cover
Contact Name
Johan S. C. Neyland
Contact Email
tekno_mesin@unsrat.ac.id
Phone
+6281340029664
Journal Mail Official
tekno_mesin@unsrat.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Tekno Mesin
ISSN : 23559721     EISSN : 27765989     DOI : 10.35793
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Bidang yang terdapat pada Jurnal Tekno Mesin ini adalah : Konversi Energi Produksi Material Desain dan Konstruksi Teknik dan Manajemen Industri Jurnal Tekno Mesin merupakan jurnal ilmiah yang berisikan karya tulis dan karya penelitian dari staf pengajar Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Sam Ratulangi maupun institusi lain. Jurnal berisi berbagai kajian tentang Konversi Energi, Desain dan Konstruksi, Material Manufaktur, juga Teknik dan Manajemen Industri. Artikel didalamnya dapat ditulis dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Indonesia. Jurnal Tekno Mesin akan diterbitkan dua kali dalam setiap volume terbitan
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2015)" : 8 Documents clear
PENENTUAN LAJU KONSUMSI BAHAN BAKAR CAMPURAN SOLAR DENGAN MINYAK TANAH UNTUK SUATU GENSET YANMAR–SOWA Hardi Gunawan; I Nyoman Gede
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di saat minyak tanah tersedia dengan harga relatif lebih murah dibandingkan dengan bahan-bakar-minyak/ BBM solar, maka sekelompok masyarakat berinisiatif mencampur solar dengan minyak tanah.Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh pencampuran minyak tanah dengan solar terhadap laju konsumsi bahan bakar suatu Genset Yanmar TS155 – Sowa15kVA yang dilaksanakan di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi di tahun 2012.Data diambil dengan kondisi beban genset 0, 250, 500, 750, 1000, 1500, dan 2000W pada putaran konstan 1500 rpm. Beban genset adalah rangkaian lampu pijar. Genset mula-mula diuji memakai bahan bakar solar (automotive diesel oil), kemudian memakai solar yang dicampur dengan 20, 35, dan 50% minyak tanah. Untuk setiap titik, dilakukan tiga pengujian. Waktu yang diperlukan motor untuk mengkonsumsi 1000 ml bahan bakar dicatat, sementara putaran motor dijaga konstan dengan mengamati tegangan listrik yang dihasilkan genset.Perhitungan menunjukkan laju konsumsi bahan bakar dari motor yang diuji dengan BBM campuran (solar + minyak tanah) adalah konsisten lebih tinggi bila dibandingkan dengan yang BBM solar. Khususnya pada beban 250W konsumsinya lebih tinggi 56.5%, sedangkan pada beban lainnya rata-rata lebih tinggi 6.1%.Kata kunci : motor diesel, laju konsumsi bahan bakar, BBM-solar, minyak tanah
ANALISIS PENGARUH PUTARAN SPINDLE TERHADAP GAYA POTONG PADA MESIN BUBUT Rudy Poeng; Fentja Abdul Rauf
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan ini bagaimana mengetahui gaya potong pada mesin bubut dengan menaikkan putaranspindle dan parameter pemesinan lainnya dianggap konstan.Untuk mengetahui pengaruh putaran spindle tersebut terhadap gaya potong, maka perludilakukan pengujian proses pembubutan. Pada setiap pengujian dengan menaikan putaran spindledapat diukur arus listrik dengan menggunakan tang ampere. Dari data arus listrik dapat dihitungdaya dan gaya potong pada setiap pengujian yang dilakukan.Dari hasil perhitungan pemotongan diperoleh, bahwa pengaruh putaran spindle yang tinggipada mesin bubut gaya potong akan menurun dengan hubungan F  802,4n  2840,4 v . Danberdasarkan analisis varians single factor dengan tingkat kepercayaan 95 %, bahwa putaranspindle akan memberikan pengaruh yang berarti terhadap gaya potong pada mesin bubut.Kata kunci: Putaran spindle, Gaya Potong, Mesin Bubut
BEBERAPA VARIASI LAJU ALIR UDARA PEMBAKARAN PADA GASIFIKASI TEMPURUNG KELAPA YANG MENGGUNAKAN UPDRAFT GASIFIKASI Jan Soukotta; Angcivioletta Moniharapon
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tempurung kelapa ternyata untuk menghasilkan arang aktif, padahal sudah dapat dijualkarena memiliki potensi sebagai penghasil energy. Dalam penelitian ini, tempurung kelapa dipakai unukmenghasilkan bahan bakar gas melakui proses gasifikasi menggunakan updraft gasifikasi. Proses gasifikasidilakukan pada laju udara pembakaran 70,2 Ipm, 91,4 Ipm dan 122,4 Ipm. Hasil penelitian menunjukan prosesgasifikasi dapat menghasilkan gas mampu bakar (CO,CH4, H2) secara kontinyu selama lebih kurang 3 jamoperasi. Peningkatan laju aliran udara akan meningkatkan suhu dalam reactor, komposisi gas, laju aliran gas,efisiensi gasifikasi dan temperature nyala gas pembakaran yang dihasilkan.Kata kunci: Updraft Gasifier, gasifikasi, tempurung kelapa.
PENGARUH PENGGUNAAN AAF PADA MSA HP3566A TERHADAP SIMULASI PENGUKURAN FRF DENGAN BANTUAN METODE SOLUSI NUMERIK UNTUK PERSAMAAN DIFERENSIAL Michael Rembet
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perangkat akusisi data digital seperti MSA (Multichannel Spectrum Analyzer) buatan Hewlett Packard tipe HP3566a, sering digunakan dalam pengukuran FRF (Fungsi Respon Frekuensi). Agar pengaruh aliasing terhadap spektrum sinyal yang diakusisi pada pengukuran FRF dapat ditekan, maka rangkaian AAF (Anti Aliasing Filter) digunakan sebagai bagian dari perangkat akusisi data. Namun, akibat penggunaan rangkaian tersebut, spektrum yang ditampilkan dapat berbeda dibandingkan dengan spektrum sistem yang diukur.Pengaruh penggunaan AAF pada MSA HP3566a terhadap hasil pengukuran FRF diungkapkan dalam penelitian ini. Perhitungan persamaan FRF digunakan sebagai metode simulasi pengukuran FRF. Perhitungan dilakukan dengan bantuan Metode Solusi Numerik untuk Persamaan Diferensial. Hasil perhitungan dengan bantuan metode ini berupa fungsi domain z. Berdasarkan fungsi ini, fungsi transfer dapat ditentukan. Berikutnya FRF sistem uji dapat ditunjukkan dalam diagram Bode. Pengaruh penggunaan AAF terhadap hasil pengukuran FRF kemudian ditentukan dengan cara, diagram Bode FRF tanpa AAF dan diagram Bode FRF dengan AAF saling dibandingkan.Pembandingan antara diagram Bode FRF tanpa AAF dan diagram Bode FRF dengan AAF menunjukkan bahwa kedua diagram tersebut berbeda. Pada pembandingan ini, diagram Bode FRF waktu diskrit tanpa AAF menunjukkan penurunan frekuensi pribadi teredam dari sistem sebesar 13,81 %. Selain itu, juga terdapat penurunan magnitudo sebesar 74,83 %. Ini berarti, perhitungan dengan bantuan Metode Solusi Numerik untuk Persamaan Diferensial mempengaruhi hasil simulasi penggunaan AAF pada pengukuran FRF.Kata kunci : Anti Aliasing Filter, Pengukuran FRF, Metode Solusi Numerik untuk Persamaan Diferensial
APLIKASI EFISIENSI PEMOTONGAN PROSES DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE Charles S.C. Punuhsingon; Johan S. C. Neyland
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pemotongan logam merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengubah suatu produk dari material logam (komponen mesin) menjadi produk jadi atau setengah jadi dengan cara memotong. Proses pemotongan logam dengan menggunakan pahat potong yang dipasangkan pada mesin perkakas disebut proses pemesinan. Didalam suatu proses pemesinan diperlukan adanya suatu sistem pengambilan keputusan dengan memanfaatkan teknologi komputasi atau teknologi informasi (komputer) yang akhir–akhir ini berkembang dengan pesat.Dalam penulisan ini direncanakan proses pemesinan berdasarkan data yang dipilih/diatur sesuai dengan kondisi pemotongan untuk proses mengefreis. Data tersebut digunakan untuk menentukan elemen dasar proses, pembentukan geram, efisiensi pemesinan dan energi pemotongan spesifik pada proses pemesinan freis datar dan tegak. Berdasarkan perencanaan proses mengefreis yang dilakukan dibuatkan model dengan cara UML (Unified Modeling Language) kemudian dilakukan rekayasa pembuatan (software) dengan menggunakan bahasa pemrograman yang berorientasi obyek aplikasi Smalltalk.Hasil yang diperoleh dari pembuatan ini yaitu berupa aplikasi perhitungan untuk menentukan elemen dasar proses, pembentukan geram, efisiensi pemesinan dan energi pemotongan spesifik dari proses mengefreis datar.Kata kunci : Proses mengefreis, Pemodelan, Software
PENGARUH TINGGI LEVEL UAP AIR PANAS TERHADAP PROSES PENGERINGAN GABAH Tertius V. Y. Ulaan; Benny L. Maluegha; Gerrits D. Soplanit
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan air panas bumi sebagai fluida kerja untuk pengeringan hasil produk pertanianterus menjadi perhatian. Air panas Bukit Kasih Kanonang dengan temperatur di atas 50oCmemilikipotensi besar untuk dikembangkan sebagai fluida kerja proses pengeringan gabah. Berdasarkanpenelitian,ukuran bak air panas 50 cm x 50 cm x 50 cm dengan tinggi level uap air panas bervariasiantara 20 cm, 15 cm, 10 cm, 5 cm dan 0 cm, bak di tutup dengan pelat aluminium dan gabahdiletakkan diatas pelat.Hasil yang diperoleh adalah kondisi level uap air panas ideal berada pada 15 cm dimanaselisih massa gabah sebelum dan sesudah pengeringan 0.3182 kg dengan temperatur air panas56,6oC.Sedangkan selisih massa gabah terendah berada pada posisi level uap air panas 0 cm yaitu0.1298 kg dengan temperatur air panas 56,4oC, hal tersebut disebabkan karena kondisi ruangpenguapan semakin kecil.Waktu pengeringan yaitu rata-rata 5 jam.Kata kunci: Air panas, level uap air panas, massa gabah, temperatur air panas
EFEKTIFITAS STEAM EJECTOR TINGKAT PERTAMA DI PLTP LAHENDONG UNIT 2 Frans P. Sappu; Hengky Luntungan
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTP Lahendong Unit 2 dalam operasinya menggunakan beberapa steam ejector, satu diantaranya adalah steam ejector tingkat pertama yang merupakan bagian dari sistem ekstraksi gas dengan fungsi utama untuk mengeluarkan non-condensable gas (NCG) yang terkumpul pada kondenser utama secara kontinu untuk menjaga kevakuman kondenser.Penelitian bertujuan mengetahui kemampuan steam ejector tingkat pertama mengeluarkan NCG kondisi aktual dari kondenser utama. Simulasi komputasi dinamika fluida digunakan untuk menganalisis karakteristik aliran pada steam ejector dengan membandingkan data kondisi aktual dan data desain pabrik dari steam ejector tingkat pertama.Dari simulasi diperoleh nilai efisiensi steam ejector kondisi aktual 0,527 dan desain pabrik 0,554 sehingga berakibat penurunan efisiensi 4,87%. Hasil simulasi ini menunjukan kemampuan steam ejector kondisi aktual mengeluarkan NCG dari kondenser utama sebesar 1.402,11 kg/jam dan untuk steam ejector desain pabrik sebesar 1.479,34 kg/jam. Kemampuan steam ejector kondisi aktual mengalami penurunan sebesar 5,22% dari steam ejector kondisi desain pabrik.Hasil tersebut mengindikasikan bahwa steam ejector masih efektip dan dalam keadaan baik.Kata kunci: Steam Ejector, NCG, Efisiensi.
SIMULASI PROSES BONGKAR MUAT PETI KEMAS Tritiya A.R. Arungpadang; Arif F. Hipan
Jurnal Tekno Mesin Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Mesin Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan peti kemas merupakan permasalahan yang sering terjadi pada sebuah pelabuhan. Perusahaan layanan jasa bongkar muat biasanya akan menerapkan pola distribusi antrian yang efektif dan efisien untuk menangani peti kemas sehingga tidak terjadi penumpukan peti kemas. Metode simulasi dapat membantu menentukan waktu optimal proses bongkar muat yang ideal. Tahapan simulasi diawali dengan survei lapangan untuk mengukur waktu penanganan proses bongkar muat peti kemas dan selanjutnya dibuat program simulasinya. Peralatan penanganan peti kemas yang ditinjau adalah container crane, tractor trailer dan rubber tyred gantry crane. Simulasi sistem penanganan peti kemas dilakukan dengan bantuan perangkat lunak SPSS 17.0 dan ProModel 4.22.Dari hasil simulasi diperoleh waktu rata-rata optimal proses bongkar, mulai dari penanganan dalam kapal sampai keluar terminal peti kemas sebesar 396.32 detik atau 6.60 menit. Tingkat utility tertinggi terdapat pada lokasi tractor trailer 1 yaitu sebesar 63.98%. Untuk proses muat, yaitu sejak masuk terminal peti kemas sampai dinaikkan ke atas kapal waktu yang diperoleh sebesar 385.04 detik atau 6.41 menit. Tingkat utility tertinggi terdapat pada lokasi tractor trailer 2 sebesar 63.81%.Kata kunci: peti kemas, peralatan bongkar muat, simulasi ProModel 4.22, waktu rata-rata optimal

Page 1 of 1 | Total Record : 8