Articles
420 Documents
ALAT BANTU TUNA NETRA MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Enja Audila Harianto
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2338
Semakin bertambahnya zaman maka perkembangan teknologi semakin meningkat saat ini, mulai dari pembuatan alat-alat yang sederhana hingga peralatan yang canggih sekalipun. Sehingga masyarakat saat ini semakin dimanjakan dengan kemudahan yang diberikan oleh teknologi. Untuk itulah saya akan membuat sebuah alat untuk memudahkan para tuna netra melakukan aktivitas sehari-hari, yaitu akan dipasang sensor jarak ultrasonik pada tongkat tuna netra dengan menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sehingga dapat terwujud alat-alat kecacatan tuna netra yang efektif dan mudah beroperasi, karena informasi yang diberikan berupa informasi suara dan getaran. Sistem pengukur jarak dapat berfungsi dengan baik dalam mengukur benda-benda yang menjadi pembatas dengan prosentase error rata-rata 2.5%, sehingga data yang dikirim ke penyandang cacat terbilang akurat dan suara dari buzzer sertagetaran dari motor dc dapat berfungsi dengan baik.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI E-KATALOG DOKUMEN HAJI BERBASIS WEB PADA KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Novariadi Novariadi
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2341
Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi saat ini belum sepenuhnya menggunakan teknologi informasi padahal dizaman yang modern saat ini sebahagian instansi sudah menfaaatkan teknologi informasi untuk menunjang sebahagian pekerjaan pengolahan data menjadi lebih efektif dan efisien. Salah salah satu permasalahan yang dijumpai pada saat melakukan observasi di Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi penulis melihat dalam pengarsipan data Jemaah calon haji masih disimpan dalam lemari pengarsipan, sehingga pada saat pencarian data ketika diperlukan memakan waktu yang cukup lama, selain itu lemari penyimpanan berkas pengarsipan persayaratan haji tidak cukup menampung seluruh data Jemaah calon haji. Hasil dari penelitian ini adalah membuat sistem informasi E-Katalog Dokumen Haji Berbasis Web dengan adangaya sistem yang baru dapat memudahkan bagian pengarsipan dalam merekapitulasi dokumen Jemaah calon haji sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.
PERANCANGAN SISTEM ADMINISTRASI PENGURUSAN IZIN USAHA PEMANFAATAN HUTAN (STUDI KASUS : DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN PROVINSI RIAU)
Adyana Fithri
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2343
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau dalam mengeluarkan izin usaha pemanfaatan hutan masih mengunakan cara yang tergolong manual dikarenakan masih mengunakan sistem komputer aplikasi yang disediakan oleh Microsoft Office sehingga ini tidak begitu efektif dikarenakan hanya bisa digunakan dalam pembuatan surat izin saja, sehingga untuk pengurusan persyaratan masih harus lansung datang ke dinas terkait dan juga dalam penerbitan surat izin membutuhkan waktu yang cukup lama dan harus ditinjau secara lansung ke dinas tersebut jika berkas izin sudah bisa diterbitkan atau belum dan sulitnya masyarakat mendapatkan informasi bagaimana tatacara pengurusan izin usaha pemanfaatan hutan, sehingga pada zaman sekarang ini tidak efektif lagi digunakan. jadi agar lebih efektif dalam pemberian informasi dan administrasi pengurusan izin usaha pemanfaatan hutan ini mengunakan sistem yang terkomputerisasi yang dapat di akses oleh seluruh masyarakat yang ada di Provinsi Riau agar lebih mengetahui cara kepengurusan dan syarat yang dibutuhkan sehingga akan menekan masyarakat yang melakukan usaha pemanfaat hutan secara ilegal. Penelitian ini menghasilkan suatu sistem terkomputerisasi yang dapat mengolah data perizinan usaha pemanfaatan hutan pada Provinsi Riau sehingga setiap badan usaha yang sudah memiliki izin dapat dilihat pada aplikasi ini. Sistem ini memberikan kemudahan kepada masyarakat sebagai pemohon izin usaha pemanfaatan lahan hutan tanpa harus datang langsung ke Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Riau sehingga jika tidak disetujui maka tidak akan merugikan masyarakat yang sudah jauh-jauh datang ke dinas terkait. Sistem ini akan memberikan kemudahan kepada pegawai Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Riau dalam mengolah data perizinan usaha pemanfaatan hutan dan tersimpan dengan baik pada database sistem.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN METODE JAPAN ROAD ASSOCIATION (JRA) DI RUAS JALAN SIMPANG TIGA PERINTIS KEMERDEKAAN (SMAN 1TELUK KUANTAN) – JALAN PROKLAMASI
Sandi Oktavianus
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2345
Dalam tinjauan Perencanaan Tebal Perkerasan Di Ruas Jalan Simpang Tiga Perintis Kemerdekaan (SMAN 1 Teluk Kuantan) – Jalan Proklamasi ini digunakan beberapa data. Adapun data yang digunakan yaitu berupa data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kuantan Singingi, dianatara data himpunan perhitungan lalu – lintas berbentuk formulir selama 24 jam, data CBR lapangan, data curah hujan. Dalam analisa tebal perkerasan ini digunakan Metode Bina Marga dan Metode JRA (Japan Road Association) untuk menghitung tebal perkerasan yang efisien dan ekonomis, dan dari hasil analisa yang didapat ini kemudian dibandingkan dengan hasil perhitungan perencana. Berdarsarkan analisa data lalu – lintas harian rata – rata tahun 2021 Jalan Kawasan Waterpark Pelangi Regency (i) = 8% pertahun. Sedangkan untuk tebal perkerasan dengan Metode Bina Marga diperoleh tebal lapisan permukaan = 5 cm, pondasi atas = 20 cm, dan pondasi bawah = 19,58 cm, sedangkan hasil analisa dari penulis untuk Metode JRA (Japan Road Association) diperoleh tebal lapisan permukaan = 5 cm, pondassi atas = 10 cm, dan pondasi bawah = 45 cm,dari hasil analisis. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa susunan lapisan perkerasan jalan raya yang sudah ada tersebut belum memenuhi syarat karena hasil analisa yang didapat berbeda dari hasil perencana. Perbedaan hasilnya dipengaruhi oleh ketelitian dari data CBR, data LHR dan data curah hujan.
PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA DAN METODE JAPAN ROAD ASSOCIATION (JRA) GERINGGING BARU-JAKE
Angga Novriwan
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2347
Dalam tinjauan perencanaan tebal perkerasan pada ruas jalan Geringging Baru - Jake Kabupaten Kuantan Singingi ini digunakan beberapa data. Adapun data yang digunakan yaitu berupa data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kuantan Singingi, dianatara data himpunan perhitungan lalu - lintas berbentuk formulir selama 24 jam, data CBR lapangan, data curah hujan. Dalam analisa tebal perkerasan ini digunakan Metode Bina Marga dan Metode JRA (Japan Road Ass) untuk menghitung tebal perkerasan yang efisien dan ekonomis. Berdasarkan analisa data lalu - lintas harian rata - rata tahun 2021 pada ruas jalan Geringging Baru - Jake adalah (i) = 5% pertahun. Sedangkan untuk tebal perkerasan dengan Metode Bina Marga diperoleh tebal lapisan permukaan = 5 cm, pondasi atas = 10 cm, dan pondasi bawah = 11 cm, sedangkan hasil analisa dari penulis untuk Metode JRA (Japan Road Ass) diperoleh tebal Lapisan Permukaan = 5 cm, pondassi atas = 20 cm, dan pondasi bawah = 41 cm,dari hasil analisis tersebut Metode Bina Marga lebih ekonomis dan efisien dari pada Metode JRA (Japan Road Ass). Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa susunan lapisan perkerasan jalan raya yang sudah ada tersebut belum memenuhi syarat karena hasil analisa yang didapat berbeda dari hasil perencana. Perbedaan hasilnya dipengaruhi oleh ketelitian dari data CBR, data LHR dan data curah hujan. Oleh karena adanya kendaraan yang memiliki beban berlebih yang melewati ruas jalan tersebut, maka disarankan untuk membatasi kendaraan yang memiliki beban berlabih agar tidak melewati ruas jalan tersebut, sehingga tebal perkerasan jalan tersebut mampu melayani lalu lintas sesuai umur rencana.
PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN LENTUR DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Ahmad Faisal
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2349
Perkembangan pertambahan volume kendaraan menjadi semakin meningkat di Kabupaten Kuantan Singingi. sehingga dapat menimbulkan dampak menurunnya tingkat kualitas jalan khususnya perkerasan lentur (aspal). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan volume kendaraan dengan jumlah kerusakan jalan pada perkerasan Lentur. Penelitian ini menggunakan data primer berupa panjang dan lebar jalan, jumlah kerusakan, dan jumlah kendaraan yang melewati ruas Jalan Diponegoro, Jalan Jalur 2 Wisma Hasanah, Jalan Raja Ali Haji, Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Teratak Air Hitam. Survei untuk penelitian ini dilakukan selama 3 hari dari masing-masing ruas jalan, Penelitian ini dikerjakan dengan menggunakan uji statistik, yaitu uji korelasi dan uji regresi linear berganda. Terdapat hubungan antara volume jenis kendaraan dengan nilai kerusakan jalan. Dengan hasil R2 = 0,840, artinya jenis kendaraan berhubungan terhadap kerusakan jalan sebesar 84%. Dengan hasil persamaan antara kendaraan ringan (X1), sepeda motor (X3) dan nilai kerusakan jalan (Y) yaitu Y = -445,1376 + 0,3297106.X1 + 0,1766536.X3.
ANALISIS NETWORK PLANNING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN CRITICAL PATH METHOD (CPM)
Cici Permatasari
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2350
Manajemen konstruksi adalah perencanaan, penjadwalan dan pengendalian proyek untuk mencapai tujuan proyek tanpa ada penyimpangan. Manajemen yang efektif dari suatu program selama siklus operasi proyek konstruksi memerlukan pengorganisasian biaya dan sistem pengontrolan yang baik. Dalam merencanakan suatu proyek digunakan metode perencanaan jaringan atau Network Planning. Network planning yang didalamnya menggunakan CPM (Critical Path Methode) merupakan salah satu teknik manajemen yang dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam perencanaan dan pengendalian proyek.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, data penelitian hasil pengumpulan data pada dinas PUPR Kabupaten Kuantan Singingi. Teknis analisa data menggunakan metode CPM (Critical Path Method). Hasil analisis yang diperoleh adalah waktu normal yang dibutuhkan dalam penyelesaian proyek adalah 128 hari dengan biaya Rp. 8.650.732.559,94,-, dan analisis network planning menggunakan Critical Path Method (CPM) cukup efisien untuk meningkatkan efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan proyek jembatan.
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DALAM MENGATASI GENANGAN DESA PADANG TANGGUNG PANGEAN
Renndy Heska Desrian Habibullah;
Chitra Hermawan
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2351
Drainase mempunyai arti mengalirkan, menguras, membuang air. Secara umum, drainase didefinisikan sebagai serangkayan bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan atau lahan, sehingga lahan dapat difungsikan secara optimal. Drainase juga diartikan sebagai usaha untuk mengontrol kualitas air tanah dalam kaitannya dengan salinitas. Tujuan dari penelitian ini untuk merencanakan Dimensi Drainase di Ruas Jalan Desa Padang Tanggung Pangean. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pertanian Kabupaten Kuantan Singingi dan data primer diperoleh dari survey langsung dilapangan. Metode pengolahan data menggunakan perhitungan secara manual sesuai dengan metode rasional untuk menghitung debit banjir, dan rumus manning untuk menghitung kecepatan saluran. Setelah dilakukan perhitungan maka didapat dimensi saluran ekonomis untuk saluran drainase utama adalah dengan lebar dasar B = 0,80 m dan tinggi saluran H = 0,80 m dengan penampang melintang saluran berbentuk persegi empat, serta biaya yang diperlukan untuk pembangunan drainase adalah Rp.132.180.000.
PENERAPAN FUZZY LOGIC TSUKAMOTO UNTUK MENENTUKAN PRODUKSI MINYAK MENTAH (CPO) PADA PT. TRI BAKTI SARIMAS
Teddy Nasastra
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2353
Keuntungan yang maksimal diperoleh dari penjualan yang maksimal. Penjualan yang maksimal yaitu yang dapat memenuhi permintaan-permintaan yang ada. Adanya penentuan jumlah produksi yang direncanakan untuk memenuhi tingkat produksi guna memenuhi tingkat penjualan yang direncanakan atau tingkat permintaan pasar. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan jumlah produksi, antara lain: jumlah persediaan dan jumlah permintaan. Jumlah permintaan dan persediaan merupakan suatu ketidakpastian. Logika fuzzy merupakan salah satu ilmu yang dapat menganalisa ketidakpastian. Salah satu metode aturan fuzzy adalah Tsukamoto, yaitu metode yang sering digunakan untuk membangun sebuah sistem yang penalarannya menyerupai instuisi atau perasaan manusia. Proses perhitungannya cukup kompleks sehingga membutuhkan waktu relatif lama, tetapi metode ini memberikan hasil dengan nilai ketelitian yang cukup tinggi. PT. Tri Bakti Sarimas merrupakan suatu perusahaan yang melakukan produksi dalam jumlah besar setiap harinya. Oleh karena itu, perencanaan jumlah minyak mentah sangatlah penting. Agar dapat memenuhi permintaan pasar dengan tepat dan dengan jumlah yang sesuai. Dengan menggunakan aplikasi ini diharapkan perusahaan dapat memberikan kemudahan bagi pihak perusahaan untuk memprediksi jumlah produksi berdasarkan jumlah permintaan dan data persediaan yang ada, agar dapat mencapai keuntungan yang maksimal.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENJUALAN MINUMAN PADA RUMAH PRODUKSI MILUHAN TRISENTOSA DESA PASAR BARU PANGEAN KECAMATAN PANGEAN
Wiwis Rahmad
JURNAL PERENCANAAN, SAINS DAN TEKNOLOGI (JUPERSATEK) Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perencanaan, Sains, Teknologi, dan Komputer (JuPerSaTek)
Publisher : FAKULTAS TEKNIK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36378/jupersatek.v4i2.2354
Di dalam dunia industri umumnya pelaksanaan perencanaan pengendalian produksi dan persediaan merupakan hal mendasar yang harus dilakukan sebelum produksi berjalan. Rumah Produksi Miluhan Trisentosa berlokasi di Desa Pasar Baru Pangean Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi. Selama ini Rumah Produksi Miluhan Trisentosa dalm proses pengelolaan penjualan dan pesediaan produknya yang sulit membutuhkan waktuyang lama. Dengan Sistem Informasi Manajemen Penjualan Minuman Pada Rumah Produksi Miluhan Trisentosa Desa Pasar Baru Pangean Kecamatan Pangean. Sistem Pencatatan yang dilakukan yang mempermudah pihak / rumah produksi dalam mencari informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang cepat dan akurat dan laporan penjualan harian bisa dibuat setiap hari.