cover
Contact Name
Dessy RH
Contact Email
ihsj21@gmail.com
Phone
+6282233834069
Journal Mail Official
ihsj@gmail.com
Editorial Address
Jln. Diponegoro 11 Sampang
Location
Kab. sampang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Health Science Journal
ISSN : 27754553     EISSN : 27759288     DOI : https://doi.org/10.52298
Core Subject : Health, Science,
IHSJ: Indonesian Heatlh Science Journal is a scientific journal in the field of health published by Faculty of Health Sciences, Universitas Nazhatut Thullab Al-Muafa Sampang. The IHSJ: Indonesian Heatlh Science Journal is a scientific journal that publishes research articles, scientific papers, nursing case reports covering the fields of Nursing and health. Nursing Scientific Journal aims to be an authoritative scientific reference on the development of health science. The IHSJ: Indonesian Heatlh Science Journal accepts articles in the following fields: Emergency Nursing, Maternity Nursing, Psychiatric Nursing, Community Nursing, Gerontic Nursing, Adult Nursing, Pediatric Nursing, Basic nursing, Nursing Management and Leadership, and other health sciences.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): September" : 5 Documents clear
Hubungan Status Rumah Sehat Dengan Kejadian Tuberkulosis Di Wilayah Kecamatan Campurdarat Zahid Fikri; Wisnu Bayu Samudra Samudra; Anggraini Dwi Kurnia; Nur Lailatul Masruroh; Nur Melizza
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.14

Abstract

Latar Belakang: Penyakit TB merupakan penyakit berbasis lingkungan dengan tingkat penyebaran tinggi melalui droplet di udara dan dapat menyebar cepat terutama bila didukung oleh lingkungan dan kondisi rumah yang tidak sehat. Di Indonesia secara nasional terdapat 61,81% rumah yang memenuhi syarat kesehatan. Hasil ini belum memenuhi target Kementrian Kesehatan tahun 2014 yaitu 77%. Rumah sehat bisa diperoleh dengan tersedianya sanitasi perumahan. Sarana sanitasi tersebut berupa ventilasi, suhu, kelembaban, kepadatan hunian, pencahayaan alami, kontruksi bangunan, sarana pembuangan limbah, dan penyediaan air bersih. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis. Metode: penelitian ini adalah penelitian dekskriptif analitik dengan pendekatan case control. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-November 2020 di Puskesmas Campurdarat. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling, jumlah sampel 24 responden dengan kelompok control 12 responden dan kelompok kasus 12 responden. Analisa data menggunakan analisa bivariate yaitu uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki rumah tidak sehat (75 %), setengah dari responden menderita tuberkulosis (50 %) dan adanya hubungan antara rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis (p=0,014) dengan nilai resiko suhu 0,1 kali, kelembapan 0,065 kali, pencahayaan alami 0,111 kali, ventilasi 0,111 kali dan kepadatan hunian 0,1 kali lebih beresiko di banding dengan rumah yang sehat. Diskusi: Adanya hubungan rumah sehat dengan kejadian tuberkulosis dikarenakan bahwa mayoritas responden memiliki rumah tidak sehat. Hal ini bisa dilihat dari mayoritas responden yang tidak membuka jendela saat pagi hari karena rumah berdekatan dengan pengrajin sehingga tidak ada pertukaran udara yang terjadi dalam rumah. Diharapkan petugas kesehatan, dalam memberikan pelayanan kesehatan untuk memotivasi responden untuk memiliki atau memodifikasi rumah menjadi rumah sehat.
Gejala Ansietas Pada Staf Kesehatan Di Rumah Sakit Akibat Covid-19: A Literature Review Atika Jatimi; Yunita Amilia; Maulidiah J.A Heru
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.16

Abstract

Pendahuluan: Pandemi Covid-19 terkonfirmasi meningkatkan tekanan psikologis pada staf kesehatan di Rumah Sakit sehingga memicu munculnya gejala ansietas. Tujuan Penelitian: menganalisis gejala ansietas pada staf kesehatan di Rumah Sakit. Metode: Metode menggunakan basis data elektronik melalui jurnal dari internasional maupun nasional seperti Google Scholar, Science Direct, dan Pro-Quest dengan kata kunci yang dimasukkan adalah ansietas, staf kesehatan, Rumah Sakit, Covid-19. Hasil: Gejala yang muncul seperti perubahan mood, gelisah, susah memulai tidur, menurunnya produktivitas kerja, kurang motivasi dan menurunnya sistem imunitas tubuh. Kesimpulan: Gejala ansietas menunjukkan respon maladaptif individu terhadap tekanan psikologis selama pandemi Covid-19.
Perbedaan Tingkat Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Pengkajian Ulang Risiko Jatuh Antara Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Edukasi Di Rsud Dr Saiful Anwar Malang Trisiwi Sekartari; Sih Ageng Lumadi; Lilla Maria
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.17

Abstract

Pendahuluan: Jatuh adalah masalah kesehatan masyarakat yang utama di dunia, diperkirakan 646.000 jatuh yang fatal terjadi setiap tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kepatuhan perawat dalam melakukan pengkajian ulang risiko jatuh sebelum dan sesudah edukasi di IPJT RSSA Malang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra eksperimen dengan jenis penelitian one group pre test post test design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 32 responden perawat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 responden, sebelum dilakukan edukasi manajemen risiko jatuh, 28 (87,5%) responden tidak patuh dan 4 (12,5%) responden memiliki kepatuhan rendah sedangkan sesudah dilakukan edukasi seluruhnya menunjukan peningkatan kepatuhan yaitu 4 (12,5%) responden memiliki kepatuhan rendah, 16 (50%) kepatuhan sedang, 12 (37,5%) kepatuhan tinggi Uji statisitik Wilcoxon signed rank test didapatkan p value sebesar 0,00 (< 0,05). Kesimpulan: Ada perbedaan tingkat kepatuhan perawat dalam melakukan pengkajian ulang risiko jatuh antara sebelum dan sesudah edukasi di IPJT RSSA Malang. Disarankan untuk meningkatkan kepatuhan perawat dalam melakukan pengkajian ulang risiko jatuh dengan pemberian edukasi manajemen risiko jatuh secara periodik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Alat Kontrasepsi Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur juwitasari juwitasari; Ririn Harini; Lilis Setyowati
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.19

Abstract

Pendahuluan: wanita usia subur penting untuk mengatur jarak kehamilannya untuk menghindari dari komplikasi pada sistem reproduksi. Penggunaan kontrasepsi menjadi alternatif untuk penurunan komplikasi dari terlalu dekatnya jarak kehamilan wanita usia subur, terutama di daerah pedesaan seperti Kabupaten Malang yang memiliki proporsi signifikan dari wanita usia subur. Pengetahuan tentang alat kontrasepsi yang dimiliki wanita usia subur akan mempengaruhi pilihan nya untuk menggunakan atau tidak menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan: untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi dan penggunaan alat kontrasepsi pada wanita usia subur di Kabupaten Malang. Metode: Studi Cross sectional dengan purposive sampling akan dilakukan dari Oktober 2019-Desember 2019 di wilayah Kabupaten Malang. Sebanyak 204 wanita usia subur yang memenuhi kriteria diharapkan dapat berpartisipasi dalam studi ini yang akan mengidentifikasi data demografis, pengetahuan tentang alat kontrasepsi dan penggunaan alat kontrasepsi. Instrumen penelitian yang digunakan direkomendasikan oleh Indonesian demografi kesehatan Survey (IDHS) 2017. Analisa data statistik meliputi statistic deskriptif, dan korelasional. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik dengan spearman correlation ditemukan tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang alat kontrasepsi dengan pemakaian alat kontrasepsi (p=0,083) pada WUS di kabupaten Malang. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini, sebagian besar adalah ibu rumah tangga dan tidak memiliki pekerjaan dan hanya menunggu uang dari suami. Hal tersebut akan mempengaruhi mereka untuk menggunakan atau tidak alat kontrasepsi. Penentuan pemilihan alat kontrasepsi, dapat dipengaruhi suami sebagai pengambil keputusan dalam keluarga.
Penerapan Prosedur Terapi Effleurage Massage Pada Ibu Dengan Ketidaknyamanan Pasca Partum: Literature Review Lu'Lu' Mayang; Mei Lestari Ika Widdyati; Dessy Harista
Indonesian Health Science Journal Vol. 1 No. 2 (2021): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v1i2.20

Abstract

Latar Belakang: Masa pemulihan dari Sembilan bulan kehamilan dan proses kelahiran disebut dengan masa nifas (post partum). Masa nifas berlangsung selama ±6 minggu dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir saat alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil.Salah satu perubahan fisiologis yang dialami oleh ibu postpartum, yaitu kontraksi uterus. Kontraksi uterus terjadi secara fisiologis dan menyebabkan nyeri yang dapat mengganggu kenyamanan ibu di masa postpartum. Nyeri susulan yang dirasakan ibu postpartum disebut dengan his royan. Effleurage massage merupakan salah satu teknik relaksasi yang paling mudahdilakukanuntukmemberikan rasa nyaman pada ibu postpartum. Effleurage adalah bentuk masase dengan menggunakan telapak tangan yang member tekanan lembut keatas permukaan tubuh dengan arah sirkular secara berulang. Teknik ini bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah dan menghangatkan otot abdomen, serta meningkatkan relaksasi fisik dan mental. Metode:literature/ literature review inimenggunakanpengumpulan data melalui mesin pencarian google Scholar dan jurnal elektronik, pengolaan data dilakukan melalui proses pemilihan referensi sesuai kriteriayang telah ditetapkan yaitu jurnal terbaru maksimal tahun 2015. Hasil: dari ke 2 jurnal penelitian yang di reviewterbuktidapatmenurunkan/ mengurangi nyeri pada ibu postpartum (ketidaknyamanan pasca partum). Kesimpulan:dari ke 2 jurnal Penerapan effleurage massage terbukti dapat menurunkan atau mengurangi nyeri pada ibu postpartum (ketidaknyamanan pasca partum).

Page 1 of 1 | Total Record : 5