cover
Contact Name
-
Contact Email
sabuaunsrat@unsrat.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sabuaunsrat@unsrat.ac.id
Editorial Address
Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Sam Ratulangi Jl. Kampus Unsrat - Manado 95115
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur
ISSN : 20857020     EISSN : 28286324     DOI : 10.35793
Core Subject : Social, Engineering,
SABUA adalah jurnal lingkungan binaan dan arsitektur merupakan media informasi, komunikasi, dan pertukaran informasi mengenail masalah-masalah tentang bidang perencanaan wilayah dan kota, isu lingkungan binaan, interaksi manusia dengan karya-karya arsitektur serta interaksi antara manusia, karya-karya arsitektur dengan lingkungan binaan (kota dan desa).Artikel dapat berupa hasil penelitian, konsep perencanaan dan perancangan, kajian dan analisis kritis yang dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan setiap enam bulanan (Mei dan November)
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2015)" : 4 Documents clear
PERSEPSI PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP AREA BERJUALAN SEPANJANG JALAN PASAR PINASUNGKULAN KAROMBASAN MANADO Beatrix Sister Duwit; Veronica A. Kumurur; Ingerid L. Moniaga
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v7i2.9586

Abstract

Penelitian ini dilatar-belakangi oleh keberadaan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang seringkali dianggap menghambat ruang gerak masyarakat di pusat kota, dimana lokasi pasar  tampak kotor karena sampah, sering terjadi kerawanan sosial serta tata ruang kota menjadi tidak teratur. Disisi lain PKL juga memberikan kontribusi yang besar dalam pendapatan daerah. Namun keberadaan PKL  dalam hal ini (bidang sektor informal) sangat menyulitkan pemerintah untuk melakukan penataan dilokasi Pasar Pinasungkulan Kota manado. Berdasarkan pengamatan dilapangan terdapat masalah terkait dengan persepsi pedagang kaki lima pada area tempat berjualan disepanjang jalan pasar pinasungkulan karombasan kota manado. Persepsi PKL pada area tempat berjualan di sepanjang jalan pasar pinasungkulan  menghasilkan interprestasi yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik dan untuk mengetahui persepsi  pedagang kaki lima yang berjualan di sepanjang jalan Pasar Pinasungkulan Karombasan dengan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel Random Sampling.
ANALISIS TINGKAT KEKUMUHAN PERMUKIMAN MASYARAKAT DI KELURAHAN TANJUNG MERAH KOTA BITUNG Gerald Mingki; Veronica A. Kumurur; Esly D. Takumansang
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v7i2.9587

Abstract

Permukiman kumuh merupakan suatu kawasan permukiman yang seharusnya tidak dapat dihuni maupun ditinggali karena dapat membahayakan kehidupan masyarakat yang tinggal dan bermukim di dalamnya, baik dari segi keamanan terlebih lagi dari segi kesehatan. Ketidaklayakan permukiman ini bisa dilihat dari keadaan dan kenyamanan yang tidak memadai dan memprihatinkan, kepadatan bangunan yang sangat tinggi, kualitas bangunan yang sangat rendah, beserta dengan prasarana dan sarana yang tidak memenuhi syarat. Berdasarkan observasi yang dilakukan, permukiman di Kelurahan Tanjung Merah di Kota Bitung memiliki permasalahan-permasalahan yang harusnya tidak dimiliki oleh sebuah permukiman, seperti adanya kepadatan bangunan, kondisi permukiman ini yang tidak teratur, juga kurangnya sarana pendukung atau fasilitasnya yang kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kekumuhan di daerah permukiman yang terletak di Kelurahan Tanjung Merah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan scoring atau pembobotan. Hasil dari data primer yang telah dikumpulkan berupa data kuantitatif yang disajikan berupa angka-angka, akan diolah dan selanjutnya dianalisa yang kemudian akan dijabarkan dalam bentuk analisis deskriptif. Kesimpulan yang diperoleh bahwa daerah Kelurahan Tanjung Merah memiliki tingkat kekumuhan sedang, dengan aspek drainase dan sampah memperoleh bobot yang tinggi.
ANALISIS PENGELOLAAN LUMPUR TINJA DI KECAMATAN SARIO KOTA MANADO Brilsya Moningka; Veronica A. Kumurur; Ingerid L. Moniaga
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v7i2.9588

Abstract

Pengelolaan lumpur tinja dimaksudkan sebagai upaya untuk mencapai salah satu tujuan penataan ruang, yakni mewujudkan ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan melalui perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negative terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang (Pasal 3 Undang-undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang). Oleh sebab itu,pengelolaan lumpur tinja yang memadai dan terpadu secara menyeluruh sangat diperlukan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan peningkatan timbulan lumpur tinja akibat tingginya jumlah dan kepadatan penduduk di kawasan perkotaan. Dalam hal ini, khususnya untuk kawasan padat penduduk memerlukan komunalisasi pengelolaan lumpur tinja, dan penyediaan fasilitas pengolah yang bersifat lanjutan dari tangki septic. Maka dari itu peneliti bermaksud melakukan penelitian tentang analisis pengelolaan lumpur tinja di Kecamatan Sario Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui cara mengelola lumpur tinja pada pemukiman padat penduduk di Kecamatan Sario dan Menentukan kebutuhan pengelolaan dan lokasi sarana pengelolaan lumpur tinja pada pemukiman padat penduduk di Kecamatan Sario. Tahapan analisis untuk mencapai tujuan penelitian terdiri atas 4 tahap yakni : identifikasi permukiman padat padat penduduk di Kecamatan Sario atau penentuan lokasi penelitian; deskripsi kondisi eksisting pengelolaan lumpur tinja pada lokasi penelitian; proyeksi jumlah penduduk, kepadatan penduduk dan timbulan lumpur tinja tahun 2014-2034; dan penentuan kebutuhan dan lokasi sarana pengelolaan lumpur tinja tahun 2014-2034. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa : Pengelolaan lumpur tinja yang  saat ini diterapkan masyarakat pada permukiman padat penduduk di Kecamatan Sario adalah system setempat dan Kebutuhan pengelolaan lumpur tinja yang cocok untuk diterapkan pada permukiman padat penduduk di Kecamatan Sario hingga tahun 2034 adalah system setempat dilengkapi dengan pengolahan tambahan berupa anaerobic baffled reactor sebanyak 23 unit.
ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PERMUKIMAN DI KAWASAN SEKITAR KORIDOR RINGROAD I MANADO Nofrendy Utubulang; Veronica Kumurur; Ingerid Moniaga
Sabua : Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur Vol. 7 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/sabua.v7i2.10107

Abstract

Kondisi bentang alam pada jalan arteri Ringroad I ini sangat beragam aspek biofisiknya antara lain topografis, jenis tanah dan kelerengan. Keragaman aspek tersebut menyebabkan perlunya analisis kesesuaian lahan permukiman untuk mengetahui kelayakan lahan yang hendak di bangun guna perwujudan ruang ekologis yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji mengenai kesesuaian lahan untuk permukiman di kawasan sekitar koridor Ringroad I Sulawesi Utara berdasarkan atribut fisik lahan dan evaluasi kesesuaian penggunaan lahan permukiman dengan kesesuaian lahan serta evaluasi kesesauaian peruntukan lahan permukiman dengan kesesuaian lahan permukiman. Metode analisis pada penelitian ini antara lain skoring dan overlay dengan GIS seperti analisis fungsi kawasan dan analisis kesesuaian lahan permukiman berdasarkan kondisi fisik lahan, metode analisis spasial seperti, analisis peruntukan lahan (rencana). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah tingkatan kesesuaian lahan untuk permukiman dikawasan sekitar koridor Ringroad I Sulawesi utara adalah kesesuaian lahan untuk permukiman pada kawasan budidaya di kawasan sekitar koridor Ringroad I, Lahan yang sesuai untuk permukiman yang sesuai sebesar 2071.89 Ha atau 82.10% dari luas kawasan budidaya dan yang tidak sesaui sebesar 451.82 Ha.atau 17.90% dari luas kawasan budidaya. Untuk evaluasi peruntukan lahan permukiman dengan kesesuaian lahan permukiman yang sesuai sebesar 312.14 Ha atau 12.37% dan peruntukan lahan yang tidak sesuai dengan kesesuaian lahan sebesar 29.13 Ha atau 1.15%.

Page 1 of 1 | Total Record : 4