cover
Contact Name
Genoveva Mari
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnalintheos@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Teologi
Published by Actual Insight
ISSN : 27767450     EISSN : 27757676     DOI : https://doi.org/10.56393/intheos.v1i1.170
In Theos: Jurnal Pendidikan dan Teologi. Jurnal ini adalah jurnal penelitian yang terbit bulanan dengan berfokus pada publikasi hasil-hasil riset dalam bidang pendidikan agama secara umum dan kajian-kajian teologis. Jurnal ini ditujukan untuk teolog praktis dan guru pendidikan agama, ilmuwan yang mengkhususkan diri dalam agama, dan perwakilan dari disiplin budaya-ilmiah lainnya. Tujuan jurnal ini adalah untuk mempromosikan kajian-kajian mendalam dalam kelimuan di pendidikan agama dan teologi. Jurnal ini memuat sumbangan teori yang deskriptif empiris dan kritis tentang praktik religius dalam masyarakat, terutama berkaitan dengan deskripsi agama sebagaimana yang dipraktikkan. Agama dalam konteks ini dapat dipahami dalam arti luas kata yang dengannya semua kecenderungan apresiatif terhadap pandangan akhir tentang diri sendiri dan dunia dapat digambarkan sebagai yang religius.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Februari" : 5 Documents clear
Pemahaman Sakramen Perkawinan Pasutri Suku Dayak Belusu di Paroki Santo Carolus Sekatak Pendi, Yosef; Marbun, Monalisah Putri Br; Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.913 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1222

Abstract

Paroki Santo Carolus Sekatak memberikan pembinaan pra-nikah kepada Pasangan suami/istri yang sudah mendaftarkan diri sebagai status nikah perbaikan perkawinan. Penulis melihat umat di paroki jarang sekali mendaftarkan diri sebagai “pasangan nikah” pada umumnya lebih banyak yang mendaftarkan diri sebagai nikah rehab/perbaikan perkawinan, sehingga dalam pemberian pembinaan pernikahan atau Kursus Persiapan Pernikahan (KPP) dipusatkan di Paroki dengan memakan waktu 3 sampai 4 hari. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi dengan menggunakan instrumen observasi dan wawancara yang tidak terstruktur. Kegiatan penelitian di lakukan di rumah-rumah Pasangan Suami/istri nikah rehab dan rumah panjang serta rumah Pasangan Suami/istri yang mengikuti proses pernikahan yang mengikuti anjuran gereja di Paroki Santo Carolus Sekatak dengan sampel sebesar 10 orang. Dari data hasil penelitian ini, Paroki Santo Carolus Sekatak dapat menjadikan acuan untuk meningkatkan katekese pembinaan calon pasangan nikah, pasangan-pasangan yang sudah nikah secara sakramen di Paroki Santo Carolus Sekatak.
Perkawinan Menurut Tatacara Gereja Katolik dan Implementasinya Nona, Oktaviana; Purwanto, Martinus Hary; Derung, Theresia Noiman
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.464 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1223

Abstract

Kitab Suci Perjanjian Baru menyampaikan dengan jelas makna luhur dari perkawinan berdasarkan ajaran Yesus. Yesus sangat menghargai kesetiaan dan menolak perceraian. Katekese adalah pembinaan iman kepada jemaat, khususnya tentang ajaran Kristen, yang diberikan secara organisatoris dan sistematis, agar umat memasuki kepenuhan hidup Kristen. Kepada jemaat di Tesalonika Paulus menasihati agar umat Kristen menghayati dan menghargai perkawinan dengan menjauhkan diri dari percabulan dan seks bebas (1Tes 4:3-8). Kepada jemaat di Korintuspun ia mengecam percabulan dan segala bentuk penyelewengan seksual karena bertentangan dengan etika Kristen dan kekudusan perkawinan (1Kor 5-7). Dalam Surat Pastoralnya ia juga melawan aliran sesat yang bertendensi anti perkawinan, emansipatif dan tidak menghargai anak-anak (1Tim 3:4; 5:14; Tit 2:4-5). Karenanya, Paulus memberi tata tertib dalam hidup berumah tangga yang mengatur hubungan suami-isteri dan orang tua-anak (Ef 5:22-6:4 bdk. 1Ptr 3:1-7). Yesus menegaskan bahwa hubungan suami-isteri yang telah dipersatukan oleh Allah itu tidak boleh diceraikan manusia (Mrk 10:2-12; Mat 19:3-12).
Agama Kepercayaan Asli Suku Laut di Kepulauan Riau dengan Pandangan Dokumen Gereja Nostra Aetate Rudi, Wendelinus; Hatmoko, Tomas Lastari
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.039 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1224

Abstract

Orang Suku Laut merupakan kelompok penjaga laut yang sudah mendiami daerah perairan Kepualauan Riau semenjak kesultanan Johor-Lingga. Minimnya literasi yang mumpuni mengenai asal usul orang suku laut dalam perlindungan sejarah, wilayah adat, dan benda peninggalan membuat eksistensi mengenai Orang Suku Laut tidak muncul ke permukaan pada abad 20 ini. Menurut kepercayaan orang suku laut dunia ruh disana tempat tinggal para hantu, mambang dan peri, identik dengan tempat-tempat tertentu. Hampir semua orang Laut yakin bahwa ruh Datuk Kemuning dan isterinya, yaitu saka (leluhur) datuk-moyang orang Laut, bersemayam di Gunung Daik (Lingga). Gereja Katolik sejak awal telah berusaha untuk menunjukan sikap toleransi demgan umat beragama lain. Hal itu nampak secara nyata dalam deklarasi “Nostra Aetate”, sebuah dokumen Gereja yang dikeluarkan oleh Konsili Vatikan II yang berbicara khusus tentang hubungan Gereja dengan agama-agama lain. Gereja menyadari bahwa ia tidak bereksistensi sendiri di dunia ini. Itulah sebabnya Gereja membuka diri untuk mau berdialog dengan agama lain.
Inspirasi Misa Online di Tengah Pandemi Covid-19: Dari Pastoral Konvensional Menuju Pastoral Kontekstual Amut, Elias N. D
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.087 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1246

Abstract

Dalam artikel ini, penulis akan menjelaskan fenomena misa online sebagai salah satu terobosan Gereja dalam menanggapi aturan menjaga jarak selama masa pandemi covid-19. Menurut penulis, misa online, dalam arti tertentu dapat menjadi kritik atas cara dan metode pastoral Gereja yang selama ini masih bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Pengalaman dan pengamatan penulis atas kiprah Gereja di Nusa Tenggara Timur mengafirmasi kenyataan tersebut. Hal itu terlihat dari fokus pastoral Gereja yang lebih berkutat pada persoalan sakramen dan liturgi dan kerapkali mengabaikan aspek transformasi kehidupan umat dalam berbagai aspeknya, yaitu sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Misa online yang melampaui ritualisme dalam Gereja membawa pesan bahwa Allah tidak hanya hadir dalam gedung-gedung Gereja tetapi juga dalam aneka situasi kehidupan umat. Hemat penulis, hal itu dapat menginspirasi Gereja untuk menerapkan pastoral yang kontekstual dan transformatif, yaitu pastoral yang sungguh menjawabi persoalan umat.
Mendeteksi Nilai-Nilai Iman Anak Muda Katolik dan Kontribusinya Bagi Warga Negara Yuliano, Bernardino; Firmanto, Antonius Denny
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.483 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1263

Abstract

Fokus penelitiaan ini mendeteksi nilai-nilai iman katolik dan kontribusinya sebagai warga negara. Berbicara tentang warga negara, halnya tidak terlepas dari Pancasila. Butir-butir iman yang diyakini oleh umat Katolik sesungguhnya terdapat juga dalam Pancasila walaupun tidak dinyatakan secara langsung. Hal ini dapat menjadi sebuah petunjuk bahwa apa yang diimani oleh Gereja Katolik sejajar dengan nilai-nilai yang diamanatkan oleh Pancasila. Dalam mengurai ciri keindonesiaan dari Gereja katolik, penulis menggunakan metode analisis kepustakaan dengan menelusuri literatur-literatur tentang iman Gereja Katolik karena itu, Gereja Katolik Indonesia sangat menjunjung tinggi Pancasila Pengamalan dengan selalu berusaha mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. dan Pancasila. Adapun temuannya adalah keyakinan iman umat Katolik sungguh-sungguh dinyatakan secara implisit dalam Pancasila. Pancasila adalah pedoman etis bagi setiap orang di Indonesia, termasuk orang-orang Katolik, demi keselamatan jasmani dan rohaninya. Oleh nilai-nilai Pancasila menjadi salah satu jalan agar penghayatan iman yang baik dapat terlaksana sekaligus menunjukkan sifat keindonesiaan Gereja Katolik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2025): Juni Vol. 5 No. 5 (2025): Mei Vol. 5 No. 4 (2025): April Vol. 5 No. 3 (2025): Maret Vol. 5 No. 2 (2025): Februari Vol. 5 No. 1 (2025): Januari Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue