LOKAKARYA
LOKAKARYA Journal published by PPG of Tarbiyah Science and Teacher Training Faculty, State Islamic University of North Sumatera Medan, Medan City, North Sumatera Province,Indonesia This journal focuses on scholarly writing and articles of Tarbiyah science, Education and Islamic studies in the form of study, conceptual, reserach results, book review and biography
Articles
19 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2024)"
:
19 Documents
clear
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS X SMA N 1 PANYABUNGAN UTARA
Sari Dalimunthe, Wulan;
Syaukani, Syaukani;
Wahyuni, Sri
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3365
Tujuan observasi adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh bimbingan kelompok terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA N 1 Panyabung Utara tahun ajaran 2022/2023. Variabel penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu bimbingan kelompok dan kemandirian belajar. Hipotesis: terdapat pengaruh bimbingan kelompok terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA N 1 Panyabung Utara Tahun Pelajaran 2022/2023. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA N 1 Panyabung Utara. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas X IPS-1 dan X IPS-2 yang berjumlah 54 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive smpling artinya teknik pengambilan sampel didasarkan pada pertimbangan tertentu. Metode yang digunakan adalah metode Quasi-Experimental yaitu dengan mengadakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pengumpulan berkas mengenai kemandirian belajar siswa menggunakan angket. Hasil kuesioner yang telah diisi responden dianalisis menggunakan teknik statistik hingga rumus persentase, uji validitas, uji hipotesis dan uji reliabilitas. Setelah diberikan perlakuan bimbingan kelompok pada kelas eksperimen, ternyata terdapat pengaruh bimbingan kelompok terhadap kemandirian belajar siswa kelas X SMA N 1 Panyabung Utara yang berada pada kategori “Kuat”.
EFEKTIVITAS LAYANAN KONSELING INDIVIDU TERHADAP KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA KELAS X MAN 2 MODEL MEDAN
Br Harahap, Nurhalimah
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3359
Tujuan penelitian untuk mengetahui dan meningkatkan kemampuan penyesuaian diri siswa. Metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah ex post facto. Peneliti menggunakan desain dengan dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kuesioner penyesuaian diri siswa digunakan untuk pengumpulan data. Dipilih 30 siswa dengan kemampuan penyesuaian diri rendah dari dua kelompok, lima belas siswa kelompok eksperimen dan lima belas siswa kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Klomogrov-Smirnov. Hasil penelitian kemampuan penyesuaian diri siswa kelompok eksperimen meningkat signifikan 27,24%, sedangkan kelompok kontrol meningkat signifikan 21,45%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan penyesuaian diri siswa meningkat dengan adanya layanan konseling individual. Pemberian layanan ini dapat menunjukkan angka perubahan kemampuan penyesuaian diri siswa yang signifikan.
PENERAPAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENGANTISIPASI TERJADINYA PERILAKU BULLYING PADA SISWA SMP NEGERI 1 GALANG
Yudha Wastuti, Sri Ngayomi;
Bintara Putri, Meisyara Cordelia
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3363
Penelitian ini menggunakan metode penelitian dekskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya perilaku bullying melalui layanan bimbingan kelompok dengan teknik Assertive Training. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Galang. Objek dalam penelitian ini sebanyak 8 siswa yang tidak mampu bersikap asertif ketika mendapatkan perilaku bullying. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah teknik proposive sampling (Random Sampling). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi,wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini di peroleh melalui emam kali proses pemberian layanan yang di berikan kepada responden, hasil akhir dari penelitian Penerapan Teknik Assertive Training Melalui Bimbingan Kelompok dapat dijadikan alternatif yang efektif dalam Mengantisipasi Terjadinya Perilaku Bullying Pada Siswa SMP Negeri 1 Galang.
PERAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF SISWA DI SMA NEGERI 2 TORGAMBA KABUPATEN LABUHANBATU SELATAN
Maharani Br Ginting, Ayu;
Wijaya, Candra;
Manurung, Purbatua
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3361
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam meningkatkan perilaku asertif siswa serta untuk mengetahui faktor yang menghambat guru BK dalam meningkatkan perilaku asertif. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah guru Bimbingan Konseling, dan siswa, sedangkan objek penelitiannya adalah peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan perilaku asertif siswa di SMA Negeri 2 Torgamba. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini diketahui peran guru Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan perilaku asertif siswa di SMA Negeri 2 Torgamba yaitu, dengan memberikan layanan atau pemberian informasi mengenai asertif, dan melakukan pengawasan atau pemantauan kepada siswa dilapangan, memberikan dorongan dan semangat kepada siswa, juga mengarahkan siswa agar tetap ada dijalur untuk meningkatkan perilaku asertifnya. Faktor penghambatnya adalah, sulitnya keterbukaan siswa kepada guru BK, faktor waktu yang terbatas untuk melakukan konseling, juga karakter anak yang sering berubah-rubah saat proses konseling berlangsung.
IMPLEMENTASI LAYANAN ADVOKASI DALAM MENGATASI KASUS SENIORITAS DI SMA NEGERI I BABALAN
Khairunisya Sembiring, Zulvira
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3367
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Untuk Mengetahui Implementasi Layanan advokasi yang diberikan Guru BK dalam mengatasi kasus senioritas di SMA Negeri I Babalan. 2. Untuk Mengetahui latarbelakang kasus senioritas di SMA Negeri I Babalan. 3. Untuk mengetahui bentuk penanganan yang dilakukan Guru BK dan pihak Sekolah dalam mengatasi kasus senioritas di SMA Negeri I Babalan. Metode penelitian yang di gunakan di penelitian ini adalah Metode Penelitian Kualitatif, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil temuan penelitian adalah: 1). Guru BK telah memberikan layanan advokasi kepada siswa yang terlibat dalam kasus senioritas. 2). Kasus senioritas terjadi diakibatkan jenjang perbedaan usia yang berbeda dan keadaan psikologis siswa. dan 3). Guru Bk dan pihak sekolah saling berkoloborasi Untuk mengatasi kasus senioritas dan memberikan bimbingan kepada siswa ke pertiap kelas serta melakukan tindakan preventif untuk mengatasi kasus senioritas.
PERAN GURU BK MENGATASI PERILAKU PAMER REMAJA DI MTs. TAHFIDZ TERPADU ANBATA
Siregar, Masdura;
Wahyuni, Sri;
Halim Nasution, Abd.
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3357
Tujuan penelitian ini mengetahui Peran Guru BK Mengatasi Perilaku Pamer Remaja di MTs. Tahfidz Terpadu Anbata. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif yang mendeskripsikan data menggunakan rangkaian kalimat. Sifat penelitian yang akan dilakukan peneliti bersifat deskriptif, yaitu penelitian yang memaparkan secara rinci tentang suatu objek yang diteliti. Dalam penelitian ini metode studi yang digunakan adalah studi kasus, yang berusaha menjaga keutuhan objek penelitian. Penelitian ini mengacu pada sumber data yang dikumpulkan dari kunjungan langsung ke objek penelitian, dalam hal ini wali kelas dan siswa, serta data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Untuk mengumpulkan data yang akurat, digunakan pendekatan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data penelitian. Proses analisis data peneliti meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan kombinasi triangulasi teknik dan triangulasi sumber untuk menguji keabsahan data dan menganalisis data berdasarkan sumber data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Peran Guru Bk Mengatasi Perilaku Pamer Remaja di MTs. Tahfidz Terpadu Anbata adalah memberikan layanan bimbingan konseling kelompok. Layanan konseling individu kelompok yang sering dilakukan oleh guru BK Mengatasi Perilaku Pamer Remaja di MTs. Tahfidz Terpadu Anbata. Faktor Pendukung dan Penghambat guru Bk Mengatasi Perilaku Pamer Remaja Di MTs. Tahfidz Terpadu Anbata adalah 1). Instrumen data 2). Sarana dan prasarana salah satu faktor penunjang dalam pencapaian keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah Kurangnya sarana dan prasarana di sekolah mengakibatkan munculnya perilaku-perilaku yang tidak diinginkan oleh peserta didik.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN AKTIVITAS SISWA PADA MATERI POKOK SUHU DAN KALOR
Marwiyah Nst, Masringgit
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3381
Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu komponen penting yang harus dimiliki siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan baik dalam pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari hari. Pemecahan masalah diperlukan agar siswa dapat menyelesaikan problematika kehidupannya dalam arti yang luas maupun sempit. Memecahkan masalah merupakan suatu proses menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya kedalam situasi baru yang belum dikenal. Siswa perlu mampu memecahkan masalah matematika, agar nantinya mereka mampu berpikir sistematis, logis dan kritis, serta gigih memecahkan masalah dalam kehidupan yang dihadapinya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa yang mempermudah siswa dalam memahami konsep tentang materi suhu dan kalor, serta dapat memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model PBL. Penelitian ini dilakukan di SMP. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII dan guru sebagai validator. Objek penelitian adalah lembar kerja siswa berbasis Pemecahan Masalah. Instrumen yang digunakan berupa lembar uji validitas, angket uji praktikalitas dan posttest. Lembar uji validitas bertujuan untuk mengetahui tingkat kevalidan, angket uji praktikalitas untuk mengetahui tingkat kepraktisan dan posttest untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
LAYANAN INFORMASI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA DI SMP NEGERI 6 PERCUT SEI TUAN
Agna, Azzahra
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3362
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan penyesuaian diri siswa di SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan, dan bagaimana pelaksanaan layanan informasi dalam mengembangkan kemampuan penyesuaian diri siswa di SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif yang bersifat deskriptif, subyek dalam penelitian ini adalah Guru BK, Wali Kelas, dan beberapa siswa di SMP Negeri 6 Percut Sei Tuan. Pengumpulan data di dapat secara langsung oleh subyek penelitian yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan penghimpunan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sedangkan Teknik keabsahan menggunakan triangulasi data. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa siswa disini kurang bisa berinteraksi dengan baik dengan teman baru di sekolah. Siswa disini lebih banyak yang berteman dengan teman lama ataupun satu kampung dibanding dengan orang baru. Kemudian juga ada beberapa siswa yang sudah mampu dalam menyesuaikan diri di lingkungannya dan mampu mengembangkan kemampuan penyesuaian dirinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru BK belum bisa dikatakan berhasil karena masih ada siswa yang mengalami kesulitan dalam penyesuaian dirinya dan pelaksanaan layanan informasi dalam mengembangkan kemampuan penyesuaian diri siswa belum berjalan dengan baik karena baru hanya dilakukan satu kali pada awal semester.
KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REALITAS UNTUK MEMENTUK RASA PERCAYA DIRI SISWA KELAS IX MTS AL-USWAH KUALA
Nurfauziah, Nurfauziah
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3369
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari hasil pelaksanaan layanan konseling individu dengan Pendekatan realitas untuk membentuk rasa percaya diri siswa kelas IX di MTs. Al-Uswah Kuala yang berjumlah 4 orang siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling (PTBK). Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode observasi dan angket. Hasil skor angket yang diperoleh sebelum diberikan layanan sebesar 25% dengan kategori kepercayaan diri yang masih rendah dan setelah diberikan layanan pada siklus I memperoleh hasil 50% lalu pada siklus kedua mengalami peningkatan menjadi 75%. Peningkatan yang diperoleh dari setiap siklus adalah sebanyak 25%. Maka dapat dikatakan bahwa pemberian layanan konseling individu dengan Pendekatan realitas untuk membentuk rasa percaya diri siswa masuk ke dalam kategori berhasil.
EFEKTIFITAS LAYANAN INFORMASI DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DI SMK SWASTA MANDIRI PERCUT SEI TUAN
Alfiansyah, M Dimas
LOKAKARYA Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30821/lokakarya.v3i1.3356
Layanan informasi sangatlah mudah dilakukan dan tidak memerlukan waktu yang lama dalam pelaksanaannya maka dari itu sudah seharusnya setiap guru BK bisa melaksanakan layanan tersebut dengan baik disekolahnya. Pelaksanaan layanan informasi juga berperan cukup penting dalam pengembangan kreativitas siswa yang bermanfaat baik itu pada saat masih duduk dibangku sekolah maupun saat tamat dari sekolah nantinya. Tujuan idari ipenelitian iini iadalah iuntuk: i(1) Untuk mengetahui efektivitas layanan informasi yang dilakukan guru BK dalam mengembangkan kreativitas siswa di SMK Mandiri Percut Sei Tuan. (2) Untuk mengetahui langkah-langkah yang dilakukan guru BK untuk mengembangkan Kreativitas siswa di SMK Mandiri Percut Sei Tuan.Penelitian iyang idigunakan iadalah ipenelitian ikualitatif ideskriptif idengan imenggunakan imetode itriangulasi idengan iteknik ipengumpulan idata imelalui iobservasi, iwawancara idan idokumentasi. iTeknik ianalisis iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iadalah imereduksi idata, ipenyajian idata, idan imemberi ikesimpulan. Setelah ipenelitian idilakukan idiperoleh ihasil ibahwa kreativitas siswa disekolah cukup baik, dapat dilihat bahwa antusias siswa untuk mencoba sesuatu yang baru serta mencari tahu sehingga menemukan hal baru baik itu dalam pemecahan masalah dalam belajar maupun dalam meningkatkan kemampuan yang sedang ditekuninya cukup baik. Sesuai dengan karakteristik siswa di SMK Swasta Mandiri yang berorientasi kepada siswa-siswa yang kreatif dan inovatif. keefektifan layanan informasi yang diberikan guru bimbingan dan konseling dalam mengembangkan kreativitas siswa di SMK Swasta Mandiri dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan layanan informasi tersebut dan dengan diberikannya layanan informasi dapat mendorong siswa tersebut untuk mengembangkan kreativitas yang dimilikinya.