cover
Contact Name
Eko Nur Hermansyah
Contact Email
ekonurhermansyah@unw.ac.id
Phone
+6285641331367
Journal Mail Official
taulany27@gmail.com
Editorial Address
Jl. Diponegoro no 186 Gedanganak - Ungaran Timur, Kab. Semarang Jawa Tengah
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Early Childhood : Jurnal Dunia Anak Usia Dini
ISSN : 2655657X     EISSN : 26556561     DOI : 10.35473
Core Subject : Education,
Focus and Scope of Indonesian Journal Of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini is research, study and analysis related to early childhood include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution of early childhood education, early child development assessment, child development psychology, child empowerment, ,learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in early childhood education and various fields related to Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2023)" : 25 Documents clear
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA DIGITAL UNTUK MENSTIMULASI KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ANAK USIA 5-6 TAHUN Meysi Apriliani; Fadlullah Fadlullah; Luluk Asmawati
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.565 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan dan efektivitas produk lembar kerja digital tema alam semesta untuk menstimulasi kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun. Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang dibutuhkan setiap individu. Kemampuan pemecahan masalah pada anak dapat dikembangkan melalui berbagai cara, diantaranya dengan memberikan kegiatan yang bersifat terbuka. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian R & D dengan model ADDIE. Hasil uji kelayakan berdasarkan hasil validasi ahli materi mendapat skor sebesar 96,7% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan validasi ahli materi mendapat skor 90% dengan kategori sangat layak dan berdasarkan validasi praktisi lapangan mendapat skor 98,5% dengan kategori sangat layak. Hasil rata-rata observasi respon peserta didik usia 5-6 tahun, yaitu sebesar 99,3% dengan kategori sangat baik. Uji efektivitas yang dtujukkan berdasarkan hasil posttest kelas kontrol dan eksperimen memperoleh nilai sig. bernilai 0,000< 0.05, artinya terdapat perbedaan hasil yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil posttest yang signifikan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen Dengan demikian, penggunaan lembar digital efektif dalam menstimulasi kemampuan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun.  
Implementasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dalam Intervensi PDBK di TK Pertiwi Puro Pakualaman (Pengembangan Diri) Dwi Putri Fatmawati; Windi Wulandari Iman Utama
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.019 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2134

Abstract

Continuous professional development is the development of educator competencies, practically adapted to the needs of each teacher to increase professionalism. This study aims to implement PKB by PAUD teachers to improve their ability to provide educational services to students with special needs at Pertiwi Kindergarten Puro Pakualaman. The research design used in this research is a qualitative approach. The researcher uses a qualitative approach, because this research is field research, to describe and analyze phenomena, events, group activities, in this case the implementation of continuous professional development. The results of the study show that (1) Increased awareness of PAUD teachers to detect and identify PDBK (2) PAUD teachers have an understanding of the procedures for implementing PDBK detection and identification (3) PAUD teachers can detect and identify PDBK, so they can design programs that are in accordance with every child's needs. ABSTRAK Pengembangan keprofesian berkelanjutan adalah pengembangan kompetensi pendidik, secara praktis disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing guru untuk meningkatkan profesionalisme. Penelitian ini bertujuan penerapan PKB oleh guru PAUD untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan layanan pendidikan kepada siswa berkebutuhan khusus di TK Pertiwi Puro Pakualaman. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, karena penelitian ini merupakan penelitian lapangan, untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, kegiatan kelompok, dalam hal ini pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Peningkatan kesadaran guru PAUD untuk melakukan deteksi dan identifikasi PDBK (2) Guru PAUD memliki pemahaman tentang prosedur pelaksanaan deteksi dan identikasi PDBK (3) Guru PAUD dapat melakukan deteksi dan identifikasi PDBK, sehingga dapat merancang program yang sesuai dengan kebutuhan setiap anak.
Pengembangan LKA Tematik (Transportasi, Alat Komunikasi dan Negaraku) Berbasis Bahasa Ibu dengan Pendekatan Budaya Lokal Nagekeo untuk Pembelajaran Anak Usia A 5-6 Tahun di Kabupaten Nagekeo Elisabeth Tantiana Ngura; Yasinta Maria Fono
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.251 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2147

Abstract

This research and development aims to produce a mother tongue based to children’s worksheet product with a cultural approach to the Nagekeo regency with the theme of transportation for learning aged 5-6 years old at Kasih Bangsa kindergarten and to determine the feasibility of the development product. This children’s worksheet was developed using Four-D development wich is consist of 4 stages, namely: (1) define, (2) design, (3) development, (4) disseminate. However, in this study the researcher only reached stage three, because the research objectives were achieved at the development stage. The results of research and development of a mother tongue-based worksheet on transportation themes based on the results of expert trials and as product users are valid. Thus, the test result of the mother tounge-based children’s worksheet with the local culture approach of Nagekeo Regency with the theme of transportation based on the results of expert trial and the children as users of this product are declared eligible to be used in the learning process at kindergarten.   ABSTRAK Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa LKA tematik berbasis bahasa ibu dengan pendekatan budaya lokal Kabupaten Nagekeo tema transportasi, alat komunikasi dan negaraku untuk pembelajaran anak usia 5-6 tahun di TK Kasih Bangsa dan mengetahui kelayakan produk hasil pengembangan. Lembar Kerja Anak ini dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan Four-D yang terdiri dari 4 tahap, yakni: (1) tahap define (pendefenisian), (2) tahap design (perancangan), (3) tahap development (pengembangan), (4) tahap disseminate (penyebaran). Namun, dalam penelitian ini peneliti hanya sampai pada tahap tiga karena tujuan penelitian telah tercapai pada tahap ini. Hasil penelitian dan pengembangan lembar kerja anak berbasis bahasa ibu tema transportasi, alat komunikasi dan negaraku berdasarkan hasil uji coba ahli dan anak sebagai pengguna produk adalah sangat valid dengan skor 90 Dengan demikian, lembar kerja anak berbasis bahasa ibu dengan pendekatan budaya lokal Kabupaten Nagekeo tema transportasi, alat komunikasi dan negaraku berdasarkan dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran anak usia dini.
Analisis Efektivitas Animasi 2D terhadap Peran Orang Tua dalam Perilaku Gaming Anak: Analysis of 2D Animation Effectiveness to Promoting Parents Role in Children’s Gaming Behaviour Satria Lim; Diny Anggriani Adnas
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1281.006 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2168

Abstract

Permasalahan adiksi dalam bermain game online pada kalangan anak-anak hingga para remaja merupakan salah satu fenomena umum yang berpengaruh terhadap performa akademik anak-anak hingga para remaja dan sering kita temukan saat ini. Permasalahan adiksi bermain game online kerap berkaitan dengan pengaruh lingkungan keluarga terutama pada pola asuh para orang tua terhadap anaknya dimana peran dan pengetahuan orang tua dalam membatasi mobilitas anaknya dalam bermain game online berperan penting dalam membantu dalam membatasi permasalahan adiksi bermain game online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan menghasilkan sebuah video animasi 2D mengenai pentingnya peran para orang tua dalam membatasi adiksi bermain game online anaknya menggunakan bantuan dari software Clip Studio Paint EX serta software Sony Vegas Pro 1.4 yang diharapkan dapat membantu mengingatkan pentingnya peran para orang tua dalam membatasi mobilitas waktu bermain game anaknya dan dapat menjadi salah satu upaya yang mampu memberikan edukasi dalam menyampaikan sebuah pesan moral kepada para anak hingga para remaja untuk lebih menghargai waktu dan dapat membatasi lama waktu bermain game online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and development serta model siklus Multimedia Development Life Cycle dalam merancang dan mengembangkan animasi.
Peran Executive Function (Fungsi Eksekutif) terhadap Kesiapan Sekolah: Pemahaman Guru PAUD Muchammad Arif Muchlisin; Ika Juhriati; Dwiyani Anggraeni; Rini Meiwaty; Rini Arbaniyah
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.306 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v5i1.2185

Abstract

Previous research discussed teachers' understanding of the role of the executive function in learning mathematics, reading, arithmetic, and those with neurological disorders. The focus of this research is to explore teachers' understanding of the role of the executive function on school readiness. A quantitative approach is applied in this study with a survey model. A total of 95 teachers of Early Childhood Education (PAUD) in Bekasi and Klaten Regencies participated in filling out the questionnaire. Data was collected using a questionnaire instrument by considering several literatures. Research data analysis was assisted by the SPSS version 25 program to present data descriptively, then analyzed by One-Way ANOVA, Two-Way ANOVA and independent sample t tests. The first finding indicates that PAUD teachers consider the role of the executive function for school readiness to be quite important. Then, this understanding is not related to the teacher's years of teaching experience. In addition, teachers who know about executive functions differ significantly from teachers who do not know about executive functions. The implications of these findings are discussed. ABSTRAK Penelitian sebelumnya membahas tentang pemahaman guru terhadap peran fungsi eksekutif terhadap pembelajaran matematika, membaca, aritmatika, dan dengan gangguan neurologis. Fokus penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi pemahaman guru tentang peran fungsi eksekutif terhadap kesiapan sekolah. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam studi ini dengan model survei. Sebanyak 95 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bekasi dan Klaten berpartisipasi untuk mengisi kuesioner. Data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner dengan mempertimbangkan beberapa literatur. Analisis data penelitian dibantu dengan program SPSS versi 25 untuk menyajikan data secara deskriptif, kemudian dianalisis dengan uji One-Way ANOVA, Two-Way ANOVA dan independent sample t test. Temuan pertama mengindikasikan bahwa Guru PAUD menganggap peran fungsi eksekutif untuk kesiapan sekolah tergolong cukup penting. Kemudian, pemahaman ini tidak berhubungan dengan tahun pengalaman mengajar guru. Selain itu, guru yang mengetahui tentang fungsi eksekutif jauh berbeda secara signifikan dibandingkan dengan guru yang tidak tahu tentang fungsi eksekuitf. Implikasi dari temuan ini dibahas.

Page 3 of 3 | Total Record : 25