cover
Contact Name
Ahmad Syauqi
Contact Email
sainsalami@unisma.ac.id
Phone
+6288210204258
Journal Mail Official
syauqi.fmipa@unisma.ac.id
Editorial Address
FMIPA Lanti 1 Gedung Usman bin Affan Kompleks Unisma Jl. MT. Haryono 193
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains Alami (Known Nature)
ISSN : -     EISSN : 26571692     DOI : https://doi.org/10.33474/j.sa-v6i1.2023
Alami menunjuk kepada material yang ada dalam makhluk hidup (ciptaan). Semua senyawa yang ada dalam tubuh makhluk hidup dan sintesis oleh peristiwa biokimia merupakan produk organik. Proses perubahan menuju mineralisasi oleh mikroorganisme merupakan peristiwa dekomposisi dan dalam hal ini juga terjadi dalam suatu kehidupan. Selanjutnya, biogeokimia; studi proses-proses biologi pada tanah/lahan merupakan suatu perputaran zat dan hal ini sangat penting dalam kehidupan. (Natural refers to the material that exists in living things (creation). All compounds that exist in the body of living things and are synthesized by biochemical events are organic products. The process of change towards mineralization by microorganisms is a decomposition event and in this case also occurs in a life. Furthermore, biogeochemistry; study of biological processes on soil/land is a cycle of matter and this is very important in life).
Articles 114 Documents
Profil Senyawa Metabolit Sekunder dan Deteksi Antosianin pada Buah Stroberi (fragaria x ananassa) Menggunakan Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri Inframerah: Profile of Secondary Metabolite Compounds and Anthocyanin Detection in Strawberry Fruit (Fragaria x ananassa) Using Thin-Layer Chromatography and Infrared Spectrophotometry Haikal, Muhammad Wildan; Rahayu, Tintrim; Jayanti, Gatra Ervi
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v8i1.18812

Abstract

Strawberry plants are a type of plant that grows extensively in Indonesia. Some studies show that Strawberries (Fragaria x ananassa) are a source of bioactive compounds, rich in ascorbic acid, anthocyanins and phenol compounds, and have high levels of antioxidants. Strawberries have compounds that provide pigment and antioxidant activity, namely anthocyanins. This study aims to detect secondary metabolite compounds in strawberry fruit extract (Fragaria x ananassa) using Thin Layer Chromatography (TLC) with a mobile phase containing butanol, acetic acid, and aqua-distillate (4:1:1) and infrared spectrophotometry. The results of phytochemical screening tests showed that the strawberry extract contained secondary metabolite compounds, including alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins. TLC with the Rf value in Strawberry fruit extract results in 0.38. The results of the infrared spectrophotometry analysis indicate the presence of functional groups, including C-H, CO, OH, C꓿C, and ꓿C-O-C, which corroborate the results of TLC, suggesting that the strawberry extract contains anthocyanins. Keywords: strawberry, secondary metabolite compound, TLC, infrared spectrophotometry ABSTRAK Tanaman stroberi merupakan tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman stroberi memiliki banyak manfaat terutama bagian buahnya. Buah stroberi (Fragaria x ananassa) adalah sumber senyawa bioaktif, kaya akan asam askorbat, antosianin dan senyawa fenol, dan memiliki kadar antioksidan yang cukup tinggi. Buah stroberi memiliki senyawa yang memberi pigmen dan mempunyai aktivitas antioksidan yaitu antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil senyawa metabolit sekunder pada ekstrak buah stroberi dan mendeteksi senyawa antosianin pada ekstrak buah stroberi (Fragaria x ananassa) menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan fase gerak butanol-asam asetat-aquadest (4:1:1) dan FTIR. Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak stroberi mengandung senyawa metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Hasil KLT ditunjukkan dengan nilai Rf pada ekstrak buah stroberi adalah 0,38. Hasil analisis spektrofotometri inframerah terdapat gugus fungsi O–H, C=O, C=C dan =C–O–C yang memperkuat hasil KLT bahwa ekstrak stroberi mengandung antosianin. Kata kunci: stroberi, antosianin, metabolit sekunder, KLT, FTIR
Kemampuan Antioksidan Minuman Sinom dengan Uji Oksidator Peroksida: Antioxidant Ability of Sinom Beverage by Peroxide Oxidizer Test Wulandari, Rossa Martha; Syauqi, Ahmad; Ramadhan, Majida
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v8i1.18813

Abstract

Sinom drink is a traditional Indonesian beverage and has the potential to exhibit antioxidant activity beneficial to human health. Hydrogen peroxide (H2O2), a free radical compound, is a strong oxidiser that is more environmentally friendly than other oxidisers and can be used to test antioxidants in sinom drinks. This study aims to investigate the relationship between time and a decrease in peroxide concentration, as well as to determine the presence of antioxidant substances in sinom drinks. This research method employed experimental methods, with variations in the concentration of hydrogen peroxide (H2O2) at 0, 50, 100, 150, and 200 ppm, and a repeat time of 7 × 24 hours using statistical descriptive analysis. The analysis of residual hydrogen peroxide uses permanganometric analysis. Based on the Kolmogorov-Smirnov normality test, the significance value of 0.010 indicates that the data distribution is abnormal. Furthermore, descriptive analysis and concentration levels can be used at 50 ppm because that concentration has the smallest deviation value compared to other concentrations. Excess hydrogen peroxide after reacting with antioxidants has a standard deviation value of 6.44790, with an average range of residues believed to be 31.06-37.70 when reacting with permanganate. Hypothetical antioxidant compounds in sinom drinks that can react with hydrogen peroxide include curcumin, flavonoids, and flavonoids.  Keywords: antioxidant, hydrogen peroxide, sinom drink, statistic descriptive, permanganometry test   ABSTRAK Minuman sinom merupakan minuman tradisional Indonesia dan berpotensi memiliki aktivitas antioksidan yang baik bagi kesehatan manusia. Senyawa radikal bebas hidrogen peroksida (H2O2) merupakan salah satu oksidator kuat yang bersifat lebih ramah lingkungan dari oksidator lainnya dan dapat digunakan uji antioksidan dalam minuman sinom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara waktu dan penurunan konsentrasi peroksida dan mengetahui adanya zat antioksidan dalam minuman sinom. Metode penelitian ini dilaksanakan dengan metode eksperimental, mempunyai variasi konsentrasi hidrogen peroksida (H2O2) 0, 50, 100, 150 dan 200 ppm, dengan ulangan waktu 7 ×24 jam. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif statistik. Adapun analisis residu hidrogen peroksida (H2O2) menggunakan analisis permanganometri. Berdasarkan uji kenormalan data dengan Kolmogorov-Smirnov menunjukkan nilai signifikansi 0.010 yang berarti distribusi data adalah tidak normal. Selanjutnya menggunakan analisis deskriptif dan kadar konsentrasi yang dapat digunakan 50 ppm dikarenakan pada konsentrasi tersebut mempunyai nilai deviasi terkecil dibanding konsentrasi lainnya. Kelebihan hidrogen peroksida (H2O2) setelah bereaksi dengan antioksidan dan memiliki nilai standar deviasi 6,44790, rentang rerata residu yang di percaya 31,06 - 37,70 bereaksi dengan permanganat. Senyawa antioksidan secara hipotetik dalam minuman sinom yang dapat bereaksi dengan hidrogen peroksida (H2O2) meliputi kurkumin, flavonoid dan asam askorbat.  Kata kunci: antioksidan, hidrogen peroksida, minuman sinom, statistik deskriptif, uji permanganometri
Pengaruh Asam Amino Glutamin dan Arginin terhadap Pertumbuhan Anggrek Dendrobium sp. secara In Vitro : The Amino Acids effect of Glutamine and Arginine to Dendrobium sp Orchid Growth In Vitro Rahmawati, Sinta; Rahayu, T.; Jayanti, G. E.
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v8i1.18818

Abstract

Dendrobium sp. orchids are very popular because of the variety of shapes, colors, and beauty of their flowers. Special handling is required for the growth of orchids, such as providing proper nutrition to stimulate their growth. The composition of the culture medium significantly impacts the development of the planlets. Glutamine and arginine are amino acids that are widely used in tissue culture media. The addition of glutamine to the culture media makes orchid planlets naturally nitrogen-induced which can increase planlet growth. While exogenously induced arginine can increase nitric oxide levels, thus stimulating planlet root growth. This study aims to determine the effect of the addition of amino acids glutamine and arginine in the culture medium on the growth of orchid planlets Dendrobium sp. This study used a completely randomized design with 7 treatments, namely control (MS), glutamine with concentrations of 50 mg/l, 75 mg/l, 100 mg/l; arginine 50 mg/l, arginine 75 mg/l and arginine 100 mg/l with 3 replicates each. Quantitative data were analyzed and tested ANOVA. The results showed that glutamine 50 mg/l treatment increased the planlet weight by 0.096 g, planlet height by 12.9 mm, and the number of leaves by 6 leaves. While glutamine 100 mg/l has the potential to increase the number of shoots with an average of 1.3. In the arginine treatment, the concentration of 50 mg/l increased the number of planlet roots by 2.  Keywords: arginine, Dendrobium sp., glutamine, growth. ABSTRAK Anggrek Dendrobium sp. sangat populer karena memiliki beragam bentuk, warna serta keindahan bunganya. Penanganan khusus diperlukan untuk pertumbuhan anggrek, seperti memberi nutrisi yang tepat untuk merangsang pertumbuhannya. Komposisi media kultur secara signifikan berdampak pada perkembangan planlet. Glutamin dan arginin menjadi asam amino yang banyak digunakan dalam media kultur jaringan. Penambahan glutamin pada media kultur membuat planlet anggrek terinduksi nitrogen alami yang dapat meningkatkan pertumbuhan planlet. Sedangkan arginin yang diinduksi secara eksogen dapat meningkatkan kadar nitrit oksida, sehingga merangsang pertumbuhan akar planlet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan asam amino glutamin dan arginin dalam media kultur terhadap pertumbuhan planlet anggrek Dendrobium sp. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan yaitu kontrol (MS), glutamin dengan konsentrasi 50 mg/l, 75 mg/l, 100 mg/l; arginin 50 mg/l, arginin 75 mg/l dan arginin 100 mg/l dengan masingmasing 3 ulangan. Data Kuantitatif dianalisis dan di uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan glutamin 50 mg/l meningkatkan berat planlet sebanyak 0,096 g, tinggi planlet sebesar 12,9 mm, dan jumlah daun sebanyak 6 helai daun. Sedangkan glutamin 100 mg/l berpotensi meningkatkan jumlah tunas dengan rerata sebanyak 1,3. Pada perlakuan arginin konsentrasi 50 mg/l meningkatkan jumlah akar planlet sebanyak 2.   Kata kunci: arginin, Dendrobium sp., glutamin, pertumbuhan. 
Studi Pencemaran E. coli Menggunakan Metode Petrifilm dan Lingkungan Mikrobiologis di Penampungan Air Tirto Lesti di Desa Poncokusumo : Study of E coli Pollution Using Petrifilm Methods and Microbiological Environment at Tirto Lesti Water Reservoir in Poncokusumo Village Kholifah, Nur; Syauqi, Ahmad; Faisal
Jurnal SAINS ALAMI (Known Nature) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : FMIPA UNISMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/j.sa.v8i1.18822

Abstract

Residents use Tirto Lesti Shelter for their daily needs. Residents use the Tirto Lesti water source for cooking, washing, bathing, and also drinking. However, activities in the Lesti watershed and the lack of cleanliness at the Tirto Lesti water reservoir both affect the quality of the water and pollute it.  Water pollution can also cause disease, so testing is needed to determine the quality of the water in the reservoir.  The purpose of this study is to determine the source of Tirto Lesti water contaminated with E. coli bacteria and to obtain environmental values of microbiological parameters, including E. coli, as well as physical and chemical properties of the water, in order to assess the feasibility of water quality in the Tirto Lesti water reservoir. This study employs a quantitative descriptive method, utilising the Petrifilm method to calculate the research results. The results of the Biology parameters revealed a total of 210 cells per 100ml. In terms of Physical parameters, odourless, tasteless, turbidity 1,386 NTU, temperature 24.18°C, TDS 2.2488mg/L, chemical parameters pH 6,536mg/L, DO 5.04mg/L. According to the quality standards, biologically, it does not meet the requirements of PERMENKES RI No. 32 of 2017 Chapter 2. Meanwhile, in terms of physical and chemical parameters, it meets the requirements of PERMENKES RI No. 32 of 2017 Chapter 2. However, the measurement of DO does not meet the quality standards based on Government Regulation Number 22 of 2021, Class 1. Keywords: water, E coli, coliform, water pollution, water quality, storage tank ABSTRAK Penampungan Tirto Lesti dan digunakan oleh warga untuk kebutuhan sehari-hari. Warga menggunakan sumber air Tirto Lesti ini untuk memasak, mencuci, mandi, dan juga minum. Namun aktifitas di daerah aliran sungai Lesti dan kurangnya kebersihan di penampungan air Tirto Lesti mempengaruhi kualitas air dan mencemari air tersebut.  Pencemaran air juga dapat menyebabkan penyakit, jadi diperlukan pengujian untuk mengetahui kualitas air di penampungan.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  sumber air Tirto Lesti tercemar bakteri E. coli dan mendapatkan nilai lingkungan parameter mikrobiologis pada E. coli, fisika, kimia air dan dasar kelayakan kualitas air di penampungan air Tirto Lesti. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, menggunakan metode petrifilem dan menghitung hasil penelitian. Hasil parameter Biologi di temukan Total E. coli 210sel/100ml. Secara parameter Fisika tidak berbau, tidak berasa, kekeruhan 1.386 NTU, suhu 24.18°C, TDS 2.2488mg/L, Secara parameter kimia pH 6.536mg/L, DO 5.04mg/L. Menurut standar baku mutu secara Biologi tidak memenuhi persyaratan PERMENKES RI No 32 Tahun 2017 Bab 2. Sedangkan secara parameter fisika dan kimia masi memenuhi persyaratan PERMENKES RI No 32 Tahun 2017 Bab 2. Namun pengukuran DO tidak  memenuhi standar baku mutu berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021 kelas 1. Kata kunci: air, E coli, coliform, pencemaran air, kualitas air, bak penampungan.

Page 12 of 12 | Total Record : 114