cover
Contact Name
Saeful Anwar
Contact Email
saefulanwar@uninus.ac.id
Phone
+6289656271757
Journal Mail Official
saefulanwar@uninus.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No.530, Sekejati, Kec. Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat 40286
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
LANTERA: JURNAL KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
ISSN : -     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.30999/lantera.v1i1
Core Subject : Religion,
Lantera: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam fokus mempelajari bidang Komunikasi Penyiaran Islam yaitu Retorika, Media Dakwah, Jurnalisme Islam, Film Religi, dan Pengembangan Dakwah, Public Speaking; Penyiaran; Media Cetak, Radio, Televisi (TV) atau Film; Media yang baru; Integrasi Dakwah dan Ilmu Komunikasi; dan Integrasi Komunikasi Antarbudaya dan Dakwah Tsaqafah.
Articles 52 Documents
Penggunaan Metode Hisab Sullam al-Nayyirain dalam Penetapan Awal Bulan Islam Tinjauan Sosiologi Dakwah Fahmi Misbahudin
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 3 No. 1 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v3i1.3419

Abstract

Metode hisab Sullam al-Nayyirain telah menjadi salah satu pendekatan yang relevan dalam menentukan awal bulan Islam, terutama di tengah perbedaan antara tradisi dan modernitas dalam masyarakat Muslim. Meskipun metode ini menawarkan akurasi ilmiah, tantangan dalam implementasinya meliputi resistensi terhadap perubahan dan perbedaan pandangan antara kelompok-kelompok yang menggunakan rukyat dan metodenya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerimaan dan implementasi metode hisab dalam konteks sosiologi dakwah, serta dampaknya terhadap persatuan umat Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam dan observasi lapangan. Narasumber yang diwawancarai meliputi pemuka agama, peramal, dan masyarakat umum. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan penerapan metode hisab dalam konteks sosial dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode hisab Sullam al-Nayyirain berkontribusi dalam meningkatkan akurasi dalam penentuan awal bulan Islam dan mengurangi ketidakpastian di kalangan masyarakat. Secara sosial, metode ini menciptakan ruang dialog konstruktif di antara kelompok-kelompok yang berbeda pandangan, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan, dan memperkuat solidaritas di antara umat Islam. Namun demikian, resistensi terhadap metode ini masih ditemukan, terutama di kalangan kelompok yang mengedepankan metode rukyat sebagai tradisi lokal. Metode hisab Sullam al-Nayyirain berfungsi sebagai alat teknis dan sarana untuk memperkuat persatuan dan pemahaman di antara umat Islam. Penerapan metode ini dapat membangun jembatan dialog antara tradisi dan modernitas dalam konteks sosiologi dakwah. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan inklusif terhadap pendidikan dan kolaborasi antara para pemimpin agama, pemerintah, dan masyarakat untuk mendukung penerapan metode hisab yang lebih luas.
Pesan Dakwah Dalam Buku Wahabi Gagal Faham Rohaeti Nurlela
LANTERA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Nusantara, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/lantera.v4i1.4148

Abstract

Buku "Wahabi Gagal Paham" karya Kiyai Idrus Ramli merupakan diskursus penting yang membahas perbedaan fundamental antara pemahaman kelompok Muslim tradisionalis (Ahlus Sunnah wal-Jama'ah) dan gerakan Wahabi di Indonesia. Dalam konteks pluralitas pemahaman keagamaan yang semakin dinamis, buku ini sangat krusial untuk dikaji karena tidak sekadar menyampaikan pesan dakwah, melainkan juga melontarkan kritik tajam terhadap dogma keagamaan yang dianggap menyimpang. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi pesan dakwah—yang mencakup aspek aqidah, syariah, dan akhlak—dalam buku tersebut, sekaligus mengungkap relasi kuasa ideologis yang tersirat di dalamnya melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kerangka AWK model Norman Fairclough, penelitian ini membedah dimensi teks, praktik wacana, dan praktik sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan dakwah dalam buku ini secara sistematis mengonter klaim-klaim Wahabi. Pada dimensi Aqidah, pesan difokuskan pada peneguhan tauhid yang lurus dan penolakan terhadap trilogi tauhid Ibnu Taimiyah yang berpotensi memicu pengkafiran. Pada ranah Syariah, buku ini mempertahankan validitas Qiyas dan Atsar Sahabat sebagai metode istinbath hukum yang sah, menolak literalisme kaku. Sementara pada aspek Akhlak, pesan dakwah ditekankan pada pelestarian tradisi spiritual pembentuk karakter seperti Maulid Nabi, Tabarruk, dan Istighotsah, yang merepresentasikan Islam rahmatan lil 'alamin.