cover
Contact Name
Haidar Idris
Contact Email
jurnalkhidmatuna@gmail.com
Phone
+6281252465560
Journal Mail Official
khidmatuna@iaisyarifuddin.ac.id
Editorial Address
Jl. Pondok Pesantren Kiai Syarifuddin Kedungjajang, Lumajang 67358, Indonesia | Email: risalatuna@iaisyarifuddin.ac.id ; Phone/Fax. (0334) 887071, WA: +6281252465560
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27983447     EISSN : 27768813     DOI : https://doi.org/10.54471/khidmatuna.v3i2
Core Subject : Humanities, Social,
Ruang lingkup Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah pengembangan masyarakat dan keterlibatan masyarakat dalam proses pengembangannya. Secara spesifik, jurnal ini menerima artikel hasil-hasil pengabdian masyarakat dengan pendekatan penelitian berbasis - PDIA (Problem Driven Iterative Adaptation) - CBR (Community-Based Research) - PAR (Participatory Action Research) - ABCD (Asset Based Community Development) - CD (Community Development), dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2020): November" : 6 Documents clear
Pendampingan Masyarakat Desa Kloposawit Candipuro Lumajang dalam Mengurai Kebiasaan Buang Air Besar di Sungai Berbasis Participatory Action Research Syamsul Hadi; Syuhud Syuhud
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.994

Abstract

Abstrak: Desa Kloposawit merupakan desa yang dijadikan percontohan dalam bidang pertanian di Kecamatan Candipuro. Berbagai profesi masyarakat di desa ini yaitu, Petani, Buruh Tani, peternak, Wirausaha, PNS, non PNS, Pedagang, Penjahit, dan lain-lain. Namun, mayoritas penduduk Desa Kloposawit berprofesi sebagai buruh tani. Desa Kloposawit memiliki potensi alam yang cukup kaya dengan dianugrahi lahan yang luas dan cukup subur serta memiliki sumber air yang bagus. Untuk keperluan air minum dan memasak, masyarakat sudah memanfaatkan secara maksimal sumber air yang ada seperti sumur dan sungai. Namun, karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak dan bahaya buang air besar sembarangan, masyarakat menjadikan sungai sebagai tempat pengganti MCK. Melihat kondisi masyarakat yang demikian, kami bersama masyarakat sepakat untuk mengurangi kebiasaa buang air besar di sungai. Usaha yang dilakukan tidak lepas dari peran masyarakat yang menjadi pelaku utama untuk mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Cara yang kami ambil dalam bidang kebersihan lingkungan adalah pendampingan untuk pembuatan MCK.
Pendampingan Penyembuhan Penyakit Pentol (Tumor) Sengon kepada Petani sebagai Solusi Kesejahteraan Masyarakat di Desa Bedayu Kecamatan Senduro Lumajang Abdul Ghofur
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.995

Abstract

Abstrak: penyakit pentol (tumor) sengon adalah penyakit yang berasal dari Jamur Urumycladium. Penyakit ini mampu memusnahkan tanaman yang di serangnya dalam jangka waktu singkat. Menurut keterangan warga, penyakit ini menyerang batang bahkan pucuk tanaman sengon kemudian hasil serangannya membuat tanaman terhambat pertumbuhannya bahkan sampai mati. Menurut ahlinya salah satu penyebab berkembangnya jamur ini adalah kotoran kambing yang belum di olah, padahal dalam prakteknya masyarakat juga membuang kotoran kambing ke lahan sekitar tanaman sengon yang mereka percayai untuk dijadikan pupuk. Penyakit ini telah lama menyerang tanaman namun tak seorang pun dari masyarakat yang mengetahui pengendaliannya secara ilmiah, masyarakat hanya melakukan uji coba tanpa berbuah hasil yang nyata. Kemudian fasilitator berperan sebagai fasilitator berupaya menghadirkan narasumber yang ahli untuk memberikan pendidikan tentang pengendalian penyakit yang sedang menyerang tanaman petani selama ini. Dengan adanya bimbingan tersebut, para petani mulai mengetahui tentang penanganan yang tepat dalam mengendalikan serangan penyakit tersebut. Narasumber dan fasilitator juga memberi dampingan pembuatan pupuk organik kepada masyarakat supaya penyakit ini tidak berkembangbiak karena kotoran kambing. Pengendalian penyakit ini harus dilakukan secara berkelanjutan, mengingat penyakit tersebut telah menyerang hampir seluruh tanaman pohon sengon. Sehingga disamping diperlukan pengendalian lanjutan, demikian pula kesemangatan petani untuk terus menggali informasi kepada orang-orang yang sudah ahli dalam bidangnya dan mempertahankan apa yang telah diraih saat ini.
Menjaga Kebersihan Lingkungan dengan Mengadakan Tempat Pembuangan Akhir (Tpa) Sampah di Dusun Timur Sawah Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh Lumajang Muhammad Abdul Halim Sidiq
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.997

Abstract

Abstrak: Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor utama demi berlangsungnya hidup yang bersih, sehat, dan nyaman. Terhindar dari berbagai macam penyakit sangat diinginkan oleh setiap orang. Dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup tidak hanya diri kita sendiri, tetapi juga masyarakat, dan juga pemerintah. Kurangnya perhatian masyarakat terhadap lingkungan sangat familiar untuk saat ini. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembuangan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain-lain. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan dalam lingkungan hidup yang selalu mempengaruhi kesehatan masyarakat setiap tahunnya selalu meningkat, salah satanya adalah banjir. Oleh sebab itu, kesehatan masyarakat dan bagaimana mengatasi masalah-masalah kesehatan masyarakat dalam rangka memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat perlu diperhatikan, bukan hanya berbicara atau berteori tentang penyakit dan juga. Jadi, jika kita dapat menjaga kebersihan lingkungan hidup dan menjaga kesehatan dalam lingkungan hidup, kita pasti akan terhindar dari macam-macam penyakit, sehingga lingkungan hidup yang nyaman dan tentram akan tercipta. Salah satu cara untuk memusnahkan sampah adalah dengan mengadakan Tempat Pembuangan Ahir (TPA).
Pendampingan Pengelolaan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Kepada Peternak Sapi di Desa Pandanarum Kecamatan Tempeh Lumajang Muhammad Farid
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.998

Abstract

Abstrak: Pupuk organik (bokashi) merupakan proses fermentasi dari pupuk kandang segar dalam hal ini kotoran sapi sebagai bahan baku utamanya dan bahan penunjangnya seperti arang sekam, dedak dan EM4 sebagai dekomposer. Mengubah kotoran sapi menjadi pupuk organik (bokashi) telah menjadi kesepakatan masyarakat Desa Pandanarum dalam mengatasi permasalahan yang sedang dialami. Masalah tersebut adalah limbah kotoran sapi yang dibuang begitu saja di beberapa titik lokasi sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan yang sangat menganggu. Keadaan yang seperti ini mendorong masyarakat untuk segera mencari solusi tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pendamping sekaligus sebagai fasilitator, menghadirkan masyarakat dalam memusyawarakan pemecahan masalah tersebut secara bersama. Dengan adanya musyawarah ini, masyarakat sepakat menerapkan teknik pupuk organik (bokashi) sebagai solusi tepat dikarenakan pupuk organik (bokashi) adalah teknik pengolahan limbah kotoran sapi yang cukup diminati dengan pertimbangan pemanfaatan yang memiliki nilai ekonomis yang terbilang menarik. Masyarakat sepakat melakukan percontohan awal sebelum para peternak sapi serentak menerapkan teknik pupuk organik (bokashi) ini.
Pengelolaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Untuk Meningkatkan Pemahaman Pendidikan Keagamaan di Desa Tempeh Kidul Kecamatan Tempeh Lumajang Ihya' Ulumuddin; Yayok Wahyudi
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.999

Abstract

Abstrak: Pendidikan Agama Merupakan pendidikan yang wajib diajarkan kepada anak di usia dini karena pendidikan tersebut sangat penting bagi kehidupan sehari-hari selebihnya tentang pendidikan Agama. Pendampingan pengelolahan pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula ini telah di sepakati oleh masyarakat desa Tempeh Kidul pada dusun Wonomerto Kidul dalam mengatasi kurangnya pengetahuan tentang pendidikan keagamaan yang di alami saat ini. Masalah tesebut adalah kurang fashihnya membaca Al – Qur’an dan rendahnya akhlak yang baik, sehingga itu berdampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari. Keadaan yang seperti ini mendorong masyarakat untuk segera mencari solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Peneliti sebagai fasilitator, Menghadirkan masyarakat dalam memusyawarahkan pemecahan masalah tersebut secara bersama. Dengan adanya musyawarah ini, masyarakat sepakat menerapkan teknik meningkatkatkan pendidikan agama yang ada di Tempeh Kidul pada Dusun Wonomerto Kidul sebagai solusi tepat dikarenakan Madin adalah teknik pendampingan pengelolaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula.
Pergantian Saluran Pipa Air untuk Memperlancar Aliran Air di Desa Kandangan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang Ahmad Ihwanul Muttaqin; Muhammad Ardy Zaini
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): November
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v1i1.2300

Abstract

Air adalah sumber kehidupan yang utama karena segala aktifitas membutuhkan adanya air. Dan jika adanya air tidak lancar, akan menganggu seluruh aktifitas masyarakat. Ketidaklancaran air bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya terlalu kecilnya saluran air yang menyebabkan aliran air juga kecil, sedangkan pengguna air sangat banyak, dan dalam hal ini terjadi ketidakseimbangan antara fasilitas air dan pengguna. Sedangkan yang menjadi permasalahan masyarakat adalah tidak adanya biaya untuk memperbesar ukuran pipa. Karena akar permasalahan inilah kurang lancarnya saluran pipa air masih belum bisa teratasi, dan masyarakatpun tidak ada yang berinisiatif untuk bermusyawarah menyelesaikan masalah ini. Kemudian peneliti sebagai fasilitator berupaya menghubungkan antara pihak penyalur air dan pemerintah. Menurut informasi dari pak mudin dusun Banjar Sawah, ternyata pemerintah akan memberikan bantuan Instalasi Pipa jika terdapat struktur kepengurusan pengelolahan air. Maka fasilitator melakukan pendampingan dalam pembuatan struktur kepengurusan dengan cara mengumpulkan seluruh masyarakat penyalur air untuk bermusyawarah dalam pemilihan kepengurusan pengelolahan air. Setelah kepengurusan terpilih langkah selanjutnya adalah pendampingan pembuatan proposal pengajuan Instalasi air. Setelah pengajuan proposal selesai dan disetujui langkah selanjutnya adalah merencanakan persiapan kerja bakti pergantian pipa saluran air. Melihat lamanya proses pergantian pipa saluran air, maka diperlukan pendampingan lanjutan untuk menjaga semangat masyarakat dalam menyelesaikan pergantian pipa saluran air.

Page 1 of 1 | Total Record : 6