cover
Contact Name
ADHI NURHARTANTO
Contact Email
lppm@umitra.ac.id
Phone
+62895364646445
Journal Mail Official
lppm@umitra.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.umitra.ac.id/index.php/JIGZI/about/editorialTeam
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI)
ISSN : -     EISSN : 27462560     DOI : https://doi.org/10.57084/jigzi.v4i1
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) adalah media publikasi ilmiah yang ditulis oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa di bidang kesehatan , dll. Jigzi menerbitkan makalah penelitian asli, yang direview dan melalui mekanisme secara online. Semua makalah direview setidaknya oleh dua orang reviewer. Jigzi diterbitkan dan dicetak oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Mitra Indonesia dan diterbitkan dua kali dalam setiap volume (Maret dan September). Fokus dan Ruang Lingkup Jurnal 1.Dietetik 2.Nutrisi dalam masa kehamilan 3.Ilmu bahan makanan 4.Suplemen dan makanan fungsional 5.Nutrisi olahraga dan aktivitas fisik 6.Sosial budaya 7.Kewirausahaan gizi 8.Layanan makanan dan konseling 9.Nutrisi lingkungan dan perilaku 10.Pendidikan gizi
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 14 Documents clear
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Asupan Zat Gizi Makro dengan Tingkat Kebugaran Jasmani Atlet Sepak Bola di SSB Ganesha Putra FC Purwodadi Ulfatus Sa'adah; Angga Hardiansyah; Darmuin Darmuin
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1026

Abstract

Football athletes need good physical fitness. Fulfillment of macronutrient intake and knowledge of nutrients is important to consider in helping to increase the level of physical fitness of athletes. The study used a cross sectional design with a sample of 39 athletes. Macronutrient intake was obtained from the 3x24 hour recall intake interview, nutrition knowledge data was obtained from filling out the questionnaire questions, physical fitness data was obtained from the VO2 max test, the Multistage Fitness Test. Data analysis used Bivariate Gamma test analysis in the Statistical Package for the Social Science program. The majority of carbohydrate intake is less (56.4%), adequate protein intake (51.3%), low fat intake (48.7%), moderate nutritional knowledge (51.3%) and moderate physical fitness (53.8%). Then the Bivariate test analysis showed that carbohydrate intake (p = 0.024) had a relationship with physical fitness level because the p value 0.05, while protein intake (p = 0.084), fat intake (p = 0.072), and nutritional knowledge (p = 0.072). 0.107) has no relationship with the level of physical fitness. Carbohydrate intake can affect the level of physical fitness of athletes, so it is necessary to provide adequate intake of other nutrients to improve athlete fitness.  
HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DAN PENGARUH TEMAN SEBAYA TERHADAP PENERAPAN AKTIVITAS FISIK PADA REMAJA SMA TUNAS JAKASAMPURNA BEKASI
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1044

Abstract

Pola hidup sehat aktif dan produktif perlu diterapkan pada setiap daur kehidupan pedoman gizi seimbang yang ada di Indonesia merumuskan 4 pilar dalam menerapkan gizi seimbang. Keempat pilar tersebut diantaranya adalah keberagaman pangan, membiasakan perilaku hidup bersih, melakukan aktivitas fisik secara teratur, serta pemantauan berat badan. Penerapan aktivitas fisik dapat dicapai dengan diterapkannya pedoman gizi seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dan pengaruh teman sebaya terhadap aktivitas fisik pada remaja SMA Tunas Jakasampurna Bekasi. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain cross- sectional. Sampel penelitian ialah siswa SMA Tunas Jakasampurna Bekasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner tentang pengetahuan gizi seimbang, pengaruh teman sebaya, serta aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dengan penerapan aktivitas fisik (p-value 0,0001), lalu terdapat hubungan antara pengaruh teman sebaya terhadap penerapan aktivitas fisik (p-value 0,0001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dan pengaruh teman sebaya terhadap penerapan aktivitas fisik pada remaja di SMA Tunas Jakasampurna Bekasi.
Hubungan Pengetahuan Makanan Cepat saji (Fast Food) dan Tingkat Stress dengan perilaku makanan siswa pada siswa SMA Negeri 13 Kota Bekasi. Sherly Fitri sherly fitri ayuningsih
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1028

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Masalah yang terjadi pada usia remaja, yaitu konsumsi fast food meningkatnya masalah status gizi lebih (overweigh) pada remaja yang disebabkan oleh banyaknya makanan dan minuman siap saji yang menjadi gaya hidup remaja pada saat ini cenderung menggemari fast food. tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan pengetahuan konsumsi makanan cepat saji, tingkat stress dengan perilaku makanan cepat saji pada remaja.Metode: Metode penelitian ini menggunakan desain cross sectional study.Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 13 Kota Bekasi.Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode consecutive sampling.sampel dalam penelitian ini adalah sebanayak 80 responden .Penelitian ini mengukur semua variabel (bebas dan terikat) yang dilakukan pada waktu yang sama dan melakukan penelitian secara langsung.Hasil : Berdasarkan hasil karakteristik responden, mayoritas responden penelitian berusia 16 tahun yaitu sebanyak 46,3 %. Kemudian, Kelas responden dalam penelitian ini paling banyak yaitu kelas 1SMA sebanyak 46,3 %. Berdasarkan jenis kelamin, mayoritas berjenis kelamin perempuan, yaitu sebanyak 62,5 %. Persentase siswa dengan pengetahuan baik sebanyak 67,5 % dan pengetahuan kurang sebanyak 32,5%. Persentase siswa dengan tingkat Stress (Tidak ada stress) sebanyak 11,2%, tingkat stress (Ringan) sebanyak 68,8% dan Tingkat Stress (Berat) sebanyak 20%.Kesimpulan: Kesimpulannya yaitu terdapat ada hubungan antara pengetahuan makanan cepat saji (fast food) dengan perilaku siswa terhadap makanan cepat saji pada siswa SMAN 13 Kota Bekasi dengan hasil p- value 0,030 Terdapat ada hubungan antara Tingkat Stress terhadap perilaku siswa terhadap makanan cepat saji (fast food). pada siswa SMAN 13 Kota Bekasi dengan hasil p-value sebesar 0,033.Kata kunci: Makanan Cepat Saji, Pengetahuan, Perilaku siswa, Gizi lebih. 
Pengaruh Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Ubi Jalar Terhadap Sifat Organoleptik dan Sifat Kimia Nastar Nabikajau Retno Wahyuningsih, Wahyuningsih
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1027

Abstract

Berdasarkan data pusat statistik tahun 2016 ketergantungan masyarakat Indonesia terhadap tepung terigu sangat tinggi sebesar 7,95 juta ton, sedangkan produksi tepung terigu sebesar 4.855.261 ton. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan terigu yaitu dengan cara mensubstitusi terigu dengan pangan lokal, salah satu produk pangan lokal yang dapat digunakan yaitu ubi jalar. Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 aras perlakuan t1 =80% : 20%, t2 = 70% : 30%, t3 = 60% : 40%. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Mataram dan di Laboratorium Kimia Analitik Fakultas MIPA Universitas Mataram dengan jumlah sampel sebanyak 20 orang mahasiswa gizi Politeknik Kesehatan Mataram. Berdasarkan uji anova, didapatkan bahwa penambahan tepung ubi jalar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap warna nastar nabikajau dengan nilai p0,05. sedangkan pada variabel aroma, rasa dan tekstur diperoleh nilai p0,05 sehingga tidak berpengaruh nyata terhadap perubahan aroma, rasa, dan tekstur pada nastar. Berdasarkan uji organoleptik T3 substitusi tepung ubi jalar (60%) adalah aras perlakuan yang disukai oleh panelis. Hasil uji proksimat nastar nabikajau dengan perlakuan terbaik memiliki kadar abu 0,21%, kadar air 12,24%, kadar protein 5,63%, lemak 42,46%, karbohidrat 57,45%.Kata Kunci : Nastar Nabikajau, Sifat kimia, Sifat Organoleptik, Substitusi Tepung Terigu, Tepung Ubi Jalar
Hubungan Promosi Makanan pada Aplikasi Pemesanan Makanan Online terhadap Pola Konsumsi Fastfood Remaja di SMA PGRI 1 Kota Bekasi Nuke Alfiraizy
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1107

Abstract

Diet didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang oleh individu saat makan atau sikap seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar remaja memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti menyukai makanan cepat saji. Makanan cepat saji sering dipesan oleh kalangan remaja menggunakan aplikasi pemesanan makanan online. Pada aplikasi ini para remaja semakin tertarik untuk memesan makanan ditambah dengan banyaknya jenis promo yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi fastfood pada pemesanan makanannya secara online. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51,2% siswa pada kategori sering mengkonsumsi fastfood, dan 52,4% siswa dengan pengaruh promosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara promosi makanan pada aplikasi pemesanan makanan online terhadap pola konsumsi fastfood (p=0,001) remaja di SMA PGRI 1 Bekasi.
Hubungan Promosi Makanan pada Aplikasi Pemesanan Makanan Online terhadap Pola Konsumsi Fastfood Remaja di SMA PGRI 1 Kota Bekasi Nuke Alfiraizy
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1107

Abstract

Diet didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan secara berulang-ulang oleh individu saat makan atau sikap seseorang dalam memenuhi kebutuhannya. Sebagian besar remaja memiliki kebiasaan makan yang tidak sehat, seperti menyukai makanan cepat saji. Makanan cepat saji sering dipesan oleh kalangan remaja menggunakan aplikasi pemesanan makanan online. Pada aplikasi ini para remaja semakin tertarik untuk memesan makanan ditambah dengan banyaknya jenis promo yang ditawarkan pada aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola konsumsi fastfood pada pemesanan makanannya secara online. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Consecutive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 84 responden. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Mei 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 51,2% siswa pada kategori sering mengkonsumsi fastfood, dan 52,4% siswa dengan pengaruh promosi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan yang signifikan antara promosi makanan pada aplikasi pemesanan makanan online terhadap pola konsumsi fastfood (p=0,001) remaja di SMA PGRI 1 Bekasi.
Karakteristik Organoleptik Produk RUTF (Ready To Use Therapeutic Food) Berbentuk Bar untuk Mengatasi Masalah Malnutrisi Akut Berat pada Balita Reni Novia
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1043

Abstract

RUTF (Ready to Use Therapeutic Food) merupakan salah satu makanan terapetik yang dianjurkan oleh WHO untuk mengatasi masalah malnutrisi akut berat pada balita. Pengambangan produk RUTF perlu mempertimbangkan karakteristik organoleptik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik dari produk RUTF berbentuk bar untuk mengatasi balita malnutrisi akut berat Rancangan penelitian yaitu eksperimental studi menggunakan  Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) 2 kali ulangan. Pada penelitian ini sudah dikembangkan terlebih dahulu produk RUTF berbentuk bar yang meliputi 2 faktor perlakuan yaitu kombinasi penggunaan tepung kacang hijau dengan serealia (A) dan penggunaan jenis minyak nabati (B). Jenis organoleptik yang dilakukan yaitu uji rangking dan uji mutu hedonik. Hasil uji rangking menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata terhadap formula yang dibuat dan panelis menyukai semua formula yang diberikan. Hasil uji mutu hedonik produk RUTF berbentuk bar yang dikembangkan sudah memenuhi anjuran USDA (2012) dan UNICEF (2019) yaitu memiliki tekstur kompak, halus, mudah hancur saat ditekan, mudah untuk ditelan, memiliki warna yang menarik dan cerah, tidak memiliki aroma langu, rasa cendrung manis dan tidak pahit.  
Karakteristik Organoleptik Produk RUTF (Ready To Use Therapeutic Food) Berbentuk Bar untuk Mengatasi Masalah Malnutrisi Akut Berat pada Balita Reni Novia
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1043

Abstract

RUTF (Ready to Use Therapeutic Food) merupakan salah satu makanan terapetik yang dianjurkan oleh WHO untuk mengatasi masalah malnutrisi akut berat pada balita. Pengambangan produk RUTF perlu mempertimbangkan karakteristik organoleptik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik dari produk RUTF berbentuk bar untuk mengatasi balita malnutrisi akut berat Rancangan penelitian yaitu eksperimental studi menggunakan  Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RALF) 2 kali ulangan. Pada penelitian ini sudah dikembangkan terlebih dahulu produk RUTF berbentuk bar yang meliputi 2 faktor perlakuan yaitu kombinasi penggunaan tepung kacang hijau dengan serealia (A) dan penggunaan jenis minyak nabati (B). Jenis organoleptik yang dilakukan yaitu uji rangking dan uji mutu hedonik. Hasil uji rangking menunjukkan tidak ada perbedaan yang nyata terhadap formula yang dibuat dan panelis menyukai semua formula yang diberikan. Hasil uji mutu hedonik produk RUTF berbentuk bar yang dikembangkan sudah memenuhi anjuran USDA (2012) dan UNICEF (2019) yaitu memiliki tekstur kompak, halus, mudah hancur saat ditekan, mudah untuk ditelan, memiliki warna yang menarik dan cerah, tidak memiliki aroma langu, rasa cendrung manis dan tidak pahit.  
Mahasiswa Indekos Vs Tidak Indekos Ditinjau dari Penggunaan Layanan Online Food Delivery, Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dan Tingkat Kecukupan Asupan Fildza Arriffa Sabila
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1075

Abstract

Mahasiswa sering menggunakanan layanan Online Food Delivery (OFD) dalam memenuhi kebutuhan makannya. Terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang ditawarkan, salah satunya adalah Sugar Sweetened Beverages (SSBs) yang mengandung tinggi gula. Dalam mengonsumsi makanan pada masa perkuliahan, sering terjadi resiko perubahan pola makan yang tidak sehat pada mahasiswa, sehingga kecukupan asupan terutama pada energi dan zat gizi makro perlu diperhatikan agar terpenuhi sesuai angkat kecukupan gizi (AKG). Apabila kecukupan asupan terpenuhi, maka seseorang dapat terhindar dari kejadian malnutrisi dan penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan Online Food Delivery, Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dan tingkat kecukupan asupan pada mahasiswa indekos dan tidak. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian adalah mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman dengan menggunakan Teknik cluster random sampling. Data didapatkan dengan menggunakan kuesioner Penggunaan Online Food Delivery, Food Frequency Questionnaire Konsumsi SSBs dan formulir Food Recall 3x24 jam. SSbshasil penelitian menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil tidak ada perbedaan penggunaan OFD dan Konsumsi SSBs dengan p-value0,005 serta terdapat perbedaan tingkat kecukupan asupan dengan p-value0,005 pada mahasiswa yang tinggal indekos dan tidak.
Mahasiswa Indekos Vs Tidak Indekos Ditinjau dari Penggunaan Layanan Online Food Delivery, Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dan Tingkat Kecukupan Asupan Fildza Arriffa Sabila
Jurnal Ilmu Gizi Indonesia (JIGZI) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jigzi.v4i1.1075

Abstract

Mahasiswa sering menggunakanan layanan Online Food Delivery (OFD) dalam memenuhi kebutuhan makannya. Terdapat beberapa jenis makanan dan minuman yang ditawarkan, salah satunya adalah Sugar Sweetened Beverages (SSBs) yang mengandung tinggi gula. Dalam mengonsumsi makanan pada masa perkuliahan, sering terjadi resiko perubahan pola makan yang tidak sehat pada mahasiswa, sehingga kecukupan asupan terutama pada energi dan zat gizi makro perlu diperhatikan agar terpenuhi sesuai angkat kecukupan gizi (AKG). Apabila kecukupan asupan terpenuhi, maka seseorang dapat terhindar dari kejadian malnutrisi dan penyakit degeneratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan penggunaan Online Food Delivery, Konsumsi Sugar Sweetened Beverages dan tingkat kecukupan asupan pada mahasiswa indekos dan tidak. Penelitian dilakukan secara observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian adalah mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman dengan menggunakan Teknik cluster random sampling. Data didapatkan dengan menggunakan kuesioner Penggunaan Online Food Delivery, Food Frequency Questionnaire Konsumsi SSBs dan formulir Food Recall 3x24 jam. SSbshasil penelitian menggunakan uji Chi Square didapatkan hasil tidak ada perbedaan penggunaan OFD dan Konsumsi SSBs dengan p-value0,005 serta terdapat perbedaan tingkat kecukupan asupan dengan p-value0,005 pada mahasiswa yang tinggal indekos dan tidak.

Page 1 of 2 | Total Record : 14