Marbun, Monalisah Putri Br
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemahaman Sakramen Perkawinan Pasutri Suku Dayak Belusu di Paroki Santo Carolus Sekatak Pendi, Yosef; Marbun, Monalisah Putri Br; Darianto, Darianto
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.913 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i2.1222

Abstract

Paroki Santo Carolus Sekatak memberikan pembinaan pra-nikah kepada Pasangan suami/istri yang sudah mendaftarkan diri sebagai status nikah perbaikan perkawinan. Penulis melihat umat di paroki jarang sekali mendaftarkan diri sebagai “pasangan nikah” pada umumnya lebih banyak yang mendaftarkan diri sebagai nikah rehab/perbaikan perkawinan, sehingga dalam pemberian pembinaan pernikahan atau Kursus Persiapan Pernikahan (KPP) dipusatkan di Paroki dengan memakan waktu 3 sampai 4 hari. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan triangulasi dengan menggunakan instrumen observasi dan wawancara yang tidak terstruktur. Kegiatan penelitian di lakukan di rumah-rumah Pasangan Suami/istri nikah rehab dan rumah panjang serta rumah Pasangan Suami/istri yang mengikuti proses pernikahan yang mengikuti anjuran gereja di Paroki Santo Carolus Sekatak dengan sampel sebesar 10 orang. Dari data hasil penelitian ini, Paroki Santo Carolus Sekatak dapat menjadikan acuan untuk meningkatkan katekese pembinaan calon pasangan nikah, pasangan-pasangan yang sudah nikah secara sakramen di Paroki Santo Carolus Sekatak.
Makna Tari Tor-tor dalam Perayaan Ekaristi di Paroki St. Gregorius Agung Jambi Derung, Teresia Noiman; Sestriani, Roberta; Marbun, Monalisah Putri Br; Febrianto, Damian
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 9 (2022): September
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.094 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i9.1277

Abstract

Tor-tor merupakan salah satu tarian yang berasal dari suku Batak. Penggunaan Tor-tor sering dijumpai pada acara pernikahan, kematian, dan pesta Batak. Selain itu tari Tor-tor menjadi sebuah ekspresi gerakan estetis serta artistik di mana setiap tarian yang ditampilkan memiliki makna dari setiap gerakannya. Dalam Gereja Katolik penggunaan tari Tor-tor digunakan pada saat perarakan dan persembahan misa Inkulturasi. Yang menjadi permasalahan umat kurang memahami makna penggunaan tari Tor-tor dalam perayaan Ekaristi dan sebagian umat menyampaikan bahwa penggunaan tari Tor-tor dalam perayaan Ekaristi justru mengurangi kesakralan Misa Ekaristi itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman umat mengenai makna serta tujuan tari Tor-tor dalam perayaan Ekaristi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah teknik observasi dan wawancara. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis kualitatif. Adapun hasilnya bahwa tari Tor-tor tidak memiliki makna khusus dalam perayaan Ekaristi, penggunaannya hanya sebagai hiburan misa inkulturasi.