cover
Contact Name
Nina Sa'idah Fitriyah
Contact Email
actonjurnal@gmail.com
Phone
+6282330307255
Journal Mail Official
actonjurnal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. PB. Sudirman No. 07 - Situbondo Jawa Timur
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Acton
ISSN : 02150832     EISSN : 29862655     DOI : https://doi.org/10.36841/
Core Subject : Social,
Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal Ilmiah ACTON adalah tinjauan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Indonesia untuk menerbitkan artikel penelitian dalam bidang kajian sebagai beikut : 1. Demokrasi dan Globalisasi 2. Partai Politik dan Pemilu 3. Politik dan Pemerintahan 4. Birokrasi dan Kebijakan Publik 5. Islam dan Politik 6. Politik dan Studi Pertahanan 7. Politik Lokal dan Pembangunan 8. Pemerintahan Lokal
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER" : 6 Documents clear
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UNIT USAHA KEMASAN SEMBAKO PADA BUMDESMA ABADI DJAYA KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Fitriyah, Nina Sa'idah; Hidayati, Bela Suci; Zahro, Siti Kholimatuz; Rulyanto, Rio; Bahrul, Muhammad
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran Unit Usaha Kemasan Sembako pada BUMDesma Abadi Djaya di Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Fokus utama penelitian adalah penerapan bauran pemasaran 7P yang mencakup produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif, didukung oleh wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDesma menerapkan strategi produk dengan menawarkan kebutuhan pokok masyarakat seperti beras, gula, dan minyak goreng, termasuk memproduksi merek sendiri. Strategi harga dilakukan secara transparan dengan margin tetap dan penawaran harga grosir. Distribusi produk dijalankan secara mandiri dan diperluas melalui toko fisik di lokasi strategis. Promosi berkembang dari metode konvensional ke digital, memanfaatkan media sosial serta tenaga pemasaran lapangan. Unsur SDM menunjukkan fleksibilitas tinggi meski tanpa pelatihan formal. Proses operasional dijalankan secara sistematis sesuai regulasi, dan bukti fisik usaha menunjukkan peningkatan dari gudang sederhana ke toko yang lebih representatif. Faktor pendukung pemasaran mencakup harga kompetitif, desain kemasan menarik, dan kemampuan SDM, sedangkan hambatan utama meliputi tingginya biaya operasional, fluktuasi harga bahan baku, serta keterbatasan pemahaman strategi pemasaran modern. Temuan ini menunjukkan pentingnya inovasi dan adaptasi dalam strategi pemasaran skala desa guna meningkatkan daya saing usaha lokal.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) DALAM PENCAPAIAN SDGS (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS): PEMERATAAN EKONOMI DESA SECANG KALIPURO BANYUWANGI Nurul Hikmah, Faiqoh; Prawoto, Redi; C, Muhammad Iklil
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7391

Abstract

Peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam mencapai SDGs (Sustainable Development Goals) dalam pemerataan ekonomi Desa Secang Kalipuro Banyuwangi. Peran LSM yang bernama Pusat Pengembangan Kampung SDGs Indonesia sangat membantu dalam mewadahi masyarakat agar bisa berkembang dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah ini. Saling bermitra menjadi satu kelompok tani yang dapat menciptakan pekerjaan sehingga memperoleh pendapatan yang dapat meningkatkan taraf hidup di desa. Dalam menjadalan SDGs keterlibatan partisipasi masyarakat menjadi penting tertuang dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 21 tahun 2020 tentang Pedoman Pembangunan Desa dan Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan di Secang Kalipuro Banyuwangi, manajemen sumber daya manusia yang efektif sangat penting. Dalam jangka panjang, pemberdayaan ekonomi ini akan membantu membangun masyarakat yang bertahan lama. LSM meningkatkan kemampuan masyarakat seperti kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan untuk memobilisasi sumber daya, merencanakan dan mengevaluasi inisiatif masyarakat, dan memecahkan masalah untuk memperoleh penguasaan atas kehidupan mereka. LSM juga memotivasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam proyek dan membantu mereka meningkatkan kualitas hidup mereka. Menurut makalah ini, setiap program dan fungsi LSM dapat membantu mewujudkan SDGs.
STRATEGI PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO Abadi, Muh Tajul Islam; Hanum, Farida; Fitriyah, Nina Sa'idah; Senain, Senain
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penurunan Stunting di Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah Camat Panji, didukung oleh enam informan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penurunan Stunting dilakukan melalui pendekatan terintegrasi yang mencakup intervensi spesifik dan sensitif, serta pemanfaatan aplikasi Si Besti untuk pemantauan dan penyebaran informasi. Intervensi spesifik difokuskan pada penyebab langsung seperti kurang gizi, sementara intervensi sensitif menyasar faktor tidak langsung seperti sanitasi, air bersih, dan kondisi ekonomi. Strategi kebijakan yang diterapkan meliputi penetapan sasaran program (ibu hamil, balita, remaja, calon pengantin, dan ibu menyusui), pemanfaatan sumber daya (manusia, finansial, dan waktu), karakteristik organisasi yang sesuai dengan masyarakat sasaran, komunikasi efektif antara pelaksana dan penerima manfaat, sikap pelaksana yang responsif terhadap masyarakat, serta dukungan lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Keseluruhan pendekatan ini terbukti mendukung keberhasilan implementasi program penurunan Stunting di wilayah tersebut.
MOTIVASI, KOMUNIKASI DAN KINERJA ASN DI DINAS SOSIAL, PEMBERDAYAAN PEREMPUAN, PERLINDUNGAN ANAK DAN KELUARGA BERENCANA (DINAS SOSIAL P3AKB) KABUPATEN BONDOWOSO Susanto, Hari; Rosidi, Moch Imron
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7659

Abstract

Organisasi publik seperti instansi di pemerintahan mempunyai peran sebagai public services. Salah satu caranya adalah memberdayakan internal pegawainya untuk meningkatkan kinerjanya, di antaranya menanamkan motivasi dan meningkatkan komunikasi sesama pegawainya yang ada dalam organisasi tersebut. Penelitian yang berjudul Motivasi, Komunikasi Dan Kinerja ASN di Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso dilatarbelakangi lemahnya motivasi dalam diri pegawai, terlihat kurangnya hasrat pegawai untuk melakukan pekerjaan di kantor, kondisi ini akan terkait pada komunikasi dengan pegawai lainnya. Fenomena ini berdampak pada kinerja ASN lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi dan komunikasi terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, koesioner, dan studi kepustakaan. Jumlah sampel sebanyak 41 orang atau menggunakan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan, secara parsial variabel motivasi dan komunikasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Hasil uji nilai thitung untuk variabel X1= 2,474 dan X2= -2,189, kedua variabel lebih besar dari ttabel sebesar (+/-2,023). Sedangkan Nilai Fhitung>Ftabel, (5,641>2,850), artinya motivasi dan komunikasi berpengaruh secara simultan terhadap kinerja ASN Dinsos P3AKB Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan nilai koefisien determinasi kedua variabel memberikan sumbangan sebesar 22,9% terhadap kinerja ASN di Dinsos P3AKB di Kabupaten Bondowoso, sisanya sebesar 77,1% disebabkan variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA CERMEE KABUPATEN BONDOWOSO Yudistira, Excy; Hasanah, Usrotul
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7570

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Cermee, dengan fokus pada kesesuaiannya dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). APBDes merupakan rencana keuangan tahunan desa yang disusun berdasarkan musyawarah perwakilan masyarakat dan disetujui Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Studi ini menyoroti kendala yang dihadapi Pemerintah Desa Cermee akibat pandemi Covid-19, yang mewajibkan realokasi dana desa untuk penanggulangan bencana, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga berdampak pada penundaan prioritas pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya, seperti pavingisasi, pembangunan gorong-gorong, drainase, dan jamban. Pengelolaan keuangan desa di Desa Cermee dikaji berdasarkan empat asas pengelolaan yang baik sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014, yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan aparatur desa serta informan terkait. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan anggaran APBDes di Desa Cermee secara umum dapat dikatakan baik. Meskipun menghadapi tantangan realokasi anggaran akibat pandemi, pemerintah desa dinilai telah menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa dengan mematuhi asas transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta ketertiban dan disiplin sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku. Kepatuhan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab, meskipun terdapat hambatan eksternal dalam merealisasikan seluruh rencana pembangunan infrastruktur awal.
PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN NON FINANSIAL TERHADAP MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI PDAM KABUPATEN SITUBONDO Giyanto, Giyanto; Asrori, Muhammad Khoirul
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7581

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai yakni adalah Untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja pegawai di PDAM Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa : 1) kompensasi finansial berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. 2) kompensai Nonfinansial berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. 3) kompensai finansial dan kompensai Nonfinansial berpengaruh terhadap motivasi kerja pegawai. Dalam hipotesis yang sudah ditulis di awal dikatakan bahwa kompensasi finansial secara parcial terhadap motivasi kerja, kompensai Nonfinansial secara parsial terhadap motivasi kerja pegawai dan kompensai finansial dan kompensai Nonfinansial secara simultan terhadap motivasi kerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 6