cover
Contact Name
FITRIYANI SYUKRI
Contact Email
journalfebak99@gmail.com
Phone
+6282342734900
Journal Mail Official
fitriyanisyukri19@gmail.com
Editorial Address
Kamus II Jalan Jend Ahmad Yani Km. 6 Kota Parepare Sulawesi Selatan 91131
Location
Kota pare pare,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal AK-99
ISSN : -     EISSN : 27756726     DOI : https://doi.org/10.31850/ak99
Core Subject : Economy, Science,
Journal AK-99 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Parepare yang mencakup bidang ilmu Akuntansi Manajemen, AKuntansi Sektor Publik, Akuntansi Ekonomi Syariah, Akuntansi Keuangan Daerah, Audit, Perpajakan. Journal AK-99 Diterbitkan 2 kali Setahun, Mei dan November.
Articles 171 Documents
ANALISIS PENGELOLAAN APBDES DAN DIGITALISASI KEUANGAN DESA TERHADAP PENERAPAN GOOD GOVERNANCE PADA DESA BILA RIASE Suandi, Suandi; Yusran Bachtiar; Firman Syah
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dan digitalisasi keuangan desa terhadap penerapan good governance di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Ketua BPD, dan Pendamping Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan APBDes di Desa Bila Riase telah mengikuti prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi masyarakat. Proses perencanaan dan pelaporan anggaran dilakukan secara terbuka dan disesuaikan dengan regulasi keuangan desa. Sementara itu, penerapan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) online dan sistem transaksi nontunai berbasis QRIS telah meningkatkan efisiensi administrasi, kecepatan pelaporan, serta transparansi keuangan publik. Digitalisasi keuangan juga memperkuat fungsi pengawasan internal dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengontrol penggunaan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pengelolaan APBDes yang tertib dan digitalisasi keuangan desa yang efektif menjadi faktor kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi digital keuangan desa merupakan instrumen penting dalam memperkuat praktik good governance di tingkat lokal.
ANALISIS KAPABILITAS APIP BERDASARKAN MODEL IA-CM PADA INSPEKTORAT KABUPATEN PINRANG Meranti Iis. P; Rika Rahma; Rudy Arafah
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4155

Abstract

Penelitian ini menganalisis kapabilitas APIP di Inspektorat Kabupaten Pinrang dengan menggunakan standart IACM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kompetensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) di Inspektorat Kabupaten Pinrang menggunakan Model Kemampuan Audit Internal (IA-CM), mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja APIP, dan menyusun strategi untuk meningkatkan kompetensi APIP. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, yang dilanjutkan dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas APIP Inspektorat Kabupaten Pinrang berada pada level 3 berdasarkan IA-CM. Dari enam unsur audit internal, lima unsur: Peran dan Layanan APIP, Budaya dan Hubungan Organisasi, serta Struktur Tata Kelola telah mencapai level 3, sementara unsur Pengelolaan Sumber Daya Manusia telah mencapai level 4. Keterbatasan utama terletak pada unsur-unsur yang masih berada di level 3, sehingga peningkatan kompetensi APIP menjadi prioritas. Inspektorat telah menyusun strategi untuk memperkuat Key Process Area (KPA) guna mendorong peningkatan kapabilitas menuju level yang lebih tinggi.
PENGARUH KETERAMPILAN, INOVASI PRODUK, DAN SERTIFIKASI HALAL TERHADAP LABA UMKM DI RUMAH BUMN PAREPARE Yusran Bachtiar; Dina Damayanti; Muh. Alwi
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4156

Abstract

UMKM merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, termasuk di Kota Parepare, khususnya pada sektor industri makanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterampilan kerja, inovasi produk, dan sertifikasi halal terhadap laba usaha UMKM yang berada di bawah binaan Rumah BUMN PT. Telkom Witel Sulsel-Barat. Ketiga variabel tersebut dianggap sebagai faktor krusial dalam menghadapi tantangan pasar yang dinamis dan meningkatkan daya saing usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 176 UMKM, dan teknik pengambilan sampel menggunakan slovin sebanyak 64 UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keterampilan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha dengan nilai signifikansi 0,007 < 0,05. Begitu pula inovasi produk menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan variabel sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba usaha, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterampilan kerja, inovasi produk dan sertifikasi halal menjadi faktor yang signifikan dalam peningkatan laba UMKM
AUDIT OPERASIONAL DAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP EFEKTIVITAS PENGENDALIAN BIAYA MOKO DONUTS PAREPARE Nur Heliza; Abdul Azis; Fajar Ladung
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh audit operasional dan etika bisnis Islam terhadap efektivitas pengendalian biaya pada Moko Donuts Parepare. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan utama, yaitu pemilik usaha, manajer operasional, kasir, staf produksi, dan staf pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit operasional internal berkontribusi pada peningkatan efisiensi biaya sebesar 11,7% melalui pengawasan rutin, pencatatan transaksi harian, dan evaluasi laporan mingguan. Selain itu, penerapan etika bisnis Islam seperti amanah (tanggung jawab), ṣidq (kejujuran), dan ‘adl (keadilan) memperkuat integritas karyawan serta meningkatkan transparansi laporan keuangan. Integrasi antara audit operasional dan etika bisnis Islam menciptakan sistem pengendalian biaya yang lebih efektif, akuntabel, dan selaras dengan prinsip keberkahan. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi pengawasan profesional dan nilai moral Islam dapat meningkatkan efektivitas pengendalian biaya pada UMKM.
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA: STUDI KASUS DESA TAPONG, KECAMATAN MAIWA Rini Indriani; Hasdiana, Hasdiana; Muhammad Nur
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4201

Abstract

Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) merupakan komponen penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Namun, praktik pengelolaan ADD di beberapa desa masih menghadapi kendala transparansi, partisipasi, dan efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengelolaan ADD di Desa Tapong, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, dengan fokus pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, bendahara desa, perangkat desa, dan masyarakat dari lima dusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan ADD telah mengikuti pedoman regulasi dari aspek pelaksanaan dan pelaporan. Namun, tahapan perencanaan dan pelibatan masyarakat belum optimal karena proses musyawarah masih bersifat elitis dan informasi tidak sepenuhnya disampaikan kepada warga. Selain itu, belum ada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk memanfaatkan potensi desa. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan transparansi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta optimalisasi peran pemerintah desa dan pendamping kecamatan dalam memastikan tata kelola ADD yang lebih akuntabel dan inklusif. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan tata kelola keuangan desa yang lebih efektif dan responsif.
IMPLEMENTASI SISTEM PENGANGGARAN BERBASIS KINERJA DALAM MENINGKATKAN AKUNTABILITAS KEUANGAN: STUDI PADA PAM TIRTA KARAJAE KOTA PAREPARE Lutfiah Husaeva; Darmawan, Darmawan; Hernianti Harun
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem penganggaran berbasis kinerja serta kontribusinya dalam meningkatkan akuntabilitas dan efisiensi pengelolaan keuangan di PAM Tirta Karajae Kota Parepare. Penelitian dilakukan terhadap Asisten Manajer Pembukuan dan Akuntansi, Staf Pembukuan dan Akuntansi, Asisten Manajer Pengelolaan Kas, serta Manajer Administrasi dan Pengembangan SDM. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan penganggaran berbasis kinerja belum berjalan secara optimal. Indikator kinerja seperti efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas belum diterapkan secara konsisten dalam proses penyusunan maupun evaluasi anggaran. Kondisi tersebut berdampak pada belum optimalnya pengelolaan keuangan, yang ditandai dengan penurunan ekuitas serta terjadinya defisit laba pada laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Kendala utama dalam implementasi sistem ini meliputi rendahnya pemahaman pegawai mengenai konsep anggaran berbasis kinerja, minimnya pelatihan teknis, serta lemahnya sistem evaluasi dan monitoring. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan indikator kinerja, serta perbaikan mekanisme evaluasi anggaran guna mendukung tata kelola keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel.
BRIDGING ACCOUNTING AND TAX PERSPECTIVES IN TRANSFER PRICING: IMPLICATIONS FOR FINANCIAL PERFORMANCE AND TAX BASE PROTECTION IN INDONESIA Vero Deswanto; Sultan Luthfi Adam Kahfi
Journal AK-99 Vol. 5 No. 2 (2025): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v5i2.4250

Abstract

The increasing integration of global business operations has intensified transfer pricing issues, not only as a tax compliance concern but also as a critical accounting matter affecting financial performance and reporting quality. In Indonesia, transfer pricing practices have contributed to tax base erosion while simultaneously influencing profit measurement, cost allocation, and intercompany transaction transparency in financial statements. This study examines transfer pricing through a combined accounting and tax perspective, emphasizing how transfer pricing policies shape reported profitability, managerial decision-making, and tax risk exposure. Using a qualitative doctrinal and analytical approach, this research reviews international tax principles, accounting standards, OECD Transfer Pricing Guidelines, and relevant Indonesian regulations, supported by recent empirical and institutional evidence. The findings indicate that misaligned transfer pricing policies distort financial performance indicators and weaken tax base protection, particularly in transactions involving intangibles, services, and intra-group royalties. This study highlights the importance of integrating accounting judgment with tax compliance in transfer pricing governance to enhance financial statement reliability and support sustainable tax administration. The paper contributes to accounting literature by positioning transfer pricing as a cross-disciplinary issue requiring coordinated accounting and tax oversight.
ANALISIS PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PEMBERIAN KREDIT PADA PT BPR GEMILANG PERSERODA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Mansyur Mansyur; Novriani Susanti; Ranti Melasari
Journal AK-99 Vol. 6 No. 1 (2026): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v6i1.4256

Abstract

This study aims to analyze the implementation of internal control systems in credit provision at PT BPR Gemilang Perseroda, Indragiri Hilir Regency. Internal control is a crucial instrument for maintaining the effectiveness, efficiency, and compliance of credit procedures, as well as minimizing the risk of non-performing loans. The study employs a qualitative method with a descriptive approach, utilizing primary data through in-depth interviews with relevant personnel and secondary data from the bank’s internal documents. The analysis systematically examines the implementation of internal control components, including control environment, risk assessment, control activities, information and communication, and monitoring. The results indicate that PT BPR Gemilang Perseroda has effectively applied internal control in the areas of control environment, risk assessment, control activities, and information and communication. However, monitoring of credit requires improvement to ensure faster detection of potential credit risks. This study emphasizes that effective internal control not only safeguards credit quality and operational transparency but also enhances customer trust and supports the bank’s financial stability. These findings are significant for credit risk management and improving internal procedures to increase operational efficiency and security in banking.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN INSENTIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. BPR GEMILANG PERSERODA Yeni Marlini; Ranti Melasari; Eva Setia Rini Damanik
Journal AK-99 Vol. 6 No. 1 (2026): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v6i1.4257

Abstract

This study aims to analyze the effect of workload and incentives on employee performance at PT BPR Gemilang Perseroda. Employee performance serves as a key indicator of banking operational success, while workload and incentives are considered two primary factors that directly influence employee productivity and work quality. This research employs a quantitative approach with a causal design and census method, involving all 30 employees as the sample. Data were collected through five-point Likert-scale questionnaires and analyzed using validity tests, reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression with SPSS 27. Results show that: (1) workload has a positive and significant effect on employee performance (t = 2.383; sig. = 0.021); (2) incentives do not have a significant partial effect on employee performance (t = 1.930; sig. = 0.060); and (3) workload and incentives simultaneously have a significant effect on employee performance (F = 15.644; sig. = 0.000), contributing 40.0% of variance (Adjusted R² = 0.374), while the remaining 60.0% is influenced by other variables not examined in this study. These findings imply that proportional workload management is the dominant factor in improving employee performance, while incentive policies need to be revised to be more individually performance-based in order to provide stronger motivational impact. Future studies are recommended to incorporate variables such as leadership, work environment, and work motivation.
PENGARUH SISKEUDES, KOMPETENSI SDM, DAN PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DESA Muhammad Yunus; Rosliana Rosliana; Ira Gustina
Journal AK-99 Vol. 6 No. 1 (2026): Journal AK-99
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/ak99.v6i1.4274

Abstract

Village governments have the responsibility to prepare transparent, accountable, and high-quality financial reports as a form of accountability in managing village funds. This study aims to analyze the effect of the implementation of the Village Financial System (SISKEUDES), human resource competence, and internal control systems on the quality of village government financial reports in Batang Tuaka District. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 60 village financial management officers who served as the research respondents. The data analysis techniques included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, and multiple linear regression analysis. The results indicate that the implementation of SISKEUDES, human resource competence, and internal control systems partially and simultaneously have a positive and significant effect on the quality of village government financial reports. These three independent variables explain 73.2% of the variance in the quality of financial reports, while the remaining percentage is influenced by other factors outside the scope of this study. This study is expected to serve as an evaluation material for village governments in improving the quality of village financial management and reporting effectively, efficiently, and accountably.