cover
Contact Name
Meldi T.M. Sinolungan
Contact Email
cocos@unsrat.ac.id
Phone
+6281356422433
Journal Mail Official
cocos@unsrat.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
COCOS
ISSN : -     EISSN : 27150070     DOI : 10.35791
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini memuat materi yang berkaitan dengan Pertanian. Menyangkut Tanah, Budidaya Pertanian, Proteksi Tanaman, Teknologi Pertanian dan Sosial Ekonomi Pertanian
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024" : 5 Documents clear
UJI KINERJA MESIN PENGGILING PADI INARI TIPE RMU001 Erna Marlina Piri; Ruland A. Rantung; Lady C. Ch. E. Lengkey
COCOS Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji kinerja mesin penggiling padi inari tipe RMU001, yakni menghitung kapasitas kerja, rendemen giling, dan konsumsi bahan bakar pada kecepatan putaran mesin (rpm) yang berbeda. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin penggiling padi merk Inari tipe RMU001 dengan 2 mesin penggerak penelitian dilakukan di Desa Molompar. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Experimental, di mana data dikumpulkan, diolah dan dikalkulasi dibuat dalam bentuk tabel kemudian dideskripsikan. Variabel pengamatan adalah waktu menggiling gabah menjadi beras, kecepatan alat dan mesin, bobot beras yang akan digiling, bobot beras hasil gilingan dan jumlah bahan bakar yang digunakan. Analisis dilakukan terhadap kapasitas kerja, rendemen beras giling dan penggunaan bahan bakar pada setiap kedua mesin penggerak. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan putar mesin penggerak kecepatan rendah, sedang dan tinggi pada mesin penggerak 1 = 776 rpm, 915 rpm dan 1.017 rpm. Mesin penggerak 2 = 824 rpm, 1.338 rpm dan 1.933 rpm. Kapasitas kerja mesin yang tertinggi ada pada kecepatan sebesar 248,75 kg/jam dimana pengaturan gas merupakan kecepatan putar yang biasa digunakan oleh operator. Nilai rendemen giling meningkat pada kecepatan putaran mesin penggerak 1 = 915 rpm dan mesin penggerak 2 = 1.338 rpm yaitu sebesar 64%.     Konsumsi bahan bakar yaitu semakin tinggi kecepatan putaran mesin semakin tinggi penggunaan bahan bakar. Kata kunci: Penggilingan Padi Inari, kapasitas kerja mesin, dan konsumsi bahan bakar
EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI TALAWAAN MERAS (MS.1.Ka) KABUPATEN MINAHASA UTARA Johansen Sinulingga; Leo H. Kalesaran; Ruland A. Rantung
COCOS Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kinerja jaringan irigasi Talawaan Meras MS.1.Ka dan mengkaji penyebab terjadinya lahan sawah menjadi non sawah. Pengambilan data primer dan sekunder dilakukan langsung di lapangan menggunakan Metode Survey/Wawancara kepada beberapa responden terpilih. Data kinerja jaringan irigasi diperoleh dengan pengecekan langsung kondisi fisik dan pengukuran debit air saluran mengunakan pelampung di 3 (tiga) titik untuk mendapatkan kondisi saluran sekunder. Lokasi penelitian yaitu MS.1.Ka jaringan irigasi yang terlihat mengalami perubahan dari sawah ke perumahan. Hasil penelitian menujukkan kondisi bangunan jaringan irigasi MS.1.Ka kurang perawatan rutin dan berkala beberapa tahun terakhir. Debit air pada saluran sekunder rata-rata 0,24 m3/detik. Luas fungsional sawah tersisa 0,73 ha, sedangkan lahan yang menjadi perumahan 2,87 ha. Penyebab konversi pada lokasi penelitian adalah bahwa penerapan UU No. 41 tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan dan Permen PUPR No. 12 tahun 2015 tentang Exploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi tidak diterapkan. Kata kunci: Evaluasi, jaringan irigasi, konversi lahan sawah
Analisis Energi Dalam Proses Penyangraian Kacang Tanah Varietas Batik Secara Tradisional di Desa Kanonang Lima Rompas, Krisye Sharon; Lengkey, Lady C. Ch. E.; Molenaar, Robert
COCOS Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kacang tanah adalah komoditas agribisnis yang bernilai ekonomi cukup tinggi dan merupakan salah satu sumber protein dalam pola pangan penduduk Indonesia. Kacang tanah merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Minahasa. Kecamatan Kawangkoan merupakan salah satu wilayah dikenal sebagai sentra usaha pascapanen kacang tanah atau lebih dikenal sebagai kacang “tore” atau “kacang sangrai” dan berbagai produk ikutan olahan lainnya. Proses penyangraian kacang tanah berlangsung kurang lebih 45 menit, menggunakan wajan berdiameter 1.5 m dan berbahan bakar kayu. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung total energi yang digunakan pada tahapan proses penyangraian kacang tanah varietas batik, serta menentukan efisiensi selama proses penyangraian kacang tanah varietas batik secara tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan cara survei analisis energi dan eksperimental. Diperoleh hasil bahwa Total energi yang digunakan selama proses penyangraian kacang tanah varietas batik ini adalah 191.560.170 Kkal, hasil perolehan dari Energi bahan bakar kayu dengan nilai 191.557.600 kkal dan Energi Manusia yaitu 2,570 kkal dan total untuk menyangrai kacang tanah untuk 155,4 kg kacang adalah 42,38 kg kayu. Efisiensi penyangraian selama proses penyangraian kacang tanah menggunakan alat sangrai tradisional adalah 27,62%. Kata kunci: energi, kacang tanah, tradisional
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI ALAT SANGRAI KOPI TIPE SILINDER DESA LIBERIA KECAMATAN MODAYAG KABUPATEN BOLAANGMONGONDOW TIMUR Panigoro, Fregi Hariyanto; Rumambi, David P.; Ludong, Daniel P.M.
COCOS Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui data kinerja kelayakan ekonomi dari operasi mesin sangrai kopi mencakup (NPV, B/C, dan IRR). Penelitian ini dilakukan di Desa Liberia Kecamatan Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongoondow Timur dengan kapasitas kerja mesin setiap penyangraian 3 kg. Hasil analisis kelayakan ekonomi diperoleh NPV Rp 8.304.379, B/C 1.24, IRR 40% yang dicapai pada tahun ke 5. Kata Kunci: Analisis Kelayakan Ekonomi, NPV, B/C, dan IRR
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI ALAT PENGOLAHAN NIRA AREN MENJADI GULA SEMUT SECARA TRADISIONAL DI DESA WANGA KECAMATAN MOTOLING TIMUR Momongan, Fransiska Oktavia; Molenaar, Robert; Rumambi, David P.
COCOS Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Absract Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis kelayakan ekonomi alat pengolahan nira aren menjadi gula semut secara tradisional di Desa Wanga Kecamatan Motoling Timur. Hal itu dilakukan berdasarkan permasalahan yang timbul di desa tersebut yaitu  belum pernah ada yang menganalisis proses pengolahan yang dilakukan secara tradisional dari segi kajian ekonomi penerapan dalam hal biaya total dan kelayakan ekonomi atau finansialnya. Berdasarkan kondisi di atas, alat pengolahan nira aren menjadi gula semut perlu dilakukan analisis ekonomi pada biaya total selama proses pengolahan gula semut dan kelayakan ekonomi yang dinilai   dari 4 kriteria yaitu BEP, NPV, B/C RATIO, dan IRR. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei yang diperoleh dari kuesioner dan wawancara serta teknik observasi yang diperoleh dari pengamatan di lapangan. Hasil perhitungan analisis kelayakan ekonomi pada alat pengolahan nira aren menjadi gula semut secara tradisional diperoleh hasil perhitungan biaya total sebesar Rp. 39.967/jam. Berdasarkan kondisi operasional di lapangan diperoleh nilai NPV lebih dari 0 yaitu Rp. 57.548.411, nilai B/C Ratio lebih dari 1 yaitu 1.422 dan nilai IRR lebih dari discount rate yaitu 198%. Sedangkan untuk BEP operasional alat pengolahan nira aren menjadi gula semut secara tradisional berada pada tingkat operasi 2.625 liter nira/tahun atau setara dengan Rp. 2.798.465/tahun yang artinya pada titik tersebut jumlah produksi atau jumlah penjualan mencapai titik impas sehingga alat pengolahan nira aren menjadi gula semut secara tradisional layak secara ekonomi. Kata kunci : Analisis kelayakan ekonomi, pengolahan tradisional, gula semut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 3 (2024): EDISI JULI-SEPTEMBER 2024 Vol. 16 No. 2 (2024): EDISI APRIL-JUNI 2024 Vol. 16 No. 1 (2024): EDISI JANUARI-MARET 2024 Vol. 15 No. 1 (2023): EDISI JANUARI-MARET 20223 Vol. 15 No. 4 (2023): EDISI OKTOBER-DESEMBER 2023 Vol. 15 No. 2 (2023): EDISI APRIL-JUNI 2023 Vol. 14 No. 4 (2022): EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 14 No. 3 (2022): EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 14 No. 2 (2022): EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 14 No. 1 (2022): EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 13 No. 4 (2021): EDISI OKTOBER-DESEMBER 2021 Vol. 13 No. 3 (2021): EDISI JULI-SEPTEMBER 2021 Vol. 13 No. 2 (2021): EDISI APRIL-JUNI 2021 Vol. 13 No. 1 (2021): EDISI JANUARI-MARET 2021 Vol. 12 No. 4 (2020): EDISI OKTOBER-DESEMBER 2020 Vol. 12 No. 3 (2020): EDISI JULI-SEPTEMBER 2020 Vol. 12 No. 2 (2020): EDISI APRIL-JUNI 2020 Vol. 12 No. 1 (2020): EDISI JANUARI-MARET 2020 Vol. 11 No. 4 (2019): EDISI OKTOBER-DESEMBER 2019 Vol. 11 No. 3 (2019): EDISI JULI-SEPTEMBER 2019 Vol. 11 No. 1 (2019): EDISI JANUARI-MARET 2019 Vol. 11 No. 2 (2019): EDISI APRIL-JUNI Vol. 10 No. 8 (2018) Vol. 10 No. 7 (2018) Vol. 10 No. 6 (2018) Vol. 10 No. 5 (2018) Vol. 10 No. 4 (2018) Vol. 10 No. 3 (2018) Vol. 10 No. 2 (2018) Vol. 10 No. 1 (2018) Vol. 9 No. 6 (2017) Vol. 9 No. 5 (2017) Vol. 9 No. 4 (2017) Vol. 9 No. 3 (2017) Vol. 9 No. 2 (2017) Vol. 9 No. 1 (2017) Vol. 8 No. 6 (2017) Vol. 8 No. 5 (2017) Vol. 8 No. 4 (2017) Vol. 8 No. 3 (2017) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 8 No. 1 (2016) Vol. 7 No. 7 (2016) Vol. 7 No. 6 (2016) Vol. 7 No. 5 (2016) Vol. 7 No. 4 (2016) Vol. 7 No. 3 (2016) Vol. 7 No. 2 (2016) Vol. 6 No. 17 (2015) Vol. 6 No. 16 (2015) Vol. 6 No. 15 (2015) Vol. 6 No. 14 (2015) Vol. 6 No. 13 (2015) Vol. 6 No. 12 (2015) Vol. 6 No. 11 (2015) Vol. 6 No. 10 (2015) Vol. 6 No. 9 (2015) Vol. 6 No. 8 (2015) Vol. 6 No. 7 (2015) Vol. 6 No. 6 (2015) Vol. 6 No. 5 (2015) Vol. 6 No. 4 (2015) Vol. 6 No. 3 (2015) Vol. 6 No. 2 (2015) Vol. 6 No. 1 (2015) Vol. 5 No. 4 (2014) Vol. 5 No. 3 (2014) Vol. 5 No. 2 (2014) Vol. 5 No. 1 (2014) Vol. 4 No. 6 (2014) Vol. 4 No. 5 (2014) Vol. 4 No. 4 (2014) Vol. 4 No. 3 (2014) Vol. 4 No. 2 (2014) Vol. 4 No. 1 (2014) Vol. 3 No. 6 (2013) Vol. 3 No. 5 (2013) Vol. 2 No. 4 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013) Vol. 1 No. 2 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012) More Issue