cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspiamanurung@gmail.com
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspiamanurung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 28087712     EISSN : 28087712     DOI : 2808-7712
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan melibatkan seluruh komponen akademisi yang ada di fakultas Pertanian . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian ini meliputi aspek sosial ekonomi pertanian sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari kajian subsistem up-stream, subsistem on-farm, subsistem down-stream, dan subsistem penunjang serta dampak interelasinya dengan kebijakan pemerintah, perekonomian internasional dan kapitalisasi sumberdaya lahan, petani, dan masyarakat. Jurnal ini akan terbit setiap 2 kali dalam sebulan, dimulai dari bulan Januari tahun 2023., pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, November tahun 2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis [JIMEIS] ini telah terakreditasi Google Scholar. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 214 Documents
Analisis Pendapatan Petani Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Terhadap Usahatani Cabai Merah Dan Semangka Sandi Mustafa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.315 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan petani, berapa besar pendapatan petani yang menanam cabai merah dan semangka dan apakah usahatani cabai merah dan semangka layak diusahakan di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Terdapat beberapa pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan pada usahatani cabai merah dan semangka yaitu luas lahan, pupuk, bibit, obat-obatan, tenaga kerja dan pengalaman bertani. Metode peneltian yang dilakukan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan mengganmbarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil analisis secara simultan (serempak) produksi cabai merah dan mentimun di pengaruhi oleh luas lahan, pupuk, bibit, obat-obatan, tenaga kerja dan pengalaman usahatani sebesar  93,9 %. Secara persial luas  lahan, pupuk, bibit dan pengalaman usahatani berpengaruh  secara  nyata  terhadap  produksi. sedangkan obat-obatan dan tenaga kerja  tidak berpengaruh nyata. Pendapatan bersih yang di dapatkan rata-rata Rp 38.400.225/musim tanam dengan rata-rata luas lahan 4943,75 m2, sehingga   dapat disimpulkan usaha tani ini  menguntungkan. Kelayakan usaha tani cabai merah dan semangka di peroleh R/C sebesar 5,56, nilai B/C Ratio diperoleh sebesar 4,56, rata-rata total produksi sebanyak 1.359 Kg dan rata-rata penerimaan senilai 46.809.800. usahatani cabai merah dan semangka layak berdasarkan uji kriteria R/C dan B/C.Kata Kunci: Usahatani, Kelayakan
Kajian Penelitian Terhadap Pendapatan Usahatani Benih Porang (Amorphophallus oncophyllus prain) di PT. Raja Porang Sumatera, Kabupaten Labuhanbatu Utara Zakaria Ecep
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.646 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar tingkat pendapatan, break event point serta kelayakan usahatani benih porang Di PT. Raja Porang Sumatera Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara. metode yang digunakan dalam penentuan pengambilan sampel adalah metode In depth interview. Metode analisis data, untuk menganalisis pendapatan dianalisis secara deskriptif dengan menghitung pendapatan usahatani didaerah penelitian dengan Rumus : TC = FC + VC, untuk menganalisis titik impas dengan menggunakan rumus break event point dan Kelayakan usahatani yang digunakan yaitu R/C dan B/C .Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pendapatan Usahatani Benih Porang di PT. Raja Porang Sumatera Rp Rp50.465.400. per 6 bulan. Break Event Point produk adalah 259,85 Kg, Break Event Point penjualan yang diperoleh pada PT. Raja Porang Sumatera dalam satu periode selama 6 bulan adalah Rp. 90.950.885 dalam satu periode, dan untuk BEP harga 265.891/kg. Kelayakan Usahatani Benih Porang di PT. Raja Porang Sumatera Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara didapat nilai B/C sebesar 0,32 kurang dari 1 (tidak layak diusahakan), R/C sebesar 1,32 artinya Usahatani Benih Porang di PT. Raja Porang Sumatera Kecamatan Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara layak diusahakan.Kata Kunci: Pendapatan, Benih Porang, PT. Raja Porang Sumatera
Analisis Perolehan Usaha Tani Cabai Merah (Capsicum Annum L) Studi Kasus:Kelompok Tani “Juli Tani” Desa Sidodadi, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang Angga Syahputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.222 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui pengaruh faktor produksi terhadap pendapatan petani cabai merah di Kelompok Tani Juli Tani,untuk mengetahuitingkat pendapatan petani cabai merah dan untuk mengetahuikelayakan usahatani cabai merah di Kelompok Tani Juli Tani di Dusun Jogja Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Terdapat beberapa pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan petani cabai merah yaitu luas lahan, tenaga kerja, biaya produksi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode secara sengaja (purposive)dengan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada di lapangan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dari hasil pengujian diketahui nilai determinasi (R2) dari penelitian ini adalah sebesar 0,750, nilai ini mengindikasikan secara serempak pendapatan usaha tani cabai merah Kelompok Juli Tani Dusun Jogja Desa Sidodadi Ramunia dipengaruhi oleh luas lahan, tenaga kerja, dan biaya produksi sebesar 75%. Secara parsial dapat dilihat dari nilai signifikansi luas lahan 0,007 0.05, nilai signifikansi tenaga kerja 0.000 0,05,nilai signifikansi biaya produksi sebesar 0,003 0,05 artinya luas lahan, tenaga kerja dan biaya produksi berpengaruh secara nyata terhadap pendapatan usaha tani cabai merah. Pendapatan petani usaha tani cabai merah terbilang tinggi berdasarkan aspek keuangan dengan rata-rata pendapatan sebesar Rp 193.582.000,006 per musim tanam. Secara  rata-rata usaha tani cabai merah Kelompok Tani Juli Tani diperoleh nilai R/C sebesar 4,44 1. Nilai B/C Ratio sebesar 3,4 1 dengan demikian usaha tani cabai merah Kelompok Tani Juli Tani Dusun Jogja Desa Sidodadi Ramunia Layak untuk diusahakan. Kata Kunci : Analisis, Pendapatan, Usahatani Cabai Merah
Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Padi Sawah Tadah Hujan Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tu- an Kabupaten Deli Serdang Fatihul Mahfuzh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis Bagaimana pendapatan petani padi sawah tadah hujan, apakah faktor produksi (Luas Lahan, Pupuk, Tenaga Kerja, Be- nih dan Pestisida) berpengaruh terhadap pendapatan petani padi sawah tadah hujan di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Analisis data yang digunakan untuk mengetahui pendapatan menggunakan rumus pendapatan yaitu I= TR-TC dan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi terhdap pendapatan petani menggunakan analisis regresi linier berganda, untuk mengetahui variabel bebas secara simultan menggunakan uji-F dan untuk mengetahui variabel bebas secara parsial mengunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan besarnya pendapatan petani padi sawah tadah hujan di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dari 46 responden dengan rata-rata pendapatannya adalah sebesar Rp. 10.116.113/mt/ha. berdasarkan uji serempak diketahui nilai df 1 = 5 dan df 2 = 40 dengan taraf kepercayaan 95% maka F-Tabel padi sawah tadah hujan sebesar 2,45. Oleh karena itu F-Hitung = 235,687 F-Tabel 2,45 maka Artinya bahwa ada kontribusi yang nyata an- tara variabel bebas (luas lahan, pupuk, tenaga kerja, benih dan pestisida) terhadap vari- abel terikat pendapatan petani padi sawah tadah hujan. Berdasarkan uji t secara persial atau masing-masing variabel hanya variabel pupuk dan benih yang berpengaruh signif- ikan terhadap pendapatan petani padi sawah tadah hujan di Desa Tanjung Rejo Kecama- tan Percut Sai Tuan Kabupaten Deli Serdang.
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Dalam Pemberian Kascing dan Pupuk TSP Hendra Wijaya Sitorus
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.684 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk tujuan mengetahui  Respon Pemberian kascing dan Pupuk TSP Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)  Faktorial dengan 3 ulangan dengan 2 faktor, faktor pertama pemberian Pupuk Kascing (K) dengan 4 taraf yaitu: Ko : Kontrol, K1 : 100 g kascing/polybag,  K2 : 150 g kascing/polybag, K3 : 200 g kascing/polybag dan faktor kedua pemberian Pupuk TSP (T) dengan 3 taraf yaitu: To : Kontrol, T1 : 100 kg TSP/ha ≈ 9 g/polybag, T2 : 150 kg TSP/ha ≈ 13,5 g/polybag. Data hasil penelitian akan dianalisis pertama menggunakan Analysis of Varians (ANOVA) untuk melihat kedua faktor dan interaksinya. dan apabila ada yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5%.vParameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan per rumpun, berat umbi per rumpun dan berat umbi per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kascing mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah terhadap parameter pengamatan : tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, berat umbi per rumpun dan berat umbi per plot. Pemberian pupuk TSP mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah terhadap parameter pengamatan : jumlah daun, jumlah anakan per rumpun dan berat umbi per rumpun. Tidak ada interaks antara pemberian Kascing dan pupuk TSP terhadap semua parameter pengamatan yang diukur.  Kata Kunci: Respon Pemberian Kascing, Respon Pemberian TSP, Pertumbuhan Tanaman Bawang Merah
Studi Antimikroba Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Pada Formulasi Ekstrak Daun Sereh Cymbopogon Citarus dan Daun Rambutan Nephelium lappaceum L Rizki Darma Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 5 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.763 KB)

Abstract

Sereh adalah salah satu tumbuhan yang banyak tumbuh didaerah tropis seperti Indonesia. Sereh memiliki banyak manfaat seperti antimikroba dan anti jamur, dan tumbuhan rambutan sering  banyak ditemukan di daerah Indonesia untuk diambil buahnya. Daun rambutan mempunyai kandungan flavonoid yang berfungsi sebagai antimikroba. Stapylococcus aureus adalah bakteri gram positif yang bersifat toksin yang menghasilkan racun. Penelitian ini dilakuan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu 30%, 40%, 50%, 60%, 70% dengan perbandingan ekstrak Sereh dengan ekstrak daun rambutan : A. 30% : 70%, B. 40% : 60%, C. 50% : 50% , D. 60% : 40%, E. 70% : 30%. Parameter pengamatan meliputi penentuan aktifitas antimikroba dan penentuan diameter hambatan.Kata Kunci: Sereh (Cymbopogon citarus), daun rambutan, (Nephelium lappaceum L), Staphylococcus aureus, Aktifitas mikroba
Analisis Kelayakan Terhadap Usahatani Ubi Kayu (Mani-hot Utillisima) di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalim-baru, Kabupaten Deli Serdang Muhammad Fahrurozi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.147 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahi besar pendapatan usahatani ubi kayu di daerah penelitian Dan Untuk mengetahui layak atau tidaknya usahatani ubi kayu di daerah penelitian. Untuk Mengetahui nilai BEP dari usahatani ubi kayu di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru Kabupaten Deli Serdang. Berdasrkan Hasil Dan Pembahasan Penelitian Maka Dapat disimpulkan Usahatani ubi kayu di Desa Sei Mencirim dilihat dari R/C usaha ini layak karena nilai R/Clebih besar dari 1, yakni sebesar 2,4. Dan juga dilihat dari nilai B/C usaha ini layak diusahakan secara ekonomis, arena B/C yang diperoleh sebesar 1,4 artinya lebih besar dari satu. Jadi usahatani ubi kayu layak diusahakan. Usahatani ubi kayu di Desa Sei Mencirim untuk mencapai titik impas minimal harus menjual ubi kayu sebanyak 3.909,7Kg dan menjual ubi kayu dengan harga Rp372,8/Kg. Biaya total rata-rata usahatani ubi kayu di Desa Sei Mencirim Kecamatan Kutalimbaru adalah sebesar Rp 3,626.270,3. Penerimaan rata-rata yang diperoleh sebesarRp9.019.937,5per musim tanam sehingga pendapatan yang diperoleh petani usahatani ubi kayu sebesar Rp 5.393.667,2per musim tanam.Kata Kunci: Analisis Kelayakan, Ubi Kayu 
Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Caisim (Brassica juncea L.) Terhadap Pemberian Pupuk Cair Daun Lamtoro Dan Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Efri Putra Kawa Ginting
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.236 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman sawi caisim terhadap pemberiaan pupuk cair daun lamtoro dan pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama Aplikasi Pupuk Cair Daun Lamtoro dengan 3 taraf yaitu L0 :0 ml/liter (kontrol), L2 : 400 ml/liter, L3 : 800 ml/liter , dan faktor ke dua Aplikasi Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa sawit dengan 4 taraf yaitu T0 :0 g/plant (kontrol), T1 : 500 g/plant, T2 : 1000 g/plant, dan T3 : 1500 g/plant.  Terdapat 12 kombinasi perlakuan yang diulang 3 kali menghasilkan 36 satuan percobaan, jumlah tanaman seluruhnya 324. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat basah per sampel, berat basah per Plot, berat kering bagian atas dan berat kering bagian bawah. Data hasil pengamatan di analisis dengan menggunakan analisis varians dan dilanjutkan dengan uji coba beda rataan menurut Duncan. Perlakuan pupuk organik cair daun lamtoro tidak memberikan pengaruh  terhadap pertumbuhan dan hasil sawi caisim.Perlakuan pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 1500 g/tanaman memberikan pengaruh terbaik terhadap tinggi tanaman, berat basah per tanaman, berat basah per plot, berat kering bagian atas dan berat kering bagian bawah tanaman sawi caisim.Tidak terdapat interaksi antara perlakuan pupuk organik cair daun lamtoro dan pupuk kompos tandan kosong kelapa sawit terhadap semua parameter yang diamati.Kata Kunci: Sawi Caisim, POC Daun Lamtoro, Pupuk Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit
Analisis Kelayakan Usaha Dan Strategi Pengembangan Tanaman Talas Muhammad Suranda
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 1, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.277 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan yang diterima petani talas di Dusun I, Desa Mekar Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan, untuk menganalisis kelayakan usahatani Talas dan untuk menganalisis bagaimana strategi pengembangan talas di Dusun I, Desa Mekar Tanjung, Kecamatan Teluk Dalam. Metode penelitian ini menggunakan metode studi kasus (case study) dengan pendekatan survey. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive). Adapun populasi di daerah penelitian sebanyak  30 petani. Hasil penelitian ini menunjukan Dalam usahatani talas prduksi rata- rata 175 kg, dengan harga Rp.3.500/kg, mendapatkan penerimaan sebesar Rp. 19.215.000 dengan rata- rata biaya produksi Rp.613.599 dan dapat dihitung pendapatannya sebesar Rp.18.579.498/ musim tanam atau 9 bulan. Didaerah penelitian budidaya talas mendapat R/C sebesar 1.043 sehingga R/C 1.043 1 dan B/C sebesar 1.0093 sehingga B/C 1.0093 1 maka usahatani talas didaerah penelitian layak untuk dibudidayakan dan diusahakan. Strategi pengembangan yang harus dilakukan dalam usahatani talas adalah  strategi SO (Strength- Opportunities), yaitu Pengoptimalan penggunaan sumberdaya supaya menghasilkan kualitas talas yang baik dan bekerjasama dengan lembaga- lembaga dan dapat memenuhi permintaan lokal (S1 dan O1). Bekerjasama dengan lembaga- lembaga lainnya seperti UMKM dan home industry lainnya (S2 dan O2). Kemudian menjalin kerjasama dengan industry – industry pembuat makanan ringan untuk meningkatkan permintaan lokal (S3 dan O3). Mudahnya perawatan talas dengan menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki banyak manfaat tentu talas akan lebih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat(S4 dan O4). Meningkatkan pengetahuan tentang teknologi kepada petani dan menciptakan produk yang berkualitas dengan harga yang stabil dan terjangkau ( S5  dan O5).Kata Kunci : Analisis Kelayakan, Strategi Pengembangan.
Sinergitas Aplikasi Teknologi Sonic Bloom dan Bakteri Pelarut Fosfat Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.) Bima Aditya Wibowo
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.27 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Glugur Rimbun Desa Lau Bekeri, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang pada bulan Desember 2019 sampai dengan bulan Maret 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh aplikasi teknologi sonic bloom dan bakteri pelarut fosfat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 3 ulangan dan faktor aplikasi bakteri pelarut fosfat (B) sebanyak 4 taraf : B0= Kontrol, B1 = BPF 10 ml/tanaman, B2 = BPF 20 ml/tanaman, B3 = BPF 30 ml/tanaman serta dengan lokasi yang berbeda terdiri dari lokasi tanpa suara dan dengan suara tilawah (SPL 80 dB). Data hasil penelitian akan dianalisis pertama menggunakan Non Faktorial untuk melihat kemampuan bakteri. Analisis kedua yaitu kombinasi analisis pada kedua lokasi untuk melihat perbandingan perlakuan suara dan tanpa suara. Dan apabila ada yang berbeda nyata dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 5%. Parameter yang diukur adalahtinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, diameter batang, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol per plot, bobot tongkol per tanaman, bobot biji per plot, bobot biji per tanaman dan bobot 100 biji. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi teknologi sonic bloom mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung,melalui parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot biji per plot dan bobot 100 biji. Bakteri pelarut fosfat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pada parameter jumlah daun dan bobot tongkol per plot. Tidak ada interaksi antara teknologi sonic bloom dan bakteri pelarut fosfat terhadap semua parameter yang di ukur.Kata Kunci: Tanaman Jagung, Aplikasi Teknologi Sonic Bloom, Bakteri Pelarut Fosfat 

Page 8 of 22 | Total Record : 214