cover
Contact Name
Syarif Hadiwijaya
Contact Email
syarifhadiwijaya@unkris.ac.id
Phone
+6281517610679
Journal Mail Official
industrikrisna@unkris.ac.id
Editorial Address
Kampus UNKRIS Jatiwaringin - Pondok Gede 13077, Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, 13077
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Industrikrisna
ISSN : -     EISSN : 28297709     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal IndustriKrisna adalah jurnal peer review yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang teknik industri.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 1 (2023): INDUSTRIKRISNA" : 12 Documents clear
PERANCANGAN ALAT PENANDAAN TITIK POTONG SECARA OTOMATIS PADA PROSES COILING CABLE DI PT KABELMETAL INDONESIA Tbk butarbutar, florida
INDUSTRIKRISNA Vol 12 No 1 (2023): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v12i1.283

Abstract

Proses Coiling cable merupakan proses mengemas kabel menjadi bentuk lingkaran. Panjang umum untuk pengemasan coiling cable adalah 100 meter. Pada proses coiling cable terdapat beberapa kegagalan proses yang bisa terjadi, salah satunya adalah kabel underlenght. Dalam melakukan penandaan titik potong pada proses coiling cable, belum ada alat bantu secara otomatis bagi operator untuk melakukan penandaan kabel setiap panjang 100 meter. Tujuan dari pendanaan titik potong secara otomatis adalah untuk mencari faktor penyebab terjadinya kasus semifinsh reject kabel underlenght, merancang penandaan titik potong secara otomatis pada proses coiling cable, dan menghitung waktu penandaan titik potong. Beberapa teori yang digunakan diantaranya menggunakan diagram fishbone untuk mencari faktor penyebab terjadinya masalah. Melakukan desain produk untuk menciptakan atau mengembangkan berbagai ide yang ada untuk diwujudkan menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Menjalakan tahap-tahap pengembangan produk seperti perencanaan, pengembangan konsep, perencanaan tingakatan sistem, perancangan detail, pengujian dan perbaikan, lalu produksi awal atau prototype. Berdasarkan hasil pengolahan data, analisa dan pembahasan yang telah dilakukan, perancangan alat penandaan titik potong secara otomatis dapat membantu menyelesaikan faktor penyebab terjadinya kabel underlenght yaitu belum adanya alat bantu untuk operator dalam melakukan penandaan titik potong, alat penandaan titik potong secara otomatis pada proses coiling cable telah selesai dirancang dan dibuat,dan perancangan alat penandaan titik potong secara otomatis dapat mengurangi waktu kerja rata-rata 22,23 detik dalam satu kali proses coiling cable.
PERANCANGAN SISTEM KERJA DENGAN WAREHOUSE MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS QR CODE UNTUK MENGURANGI KESALAHAN PENGIRIMAN PRODUK PLUG CAP DI PT XYZ Gustiawan, Fahmi
INDUSTRIKRISNA Vol 12 No 1 (2023): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v12i1.284

Abstract

. Ketidaksesuaian atau kesalahan pengiriman produk plug cap yang terjadi di PT XYZ memberikan beberapa dampak diantaranya terjadinya komplain pelanggan dan dikeluarkannya biaya tambahan oleh perusahaan untuk melakukan pengiriman ulang barang yang salah, biaya tambahan tersebut mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. Peneliti menggunakan metoda RCA untuk menganalisis jenis komplain yang paling sering terjadi dan faktor utama penyebab terjadinya ketidaksesuaian pengiriman produk plug cap. Selain itu, peneliti juga melakukan analisis biaya kerugian akibat dari pengiriman ulang barang. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa komplain pelanggan yang paling sering terjadi diakibatkan oleh miss part dengan jumlah 11 kali dari total 25 kali komplain selama periode Januari 2020 sampai September 2023, dengan total biaya tambahan pengiriman ulang sebesar Rp11.426.600. Faktor utama penyebab ketidaksesuaian pengiriman produk plug cap adalah faktor machine dan methode. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti melakukan perancangan sistem kerja dengan Warehouse Management System berbasis QR Code di bagian Warehouse finish good. Setelah dilakukan perancangan dan implementasi sistem kerja dengan Warehouse Management System berbasis QR Code di bagian Warehouse finish good, terjadi penurunan komplain yang diakibatkan oleh miss part dari 11 kali menjadi 0 komplain. Serta terjadi penurunan biaya kerugian akibat ketidaksesuaian pengiriman dari Rp11.426.600 menjadi Rp1.604.768 atau turun sebesar 85,96%.

Page 2 of 2 | Total Record : 12