cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 1 (2023): Mei" : 6 Documents clear
KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS ASEMBAGUS DAN KEPUASAN PASIEN DI KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Susanto, Hari
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.096 KB) | DOI: 10.36841/acton.v19i1.2967

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang sangat diinginkan oleh semua makhluk hidup di muka bumi ini. Karena kondisi tubuh yang sakit, akan membuat seseorang menjadi tidak produktif, karena itu, kesehatan adalah kebutuhan utama bagi setiap manusia. sehingga diperlukan adanya pelayanan kesehatan yang layak. Hal ini menjadikan lembaga kesehatan dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanannya agar lebih baik, salah satunya adalah puskesmas yang ada di masing-masing kecamatan. Puskesmas merupakan organisasi fungsional yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat tertentu dalam bentuk usaha-usaha kesehatan setiap orang. Sedangkan fungsi puskesmas di antaranya adalah menyembuhkan penyakit dan pemulihan kesehatan perorangan, memelihara dan meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit. Puskesmas memberikan pelayanan yang berkualitas agar dapat memberikan rasa puas pada masyarakat/pasien. Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan ingin melihat adanya keterpengaruhan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien yang dilakukan oleh Puskesmas Asembagus Kabupaten Situbondo, dan mengetahui berapa besarnya pengaruh tersebut. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Asembangus Kabupaten Situbondo dengan menggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitian adalah pasien Puskesmas Asembagus secara isendetil berjumlah 41 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pasien halmana diperoleh Fhitung sebesar 5,685 > Ftabel = 4,09. Besarnya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien sebesar 2,384 (lebih besar daripada t tabel=2,02). Nilai R2 sebesar 0,127 (12,7%), menunjukkan bahwa persentase pengaruh variabel kualitas pelayanan mampu menjelaskan sebesar 12,7% variasi kepuasan pasien di Puskesmas Asembagus Kabupaten Situbondo, sedangkan sisanya sebesar 87,3% dipengaruhi oleh faktor varibel lainnya.
DAMPAK KEBIJAKAN REVITALISASI PASAR TRADISIONAL TERHADAP PEDAGANG (STUDI DESKRIPTIF PADA PASAR KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO) Fauzi, Hasan Muchtar; Fitriyah, Nina Sa'idah; Farihah, Saniyatul
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.013 KB) | DOI: 10.36841/acton.v19i1.2965

Abstract

Pasar merupakan salah satu sektor pemerintah yang harus dikembangkan karena menopang aspek perekonoian dunia. Tentu perlu ada regulasi kebijakan khusus dari pemerintah untuk melindungi pedagang kecil yang beroperasi di pasar tradisional agar dapat tumbuh dan berkembang. Revitalisasi pasar tradisional merupakan program pemerintah yang berupaya untuk memvitalkan kembali kawasan yang dulunya pernah vital atu hidup. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis revitalisasi pasar tradisional di pasar umum Kapongan dan untuk mengetahui dampak revitalisasi pasar tradisional di pasar umum Kapongan Kabupaten Situbondo.Penelitian ini menggunakan metode kualitiatif, dengan mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena alamiah dengan pengumpulan data mengguanakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di pasar tradisional Kapongan Kabupaten Situbondo. Tentu program revitalisasi memiliki dampak yang signifikan pada pedagang dan pengunjung pasar umum Kapongan. Dampak positif yaitu (1) Dari segi Infrastrur kondisi pasar tradisional dapat bersaing dengan toko moderen. (2) Sistem ekonomi yang teratur. (3) Penataan pedagang sesuai dengan kelompok dagang. Dampak negatif setelah direvitalisasi pasar umum Kapongan yaitu (1) Tingginya tarif retribusi. (2) Pesatanya pedagang liar tanpa tarif retribusi di sekitar pasar umum Kapongan. (3) Menurunnya jumlah pedagang.
FUNGSI SISTEM PENGELOLAAN KEARSIPAN DALAM MENUNJANG EFISIENSI KINERJA DI DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KABUPATEN SITUBONDO Hasanah, Usrotul
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.398 KB) | DOI: 10.36841/acton.v19i1.2966

Abstract

Kearsipan merupakan bagian pekerjaan kantor yang sangat penting. Arsip berisi informasi-informasi yang tertulis mengenai keputusan-keputusan maupun pikiran-pikiran yang harus tersedia apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, sehingga dapat ditemukan dengan cepat dan mudah. Efisiensi pengelolaan kearsipan pada suatu kantor dipengaruhi pula oleh pegawai yang bekerja pada unit kearsipan, sarana atau fasilitas yang dipergunakan dalam membantu pengelolaan arsip dan dana yang tersedia untuk pemeliharaan arsip tersebut. Pengelolaan arsip di Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Situbondo terdapat beberapa masalah yang perlu mendapat perhatian untuk meningkatkan kinerja pengelolaan kearsipan antara lain sebagai berikut: a. Belum optimalnya pengelolaan keearsipan, b. Belum teraturnya pengelolaam data dan arsip, c. Kurangnya efisiensi dalam pengelolaan kearsipan, d. Disisi lain kondisi sumber daya manusia (SDM) belum mempunyai kemampuan yang memadai di bidang kearsipan, rendahnya motivasi kerja karena bagian pekerjaan ini merupakan jenis pekerjaan yang tidak banyak diminati bagi banyak pegawai. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui gambaran tentang penyimpanan arsip yang dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Situbondo, 2) Untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi pangelolaan kearsipan dalam menunjang kinerja pegawai pada suatu kantor, 3) Untuk mengetahui tentang penilaian dari pemeliharaan arsip dapat melestarikan informasi yang terkandung dalam arsip agar terhindar dari kerusakan dan kehilangan, 4) Untuk mengetahui masalah-masalah yang dihadapi dalam pengelolaan arsip di Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Situbondo.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini sebagai berikut: 1) penyimpanan arsip tidak mencukupi untuk menampung. 2) Penyusutan arsip pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Situbondo tidak berjalan dengan baik. 3) Peminjaman arsip pada Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Situbondo belumlah dapat dikatakan baik. Hal ini karena, prosedur peminjaman arsip sangatlah mudah karena dengan pelaporan saja setiap orang dapat meminjam arsip
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG BLEKOK KECAMATAN KENDIT KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Sa'idah
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i1.4270

Abstract

Pariwisata, sebagai salah satu sektor utama dalam industri global, memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, melestarikan budaya, dan memfasilitasi pertukaran budaya dan pengetahuan antarbangsa. Pariwisata bukan hanya tentang destinasi eksotis dan tempat-tempat terkenal yang menarik pengunjung dari berbagai penjuru dunia. Lebih dari itu, pariwisata juga memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat lokal. Dengan pengelolaan yang tepat, pariwisata dapat menjadi sarana yang kuat untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat. Melalui partisipasi aktif masyarakat, pelestarian budaya dan lingkungan, serta peningkatan infrastruktur dan layanan, pariwisata berbasis pemberdayaan dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh komunitas yang terlibat. Namun, seiring dengan pertumbuhan pesat pariwisata, muncul juga sejumlah tantangan yang perlu diatasi. Masalah seperti overtourism, kerusakan lingkungan, dan pemisahan sosial antara wisatawan dan masyarakat lokal menjadi isu-isu yang memerlukan perhatian serius. Diperlukan strategi yang berwawasan masa depan untuk memastikan bahwa pertumbuhan pariwisata dilakukan secara berkelanjutan, menghormati nilai-nilai budaya, dan berkontribusi secara positif terhadap kehidupan masyarakat lokal. Dalam konteks ini, penelitian tentang strategi pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Kampung Blekok, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, merupakan langkah yang sangat relevan. Dengan memahami bagaimana masyarakat lokal berperan aktif dalam pengembangan destinasi wisata dan bagaimana upaya tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan mereka, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga untuk pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di masa depan. Metode penelitian ini adalah penelitian diskriptif kualitatif. Sumber data yang diperoleh melalui wawancara secara langsung, dokomentasi, dan lietratur referensi. Informan dalam penelian ini adalah Ketua Pokdarwis, Perangkat Desa, Masyarakat sekitar dan pengunjung. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Strategi pengembangan yang dilakukan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Destinasi wisata kampung blekok dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dengan menjual barang kerajinan, makanan, ataupun yang lain. Masyarakat lokal yang ada disekitar destinasi wisata kampung blekok dapat menawarkan barang dagangan kepada pengunjung. Meningkatan pendapatan asli desa. Dengan adanya destinasi kampung blekok, bertambah juga pendapatan asli desa. Pendapatan desa ini dapat digunakan kembali untuk kemakmuran masyarakat desa. Dengan begitu destinasi wisata kampung blekok bukan hanya bermanfaat bagi masyarakat lokal tapi juga bermanfaat bagi desa itu sendiri
FEKTIVITAS FUNGSI PENGAWASAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA KLABANG KECAMATAN KLABANG KABUPATEN BONDOWOSO ,, Senain; Hanum, Farida
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i1.4458

Abstract

Permusyawaratan Desa (BPD) yang sangat berperan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan Pemerintahan Desa pembangunan desa serta pembinaan masyarakat desa, maka para Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus memiliki tingkat pengetahuan dan wawasan yang sesuai dan lebih baik, sehingga tingkat keberhasilan pembangunan dapat dicapai dengan maksimal. Kehadiran BPD telah memberikan harapan dengan keberlangsungan demokrasi desa. BPD berperan bukan sebagai tangan panjang dari pemerintah, tetapi lebih merupakan tangan panjang dari masyarakat sekaligus perantara antara masyarakat dengan pemerintah desa. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis efektifitas fungsi pengawasan badan Permusyawaratan Desa dalam melaksanakan Pembangunan infrastruktur Di Desa Klabang Kecamatan Klabang Kabupaten Situbondo. Penelitian ini menggunakan metode kualitiatif, dengan mengadakan pengamatan tentang suatu fenomena alamiah dengan pengumpulan data mengguanakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Klabang Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan hasil penelitian bahwa : 1) kuantitas kerja semua anggota hanya beberapa anggota saja yang memiliki moral kerja yang baik untuk menjalankan tugasnya, 2) kualitas kerja kurang optimalnya sehingga ada program yang tidak terselesaikan dengan baik, 3) pemanfaatan waktu dalam pembangunan lancar tidak menemui kendala namun kurang memanfaatkan waktu dalam dilaksanakannya musrenbang, 4) Sumber daya manusia dalam keanggotaan BPD kurang memenuhi standar dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI DESA PELEYAN KECAMATAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Zain, Muh Hamdi; Basuki, Eddy
ACTON Vol 19 No 1 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i1.4997

Abstract

Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan metode penyebaran angket (kuesioner) dan observasi pada Desa Peleyan Kecamatan Panarukan KabupatenSitubondo. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda, dari hasil perhitungan uji t (t-test) menunjukkan bahwa pada variabelKualitas Pelayanan Publik nilai thitung sebesar 3,070 > ttabel 2,160 dan nilai signifikan sebesar 0,009 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima dan pada variabel Kualitas Pelayanan Publik, artinya variabel Kualitas Pelayanan Publik berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Masyarakat pada Desa Peleyan Kabupaten Situbondo. Hasil perhitungan menggunakan uji F (F-test) menunjukkan dimana tingkat signifikan yang diperoleh 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian (H2) yang menyebutkan bahwa Kualitas Pelayanan Publik berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Masyarakat pada Desa Peleyan Kabupaten Situbondo dapat diterima. Dengan nilai pengaruh variabel Kualitas Pelayanan Publik (X1) sebesar 3,070 maka kesimpulannya adalah nilai dari variabel Kualitas Pelayanan Publik memiliki hasil yang tinggi yaitu sebesar 3,070 dengan demikian, hipotesis penelitian (H3) yang menyatakan bahwa variabel Kualitas Pelayanan Publik berpengaruh dominan terhadap Kepuasan Masyarakat dapat diterima.Berdasarkan hasil dari analisis pengaruh Kualitas Pelayanan Publik (X1) terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) seperti pada tabel diatas, menunjukkan nilai koefisien determinasi atau R square menunjukkan nilai sebesar 0,420, dari hasil tersebut berarti seluruh variabel bebas (Kualitas Pelayanan Publik) mempunyai kontribusisebesar 42,0% terhadap variabel terikat (Kepuasan Masyarakat) dengan Pengaruh Kuat, dan sisanya sebesar 58% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak masuk dalam penelitian

Page 1 of 1 | Total Record : 6