cover
Contact Name
Antonius Denny Firmanto
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285885852706
Journal Mail Official
danang@stekom.ac.id
Editorial Address
Jl. Bondowoso No.2, RW.2, Gading Kasri, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65115
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Kreatif
ISSN : 2986304X     EISSN : 29863066     DOI : 10.59581
Ilmu Sosial Humaniora, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Manajemen, Ekonomi dan Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Pembelajaran Materi Bernyanyi Solo Di Kelas IX SMP Pertiwi 2 Padang Ridha Hamdani; Jagar Lumbantoruan
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 6 (2023): November : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i6.1636

Abstract

Learning material for solo singing at SMP Pertiwi 2 Padang has been carried out according to the students' abilities with designs planned by the teacher. Learning to sing solo is an activity that trains singing skills in accordance with breathing skills, resonance, mastering the melody, pronunciation, breaking up song sentences and expressions. In singing solo there are no problems faced by students as students and teachers as educators. The problems that often occur are the time dimension, space dimension and melody which are often not harmonious so that students' abilities are very limited, due to a learning tradition in the form of imitating what the teacher does which is what the students emulate. Learning to sing solo at SMP Pertiwi 2 Padang, to be precise in class IX, the teacher carries out learning to sing solo using an unclear method. The method is a method used by educators in front of students to achieve learning objectives well, but after the researcher observes the end of the lesson, the students are asked by the teacher to sing a song. The time dimension and space dimension are not harmonious. Then there is a tendency that it is doubtful that solo singing learning will not be as expected which depends on 3 things, how the teacher designs the RPP, KD and IPKD which are not yet relevant and the lesson material is not developed according to the expected development.
Activity Book Pengenalan Hewan Harimau Sumatera Dhidit Prayoga; Eliya Febriyeni
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 6 (2023): November : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Universitas Katolik Widya Karya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i6.1661

Abstract

The Sumatran tiger is the only type of tiger remaining in Indonesia, other types such as the Balinese tiger and Javanese tiger have become extinct. The lack of introduction to the Sumatran Tiger animal, and the lack of interest in existing books about the Sumatran Tiger, means that children aged 6-8 years do not fully know the Sumatran Tiger animal. Therefore, this design was created to create a new educational media that is appropriate and fun for children aged 6-8 years to learn about the Sumatran tiger. This activity book contains narratives and information about the characteristics of the Sumatran Tiger, how to breed, how to survive, the decline in the Sumatran Tiger population, and contains illustrations and activity content in the form of mazes, counting, find the different, coloring and flashlight pages. Using the glass box method, the design systematically applies the stages of preparation, incubation, illumination and verification. Through these stages, the main media is produced in the form of activity books and supporting media, namely t-shirts, x-banners, string bags, posters, stickers and keychains.
Kosa Kata Baru dalam Bahasa Indonesia (Analisis Peneliti Terdahulu Menggunakan Kajian Kualitatif dalam Penggunaan Kosakata Baru Menjadi Bahasa Baku) Santi Devi
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i1.121

Abstract

 Changes in the meaning of words can occur because of the need to accommodate a concept that does not yet have a vocabulary or a concept that has the same component of meaning as a vocabulary that already existed.  For example, the use of the word broadcast 'spread'.  Originally the meaning of the word broadcast was synonymous with the function of radio, but now it is also used to define other transmissions such as broadcasting counterfeit money. The development of the vocabulary of a language can also show the socio-cultural development of its speakers.  This development is unlimited: it will always develop as long as the speakers are still there and use Indonesian in everyday life.
Wisata Alam Terasering Panyaweuyan Kota Majalengka, Jawa Barat Alya Siti Kulsum; Marcela Isma Mardiana
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i1.122

Abstract

Tujuan artikel ini untuk mengetahui potensi dan daya tarik wisata alam yang ada di Kabupaten Majalengka tepatnya di Sukasri Kidul. Kabupaten Majalengka memiliki wisata alam yang bernama terasering Panyaweuyan. Wisata alam tersebut menyajikan panorama alam yang indah nan asri, dari gugusan bukit yang ditanami sayuran seperti daun bawang,bawang merah,selada dan lainya. Penelitian pada artikel ini mengunakan prosedur penelitian kualitatif mengacu kepada pengumpulan data,deskriptif dan membaca. Wisata alam ini dahulunya hanya sebuah bukit gundul yang digunakan sebagai lahan pertanian. Karena bentang alamnya yang curam, satu- satunya cara mengolahnya dengan membuat terasering. Asal mula terasering Panyaweuyan ini berawal dari sebuah gagasan kecil dari seorang petani bawang merah yang bernama Tatang, Tatang menjadi pengerak bagi para petani di daerahmya dengan mengembangkan sistem budidaya bawang dilahan miring dengan model konservasi terasering. Lahan tersebut kini dikenal dengan terasering Panyaweuyan bahkan, terasering tersebut telah di daftarkan ke badan pangan dunia atau food and agriculture organization (FAO) sebagai terasering terbaik di dunia untuk kawasan bawang merah. Pada tahun 2015 para petani di datangi oleh seorang fotografer yang berasal dari kecamatan Maja fatografer tersebut naik turun terasering sambil terus memotret para petani. Para petani belum mengetahui tujuan dari fotografer tersebut, fotografer tersebut datang ke terasering bertujuan untuk mengikuti lomba pameran foto lalu memenangkan lomba tersebut di Jakarta sejak saat itu wisata alam tersebut banyak dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. fotografer tersebut sampai membuat tempat sampah dan toilet fotografer tersebutlah yang pada akhirnya membuat wisata alam terasering Panyaweuyan itu diketahui banyak orang.
MENENTUKAN KATA BAKU UNSUR SERAPAN SETELAH MENGALAMI PROSES MORFOFONEMIK SISWA KELAS VIII Ade Sugiawan; Yanti Rut Susanti; Rochmat Tri Sudrajat
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i1.125

Abstract

Bahasa sebagai alat komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Dengan bahasa, manusia dapat berinteraksi baik dengan sesamanya, lingkungannya, maupun dengan penciptanya. Kemampuan berbahasa erat hubungannya dengan kemampuan berpikir. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin jelas jalan pikirannya. Keterampilan ini diperoleh melalui latihan-latihan yang intensif dan bimbingan yang sistematis. Demikian pula dengan kemampuan berbahasa, khususnya berbicara dan menulis. Kemampuan berbicara dan menulis berhubungan pula dengan penguasaan kaidah-kaidah bahasa, di antaranya penguasaan kosakata, penguasaan kata baku dan tidak baku unsur serapan, penguasaan proses morfofonemik dan pembentukan kata. Morfofonemik adalah ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan fonem yang timbul sebagai akibat pertemuan morfem dengan morfem lain. Kata-kata serapan yang mengalami proses morfofonemik, terkadang membuat kita sulit untuk membedakan mana yang baku dan mana yang tidak. Kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar. Oleh karena itu, perlu adanya pembahasan mengenai pengimbuhan yang benar khususnya tentang unsur serapan dari bahasa asing.
Meningkatkan Kreativitas dan Pertunjukan Lagu Cangkurileung dalam Pengembangan Kesenian tari di Saung Angklung Udjo Raissa Shafa Argyanti; Syakilla Putri Syahrani
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i1.128

Abstract

Dalam pembelajaran tari tentunya kreativitas dalam tari dapat dikembangkan dalam berbagai stimulus dan strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Salah satunya melalui lagu cangkurileung, dari lagu tersebut penari diharapkan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas gerak melalui lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lagu cangkurileung yang digunakan pada pengembangan kesenian tari. Saung Angklung Udjo adalah salah satu destinasi yang rutin melaksanakan pertunjukan Kesenian Sunda. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan seni pertunjukan Saung Angklung Udjo dilihat dari aspek nilai budaya pariwisata, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan Saung Angklung Udjo adalah seni pertunjukan kesenian khas Jawa Barat yang berlatar belakang budaya Sunda, seperti wayang golek, haleran, tari topeng, calung, angklung, dengan alat musik tradisional, seperti calung dan angklung. Seni pertunjukan tersebut, menggambarkan seni tradisional yang memiliki daya tarik wisata dengan nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya, yaitu nilai kehidupan manusia, nilai hubungan manusia dengan alam sekitar, nilai manusia dari aspek waktu, nilai manusia dari makna kerja dan amal perbuatan, serta nilai hubungan manusia dengan manusia yang lain. Maka dapat disimpulkan jika penerapan stimulus lagu cangkurileung pada pengembangan tari untuk meningkatkan kreativitas ini cocok dalam pembelajaran tari, serta stimulus diyakini dapat meningkatkan kreativitas para penari di Saung Angklung Udjo. Saung Aklung Udjo melakukan pertunjukan secara teratur serta mewariskan budaya sunda kepada anak-anak dengan mendidik mereka untuk menguasai seni tradisi sunda dan angklung secara gratis. Anak-anak tersebut akan tampil dalam pertunjukan, diberi honor sehingga diberi bantuan biaya sekolah. Saung Angklung Udjo di dirikan sebagai upaya untuk menyatukan kecintaan kepada anak-anak, seni tradisional, flora dan fauna, alam, serta lingkungan menjadi suatu harmoni, yang nyaman dilihat, didengar, dan dirasakan.
Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Sosial Ati Sandi Rohayati
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i1.130

Abstract

Penelitian dalam bidang analisis sosiolinguistik telah banyak dilakukan untuk memahami penggunaan bahasa di media sosial, termasuk penggunaan bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan fenomena penggunaan bahasa Indonesia di media sosial berdasarkan aspek sosiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui analisis makna pesan terhadap penelitian- penelitian terdahulu mengenai tema yang serupa. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan bahasa Indonesia di media sosial dari perspektif sosiolinguistik. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan konsep-konsep baru dan teori-teori sosiolinguistik untuk memahami lebih jauh penggunaan bahasa di media sosial yang semakin kompleks dan beragam.
Pengaruh Globalisasi Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Adrian Muhammad Yusuf
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i2.131

Abstract

The rapidly growing influences of globalization unknowingly already mushed in the commynity. This is evidenced by the use of language Indonesian that is shifted with the use of traditional foreign languages. Technology development through modern communication tools become one of the important things in communicating in the globalization. The use of communication tools is usually utilized in daily life, both parents and children. This research uses qualitative descriptive research. The subject of this research is a community aged 7-12 years. The used is a poll given to respondents. Test of normality and homogenity test is used as test hypotheses.The research shows that there is an influence of globalization on the use of language Indonesian. It is seen from the tcount> ttable is 6,675 > 2,10092.
Arsitektur Lawang Sewu sebagai Landmark dan Destinasi Wisata Kota Semarang, Jawa Tengah Esya Fairuz Nurfadillah; Jason Derian Richardo
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i2.132

Abstract

Lawang Sewu is a historic building owned by PT KAI in Operational Area 4 Semarang, Central Java. Lawang Sewu is a relic from the Dutch Colonial period. Now Lawang Sewu has become a cultural heritage building that is included in the building protection law. In this museum we can find the legacy of the old PT KAI. Lawang Sewu is also one of the leading tourist attractions in the city of Semarang and witnessed the 5-day battle in Semarang which took place from 14 to 19 August 1949 and is marked by the location of the Tugu Muda Monument which is on the west side of Lawang Sewu or more precisely at the Jalan Pandanaran roundabout. As an architectural and tourist object, Lawang Sewu has the value needed in the definition of a monument and monumental nature. These values include aspects of history, technology, architecture, and culture. Currently the Lawang Sewu building houses a collection of trains in Indonesia from time to time. Collections such as Alkmaar, Edmonson machines, calculating machines, typewriters, replica steam locomotives, securities, and several other collections. This place is also often used for community activities such as exhibitions, festivals, art performances, shooting, wedding parties and photo shoots.
Legenda Situ Patenggang Sebagai Objek Daya Tarik Wisata Alam Di Bandung Selatan Yunisa Maharani
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 2 (2023): Maret: Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i2.133

Abstract

South Bandung is an area in West Java which is famous for the beauty of its natural tourism which is so beautiful and extraordinarily amazing, where in the South Bandung area there are many natural tourist attractions that are an attraction for domestic and foreign tourists. One of them is Situ Patenggang which is a beautiful lake located in Rancabali, Ciwidey, Bandung Regency, West Java Province. Behind the beautiful lake there is a legendary love story in Situ Patenggang which is a natural tourist attraction in South Bandung and an iconic lake in Ciwidey, Rancabali, Bandung Regency, West Java. The theory used is the theory of natural tourist attraction objects. The research method used is the interview method, aiming to dig deeper into how this legend can be preserved as a natural tourist attraction object from Situ Patenggang. This interview method was conducted through informants consisting of managers, community leaders, and local communities. The results of the research based on the results of direct analysis show that Situ Patenggang is a lake full of legends so that it attracts many domestic and foreign tourists who make this lake the main object of attraction because of the legendary myths in South Bandung.

Page 11 of 27 | Total Record : 269