cover
Contact Name
Muhamad Sidik
Contact Email
mgcn.sidik@gmail.com
Phone
+6289671418611
Journal Mail Official
mgcn.sidik@gmail.com
Editorial Address
Jl. Waru no. 15 Rawamangun Jakarta Timur, Email: mauludiali94@gmail.com (Hp 082135416714), (Hp. 08138408664)
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI (JISI)
Published by CV Alim Publishing
ISSN : 2985315X     EISSN : 29645964     DOI : ttps://doi.org/10.59024/jisi.v1i3.287
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI (JISI) memuat hasil-hasil penelitian dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang belum pernah dipublikasikan atau sedang dikirim pada jurnal lain. lingkup jurnal meliputi : Desain dan Pengukuran Pekerjaan Riset dan Analisis Operasi Analisis Ekonomi Teknik Rekayasa Fasilitas dan Manajemen Energi Teknik Kualitas dan Reliabilitas Faktor Ergonomi dan Manusia Teknik dan Manajemen Operasi Manajemen Suplai Chain Manajemen Teknik Safety Teknik Informasi Desain dan Pengembangan Produk Desain dan Rekayasa Sistem . Jurnal ini terbit 1 tahun 4 kali (Januari, April, Juli dan Oktober)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober" : 5 Documents clear
Upaya Perbaikan Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma dan FMEA di PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri: FMEA, Six sigma, Pengendalian Kualitas Mohammad Faisal Nurfaizi, Mohammad Faisal Nurfaizi; Widya Setiafindari
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.803

Abstract

PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri adalah perusahaan bidang manufaktur, pembuat cetakan injeksi plastik. Permasalahan yang dihadapi perusahaan yaitu terdapat produk cacat dalam proses produksinya sehingga diperlukan upaya perbaikan kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan yang signifikan dan faktor-faktor penyebabnya. Metode yang digunakan metode Six Sigma dengan tahapan DMAIC ( Define, Measure, Analyze, Improve , dan Control ) dan Failure Mode and Effect Analysis . Hasil pembahasan tahap mendefinisikan diketahui produk yang dipilih Container GS serta pendefinisian spesifikasi produk CTQ, alur penggunaan diagram SIPOC. tahap pengukuran diketahui terdapat 6 jenis CTQ, persentase cacat tertinggi yaitu jenis cacat dimensi variabel, dari perhitungan nilai DPMO didapat sebesar 21.157 dan 3.55 sebagai nilai sigma . Dari peta kendali menghasilkan proses produksi yang belum mencapai kestabilan, tahap analisa pada diagram pareto dimensi variabel cacat sebesar 24% dan cacat awal sebesar 19%. Berdasarkan diagram fishbone penyebab cacat oleh faktor man, machine, method, material . Tahap perbaikan dari analisis hasil FMEA mendapatkan nilai RPN tertinggi dengan nilai 720 faktor manusia karena kurang disiplin dalam menjaga kebersihan area penyimpanan material dan peralatan kerja. Tahap kontrol melakukan perbaikan dari hasil FMEA yaitu melakukan pembersihan area penyimpanan secara berkala.
PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PADA RESTORAN CEPAT SAJI X MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL (SERVICE QUALITY) DAN QFD (QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT) Bambang budiono; Ari Zaqi Al-Faritsy
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.853

Abstract

Sebuah usaha di Yogyakarta yang bergerak di bidang makanan atau minuman cepat saji adalah Restoran cepat saji X.Tujuan dari pemeriksaan tersebut adalah untuk mendapatkan kesenjangan antara harapan dan persepsi. selanjutnyamendapatkan kualitas yang diinginkan pelanggan. Dalam penelitian ini, strategi Service Quality memanfaatkan kreditaspek kualitas administrasi, khususnya tanglibel, reability, responsiveness, assurance, dan empaty terhadap survei. Daripemeriksaan gap 5 yang mempunyai nilai negatif sebagai ciri bahwa pembeli perlu melakukan perbaikan ke VoC (Voiceof customer), untuk dimanfaatkan dalam kerangka kebutuhan pembeli di HoQ yang merupakan kebutuhan QFD. Hasilpengujian menunjukkan bahwa sifat substansial yaitu kualitas kenyamanan dalam berbagai media dapat berfungsi denganbaik, untuk kemajuan dengan nilai 1,8 pada tingkat persepsi, 4,08 pada tingkat asumsi, sehingga diperoleh nilai negatifterbesar khususnya ( - 2.22).
PERANCANGAN MESIN PARUT KELAPA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN DESIGN FOR MANUFACTURING AND ASSEMBLY Iwan Eri Nuryanto; Widya Setiafindari
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.854

Abstract

Proses pemarutan kelapa secara manual Pada UMKM X dengan permintaan parutan kelapa sebanyak 30 biji/ hari yang di selesaikan dengan waktu 3 jam dirasa kurang mencukupi permintaan yang dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan membuat desain pemarut kelapa yang ideal, untuk mengetahui biaya dan untuk mengetahui keungulan mesin parut kelapa di banding alat parut yang sudah ada. Proses perancangan dimulai dengan identifikasi kebutuhan dan spesifikasi pengguna, pembuatan konsep desain awal. Kemudian dianalisis menggunakan prinsip DFMA untuk mengidentifikasi elemen yang tidak diperlukan, mengurangi jumlah komponen, serta memperbaiki tata letak untuk mempermudah proses perakitan. Hasil penelitian ini adalah desain alat parut kelapa yang telah di rancang dan analisa mengunakan metode Desain for Manufacturing and Assembly DFMA dapat memenuhi permintaan parutan kelapa yang di butuhkan oleh UMKM X, biaya perakitan setiap unit Alat parut kelapa memerlukan biaya Rp312.717, keungulan dari mesin parut kelapa yang di rancang dan di analisis menggunakan DFMA dibanding alat parut yang saat ini adalah kapasitas produksi lebih banyak dari sebelumnya, dimana untuk memarut 30 biji kelapa memerlukan waktu 3 jam, untuk saat ini bisa di selsaikan dalam waktu 1 jam Maka mengalami peningkatan produktifitas sebanyak 66,67%.
ANALISIS RESIKO BAHAYA LIMBAH B3 MENGGUNAKAN METODE HIRARC PADA INSTALASI PEMBUANGAN AIR LIMBAH Rio Ferdiand Saputra; Andung Jati Nugroho
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.855

Abstract

Balai PIALAM, namely the Technical Implementation Unit (UPT) of the PUP-ESDM Office of the DIY Regional Government, is a centralized wastewater treatment plant. The problems that exist in Balai PIALAM are temporary storage of B3 waste does not meet the criteria, leaking storage, excessive capacity, methods that can be used to overcome B3 waste are using the HIRARC method, based on 9 activities of the B3 waste management process. Impact of hazard risk with research results Risk level: Medium 4 hazard effect 6.33%, High2 hazard effect 2.11%, extreme1 hazard effect 1.6%. The stages of making HIRARC are: decomposing the work into steps from the beginning to the end of the process, identifying the source of danger, determining the hazard posed by means of interviews, observations, observations, brainstorming, determining the impact on environmental workers, assessing the likelihood of occurrence is used to determine risk rating. Testing period January 2024, t BOD Input (min 99 mg/L,max 458 mg/L), Output (min 10 mg/L,max 59 mg/L), Average (input 206 mg/L, output 30 mg/L), testing period February 2024, testing t BOD Input (min 84 mg/L, max 288 mg/L), Output (min 12 mg/L, max 43 mg/L), Average (input 154 mg/L, output 24 mg/L). Use of APD such as laboratory coats, masks, special gloves, safety shoes, protective helmets and life vests, face shields. As well as implementing SOP. Control of hazards or risks both in laboratory and operational testing activities using APD: gloves, laboratory coats, safety shoes, protective glasses, masks, life vests, and special vests according to the work done and affirmation of SOP.
Analisis Postur Kerja Pada Bagian Packing Menggunakan Metode ManTRA Dan REBA Rifka Alivia; Ferida Yuamita
JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jisi.v2i4.857

Abstract

PT. Indonesia Plafon Semesta is a company engaged in manufacturing, this company produces various kinds of PVC ceilings. Problems faced by PT. Indonesia Plafon Semesta is the activity of making PVC ceilings in the packing section, where the activity conditions or workers' posture is not good. When packing by squatting and bending, the position is less ergonomic, resulting in excessive force exertion and the risk of injury. This research aims to determine the level of complaints felt by workers in body parts by identifying them using the Nordic Body Map (NBM), Manual Task Risk Assessment (ManTRA) to determine the level of risk experienced by workers and knowing how many angles are formed. Rapid Entire Body Assessment (REBA) is used to calculate worker posture and provide a score of the worker's proposed posture using Anthropometry. Data processing was carried out using NBM calculations for workers who had the highest score of 51 and the lowest 44. Knowing the level of risk experienced by workers with Mantra protection with the back, forearms, neck and wrists > 15 and the angle formed in the REBA calculation using score 10. Improvement of the proposed posture with Anthropomerti with a TPO calculation of 32.5 cm and JTD cm of 69 by paying attention to the object being worked on with REBA calculation results having a score of 7.

Page 1 of 1 | Total Record : 5