cover
Contact Name
Prima Daniyati Kusuma
Contact Email
jkn@stikes-notokusumo.ac.id
Phone
+6285701512299
Journal Mail Official
jkn@stikes-notokusumo.ac.id
Editorial Address
Jl. Bener No. 26 Tegalrejo, Yogyakarta 55243
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Notokusumo
ISSN : 23384514     EISSN : 28081781     DOI : 10.53423
Jurnal Keperawatan diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Notokusumo. Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Juni - Desember. Jurnal ini memuat hasil-hasil penelitian dan kajian dalam bidang ilmu keperawatan.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 No. 2 (2024): Desember" : 5 Documents clear
EFEKTIVITAS KOMBINASI PIJAT ENDHORPHIN DAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP NYERI DISMENOREA PADA REMAJA : EFFECTIVENESS OF COMBINED ENDORPHIN MASSAGE AND MUROTTAL THERAPY ON DYSMENORRHEA PAIN IN ADOLESCENTS Nurhayati, Pipin; Pipit Tridayanti Matdoan; Yeni Isnaeni
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenorea merupakan masalah yang sering dirasakan oleh wanita terutama remaja saat menstruasi yaitu sekitar 73,83%. Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) jumlah remaja yang mengalami dismenore pada usia produktif berjumlah 52%. Dampak yang diakibatkan oleh nyeri dismenorhea salah satunya yaitu menimbulkan penurunan dalam beraktivitas bahkan ada yang tidak bisa mengikuti kegiatan dalam pembelajaran. Terapi dilakukan untuk mengatasi nyeri dismenorhea yaitu dengan terapi farmakologi dan non farmakologi, salah satu terapi non farmakologi yaitu kombinasi pijat endhorphin dan terapi murottal. Rancangan penelitian yang digunakan adalah pre eksperimen dengan one group pretest and posttest design dan tidak memiliki kelompok pembanding (kontrol). Penelitian dilaksanakan di Universitas PGRI Yogyakarta. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi informatika semester 7 di Universitas PGRI Yogyakarta(Angkatan 2019-2023) dengan jumlah populasi sebanyak 110 mahasiswa. Jumlah sampel berjumlah 20 responden dengan teknik sampling insidental / Accidental Sampling. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Metode analisa data menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukan bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada nyeri dismenorea sebelum dan setelah diberikan intervensi kombinasi pijat endorphin da terapi murottal, dengan nilai P-Value sebesar 0,000 berarti kombinasi pijat endorphin dan terapi murottal efektif sebagai intervensi keperawatan terhadap nyeri dismenorea.
EFEKTIFITAS TERAPI MENDONGENG TERHADAP KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH YANG MENJALANI HOSPITALISASI: EFFECTIVENESS OF STORYTELLING THERAPY ON ANXIETY IN PRESCHOOL AGE CHILDREN UNDERGOING HOSPITALIZATION Eka Oktavianto; Finky Yunita Pratiwi; Endar Timiyatun
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan banyak dialami oleh anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi. Kecemasan yang terjadi pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi membuat anak menjadi tidak kooperatif terhadap petugas kesehatan serta menimbulkan gangguan psikologis. Perlu dilakukan tindakan untuk mengatasi dan mengurangi kecemasan pada anak salah satunya secara non-farmakologis dengan menggunakan terapi mendongeng. Tujuan: Mengetahui efektifitas terapi mendongeng terhadap kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi di RS Nur Hidayah Yogyakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah praeksperimental dengan menggunakan rancangan one-group pre-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia prasekolah 3-6 tahun yang menjalani hospitalisasi di ruang perawatan anak. Peneliti menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 16 sampel. Intervensi yang diberikan adalah terapi mendongeng dengan menunjukan video youtube kisah Nussa dan Rara episode “Rara sakit”. Terapi ini diberikan sebanyak satu kali dengan durasi video selama 4 menit 40 detik pada saat anak tidak rewel atau tidak kesakitan. Sebelum dan sesudah pemberian intervensi dilakukan pre dan postest. Instrumen yag digunakan adalah kuesioner kecemasan yakni Deppression Anxiety Stress Scale (DASS 42). Hasil: Rata-rata skor kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi sebelum diberikan terapi mendongeng adalah 16,37. Setelah diberikan terapi mendongeng berubah menjadi 12,31. Terjadi penurunan skor kecemasan sebesar 4.06. Hasil uji Wilcoxon didapatkan nilai p = 0,001 (nilai p<0,05). Kesimpulan: Terapi mendongeng efektif menurunkan kecemasan pada anak usia prasekolah yang menjalani hospitalisasi di RS Nur Hidayah Yogyakarta.
HUBUNGAN PERILAKU BULLY DENGAN TINGKAT DEPRESI PADA REMAJA DI SMP MUHAMMADIYAH 2 GAMPING KABUPATEN SLEMAN: THE RELATIONSHIP BETWEEN BULLYING BEHAVIOR AND DEPRESSION LEVEL IN TEENAGERS AT JUNIOR HIGH SCHOOL MUHAMMADIYAH 2 GAMPING, SLEMAN Natasya B. Saud; Deasti Nurmaguphita; Sutejo
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perilaku bully adalah tindakan menyakiti, membuat trauma dan melemahkan individu atau kelompok orang yang dianggap lemah fisik atau mental dalam mempertahankan kekuasaannya. Depresi merupakan hal yang biasa terjadi pada remaja namun sering kali diabaikan. Hal ini dikarenakan remaja dianggap memiliki sensitivitas perasaan yang berlebihan, mood yang berubah-ubah dan timbulnya gejala depresi bersifat fluktuatif. Tujuan:Mengetahui gambaran hubungan antara perilaku bully dengan tingkat depresi pada remaja di SMP Muhammadiyah 2 Gamping Kabupaten Sleman. Metode:Penelitian ini menggunakan desain pendekatan Cross Sectional terhadap 74 siswa-siswi di SMP Muhammadiyah 2 Gamping Kabupaten Sleman dari kelas VII, VIII dan IX menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data yang digunakan terdiri dari analisis univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan diantara dua variabel yang diteliti dengan menggunakan Spearman Rank. Hasil: Kategori terbanyak yakni kategori ringan dengan jumlah 65 responden (87.8%), selanjutnya kategori sedang yaitu sebanyak 9 responden (12.2%), kemudian kategori paling rendah adalah kategori berat dan kategori sangat berat dengan jumlah 0% atau 0 responden. Nilai p-value 0.011 (>0,05), Keeratan hubungan adalah cukup (? = 0,294) dengan arah hubungan positif atau searah. Simpulan dan Saran: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku bully dengan tingkat depresi pada remaja di SMP Muhammadiyah 2 Gamping Kabupaten Sleman, dijadikan bahan referensi bagi mahasiswa dan juga dosen keperawatan.
PENERAPAN TERAPI “AIUEO” TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PASIEN AFASIA STROKE NON HEMORAGIK : STUDI KASUS : THE APPLICATION OF “AIUEO” THERAPY TO THE SPEAKING ABILITY OF NON-HEMORRHAGIC STROKE APHASIA PATIENTS: A CASE STUDY Oktavia Fista Aditya; Siwi Ikaristi Maria Theresia
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke adalah kondisi di mana aliran darah ke otak terganggu karena pembuluh darah tersumbat atau pecah, yang mengakibatkan kerusakan pada sel-sel di area tertentu otak. Jika stroke mengenai bagian kiri otak dan merusak pusat bicara, itu dapat mengakibatkan gangguan berbicara atau afasia pada pasien. Terapi AIUEO dapat membantu pasien mengatasi kesulitan komunikasi verbal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan terapi AIUEO kemampuan berbicara pada pasien Stroke Non Hemoragi  yang mengalami afasia selama fase rehabilitasi di RS Panti Waluya Malang. Subyek yang digunakan adalah dua orang pasien yang diberi terpai AIUEO selama 4 hari berturut-turut pada pagi dan sore hari selama 15 menit. Hasilnya menunjukkan bahwa terapi AIUEO efektif dalam meningkatkan kemampuan mengucapkan vokal AIUEO secara lebih jelas dan meningkatnya jumlah skor FAST. Oleh karena itu perawat hendaknya memberikan edukasi dan melatih pasien secara konsisten ketika pasien pulang dari rumah sakit bersama keluarga.
PENERAPAN TERAPI MUROTAL AL-QUR’AN UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN DIABETES MELLITUS: APPLICATION OF MUROTAL AL-QUR'AN THERAPY TO REDUCE ANXIETY LEVELS IN PATIENTS DIABETES MELLITUS Ilham Setyo Pangestu; Ida Nur Imamah
Jurnal Keperawatan Notokusumo Vol. 12 No. 2 (2024): Desember
Publisher : LPPM STIKES NOTOKUSUMO YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang ditandai oleh meningkatnya kadar gula darah yang lebih tinggi dari batas normal yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, sehingga memerlukan penanganan yang tepat dan serius. Penyakit DM membutuhkan intervensi terapi seumur hidup dan juga bisa menimbulkan komplikasi hingga kematian. Kondisi ini seringkali membuat para penderita mengalami kecemasan. Berdasarkan laporan yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta jumlah prevalensi DM di Kota Surakarta tahun 2023 berjumlah 17.191. Tujuan : Mengetahui hasil perbedaan dari penerapan terapi murotal al-qur’an pada tingkat kecemasan pasien Diabetes Mellitus. Metode : Penerapan ini dengan studi kasus pada 2 responden yang mengalami kecemasan akibat menderita Diabetes Mellitus. Penerapan ini menggunakan desain deskriptif dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut dalam waktu 15 menit. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) Hasil : Adanya penurunan tingkat kecemasan setelah pemberian terapi murotal al- qur’an pada Ny. S dari tingkat kecemasan berat menjadi tingkat kecemasan sedang dan pada Tn.S dari tingkat kecemasan sedang menjadi tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan : Penerapan ini menunjukkan bahwa setelah diberikan terapi murotal al-qur’an terjadi penurunan tingkat kecemasan pada kedua responden.  

Page 1 of 1 | Total Record : 5