cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunung Pati, Semarang, Provinsi Jawa Tengah, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang
ISSN : 28293851     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang adalah terbitan ilmiah berkualitas tinggi dibidang kesehatan masyarakat.
Articles 29 Documents
BEKASAM: PANGAN TRADISIONAL YANG BERMANFAAT BAGI PASIEN HIPERTENSI
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.77

Abstract

Hipertensi masih menjadi masalah utama di dunia hingga saat ini. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa hipertensi berhubungan dengan tingkat kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Oleh sebab itu, penyakit hipertensi harus dicegah dan diobati, baik dengan obat-obatan maupun dengan modifikasi diet. Berdasarkan beberapa hasil penelitian, diketahui perlu adanya bahan makanan tertentu yang memiliki kemampuan antihipertensi dan dapat dimanfaatkan sebagai penyedap masakan yang aman bagi penderita hipertensi, salah satu yang dikaji yaitu bekasam. Bekasam merupakan produk hasil fermentasi spontan menggunakan kadar garam tinggi dengan bahan dasar ikan air tawar. Rasa dan aroma bekasam memiliki sangat khas dan dapat digunakan sebagai penyedap masakan. Bekasam diproduksi dengan mencampur ikan dengan nasi dan yang kemudian difermentasi selama 5-7 hari. Karakteristik daging bekasam sedikit kenyal dibandingkan dengan ikan segar, memiliki rasa asam asin khas bekasam dengan aroma tertentu. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa bekasam ikan memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, antara lain aktivitas penghambatan Angiotensin-I-Converting Enzyme (ACE), yaitu enzim yang menyebabkan hipertensi dan juga sebagai penurun kolesterol karena mengandung lovastatin.
WHEY PROTEIN, DAUN KELOR, KURMA, DAN KELELAHAN OTOT
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i2.78

Abstract

BCAA merupakan salah satu jenis asam amino yang banyak digunakan pada minuman olahraga atau sport drink. BCAA berperan pada proses metabolisme dan kerja otot, meningkatkan daya tahan pada kapasitas latihan, meningkatkan sintesis protein dan mengurangi kelelahan otot sehingga dapat mempercepat pemulihan nyeri otot. Suplementasi BCAA yang dilakukan pada penelitian sebelumnya memberikan efek berupa penurunan nyeri otot dan kerusakan pada otot yang terjadi pasca latihan. Kemudian sport drink pada penelitian ini dikembangakan dengan menggunakan bahan yang terdapat kandungan protein seperti whey protein, kurma dan daun kelor. Whey protein dalam meningkatkan peforma mempunyai peranan untuk meningkatkan kapasitas aerob, mengoptimalkan pemulihan setelah latihan, pembangun massa otot dan meningkatkan komposisi tubuh. Kemudian asam amino banyak ditemukan di dalam daun kelor salah satunya adalah asam amino esensial yang berguna bagi pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot. Selain itu, kurma merupakan bahan pangan yang kaya akan zat gula, vitamin, mineral, dan serat serta berperan sebagai antioksidan. Oleh sebab itu, guna mendeteksi adanya kerusakan jaringan pada otot maka diperlukan kreatin kinase (CK) untuk mengetahui adanya inflamasi pada membran otot skeletal dan otot jantung sehingga mendapatkan penangan khusus untuk pemulihannya.
MANAJEMEN DAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA MELALUI PENGEMBANGAN DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i3.98

Abstract

Bencana alam merupakan acaman besar bagi Indonesia. Selama tahun 2020, dilaporkan terjadi bencana sejumlah 2.939 kejadian di Indonesia. Kabupaten Magelang merupakan salah satu wilayah di provinsi Jawa Tengah yang memiliki tingkat risiko bencana yang tinggi. Kabupaten Magelang juga berada pada sesar tektonik yang berpotensi terjadi gempa bumi. Selain itu, aspek iklim juga menjadi ancaman bencana, pasalnya curah hujan yang dibarengi oleh aktivitas vulkanik maupun tektonik dapat memicu bencana tanah longsor dan banjir. Pengembangan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) dapat dijadikan sebagai upaya pengurangan risiko bencana dengan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pengembangan DESTANA ini bertujuan untuk: 1). Menggambarkan risiko bencana di Kabupaten Magelang, 2). Menggambarkan kondisi masyarakat Kabupaten Magelang dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, 3). Mengembangkan model desa tangguh bencana dengan pendekatan Participatory Action Research di Kabupaten Magelang. Dalam implementasinya, program ini bekerjasama dengan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang. Temuan penelitian menginformasikan pengembangan model DESTANA dalam upaya manajemen dan pengurangan risiko bencana di Kabupaten Magelang. Konsisten dengan pendekatan participatory action research, mereka yang paling berisiko terdampak bencana akan dilibatkan dalam semua fase penelitian termasuk desain awal, pengembangan penelitian alat dan proses, pengumpulan dan analisis data, desain dan implementasi intervensi, dan penyusunan program.
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP TINGKAT STRESS YANG DIALAMI ATLET DAN PELAJAR
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i3.99

Abstract

Dampak negatif yang didapatkan dari pandemi ini sangat mempengaruhi kesehatan mental atlet, pelajar, mahasiswa, bahkan seluruh masyarakat Indonesia. Pandemi covid-19 memiliki dampak jangka pendek maupun pajang terhadap kesehatan mental seluruh masyarakat, seperti meningkatkanya perasaan kesepian, ketakutan, kecemasan, stres, gangguan tidur, amarah, depresi, insomnia, hingga meningkatnya stressor psikososial yang dipengaruhi dari perubahan lingkungan sperti stigma, kecurigaan, dan prasangka buruk akibat disinformasi yang memperkeruh pikiran. Perubahan yang terjadi secara mendadak membuat seluruh masyarakat mengalami krisis psikologis dimana setiap manusia mengalami kondisi berhadapan dengan situasi yang mempengaruhi atau menghambat tujuan hidup. Hambatan yang dialami tidak akan bisa diselesaikan dengan cara yang biasa sehingga mengaharuskan untuk menemukan strategi khusus yang membutuhkan effort atau usaha yang cukup keras dalam menemukan atau menciptakan solusi dalam memecahkan masalah. Berhasil atau tidaknya setiap manusia dalam mengatasi masalah yang dialami akan mempengaruhi setiap kehidupan yang akan mereka jalani.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELOLAAN LIMBAH MASKER PADA MAHASISWA HYBRID LURING DI UNNES TAHUN 2022
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i3.100

Abstract

Masker merupakan limbah sampah yang banyak dihasiIkan seIama masa pandemi Covid-19, mengingat kebijakan dan himbauan pemerintah untuk seIaIu memakai masker. PenuIaran Covid-19 yang dapat menuIar secara tidak Iangsung meIaIui benda yang terkontaminasi dropIet menyebabkan sampah masker harus dikeIoIa dengan baik dan benar, karena dikhawatirkan dapat menjadi media penuIaran Covid-19. PengeIoIaan sampah khususnya masker di kaIangan mahasiswa seIama ini beIum sepenuhnya sesuai dengan metode dan teknik pengeIoIaan sampah yang berwawasan Iingkungan sehingga berdampak negatif bagi kesehatan dan Iingkungan. Jenis dan desain peneIitian ini adaIah peneIitian observasionaI anaIitik dengan pendekatan cross sectionaI, sedangkan teknik pengumpuIan data daIam peneIitian ini diIakukan meIaIui observasi terhadap sampeI peneIitian. PopuIasi peneIitian ini adaIah mahasiswa dari deIapan fakuItas di Universitas Negeri Semarang. HasiI peneIitian ini mengungkapkan bahwa faktor yang mempengaruhi pengeIoIaan sampah mahasiswa UNNES hanya periIaku, sedangkan faktor pengetahuan, sikap, ketersediaan fasiIitas dan dukungan keIuarga tidak mempengaruhi pengeIoIaan sampah masker oIeh mahasiswa UNNES.
PENGENDALIAN VEKTOR NYAMUK DEMAM BERDARAH MELALUI REKAYASA GENETIKA SERTA PERSPEKTIF BIOETIKA
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i3.101

Abstract

Kasus demam berdarah telah meningkat secara tajam di seluruh dunia, meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir. Salah satu teknik dalam pengendalian nyamuk adalah dengan rekayasa atau modifikasi genetik nyamuk. Artikel ini hasil studi literatur yang terkait dengan perkembangan teknik rekayasa genetika, aplikasi modifikasi genetika pada nyamuk, serta diskusi dari aspek bioetikanya. Teknik rekayasa genetik yang telah berkembang, antara lain manipulasi gen, teknologi rekombinan DNA, kloning gen, dan modifikasi gen. sedangkan aplikasi rekayasa genetika pada nyamuk meliputi teknik pejantan mandul atau Teknik Serangga Mandul (TSM), intervensi nyamuk dengan gen dominan mematikan atau release of insects with dominant lethality (RIDL), serta intervensi gen penyandi (Gen Drives) guna mendapatkan nyamuk yang inkompeten dalam penularan agent penyakit demam berdarah. Secara laboratoris dan beberapa uji lapangan menunjukkan teknik tersebut dapat menurunkan populasi nyamuk Aedes aegypti. Namun permasalahan keberlanjutan dan biaya yang besar serta isu etik membayangi perkembangan teknik tersebut. Isu bioetik, etik kesehatan, dan lingkungan merupakan isu yang lekat dengan rekayasa genetik. Perubahan perilaku dan sifat nyamuk, serta dampak tak terduga pada masyarakat dan lingkungan yang mungkin ditimbulkan merupakan isu yang perlu mendapat perhatian dan penelitian lebih lanjut.
KAJIAN EVALUASI PELAKSANAAN VAKSINASI COVID-19 DI KOTA SEMARANG
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i3.102

Abstract

COVID-19 masalah kesehatan serius yang perlu terus dipantau dan perlu penanganan khusus. Pemutusan rantai penularan COVID-19 dengan mematuhi protocol kesehatan seperti menggunakan masker, dan menjaga jarak serta melakukan vaksinasi. Pemerintah telah menerapkan kebijakan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada masyarakat dan menekan penyebaran virus COVID-19 yang menghambat perekonomian. Kota Semarang, mendapat apresiasi presiden terkait angka vaksinasi yang tinggi. Prosentase capaian vaksinasi dosis pertama sebesar 124.36% dan dosis kedua sebanyak 112.30% dari target provinsi Jawa Tengah (Kementerian Kesehatan, 2022). Prosentase capaian yang tinggi didukung dengan inovasi pendataan vaksinasi berbasis website, Vaksinasi COVID-19 Kota Semarang Terintegrasi (VICTORI). Namun kajian keberhasilan pelaksanaan vaksinasi maupun kemudahan penggunaan website VICTORI di Kota Semarang belum tersedia, sehingga khalayak luas belum dapat mengetahui maupun membelajari keberhasilan ini. Kajian evaluasi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kota Semarang perlu dilakukan dari segi literatur maupun kenyataan pelaksanaan di lapangan. Tujuan utamanya untuk Continuous Quality Improvement, mengingat pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga dan keempat terus berlanjut, serta harapannya dapat menarik masyarakat secara sadar diri untuk melakukan vaksin sehingga tercapai prosentase capaian vaksinasi yang tinggi dan masyarakat lebih terlindungi dari penyebaran COVID-19.
PENERAPAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DEMAM BERDARAH DENGUE BERBASIS ECOHEALTH DI KOTA SEMARANG
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i4.118

Abstract

Pencegahan dan pengendalian DBD telah dilakukan sejak dulu kala baik oleh pemerintah, sector terkait dan masyarakat. Akan tetapi penyakit ini selalu berjangkit dan meningkat kejadiannya saat dan setelah musim penghujan. Banyak pendekatan pengendalian dan pencegahan penyakit yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan pendekatan Ecohealth. Pendekatan Ecohealth sangat penting untuk diterapkan oleh rumah tangga. Pendekatan Ecohealth menjadi kunci keberhasilan penurunan kejadian DBD dan menjanjikan keberlajutan program dan kelestarian lingkungan ekosistem. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pengendalian DBD di rumah tangga secara ecohealth masih terbatas dan mengalami hambatan sehingga kasus DBD masih tinggi. Hal ini terutama karena masyarakat masih berpedoman bahwa pencegahan dan pengendalian dengan metode kimiawi dianggap menjadi cara utama dan cara paling ampuh dalam mengendalikan vector nyamuk DBD. Padahal pengendalian yang tidak ramah lingkungan memunculkan dampak lain terhadap ekosistem terkait kesehatan, lingkungan fisik, sosial, ekonomi dan budaya. Untuk itu, bagaimana pelaksanaan pencegahan dan pengendalian DBD secara Ecohealth di Kota Semarang perlu mendapatkan perhatian. Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue berbasis Ecohealth perlu diketahui agar kesiapan, hambatan dan faktor yang mempengaruhi terhadap keberhasilan pengendalian dan pencegahan DBD yang berbasis Ecohealth dapat terwujud.
ANALISIS IMPLEMENTASI ISOLASI TERPUSAT COVID-19 DI KOTA SEMARANG
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i4.119

Abstract

Pandemi COVID-19 yang telah berlangsung cukup lama menimbulkan masalah serius, terlebih lagi banyak penduduk Indonesia yang kehilangan nyawanya. Pemerintah telah mengupayakan berbagai cara untuk mengurangi penyebaran dan tingkat keparahan COVID-19. Tercatat terjadi beberapa kali lonjakan kasus baru COVID-19, yang tiap puncak keparahan menimbulkan korban lebih banyak. Selain itu lonjakan kasus membuat fasilitas pelayanan kesehatan kewalahan terutama disebabkan karena tenaga kesehatan yang turut terjangkit COVID-19 bahkan sampai dengan meninggal dunia. Fasilitas sarana dan prasarana di Puskesmas maupun rumah sakit tidak mampu menampung dan merawat pasien ketika lonjakan kasus terjadi. Sehingga ditemukan beberapa pasien yang tidak mendapat kesempatan perawatan di fasilitas kesehatan. Berlatar dengan kejadian tersebut, pemerintah berupaya untuk menambah fasilitas pelayanan merawat pasien COVID-19 dengan cara membuka isolasi terpusat pada beberapa tempat di Kota Semarang. Tujuan didirikannya isolasi terpusat yaitu untuk merawat pasien COVID-19 yang membutuhkan pemantauan khusus dan intensif serta memutus mata rantai penyebaran melalui kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Analisis implementasi isolasi terpusat COVID-19 di Kota Semarang perlu dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan perawatan pasien dilapangan, sehingga dapat dievaluasi kekurangan dan kelebihan serta dilakukan perbaikan kedepannya.
ANALISIS GERAK BERJALAN UNTUK PENCEGAHAN CIDERA DENGAN APLIKASI DARTFISH
Bookchapter Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/km.v1i4.120

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis gaya berjalan terhadap cedera yang dimiliki oleh mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian analitik dengan one short case study design. Sampel dalam penelitian berjumlah 100 orang yang merupakan masiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan UNNES yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Penelitian ini dilakukan di Kota Semarang dan setiap sampel telah menandatangani informant consent. Data dalam penelitian ini diperoleh dari analisis video ketika sampel melakukan gerakan berjalan yang dianalisis menggunakan software dartfish versi 8.0. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa analisis gerak berjalan rata-rata memiliki kecepatan sebesar 1.13 s. Rata-rata panjang langkah sebesar 1.22 m, dan lama siklus sebesar 1.08 s. Pada fase initial swing hasil sudut siku 169.82° dan sudut lutut 117.69°. Adanya ketidaknormalan pada anggota tubuh dapat mempengaruhi walking gait yang yang berasal dari cidera. Kecepatan dalam berjalan memberi dampak terhadap cedera yang diderita oleh anggota tubuh. Dengan meningkatnya kecepatan berjalan maka akan memberi beban berlebih pada anggota tubuh yang sedang mengalami cedera dan akan memperparah cedera tersebut. Penelitian ini hanya terbatas pada hasil analisis walking gait yang diolah dalam bentuk data kinematik. Diharapkan pada penelitian selanjutnya dapat membahas data kinetik dan pengaruhnya terhadap walking gait.

Page 2 of 3 | Total Record : 29