cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2026)" : 10 Documents clear
Pengetahuan, Sikap, Dan Faktor Sosiodemografi Orang Tua Berpengaruh Terhadap Tingginya Capaian Vaksinasi Polio Di Puskesmas Sering Medan Refika Salsabila; Annisa Annisa
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29188

Abstract

Abstrak : Poliomielitis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang sangat menular dan untuk saat ini tidak dapat disembuhkan, virus ini menyerang sistem saraf pada anak yang berakibat terjadinya kelemahan sampai kelumpuhan otot. Akan tetapi, penyakit ini dapat dicegah dengan pemberian vaksinasi polio. Program vaksinasi polio dipengaruhi oleh ketaatan dan kedisiplinan ibu untuk membawa balitanya ke fasilitas kesehatan. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, usia, agama, status pendidikan, dan pekerjaan ibu terhadap kelengkapan vaksinasi polio. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan studi kasus dengan pengambilan sampel di Wilayah Kerja Puskesmas Sering Medan yang berjumlah 93 responden ibu yang mempunyai anak usia 0-59 bulan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang berisikan karakteristik, pengetahuan, dan sikap ibu tentang vaksinasi polio. Dari hasil penelitian terhadap 93 ibu - ibu dengan rentang usia 20-35 tahun didapatkan tingkat pengetahuan ibu terhadap vaksinasi polio di Puskesmas Sering Medan adalah baik (51,61%), di mana 78 responden (83.8%) telah lengkap melakukan imunisasi polio. Status pendidikan terbanyak dari ibu yang telah memberikan vaksinasi lengkap adalah jenjang SMA/SMK/MA (43%). Dijumpai hubungan antara pengetahuan, sikap, dan agama dengan vaksinasi polio. Sedangkan usia, status pendidikan, dan pekerjaan tidak memiliki hubungan. Sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik, sesuai dengan tingginya capaian vaksinasi di Puskesmas Sering. Terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, dan agama ibu dengan kelengkapan vaksin polio.
Akses Pelayanan Kesehatan Berhubungan Terhadap Tingkat Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskemas Tuntungan Pinta Pudiyanti Siregar; Adam Erlangga; Ayu Andini; Annisa Mutiara Naulita Siregar; Raisa Alifia Muabarak Lubis; Alya Petri
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.27759

Abstract

Abstrak : Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan utama yang membutuhkan kepatuhan tinggi terhadap pengobatan Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Akses pelayanan kesehatan diperkirakan menjadi faktor penting yang memengaruhi kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara akses pelayanan kesehatan dengan tingkat kepatuhan minum OAT pada pasien TB di UPT Puskesmas Tuntungan. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan total sampel 52 pasien TB fase lanjutan, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Akses Pelayanan Kesehatan dan kepatuhan minum obat diukur menggunakan MMAS-8. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar pasien memiliki akses mudah (71,2%) dan kepatuhan tinggi (65,4%). Terdapat perbedaan proporsi yang mencolok antara kelompok akses mudah dan sulit: pasien dengan akses mudah memiliki kepatuhan tinggi sebesar 89,2%, sedangkan akses sulit hanya 6,7%. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara akses pelayanan kesehatan dan kepatuhan minum OAT (p=0,000). Nilai PR=12,7 mengindikasikan bahwa pasien dengan akses sulit berisiko 12,7 kali lebih rendah dalam kepatuhan. Akses pelayanan kesehatan berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan minum OAT. Perbaikan akses fisik, transportasi, serta kenyamanan layanan diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi TB.
Pemberian Asi Eksklusif Berpengaruh Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut pada Balita Di Puskesmas Besitang Kabupaten Langkat Tahun 2022-2023 Syukraini Annisa Malau; Amelia Eka Damayanti
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29347

Abstract

Abstrak: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit menular yang menyerang organ pernapasan dan merupakan salah satu penyebab utama kematian pada balita di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pemberian ASI eksklusif berperan penting dalam pencegahan ISPA karena ASI mengandung banyak imunoglobulin dan faktor protektif terhadap infeksi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Besitang, Kabupaten Langkat, pada tahun 2022-2023. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode cross-sectional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 30 balita yang didiagnosis ISPA. Analisis data melibatkan teknik univariat untuk karakteristik dan bivariat dengan uji Fisher’s exact untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif terhadap kejadian ISPA pada balita. Sebanyak 36,7% balita memiliki riwayat ASI eksklusif dan sebanyak 63,3% balita tidak memiliki riwayat ASI eksklusif. Terdapat 83,3% balita mengalami ISPA dan 16,7% balita yang tidak mengalami ISPA. Berdasarkan hasil uji Fisher’s exact didapatkan nilai probabilitas 0,047 (0,05). Terdapat pengaruh pemberian ASI eksklusif dengan kejadian ISPA pada balita di Puskesmas Besitang, Kabupaten Langkat Tahun 2022-2023.
Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum) Berpengaruh terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Klinik Pratama Hanna Kasih Mhd Abdul Azis; Irfan Hamdani
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29033

Abstract

Abstrak : Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah ≥140/90 mmHg yang dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius apabila tidak ditangani dengan baik. Selain terapi farmakologis, penggunaan terapi herbal sebagai terapi komplementer semakin banyak digunakan, salah satunya bawang putih (Allium sativum), yang diketahui memiliki efek relaksasi otot polos pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak bawang putih (Allium sativum) terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan rancangan pretest and posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol sebanyak 18 orang yang diberikan plasebo dan kelompok intervensi sebanyak 18 orang yang diberikan ekstrak bawang putih. Intervensi diberikan satu kali sehari selama 28 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test apabila data berdistribusi normal, dan uji Wilcoxon apabila data tidak berdistribusi normal. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro–Wilk. Hasil Penelitian : Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik yang bermakna pada kelompok intervensi setelah pemberian ekstrak bawang putih. Kesimpulan : Ekstrak bawang putih (Allium sativum) terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Hanna Kasih.
Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2024 Terhadap Aspek Fikih Islam Dan Medikolegal Dalam Penggunaan Kadaver Pada Praktikum Anatomi Juanrike Ikhsania; Maulana Siregar; Fardella Lufiana; Rini Syahrani Harahap
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.28554

Abstract

Abstrak: Kadaver merupakan media penting dalam pembelajaran anatomi karena memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa kedokteran dalam memahami struktur tubuh manusia. Namun, penggunaannya menimbulkan persoalan etis dan hukum, terutama dalam pandangan fikih Islam yang menuntut penghormatan terhadap jenazah serta aspek medikolegal yang mengatur penggunaannya secara sah. Penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2024 terhadap aspek fikih Islam dan medikolegal dalam penggunaan kadaver pada praktikum anatomi. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 72 mahasiswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat menggunakan program SPSS versi 25 untuk menentukan tingkat pengetahuan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai aspek fikih Islam termasuk kategori baik (50%), cukup (48,6%), dan buruk (1,4%). Sedangkan pengetahuan aspek medikolegal berada pada kategori baik (66,7%), cukup (27,8%), dan buruk (5,6%). Mahasiswa lebih memahami ketentuan hukum dan etika medikolegal dibandingkan aspek fikih Islam, terutama terkait larangan penggunaan kadaver berbeda jenis kelamin dan status jenazah maksum. Sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan yang baik terhadap penggunaan kadaver, namun pemahaman fikih Islam masih perlu ditingkatkan. Integrasi nilai-nilai syariat Islam dalam kurikulum kedokteran diperlukan agar mahasiswa mampu melaksanakan praktikum anatomi secara ilmiah, etis, dan sesuai hukum Islam. 
Perbandingan Tingkat Pengetahuan Tentang Fibroadenoma Mammae Terhadap Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswi Kesehatan Dan Non Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Nina Kita Nola Bancin; Annisa Annisa
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29437

Abstract

Abstrak: Fibroadenoma adalah tumor payudara yang paling umum terjadi pada remaja dan wanita muda. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) merupakan salah satu upaya untuk sebagai deteksi dini kelainan abnormal pada payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbandingan pengetahuan tentang fibdroadenoma mammae terhadap pemeriksaan payudara sendiri pada mahasiswi kesehatan dan non kesehatan. Deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional, dengan sampel 65 mahasiswi kesehatan dan 65 mahasiswi non kesehatan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara angkatan 2022. Dilakukan uji univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square untuk menguji perbandingan tingkat pengetahuan fibroadenoma mammae terhadap perilaku sadari. Terdapat perbandingan pengetahuan FAM pada mahsiswi kesehatan dan non kesehatan. Pada uji statistik chi-square menunjukkan p=0,000(p0,05) yang mengindikasikan adanya perbandingan tingkat pengetahuan FAM pada mahsiswi kesehatan dan non kesehatan dan untuk perilaku SADARI juga terdapat adanya perbandingan. Pada uji chi-square menunjukkan p=0,013(p0,05) yang mengindikasikan adanya perbandingan tingkat perilaku SADARI pada mahasiswi kesehatan dan non kesehatan. Mahasiswi kesehatan memiliki pengetahuan FAM dan perilaku SADARI yang baik daripada mahasiswi non kesehatan.
Pengetahuan Orang Tua Berhubungan Dengan Kemajuan Tatalaksana Palsi Serebral Syahri Ramadani; Nurcahaya Sinaga
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29567

Abstract

Abstrak : Palsi serebral menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi kemampuan bergerak, keseimbangan, dan postur akibat perkembangan otak yang tidak normal atau kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Prevalensi palsi serebral berkisar antara 1–4 per 1.000 kelahiran hidup, dan sekitar 1 dari 345 anak usia 8 tahun di Amerika Serikat teridentifikasi mengalami kondisi ini. Pengetahuan orang tua, khususnya ibu, berperan penting dalam mendukung perkembangan dan tatalaksana anak dengan palsi serebral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan kemajuan tatalaksana palsi serebral. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari kuesioner tervalidasi mengenai pengetahuan orang tua terhadap tatalaksana palsi serebral dan dianalisis secara univariat serta bivariat. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik (80,8%) dan kemajuan tatalaksana tinggi (80,8%). Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan orang tua dan kemajuan tatalaksana, di mana pengetahuan yang baik berkaitan dengan kemajuan yang lebih tinggi. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan orang tua berpotensi meningkatkan keberhasilan tatalaksana anak dengan palsi serebral.
Usia Pertama Berhubungan Seksual Terhadap Tipe Histopatologi Kanker Serviks Aidil Akbar; Sanjay Saputra; Nanda Bagus Pratiktio; Abdul Gafar Parinduri
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.28898

Abstract

Abtrak : Usia pertama kali berhubungan seksual merupakan salah satu faktor risiko kanker serviks, namun hubungannya dengan tipe histopatologi belum jelas. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan usia pertama kali berhubungan seksual dengan tipe histopatologi kanker serviks pada pasien Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medis 54 pasien kanker serviks periode Januari–November 2025. Data dianalisis secara deskriptif dan hubungan antara variabel utama diuji menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar pasien menderita squamous cell carcinoma (SCC) sebanyak 40 orang (74,1%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia pertama kali berhubungan seksual tidak berhubungan secara signifikan dengan tipe histopatologi kanker serviks (p = 0,279). Usia pertama kali berhubungan seksual berperan sebagai faktor risiko umum kanker serviks, tetapi tidak menentukan tipe histopatologi secara spesifik. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi dan deteksi dini risiko kanker serviks secara umum.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Manfaat Senam Hamil Di Wilayah Puskesmas Desa Sambirejo Tegar Alamsyah; Humairah Medina Liza Lubis; Imanda Jasmine Siregar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29476

Abstract

Abstrak: Desa Sambirejo memiliki 14 dusun dengan luas wilayah 8,91 km² dan jumlah penduduk pada tahun 2022 sebanyak 44.989 jiwa. Puskesmas Desa Sambirejo merupakan satu-satunya fasilitas pelayanan kesehatan yang paling mudah diakses oleh masyarakat. Pada tahun 2022 tercatat sebanyak tiga kasus kematian ibu yang terjadi pada kelompok usia 20–34 tahun. Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan angka kematian ibu, salah satunya melalui pembentukan Kelas Ibu Hamil yang memberikan edukasi mengenai perkembangan kehamilan, Antenatal Care (ANC), dan senam hamil. Senam hamil bermanfaat untuk meningkatkan kesiapan fisik dan kesehatan ibu menjelang persalinan, namun masih banyak ibu hamil yang mengalami ketidaknyamanan selama kehamilan akibat kurangnya pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu hamil tentang manfaat senam hamil di wilayah kerja Puskesmas Desa Sambirejo. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan kurang tentang manfaat senam hamil sebanyak 18 orang (45,0%), diikuti pengetahuan baik sebanyak 13 orang (32,5%), dan pengetahuan cukup sebanyak 9 orang (22,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Desa Sambirejo masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai manfaat senam hamil.
Tingkat Aktivitas Fisik Berhubungan Dengan Kapasitas Vital Paru pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2021 Safira Julia Putri; Ikhfana Syafina
JURNAL PANDU HUSADA Vol 7, No 4 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v7i4.29471

Abstract

Abstrak: Aktivitas fisik adalah segala bentuk gerakan fisik yang memerlukan pengeluaran energi yang dihasilkan oleh otot rangka. Rutinitas aktivitas fisik pada seseorang dapat mempengaruhi nilai kapasitas vital paru secara positif, semakin tinggi tingkat rutinitas aktivitas fisik seseorang maka fungsi paru semakin baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik dengan kapasitas vital paru pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Angkatan 2021. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan ialah 51 orang. Aktivitas fisik diukur dengan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) dan kapasitas vital paru diukur  dengan menggunakan alat tes spirometri. Total dari 51 sampel, menunjukkan bahwa mayoritas sampel dengan aktivitas fisik kategori sedang sebanyak 28 orang (54,9%). Sedangkan mayoritas sampel yang memiliki kapasitas vital paru normal sebanyak 42 orang (82,4%). Terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik terhadap kapasitas vital paru ( p value= 0,011) hubungan yang signifikan aktifitas fisik terhadap kapasitas vital paru mahasiswa FK UMSU angkatan 2021. Terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan kapasitas vital paru pada mahasiswa fakultas kedokteran universitas muhammadiyah sumatera utara angkatan 2021.

Page 1 of 1 | Total Record : 10