cover
Contact Name
Aminuddin Anwar
Contact Email
061002218@uii.ac.id
Phone
+628112952515
Journal Mail Official
aminuddin.anwar@uii.ac.id
Editorial Address
Department of Economics, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia Jl. Prawiro Kuat, Gedung Ace Partadiredja, Ringroad Utara, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, 55283
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan
ISSN : -     EISSN : 29617022     DOI : https://doi.org/10.20885/JKEK
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan aims to publish scientific articles that examine and analyze policies in the field of Economics and Finance. This journal publishes the results of theoretical and empirical research that has contributed to policy development in the field of Economics and Finance. This journal covers policy studies in Development Economics, Regional Economics, International Economics, Public Economics, Monetary Economics, Islamic Economics, Employment Economics, and Financial Policy covering the fields of Finance and Banking.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Volume 2 Issue 1, Juni 2023" : 13 Documents clear
Desentralisasi fiskal dan kemiskinan regional di Jawa Timur Fitri Awalu Pasholihah; Aminuddin Anwar
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss1.art12

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of fiscal decentralization on poverty conditions in East Java.Methods – This study conducted an analysis of districts/cities in East Java in the 2016 -2020 period using the panel data method.Findings – The results of this study indicate that the Human Development Index has a negative effect, Population has a positive effect, and Fiscal Decentralization has a negative effect on Regional Poverty in East Java.Implication – The implications of the results of this study indicate that the government should be able to provide health and education facilities to improve the human development index better, an increase in population will slow down economic development and the government increases development with the aim of equitable income for all groups of people.Originality – This research contributes to implementing a study of poverty and its factors in East Java using a Panel Data approach. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari desentralisasi fiskal terhadap kondisi kemiskinan di Jawa Timur. Metode – Penelitian ini melakukan analisis pada kabupaten/kota di Jawa Timur pada periode 2016 -2020 dengan menggunakan metode panel data. Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif, Jumlah Penduduk berpengaruh positif, dan Desentralisasi Fiskal berpengaruh negatif terhadap Kemiskinan Regional di Jawa Timur. Implikasi – Implikasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah hendaknya mampu memberikan fasilitas kesehatan dan pendidikan untuk memperbaiki indeks pembangunan manusia yang lebih baik, peningkatan jumlah penduduk akan dapat memperlambat pembangunan ekonomi dan pemerintah meningkatkan pembangunan dengan tujuan untuk pendapatan yang merata untuk seluruh golongan masyarakat.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam implementasi teori kemiskinan dan faktornya di Jawa Timur menggunakan pendekatan Panel Data.
Analisis tingkat kemiskinan di Provinsi Riau Tahun 2010-2022 Sarastri Mumpuni Ruchba; Aisyah Turroihah Asynur
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss1.art11

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of HDI, GRDP and population on the poverty level.Methods – This study uses data from 12 districts/cities in Riau Province using the panel data model.Findings – The results of the study prove that the HDI and GRDP have a negative effect on the poverty rate, while the population has a positive effect on the poverty rate in the districts/cities of Riau Province.Implication – The results of this study recommend that the government is expected to be able to control the population and the government is expected to be able to maintain and improve the quality of natural resources and human resources by carrying out policies to eradicate poverty better.Originality – This research contributes to the analysis of poverty in districts/cities in Riau Province using a panel data approach. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh IPM, PDRB dan jumlah penduduk terhadap tingkat kemiskinan. Metode – Penelitian ini menggunakan data 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dengan menggunakan metode model data panel.Temuan – Hasil penelitian membuktikan bahwa IPM dan PDRB berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan, sementara itu jumlah penduduk berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan yang ada di Kabupaten/Kota Provinsi Riau. Implikasi – Hasil penelitian ini merekomendasikan bahwa Pemerintah diharapkan untuk dapat mengendalikan jumlah penduduk dan pemerintah diharapkan untuk dapat mempertahankan serta meningkatkan kualitas sumber daya alam dan sumber daya manusia dengan melakukan kebijakan untuk memberantas kemiskinan secara lebih baik. Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap analisis kemiskinan pada Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dengan menggunakan pendekatan panel data.
Analisis penyerapan tenaga kerja sektor industri di Provinsi Banten Fridho Handoyo; Ari Rudatin
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 1, Juni 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss1.art13

Abstract

Purpose – to analyze the effect of the number of large and medium industrial companies, district/city minimum wages, Gross Regional Domestic Product (PDRB) growth rates and the number of labor force on the absorption of labor in Banten Province.Methods – This study uses panel data for the 2014-2019 period in 17 (seventeen) distric/city in Banten Province.Findings – The results showed that the number of large and medium industrial companies and the number of workforce had a positive effect on employment in Banten Province, while district/city minimum wages and PDRB growth rates had no effect on employment in Banten Province.Implication – The government needs to review the PDRB growth rateis it only supported by household consumption, so that the economic vulnerability in facing extraordinary conditions is also low. Regency/city minimum wages need to be reconsidered in order to encourage employment so as to improve the standard of living and welfare of employees and their families.Originality – This study focuses on the factors that influence employment in Banten Province AbstrakTujuan – Untuk menganalisis pengaruh jumlah perusahaan industri besar dan sedang, upah minimum kabupaten/kota (UMK), laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan jumlah angkatan kerja terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi BantenMetode – Penelitian ini menggunakan data panel periode 2014-2019 di 17 (tujuh belas) kabupaten/kota di Provinsi Banten. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perusahaan industri besar dan sedang serta angkatan kerja berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten, sedangkan upah minimum kabupaten/kota dan laju pertumbuhan PDRB tidak berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten. Penyerapan tenaga kerja tertinggi dimiliki Kota Tangerang, sedangkan penyerapan tenaga kerja terendah dimiliki Kabupaten Lebak. Implikasi – Pemerintah perlu meninjau kembali laju pertumbuhan PDRB apakah hanya disokong oleh konsumsi rumah tangga, sehingga kerentanan ekonomi dalam menghadapi kondisi ektraordinary juga rendah. Upah minimum kabupaten/kota perlu dipertimbangkan kembali agar dapat mendorong penyerapan tenaga kerja sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan para karyawan dan keluarganya. Orisinalitas – Studi ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Banten.

Page 2 of 2 | Total Record : 13