2024)" : 5 Documents clear
ANALYSING THE FACTORS AFFECTING TOURISM ENTREPRENEURSHIP AND THE DEVELOPMENT OF TOURISM-BASED SMES Okadigwe John Chukwujekwu
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism is one of the fastest-growing sectors in the global economy, contributing significantly to employment, economic growth, and cultural exchange. In many countries, tourism-based small and medium enterprises (SMEs) play an important role in driving local economies by creating jobs, fostering innovation, and enhancing the overall tourism experience. However, despite their potential, tourism-based SMEs often face numerous challenges that impede their growth and sustainability. This study examines the key factors influencing tourism entrepreneurship and the development of tourism-based small and medium enterprises (SMEs). A stratified random sampling technique selected 55 SMEs, including travel agencies, tour operators, and hotels. Data were collected via structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics and regression analysis to identify factors impacting business growth. A pilot test ensured validity and reliability, with Cronbach’s alpha confirming internal consistency. Ethical standards were followed, and informed consent was obtained. Findings reveal that while government incentives, funding, and marketing strategies play crucial roles in supporting tourism entrepreneurship, the lack of adequate infrastructure and skilled labor remains significant barriers. The study suggests that a more supportive policy environment, enhanced funding mechanisms, and investments in infrastructure are essential to foster the growth and sustainability of tourism-based SMEs. Recommendations for improving the business environment for tourism entrepreneurship are provided, along with suggestions for future research in this area.
VOLATILITAS PASAR SAHAM DAN TANTANGAN EKONOMI MAKRO DALAM KONDISI VUCA DI TENGAH OPTIMISME PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Raditya Milano Saputra
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 8 persen per tahun mencerminkan potensi yang besar untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional. Namun, di tengah optimisme tersebut, kondisi global yang diwarnai dengan Volatilitas, Ketidakpastian, Kompleksitas, dan Ambiguitas (VUCA) menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi. Sektor keuangan, sebagai tulang punggung perekonomian, sangat rentan terhadap dampak kondisi VUCA, baik dari sisi stabilitas maupun pertumbuhan. Artikel ini berfokus pada analisis volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai indikator utama dinamika pasar, yang dipengaruhi oleh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar. Dengan menggunakan pendekatan ekspektasi rasional, strategi mitigasi risiko menjadi penting untuk mengantisipasi ketidakpastian dan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. Analisis ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya stabilitas sektor keuangan dalam menghadapi tantangan VUCA, sekaligus memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi yang positif.
MENGUPAS GEJOLAK SAHAM MDKA: APAKAH INFLASI JADI PEMANTIK UTAMA SELAMA 5 TAHUN TERAKHIR? Amirul Nasikhi Subkhi
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis volatilitas saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) serta korelasinya dengan inflasi di Indonesia selama periode 2019–2023. Data bulanan digunakan untuk menghitung return saham, tingkat volatilitas menggunakan standar deviasi, serta korelasi Pearson dan regresi linier sederhana untuk mengevaluasi hubungan antara inflasi dan return saham. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat inflasi memiliki hubungan yang lemah dan fluktuatif terhadap return saham MDKA, dengan korelasi yang bervariasi dari positif hingga negatif. Regresi linier sederhana menunjukkan bahwa inflasi tidak signifikan secara statistik dalam memengaruhi return saham. Volatilitas saham MDKA cenderung meningkat pada tahun-tahun dengan inflasi tinggi, mencerminkan ketidakstabilan pasar yang lebih besar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi investor dan regulator dalam memahami hubungan antara volatilitas saham sektor pertambangan dan factor makroekonomi.
STRATEGI INVESTASI DALAM LINGKUNGAN VUCA: ANALISIS VOLATILITAS SAHAM LQ45 Laily Nurfarida Fitri
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi investasi yang efektif dalam menghadapi lingkungan bisnis ditandai dengan karakteristik VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), melalui fokus pada analisis volatilitas saham yang terdaftar dalam indeks LQ45. Melalui pengolahan data historis harga saham dari sektor rokok (Gudang Garam Tbk.), perbankan (Bank Tabungan Negara Persero), farmasi (Kalbe Farma), dan non-perbankan (Telkom Indonesia), kami menghitung nilai rata-rata, deviasi standar, dan varians untuk mengukur tingkat volatilitas masing-masing saham. Hasil analisis menunjukkan bahwa saham Gudang Garam memiliki volatilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan saham dari sektor perbankan, farmasi, dan non-perbankan, yang menunjukkan fluktuasi harga yang signifikan. Sementara itu, saham Telkom Indonesia menunjukkan volatilitas yang lebih rendah, mencerminkan stabilitas yang lebih besar dalam harga sahamnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor perlu mempertimbangkan risiko yang lebih besar saat berinvestasi di sektor yang lebih volatile. Dalam konteks VUCA, strategi investasi yang disarankan meliputi diversifikasi portofolio, pemantauan pasar secara berkala, dan penggunaan analisis data untuk membuat keputusan yang lebih informasional. Dengan memahami dinamika volatilitas saham, investor dapat mengembangkan pendekatan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perubahan pasar yang cepat dan tidak terduga. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi investor dalam merumuskan strategi investasi yang lebih baik di tengah ketidakpastian pasar.
ANALISIS KORELASI VOLATILITAS INFLASI DENGAN VOLATILITAS HARGA SAHAM PERTAMINA GAS NEGARA (PGAS) TAHUN 2019-2023 Muhammad Rhesa Alhisyam Muchtar
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menganalisis hubungan antara variabel PGAS dan inflasi selama periode Januari 2019 hingga Desember 2023 dengan total 60 pengamatan. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan negatif lemah antara PGAS dan inflasi dengan nilai korelasi sebesar -0.275582. Uji signifikansi menghasilkan nilai probabilitas (p-value) sebesar 0.0331, yang menunjukkan bahwa hubungan ini signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 95 persen. Temuan ini mengindikasikan bahwa inflasi memiliki pengaruh signifikan namun lemah terhadap PGAS, yang dapat dijadikan dasar untuk penelitian lebih lanjut terkait dinamika variabel tersebut

Page 1 of 1 | Total Record : 5