cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
megabizland@gmail.com
Editorial Address
Jl Kecak No. 9A Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali, Indonesia 80239.
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Bhakti Community Journal
ISSN : -     EISSN : 29649021     DOI : https://doi.org/10.36376/bcj
Core Subject : Health, Science,
BJC (Bhakti Community Journal) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh STIKes Wira Medika Bali. BCJ merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research multidisiplin seperti berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. BCJ memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Lingkup ranah pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi; tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pelatihan, 2. Pemasaran, 3. Teknologi Tepat Guna (TTG), 4. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 5. Desain, 6. Pemberdayaan masyarakat, 7. dan Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Articles 12 Documents
Penggunaan make a match untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan ispa pada balita : The use of make a match to increase knowledge and attitudes of mothers in the prevention of ARI in toddlers Anis Rosyiatul Husna; Novianty Kusumawardani; Gita Marini; Dede Nasrullah
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.935 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i2.13

Abstract

Penyakit ISPA merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh anak balita. Orang tua menganggap hal ini biasa terjadi pada usia tersebut. Kurangnya pengetahuan ibu dalam mengenali dan memberikan perawatan menyebabkan anak terlambat dalam mendapatkan pengobatan, sehingga berlanjut pada kondisi yang lebih parah yaitu pneumonia. Banyak metode yang digunakan perawat untuk memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang ISPA. Pendekatan edukasi dengan Make a Match diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu dalam mencegah ISPA pada balita. Pengabdian ini dilaksanakan di posyandu panggul, Sidoarjo dengan jumlah peserta 20 ibu yang memiliki anak balita dan dilaksanakan selama 2 minggu. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan kelompok. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Make a Match. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan baik dari 5 orang menjadi 18 orang.  Kesimpulan, pendidikan kesehatan dengan metode Make a Match dapat digunakan sebagai salah satu metode edukasi untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam pencegahan ISPA pada balita.   Acute Respiratory Infectionis (ARI) is a disease that is often experienced by children under five. Parents think this is common at that age. The lack of knowledge of mothers in recognizing and providing care causes children to be late in getting treatment, so that it continues in a more severe condition, namely pneumonia. Many methods are used by nurses to provide information and understanding to the public about the disease. The educational approach with Make a Match is expected to increase mother's knowledge in preventing ARI in toddlers. This service was carried out at the Pelvic Posyandu, Sidoarjo with 20 participants, mothers with toddlers and carried out for 2 weeks. The implementation of this service activity uses a group approach. The method used in this service is Make a Match. The results of the service showed an increase in good knowledge from 5 people to 18 people. In conclusion, health education using the Make a Match method can be used as an educational method to increase mothers' knowledge in preventing ARI in toddlers.
Pendampingan desa penambangan menuju desa inklusi ramah perempuan, anak, dan budaya: Penambangan village assistance towards women, children and cultural friendly inclusion villages Irma Prasetyowati; Agustina Dewi Setyari; Linda Dwi Eriyanti; Hermanto Rohman
Bhakti Community Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Bhakti Community Journal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.347 KB) | DOI: 10.36376/bcj.v1i2.14

Abstract

Desa penambangan dinilai memiliki banyak inovasi terutama berkenaan dengan pengembangan literasi dan digitalisasi. Namun, berdasarkan hasil evaluasi serta diskusi yang telah dilakukan bersama Pemerintah desa capaian tersebut masih belum berjalan optimal pasca pendampingan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi Desa Penambangan Kecamatan Curahdami kabupaten Bondowoso guna mewujudkan desa inklusif yang ramah anak, perempuan, dan budaya melalui program inovasi desa dengan mengoptimalkan potensi desa yang sudah ada. Metode pengabdian masyarakat ini terdiri dari tahap persiapan dan tahap pendampingan. Observasi awal dilakukan menggunakan dua pendekatan yaitu pendekatan partisipatoris, serta wawancara (diskusi). Sedangkan tahap pendampingan dilakukan dengan Focus Group Discuss( FGD) penyusunan partisipatif desain kebijakan yang inovatif dan terintegratif. Hasil pengabdian masyarakat ini diperoleh pelaksanaan pendampingan Desa Penambangan telah memenuhi target yang sesuai dengan strategi dalam upaya mewujudkan Desa ramah perempuan dan peduli anak (DRPPA). Luaran pelaksanaan pendampingan ini adalah terbentuknya regulasi Perdes/peraturan kepala Desa terkait rencana aksi Desa Penambangan menuju Desa ramah anak, perempuan dan budaya.   Penambangan villages are considered to have many innovations, especially with regard to the development of literacy and digitalization. However, based on the evaluation results and discussions that have been carried out with the village government, the results have not run optimally after the assistance. This community service activity aims to assist Penambangan Village, Curahdami District, Bondowoso Regency to create an inclusive village that is child-, women- and cultural-friendly through a village innovation program by optimizing the potential of existing villages. This community service method consists of a preparatory stage and a mentoring stage. Initial observations were made using two approaches, namely the participatory approach, as well as interviews (discussion). While the mentoring phase is carried out by means of a Focus Group Discussion (FGD) for participatory preparation of innovative and integrated policy designs. The results of this community service were obtained by the implementation of the Penambangan Village assistance that had met the targets according to the strategy in an effort to create a women-friendly and child-caring village (DRPPA). The output of this mentoring implementation is the formation of Perdes regulations/Village head regulations related to the Penambangan Village action plan towards a child, women and cultural friendly village.

Page 2 of 2 | Total Record : 12