cover
Contact Name
Andri Arif Kustiawan
Contact Email
andriarifkustiawan@upy.ac.id
Phone
+6282325472835
Journal Mail Official
ijst@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No. 117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
ISSN : -     EISSN : 29644224     DOI : 10.31316
The IJST Journal is a journal that focuses on: 1. Physical Education 2. Sports Tourism 3. Sport Coaching 4. Physical Activities 5. Sports Biomechanics 6. Sports Pedagogy 7. Sports Physiology 8. Sports Psychology 9. Traditional Sports 10. Sports Health 11. Sports Technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
SURVEI MINAT OLAHRAGA PETANQUE DI SMK TEMULUS KABUPATEN NGAWI Muhammad Aldi Tri. W; Anugrah Nur Warthadi; Nurhidayat Nurhidayat; Rispratama; Agus Pribadi; priska dyana kristi
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5610

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh minimnya pengetahuan tenang olahraga petanque di Kabupaten Ngawi, karena olahraga petanque adalah olahraga yang baru di Kabupaten Ngawi, maka dari itu peneliti bertujuan untuk mengetahui minat olahraga petanque pada pelajar khususnya di SMK Temulus Kabupaten Ngawi. Untuk metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengisian angket kuisioner skala likert 1-5 dan pengolahan datanya menggunakan SPSS. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Temulus Kabupaten Ngawi. Dan untuk sampel nya siswa laki-laki 25 orang dan siswa perempuan 15 orang, jadi jumlah sampel dari penelitian ini adalah 40 siswa. Untuk teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling, karena sampel yang digunakan adalah sampel yang masuk dalam kriteria yang dipilih. Dari hasil penelitian ini diperoleh data sebanyak 40 responden. sekitar 45% responden mengetahui tentang olahraga petanque dan teknik-teknik dasar olahraga petanque serta aspek yang terkandung dalam permainan petanque. Selain tentang olahraga petanque 28,75% responden memiliki keinginan untuk mengikuti olahraga petanque, dan 37,87% termotivasi atau ingin berperan aktif dalam mengikuti olahraga petanque. Jadi dapat disimpulkan bahwa penelitian dengan judul Survei Minat Olahraga Petanque di SMK Temulus Kabupaten Ngawi mendapatkan hasil 37,87% siswa kelas X yang memiliki minat untuk mengikuti olahraga petanque.
KOORDINASI MATA TANGAN DAN DAYA LEDAK OTOT LENGAN TERHADAP KETEPATAN CHEST PASS BOLA BASKET Illa Tanza Azhari; Nurhidayat Nurhidayat; Vera Septi Sistiasih
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5611

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi belum maksimalnya teknik passing pada siswa SMA Negeri 1 Klaten, melihat masih minimnya kemampuan serta model latihan untuk meningkatkan kamampuan passing dalam bola basket khususnya chest pass sebagai salah satu gaya passing yang basic dalam olahraga bola basket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat koordinasi mata tangan dan daya ledak otot terhadap ketepatan chest pass bola basket. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan jenis penelitian kuantitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa ektrakulikuler basket di SMA Negeri 1 Klaten yang berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui tes dan pengukuran untuk mengumpulkan data koordinasi mata tangan, daya ledak otot lengan, dan ketepatan chest pass bola basket pada anggota tim basket ekstrakurikuler SMA Negeri 1 Klaten. Fhitung > Ftabel (29.955 > 4.066) dan nilai signifikan lebih kecil dari nilai α yaitu 0.05, signifikan < α (0.000 < 0.05). Maka (H1), diterima dan (H0) ditolak, artinya bahwa variabel koordinasi mata tangan dan daya ledak otot berpengaruh secara simultan terhadap variabel ketepatan chest pass bola basket.
PENINGKATAN POWER OTOT TUNGKAI DITINJAU DARI LATIHAN MENGGUNAKAN ANKLE WEIGHT Moh Hanif Sholeh Faturrohman; Nurhidayat Nurhidayat; Pungki Indarto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5612

Abstract

Ankle weight adalah alat pemberat kaki yang terbuat dari kain yang diberi pemberat serbuk besi. Ankle weight dipergunakan pada kaki. Latihan ankle weight merupakan salah satu latihan yang dapat meningkatkan power tendangan shooting, karena bentuk latihan ankle weight dapat melatih power otot tungkai. Akan tetapi peneliti masih ingin membuktikan keefektifan latihan ankle weight terhadap peningkatan power otot tungkai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yaitu noneequivalent control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara pusposive sampling dengan jumlah sampel 20 orang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki. Pembagian kelompok pada penelitian ini yaitu kelompok kontrol tanpa dilatih dengan ankle weight dan kelompok eksperimen dilatih dengan ankle weight. Instrumen penelitian ini menggunakan tes vertical jump yang berguna untuk mengukur power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal. Teknik analisis data yaitu menggunakan paired sample t-Test untuk mengetahui apakah ada pengaruh dan ada perbedaan antar sampel penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang signifikan ketika pre-test dan post-test dari kelompok eksperimen terhadap power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal Pendidikan Olahraga Universitas Muhammadiyah Surakarta dan dengan nilai signifikan (0.00<0.05), (2) Apabila dilihat dari angka rerata pre-test sebesar 47.60 dan rerata post-test sebesar 57.60 hal ini menunjukkan bahwa latihan yang dilakukan mampu memberikan peningkatan sebesar 10.00 terhadap power otot tungkai dibandingkan sebelum diberikan latihan, (3) Dapat dibuktikan bahwa latihan ankle weight efektif dalam peningkatan power otot tungkai mahasiswa minat bakat olahraga futsal.
KEMAMPUAN SMASH OPEN BOLA VOLI DITINJAU DARI DAYA LEDAK OTOT LENGAN DAN KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN Putri Yanka, Pebriana; Gatot Jariono; Nurhidayat Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5613

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya tidaknya kontribusi variable daya ledak otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan smash open. Sekolah bola voli Abimanyu Club tahun 2023. Populasi dan sampel pada penelitian yang di ambil datanya yaitu anak didik atau atlet sekolah bola voli Abimanyu Club dengan jumlah 15 atlet, kemudian menggunakan teknik pegambilan sampel adalah total sampling. Pengumpulan data mengguakan metode tes dan pengukuran daya ledak otot lengan dan kelentukan pergelangan tangan dan tes ketepatan smash open. Pengolahan data menggunakan analisis regresi dengan bantuan aplikasi SPSS 22.0. Diperoleh hasil peneltian sebagai berikut ini. Pertama, tidak terdapat adanya kontribusi antara daya ledak otot lengan dengan kemampuan smash open yang di peroleh Fhitung= 0.484 < Ftabel(1:13)= 4,67 pada α = 0,05 dan hanya memberikan kontribusi (Ry1) sebesar 0,036 atau 3,6%. Kedua, terdapat adanya kontribusi yang signifikan antara kelentukan pergelangan tangan dengan kemampuan smash open yang di peroleh Fhitung= 14.881 > Ftabel(1:13)= 4,67 pada α = 0,05 dan memberikan kontribusi (Ry2) sebesar 0.534 atau 53,4%. Ketiga, terdapat adanya kontribusi secara simlutan antara daya ledak otot lengan dan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan smash open yang di peroleh Fhitung= 7.544 > Ftabel(2:12)= 3,88pada α = 0,05 dan memberikan kontribusi (Ry12) sebesar 0.557 atau sebsesar 55.7%. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat kemuduian disimpulkan : (1) Tidak berkontribusi secara langsung daya ledak otot lengan terhadap kemampuan smash open pada pemain putri SBV Abimanyu Club. (2) Terdapat kontribusi kelentukan pergelangan tangan terhadap kemampuan smash open pemain putri SBV Abimanyu Club. (3) Terdapat kontribusi secara simultan antara kedua variable terbuka terhadap kemampuan smash open pada pemain putri SBV Abimanyu.
Profil Daya Tahan Kardiorespirasi Peserta Ekstrakurikuler Futsal SMPN 6 Yogyakarta Mustofa, Hanafi Mustofa; Wahyu Wibowo Eko Yulianto
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 2 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v2i2.5614

Abstract

This study aims to describe the cardiorespiratory endurance of futsal extracurricular participants at SMPN 6 Yogyakarta for the 2023/2024 academic year. This research is a quantitative descriptive research, the research will be carried out in October 2023 at the futsal field of SMPN 6 Yogyakarta. The sample of this study was 31 futsal extracurricular participants, a sampling technique using total sampling techniques. The data collection technique uses the Multistage Fitness Test (MFT) test with a test validity value of 0.744 and test reliability of 0.697. The data analysis technique in this study used a table of Multistage Fitness Test (MFT) phase D test norms, then continued with percentage descriptive analysis. The results of the study can be seen that the Cardiorespiratory Endurance of Futsal Extracurricular Participants at SMPN 6 Yogyakarta is included in the Very Good category as many as 11 students (35.48%), is included in the Good category as many as 15 students (48.39%), is included in the Medium category as many as 5 students (16.13.00%), is included in the Less category as many as 0 students (0%), and is included in the Less once category as many as 0 students (0.00%). Based on an average value of 34.16 or Level 6 Balikan 4, it can be concluded that the ability of Cardiorespiratory Endurance in Futsal Extracurricular Participants at SMPN 6 Yogyakarta is included in the Good category. Cardiorespiratory endurance as one of the indicators to describe the physical fitness of futsal extracurricular participants Keyword: Cardiorespiirated Endurance, Physical Fitness, Futsal Player, Futsal Extracurricular
STRATEGI MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING FUTSAL MENGGUNAKAN LATIHAN SMALL SIDE GAME 3VS3 Andika Ryan Anjaya; Pungki Indarto; Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6008

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena masih banyak siswa SMP Muhammadiyah 6 surakarta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dalam penguasaan teknik dasar passing masih terlihat kurang dalam ketepatannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan small side game 3vs3 terhadap peningkatan kualitas passing permainan futsal pada siswa peserta ekstrakurikuler SMP Muhammadiyah 6 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan pre-test & post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang diambil dengan menggunakan metode total sampling atau semua sampel. Berdasarkan hasil pengujian statistik menggunakan Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai signifikan 0,008>0,5 artinya terdapat pengaruh yang signifikan, sedangkan, apabila dilihat dari rerata prestest sebesar 1,90 dan rerata post-test sebesar 3,70 mengalami peningkatan sebesar 1,80, artinya hal ini menunjukan bahwa latihan dengan menggunakan metode drill memberikan peningkatan kemampuan dasar passing futsal di bandingkan dengan sebelum dilakukannya latihan dengan metode drill.
PENGEMBANGAN PEMANDUAN BAKAT OLAHRAGAWAN OLAHRAGA JUDO USIA 10 - 13 TAHUN Danarstuti Utami; Agus Pribadi; Priska Dyana Kristi
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 3 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v3i1.6009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah buku panduan identifikasi bakat olahraga judo yang valid dan reliabel yang dapat digunakan untuk mengukur keberbakatan atlet judo. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and development). Dalam skala kecil penelitian ini menggunakan sampel dari klub judo Wira Mataram sedangkan untuk menguji skala besar dilakukan terhadap Pembinaan Atlet Berbakat (PAB) BPO DIY dan PJSI Kabupaten Bantul. Semua sampel yang digunakan dalam uji coba produk adalah atlet judo usia 10 – 13 tahun. Teknik analisis data menggunakan rumus formula keberbakatan dengan perhitungan mean (M) dan standar deviasi (SD) dari hasil tes yang digolongkan menjadi lima norma berdasar pada distribusi gejala normal, yaitu sangat berbakat, berbakat, cukup berbakat, kurang berbakat dan tidak berbakat. Data yang diperoleh tiap-tiap jenis tes diolah dan dikonversikan kedalam formula keberbakatan. Hasil penelitian ini diperoleh 17 (tujuh belas) item tes identifikasi bakat olahraga judo, antara lain: tes antropometri terdapat 4 (empat) item yang terdiri dari: tinggi badan, lemak, berat badan, tinggi duduk, kemudian untuk biomotor diperoleh 8 (delapan) item tes yang terdiri dari tes kekuatan antara lain: wall sit, push up, back up, sit up, tes kelincahan: side step test, tes kelentukan: sit and reach, tes keseimbangan: dynamic balance test, tes daya tahan: havard step test, dan tes kecabangan/skill test diperoleh 5 (lima) item yang terdiri dari: ushiro ukemi posisi duduk, yoko ukemi posisi berbaring, yoko ukemi posisi jongkok dan berdiri, mae ukemi posisi berlutut, jugeri/mae mawari ukemi. Hasil total nilai uji efektifitas, tes ini dinyatakan valid dengan angka 0.86 dan menunjukkan nilai reliabilitas dengan angka 0.9.
ANALISIS KEBUGARAN JASMANI SISWA KELAS 10 TJKT SMK NEGERI 1 KLATEN DENGAN MENGGUNAKAN TES KEBUGARAN PELAJAR NUSANTARA TAHUN AJARAN 2022/2023 Muhammad Willy Febriyanto; Pungki Indarto; Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6010

Abstract

Penelitian ini dilakukan dikarenakan belum pernah melaksanakan tes kebugaran dan belum di ketahui tingkat kebugaran jasmani siswa SMK NEGERI 1 KLATEN hanya beberapa kompenen tes yang sudah diberikan terhadap siswa, pada saat praktik mengajar dengan materi kebugaran jasmani masih banyak siswa yang bermalas-malasan tidak melaksanakan kegiatan olahraga dengan serius sehingga banyak siswa yang mengluh terutama siswa putri dan masih banyak siswa yang tidak bersemangat saat olaraga. Penelitian ini menggunakan metode tes pengukuran dengan intrumen Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) Meliputi Tes Indeks Massa Tubuh(IMT), Tes V sit and Reach, Tes Sit Up, Tes Squat Thrust, dan Tes Pacer. Subjek penelitian ini adalah siswa dengan jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) Smk Negeri 1 Klaten. Hasil analisis pada tes IMT siswa putra memperoleh rata rata 8,25 untuk IMT siswa putra dengan kategori “Normal” dengan presentase 85% (28 siswa) dan siswa putri memperoleh rata rata 17,5 untuk IMT putri dengan kategori “Normal” dengan presentase 81% (56 siswa) yang dimana keduanya dapat dikategorikan dengan status gizi “Normal” atau “Gizi Baik”. Dan untuk hasil Kebugaran jasmani Seperti Pada table 4.2 hasil capaian yang diperoleh dari perolehan nilai dibagi dengan nilai sempurna yaitu 5 lalu di kalikan pada proporsi nilai sempurna. Maka hasil dari capaian tes kebugaraan jasmani siswa Tjkt Smk Negeri 1 Klaten dengan kategori capaian “Cukup”.
ANALISIS TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA INDIVIDU TERLATIH EKSTRAKURIKULER FUTSAL SISWA SMP MUHAMMADIYAH 3 AMPEL TAHUN 2023 Wanda Ajeng Ayunda; Pungki Indarto; Nurhidayat, Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6011

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani pada Individu Terlatih ekstrakurikuler Futsal serta mengetahui perbedaan Tingkat Kebugaran Jasmani pada individu terlatih ekstrakurikuler futsal dengan siswa yang tidak mengikuti ektrakurikuler futsal siswa SMP Muhammadiyah 3 Ampel. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 22 siswa terdiri dari 11 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal dan 11 siswa tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal. Pengumpulan data penelitian menggunakan prosedur Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN). Teknik analisis data dilakukan dalam tahap, yaitu presentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tes IMT siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 1 siswa (9%) kategori kurus, 10 siswa (91%) kategori normal. Serta pada hasil tes kebugaran jasmani yang mengikuti ekstrakurikuler futsal hasil capaian akhir yakni 3,2 dengan kategori hasil capaian “Baik”, sedangkan hasil IMT siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal sebanyak 3 siswa (27%) kategori kurus, 4 siswa (36%) dikategorikan normal, 1 siswa (9%) dikategorikan gemuk, dan 3 siswa (27%) dikategorikan obesitas. Serta pada hasil tes kebugaran jasmani yang tidak mengikuti ekstrakurikuler futsal hasil capaian akhir yakni 1,5 dengan kategori hasil capaian “Kurang”
IDENTIFIKASI TINGKAT KEMAMPUAN SHOOTING PADA SISWA USIA 10-12 TAHUN DI SEKOLAH SEPAK BOLA SANDUNG RIWUT SOCCER SCHOOL Dani Alexga Romansyah; Pungki Indarto; Nurhidayat , Nurhidayat
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 1 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v1i2.6012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : untuk mengetahui seberapa besar tingkat kemampuan shooting sepak bola usia 10-12 tahun pada siswa sekolah sepak bola sandung riwut soccer school. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Tempat penelitian ini dilaksanakan di lapangan sepak bola di lapangan sepak bola suruhkalang, Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa sekolah sepak bola sandung riwut soccer school dan sampel yang digunakan berjumlah 20 siswa. Syarat dalam pengambilan sampel yaitu Siswa sekolah sepak bola sanding riwut soccer school, Siswa yang memiliki umur 10-12 tahun dan dalam keaadan sehat (tidak sakit). Berdasarkan kriteria diatas maka siswa yang memenuhi syarat berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes keterampilan dasar sepak bola untuk anak usia 10-12 tahun yaitu shooting at the ball. Analisis data dilakukan dengan norma penilaian keterampilan shooting sepak bola dari instrumen tes tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka didapatkan hasil yaitu Dari 20 siswa yang melakukan uji coba tersebut, frekuensi yang mendapatkan nilai baik sekali 2 siswa (10%), nilai baik 5 siswa (25%), nilai sedang 7 siswa (35%), nilai kurang 6 siswa (30%), dan yang mendapatkan nilai kurang sekali 0 siswa (0%). Kemampuan siswa yang melakukan Shooting hampir berimbang antara kasifikasi sedang dan kurang. Persentase klasifikasi kurang 30% dan klasifikasi nilai sedang 35%. Klasifikasi sedang masih mendominasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa klasisfikasi tingkat kemampuan shooting pada siswa usia 10-12 tahun di sekolah sepak bola sandung riwut soccer school dalam kategori sedang.

Page 9 of 11 | Total Record : 108