cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER" : 6 Documents clear
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR BERBASIS KOMPETENSI PADA PEMERINTAH KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Sa'idah
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.4104

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor yang paling penting dan paling menentukan dalam setiap organisasi. Sumber daya manusia merupakan penentu jalan tidaknya ataupun maju mundurnya organisasi. Sebaik apapun sistem yang telah disusun atau dilengkapi dengan apapun sarana dan prasarana yang tersedia dalam organisasi, tanpa didukung oleh keberadaan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan yang memadai, maka berbagai kelengkapan tersebut tidak akan berarti banyak bagi keberadaan organisasi, dengan sumber daya manusia pula, sistem sarana dan prasarana yang ada dalam organisasi dapat terus disempurnakan sesuai dengan perkembangan kebutuhan bagi percepatan menyelesaikan tugas. Sumber daya aparatur yang berkualitas merupakan prasyarat dalam meningkatkan mutu penyelenggaraan negara serta kepada masyarakat. Dalam undang-undang Nomor 5 tahun 2014 (pasal 70) ditegaskan: (1) setiap pegawai ASN memiliki hak dan kesempatan umtuk pengembangan kompetensi, antara lain melaluipendidikan dan pelatihan (diklat), kursus, seminar, dan penataran; (2) dalam pengembangan kompetensi setiap instansi Pemerintah wajib menyusun rencana pengembangan kompetensi tahunan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan metode pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di Badan Pengembangan dan Kepegawaian Sumber Daya Manusia Kabupaten Situbondo Jawa Timur. Teknik penentu informan menggunakan purposive sampling yang meliputi Dinas Kepala dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, Aparatur Sipil Negara pada Badan Pengembangan dan Kepegawaian Sumber Daya Manusia sebagai Keynote adalah Kepala Bidang Pengembangan Sumber daya Manusia. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan primer. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan study pustaka. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Program pengembangan sumber daya aparatur yang diterapkan akan optimal apabila seluruh aparatur sipil negara memiliki tiga kompetensi yang berkembang (kompetensi manajerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial kultural), sehingga menghasilkan aparatur sipil yang professional. Sehingga dengan ketiga kompetensi yang diperoleh aparatur sipil negara dapat membangun hardskill dan softskill aparatur sipil negara.
PENGAWASAN, MOTIVASI PIMPINAN DAN KINERJA PEGAWAI DI DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN SITUBONDO Susanto, Hari
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.4092

Abstract

Keberhasilan organisasi pemerintah dapat diukur dari kinerja pegawainya yang didukung diantaranya oleh keuangan, tata kelola serta dinamika eksternalnya. Upaya meningkatkan kinerja pegawainya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia, di antaranya melalui pengawasan dan motivasi para pegawainya. Dilakukan pengawasan karena hal ini untuk mengurangi kesalahan serta penyimpangan dalam dalam bekerja. Pengawasan bertujuan agar hasil pekerjaan diperoleh secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana yang ditetapkan oleh organisasi. Sedangkan motivasi pimpinan berfungsi memberikan inspirasi, semangat dan dorongan kepada bawahannya untuk bekerja sesuai tujuan organisasinya. Motivasi adalah dorongan yang menciptakan kegairahan kerja seseorang agar mau bekerja sama, bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala daya upaya untuk mencapai tujuan. Penelitian bertujuan ingin mengetahui adanya pengaruh pengawasan dan motivasi pimpinan terhadap kinerja pegawai, serta mengetahui berapa besarnya pengaruh tersebut. Penelitian dengan metode kuantitatif dilaksanakan di Di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Situbondo. Sampel penelitian adalah seluruh pegawai berjumlah 45 orang. Hasil penelitian menyatakan bahwa pengawasan dan motivasi secara simultan berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dimana diperoleh Fhitung sebesar 61,384>Ftabel=3,22. Besarnya pengaruh pengawasan(tx1) sebesar 9,555 dan motivasi(tx2) sebesar 2,872 terhadap kinerja pegawai. Nilai keduanya lebih besar daripada nilai ttabel sebesar 2.014.Nilai R2 sebesar 0,746 (74,6%), menunjukkan persentase keterikatan hubungan antara kedua variabel mampu menjelaskan sebesar 74,6% terhadap variabel kinerja pegawai, sisanya sebesar 25,4% dipengaruhi faktor varibel lainnya.
IMPLEMENTASI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN PENGELOLAAN PASAR RAKYAT BERSTATUS STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) DI KABUPATEN SITUBONDO Subroto, Tantri Wulandari; Hani, Evita Soliha; Rokhani, Rokhani
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.3214

Abstract

Penerapan SNI pasar rakyat di Indonesia masih sangat minim, dari 5.252 pasar rakyat yang telah direvitalisasi hanya ada 35 pasar yang lolos mendapatkan SNI. Kabupaten Situbondo sebagai kabupaten dengan penerap SNI terbanyak di Jawa Timur sebanyak 3 pasar diantaranya pasar Kapongan, pasar Mangaran dan pasar Curah Kalak, namun dalam implementasinya masih banyak yang belum sesuai dengan peraturan yang ada. Tujuan penelitian antara lain (1) menganalisis tingkat kesesuaian implementasi pasar rakyat dengan SNI pasar rakyat 2021, (2) mengidentifikasi atribut pelayanan yang memiliki nilai gap negatif dari persepsi pedagang dan pembeli, (3) merumuskan alternatif dan menetapkan prioritas strategi yang sesuai dan dapat direkomendasikan untuk pengembangan pengelolaan pasar rakyat di Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik. Hasil penelitian menyatakan bahwa untuk (1) menghadapi resertifikasi penilaian kesesuaian perlu dilakukan dengan mengacu pada SNI pasar rakyat 2021 sehingga pasar rakyat berstatu SNI di Kabupaten Situbondo dinyatakan belum masuk kategori mutu pasar tipe 4. (2)Tingkat kepuasan masyarakat adalah terdapat 13 atribut dari penilaian pedagang dan 7 atribut dari penilaian pembeli yang dinilai tidak memuaskan.(3) Strategi prioritas perbaikan melalui integrasi SERVQUAL dan model kano mendapatkan 11 atribut dari persepsi pedagang dan 8 dari persepsi pembeli harus di tingkatkan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN REWARD TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. SURYA MADISTRINDO PROBOLINGGO DI KABUPATEN PROBOLINGGO Hasanah, Usrotul; Prayudha, Zulfikar Nandya Ardhi
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.4093

Abstract

Surya Madistrindo Probolinggo yang bergerak dalam penjualan rokok sebagai anak perusahaan PT. Gudang Garam Devisi Paiton terbagi menjadi beberapa bagian yang dikepalai seorang manager. Peneliti tertarik untuk melihat gaya kepemimpinannya, peneliti menduga bahwa gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan PT. Surya Madistrindo Probolinggo dirasa kurang sesuai dengan keadaan karyawan, Lingkungan Kerja menjadi bagian yang akan dilihat peneliti kurang mendukung serta Reward (penghargaan) tidak diberikan promosi jabatan untuk menempati posisi yang lebih tinggi. Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah sebagai berikut : 1.Untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT. Surya Madistrindo Probolinggo di Kabupaten Probolinggo, 2. Untuk mengetahui Lingkungan Kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja karyawan 3. Untuk mengetahui Reward berpengaruh secara parsial terhadap kinerja 4. Untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan, Lingkungan Kerja dan Reward berpengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PT. Surya Madistrindo Probolinggo di Kabupaten Probolinggo? Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kuantitatif. Hasil penelitian secara parsial gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap Kinerja karyawan, secara parsial lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan, secara parsial variabel Reward berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan secara simultan gaya kepemimpinan, lingkungan kerja, dan reward secara bersama- sama berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN MOTIVASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN ASEMBAGUS KABUPATEN SITUBONDO Zain, Muh Hamdi; Basuki, Eddy
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.4100

Abstract

The low performance of the employees of Asembagus sub-district office, Situbondo district in carrying out their duties during this time, the impact on the low quality and quantity of work employees in carrying out the main tasks and functions. Based on the background, the researchers conducted research related to the influence of motivation and communication on the performance of employees of the foundation. This type of research uses a quatitative research approach. Based on the results of the study concluded that: 1). Motivation affects the performance of employees in carrying out their work duties. 2). Communication affects the performance of employees in carrying out their work duties. Based on the above conclusions, there is no difference between the initial hypothesis and the results of the study. In the hypothesis that has been written at the beginning, it is said that motivation and communication have an influence on performance
ANALISIS MANAJEMEN PASAR TRADISIONAL DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR MODERN Fauzi, Hasan Muchtar
ACTON Vol 19 No 2 (2023): NOVEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v19i2.4101

Abstract

Arus globalisasi pasar bebas menyebabkan persaingan bisnis semakin kompleks. Pasar modern semakin pesat perkembangannya, seperti halnya Alfamart dan Indomart yang telah menjamur keberadaanya hingga kepolosok desa, mereka menawarkan model berbelanja secara praktis dan menyenangkan bagi konsumen, karena bidikan mereka semua lapisan masyarakat. Implikasinya pasar tradisional kalah bersaing dan semakin tidak diminati oleh masyarakat, karena dari segi sarana, pelayanan serta kualitas barangnya kalah bersaing dengan pasar modern. Akibatnya daya beli masyarakat terhadap pasar tradisional menurun tiap tahunnya. Oleh sebab itu pasar tradisional dituntut untuk bersaing dengan pasar modern. Maka perlunya pembenahan terhadap pasar tradisional di wilayah Situbondo dan diantaranya adalah pasar Sumberkolak. Peran Pemerintah Daerah sangat diperlukan dalam mengambil langkah kebijakan pengelolaan pasar. Begitu juga kreativitas pedagang dalam mengembangkan dan menjalankan usaha dagangnya. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa pengelolaan pasar tradisional Sumberkolak di Situbondo belum menciptakan sistem pengaturan yang komprehensip dan tidak konsisten penerapannya. Sehingga berdampak pada ketidakberdayaan para pedagang akibat dari semakin kuatnyapengembangan pasar modern. Begitu pun juga pelaku pasar itu sendiri yang kura kreatif dalam menjalankan usaha bisninya.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu dilakukan perubahan paradigma pengelolaan pasar, dimana pasar tradisional ditempatkan sebagai investasi jangka panjang yang bertujuan untuk meningkatkan dan mendistribusikan capital bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu peraturan yang terkait dengan pengelolaan pasar harus ditegakkan konsisten. Oleh karena itu pembenahan pasar tradisional harusdilakukan bersama – sama, baik oleh pengelola pasar itu sendiri maupun pihak pedagang yang harus kompetitif dalam menjalankan persaingan bisnisnya.

Page 1 of 1 | Total Record : 6