cover
Contact Name
Dedy Arisjulyanto
Contact Email
dedyarisjulyanto@gmail.com
Phone
+6282359088338
Journal Mail Official
dedyarisjulyanto@gmail.com
Editorial Address
Jln. Padang Aziz, Perumahan Kuranji Larisa Blok A6, Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29866332     DOI : https://doi.org/10.1234/jkti.v1i2
Core Subject : Health,
1. biostatistics and epidemiology 2. health administration and policy Environmental health 3. occupational health and safety 4. health promotion, 5. maternal and child health 6. public health 7. nutrition 8. Environmental health 9.Mental health nursing 10. reproductive health 11. labor health 12. obstetric care.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2024): April" : 5 Documents clear
Pemberian Rebusan Daun Kelor Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Kelurahan Kelapa Lima Distrik Merauke Hidayati, Laili Nur; Ruswadi
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.47

Abstract

Diabetes melitus merupakan kelainan metabolisme kronis ditandai dengan meningkatnya kadar glukosa darah karena menurunnya sekresi insulin di pankreas. Penderita DM akan mengalami banyak komplikasi serius jangka panjang seperti penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan kematian, kerusakan di berbagai organ seperti retina, ginjal, saraf, dan penyakit neurodegenerative. Akibat banyaknya komplikasi yang ditimbulkan dan terjadi penurunan kualitasi hidup, maka banyak penderita diabetes berusaha mengontrol kadar gula darahnya menggunakan obat herbal atau bahan alam seperti daun kelor. Daun kelor memiliki aktivitas biologi mengandung flavonoid sebagai antidiabetic yang mampu melindungi sel dari kerusakan dengan cara meningkatkan antioksidan seluler sehingga meminimalkan kondisi hiperglikemik dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah. Metode yang digunakan adalah studi kasus bertujuan untuk melakukan pemberian air rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita DM tipe 2. Pengumpulan data dilakukan secara langsung dengan wawancara, observasi dan pengukuran gula. Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan kadar gula darah selama 5 hari pemberian yaitu sebelum diberikan yaitu 505 mg/dl, setelah diberikan menjadi 459 mg/dl. Kesimpulan yang diperoleh adalah air rebusan daun kelor dapat digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus.
Pengaruh Senam Hamil Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Di Puskesmas Panca Makmur Tariyati, Ni Luh; Muawanah, Siti; Purnomo, M. Zuhal
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.48

Abstract

Latar Belakang : Indonesia termasuk ke dalam peringkat 10 besar dari 184 negara dengan angka kejadian prematur yang tinggi yaitu 15,5 kelahiran prematur per 100 kelahiran hidup dengan jumlah bayi prematur sebesar 675.700”, maka dari itu sangat penting menjaga kualitas tidur ibu selama hamil. Selain kelahiran prematur, kurang tidur atau gangguan tidur dapat juga meningkatkan tekanan darah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Senam Hamil terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Panca Makmur.Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah “One Group PreTest Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh Ibu Hamil 2 bulan terakhir di Desa Panca Makmur yang berjumlah 64 orang.Berdasarkan hitungan sampel didapatkan 18, untuk mengantisipasi drop out maka ditambahkan jumlah responden 10%, dan Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 responden yang diambil menggunakan teknik non probability sampling yakni purposive sampling. Hasil penelitian ini dianalisis menggunakan uji Wilcoxon sign rank test Hasil: Nilai mean kualitas tidur sebelum diberikan intervensi adalah 5.15 dan mengalami perubahan nilai mean setelah diberikan intervensi menjadi 1.75. hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon sign rank test diketahui nilai p value 0,000 <?=0,05 (C195%: 2,804-3,996). Kesimpulan: Hasil peneltiian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh senam hamil terhadap kualitas tidru ibu hamil timester III di Puskesmas Panca Makmur
Empiema Tuberkulosa Terlokulasi Pada Pasien Lansia dengan DM Tipe 2 Di RSUD Patut Patuh Patju Sahrun, Sahrun; Ariana, I Gede
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.49

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan satu dari sepuluh penyakit penyebab kematian didunia. TB disebabkan oleh patogen Mycobacterium tuberculosis (Mtb), 80% TB paru dan sisanya ekstra paru. Menurut WHO estimasi jumlah orang terdiagnosis TBC tahun 2021 secara global sebanyak 10,6 juta kasus atau naik sekitar 600.000 kasus dari tahun 2020 yang diperkirakan 10 juta kasus TBC. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan Empiema Tuberkulosa Terlokulasi Pada Pasien Lansia dengan DM Tipe 2 Di RSUD Patut Patuh Patju. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus atau merupakan laporan kasus Seorang pasien laki-laki berusia 72 tahun datang ke IGD RSUD Patut Patuh Patju pada tanggal 28 Maret 2023 dengan keluhan utama batuk. Pasien mengeluhkan batuk sekitar 1 minggu yang lalu disertai dahak berwarna putih kekuningan, namun tidak disertai batuk darah. Telah dirawat pasien laki-laki usia 72 tahun dengan keluhan batuk, nyeri dada, dan sesak napas. Saat awal perawatan pasien dicurigai sebagai tumor paru namun setelah dilakukan work up diagnosis didapatkan diagnosis empiema yang disebabkan empiema tuberkulosa terlokulasi yang disertai CAP. Pasien memiliki beberapa komorbid meliputi DM tipe 2, usia lanjut, malnutrisi, dan perokok. Semua kondisi komorbid pasien secara sinergis menyebabkan penurunan respon imun sehingga pasien rentan mengalami infeksi. Tatalaksana empiema TB secara menyeluruh melibatkan drainase pus, pemberian obat anti tuberkulosis yang efektif, dan pemberian antibiotik empirik terhadap infeksi tambahan dan kondisi komorbid. Pemberian obat anti tuberkulosis yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko resistensi obat pada pasien. Kondisi komorbid pasien juga harus ditangani secara komprehensif sehingga dapat memperbaiki prognosis pasien.
Pengaruh Senam Dismenorea Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMA Negeri 2 Soyo Jaya Fatonah, Sarifah; Warji; Anggraini, Wella
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.87

Abstract

Dismenorea atau nyeri haid merupakan masalah umum yang dialami oleh sebagian besar remaja putri dan seringkali berdampak pada aktivitas sehari-hari, termasuk absensi sekolah. Studi pendahuluan yang dilakukan di SMA Negeri 2 Soyo Jaya menunjukkan bahwa dalam satu bulan terdapat beberapa siswi yang tidak hadir karena mengalami nyeri haid. Dari 10 siswi yang diwawancarai, 4 di antaranya mengaku hanya beristirahat saat nyeri datang, sementara 6 siswi lainnya mengandalkan obat pereda nyeri untuk mengatasinya. Senam dismenorea merupakan salah satu alternatif non-farmakologis yang dipercaya dapat membantu mengurangi intensitas nyeri menstruasi melalui relaksasi otot dan peningkatan aliran darah di area panggul. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi-Experimental dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang siswi di SMA Negeri 2 Soyo Jaya yang mengalami dismenorea dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi berupa senam dismenorea dilakukan selama beberapa hari pada saat menstruasi. Data dikumpulkan melalui pengukuran intensitas nyeri menggunakan skala nyeri (VAS) sebelum dan sesudah senam, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil: Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 yang lebih kecil dari ?=0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara intensitas nyeri menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan senam dismenorea. Kesimpulan: Senam dismenorea terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri di SMA Negeri 2 Soyo Jaya. Intervensi ini dapat dijadikan sebagai alternatif terapi non-obat yang aman dan mudah dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada analgesik.
Pengaruh Modul Asuhan Keperawatan Islami Terhadap Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Islami Di Rumah Sakit Islam Siti Hajar Mataram Rahayu, Sri; Hadi, Irwan; Rusiana, Harlina Putri
JURNAL KESEHATAN TROPIS INDONESIA Vol. 2 No. 2 (2024): April
Publisher : PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63265/jkti.v2i2.88

Abstract

Latar belakang: Keperawatan memandang manusia sebagai makhluk yang unik dan kompleks yang terdiri dari berbagai dimensi. Dimensi yang komprehensif pada baik dimensi biologis (fisik), psikologis, sosial dan spiritual. Sebagai tenaga kesehatan yang profesional, perawat mempunyai kesempatan paling besar untuk memberikan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan/asuhan keperawatan yang komprehensif dengan membantu pasien memenuhi kebutuhan dasar yang holistik. Dan dalam memenuhi kebutuhan dasar pasien, perawat perlu memiliki pengetahuan yang lebih untuk memberikan pelayanan, terlebih dalam memberikan pelayanan yang Islami. pada pasien Tujuan: Mengetahui Pengaruh Modul Asuhan Keperawatan Islami Terhadap Pelaksanaan Tindakan Keperawatan Islami Di RSI Siti Hajar Mataram Tahun 2020/2021. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan “Quasi Eksperimen Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat Rawat RSI Siti Hajar Kota Mataram, dan menjadi sampel dalam penelitian ini 10 orang perawat yang diambil dengan teknik sampling Purposive sampling.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan keperawatan islam perawat sebelum diberikan modul asuhan keperawatan Islami adalah 5,50 (100%) atau berada pada kategorik kurang. Sedangkan setelah diberikan diberikan modul asuhan keperawatan Islami ada peningkatan nilai rata-rata tindakan keperawatan Islami di RSI Siti Hajar menjadi 11,40(100%) atau terjadi peningkatan sebesar 5,90, dengan p value 0,000<<?=0,05. Tindakan keperawatan yang terlaksana sebelum diberikan modul sebanyak 2 tindakan dan setelah diberikan modul keperawatan Islami terjadi perubahan menjadi 8 tindakan keperawatan islami yang terlaksana, dan didapatkan p value 0,031<?=0,05. Kesimpulan: Berdasarkah hasil penelitian ini dapat kitas simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pemberian modul asuhan keperawatan islami terhadap pelaksanaan tindakan keperawatan islami di RSI Siti Hajar Mataram.

Page 1 of 1 | Total Record : 5