cover
Contact Name
M. Miftach Fakhri
Contact Email
fakhri@lontaradigitech.com
Phone
+6282191045293
Journal Mail Official
irwanwahyu47@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdullah Dg. Sirua, Kompleks BTN CV Dewi Blok B6 Nomor 12, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Referensi Islamika : Jurnal Studi Islam
ISSN : 29884888     EISSN : 29886430     DOI : http://doi.org/10.61220/ri
Core Subject : Religion,
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam is a journal that publishes high-quality scientific articles in Indonesian or English in the form of research results (top priority) and or reviews in the field of islamic scope . This journal covers, but is not limited to the following areas: 1. Islamic Education (PAI science, PAI teaching, PAI learning, PAI curriculum development, PAI learning environment, PAI teacher education, PAI education technology, PAI learning assessment, development education). 2. Islamic Thought 3. Islamic Economic 4. Development of Democracy and Moderation of Islam in Indonesia 5. Scientific Development in Islamic Higher Education 6. Science, Social, Technology and Islam Integration 7. Globalization and Contemporary Religious Social Phenomena
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Juni" : 10 Documents clear
SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI; FIGUR, GURU PARA ULAMA, DAN SANTRI TANAH AIR Ismail Rosyid; Irwansyah Suwahyu
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0231

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peranan Syaikh Nawawi al-Bantani sebagai seorang tokoh ulama Indonesia yang memiliki peranan penting terhadap perkembangan pendidikan Islam di Nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mana data diperoleh melalui dokumen-dokumen yang dianalisis dengan analisis isi. Hasil studi ini mengemukakan bahwa Syekikh Nawawi Al-bantani merupakan figur umat Islam tanah air yang telah memberikan sumbangan keilmuannya melalui karya dan muridnya. Beliau juga turut berpartisipasi dalam pembaharuan pemikiran Islam, sehingga hal inilah yang menjadikan Syaikh Nawawi al-Bantani sebagai figur sekaligus guru para ulama dan santri Nusantara.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jumharis Jumharis; Kamariah Kamariah; Muhammad Ali
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0232

Abstract

Penelitian ini adalah suatu jenis penelitian lapangan dengan pokok permasalahannya adalah menggambarkan tentang pengaruh lingkungan keluarga terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam pada peserta didik di SMA Negeri Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penelitian sebagai berikut: Field Research yaitu mengumpulkan data-data dengan jalan meneliti langsung ke objek yang bersangkutan (turun ke lapangan) Library Research yaitu mengumpulkan data-data dan fakta-fakta dengan meneliti dari beberapa buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik pada kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bantaeng tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah peserta didik sebanyak 178 orang. Hasil penelitian menemukan dan mendeskripsikan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh pada peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam pada peserta didik di SMA Negeri 1 Bantaeng.
ISLAM WASATHIYAH SEBAGAI IMPLEMENTASI ISLAM RAHMATAN LIL’ALAMIN Amri rahman
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0233

Abstract

Islam wasathiyah diartikan dengan cara pandang tengah, adil, hidup harmoni di tengah masyarakat yang beragam serta dinamis. nilai humanis-dialogis senantiasa disajikan dalam Islam wasathiya, sehingga setiap individu memiliki tanggungjawab terhadap individu lain dengan solidaritas, simpati dan empati yang terbangun secara organik. Persaudaraan dan kebersamaan senantiasa dikedepankan daripada ego personal dan kelompok. Islam wasathiyah menjadi tawaran kepada masyarakat agar terhindar dari konflik berkepanjangan baik itu atas nama ideologi, kemanusiaan dan sampai kepada politisasi hukum sehingga misi kehadiran Islam sebagai rahmatan lil’alamin akan dirasakan oleh umat manusia bahkan seluruh makhluk di bumi pada akhirnya ketentram dan kedamaian bisa tercapai dalam kehidupan umat manusia
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Ali; Jumharis; Kamariah
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran komite sekolah di SMK Negeri 4 Bantaeng, untuk mendeskripsikan dan menganalisis mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng dan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng, baik secara parsial maupun simultan di SMK Negeri 4 Bantaeng. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan secara menyeluruh data yang didapat selama proses penelitian. Adapun teknik analisis data yang diguanakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kulitatif yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau fenomena yang ada dilapangan yaitu hasil penelitian dengan dipilah-pilah secara sistematis menurut kategorinya dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna oleh semua orang. Adapun hasil penelitian yang didapatkan peneliti tetang peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng adalah: (1) Sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency), (2) Sebagai badan pendukung (supporting agency, (3) Sebagai badan pengontrol (controling agency) dan (4) Sebagai badan mediator (Executive).
PERANAN GURU QUR’AN HADIS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR ILMU TAJWID Irwansyah Suwahyu; Dedi Faizal Suwahyu; Ayudia Ria Sofiana
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): Juni
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0235

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan guru Qur’an Hadis dalam mengatasi kesulitan belajar ilmu tajwid peserta didik di MTs Madani Alauddin Paopao. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memusatkan kajian pada satu objek tertentu yang diperlakukan sebagai suatu kasus. Data studi kasus dapat diperoleh dari semua pihak yang bersangkutan, dengan kata lain dalam studi ini dikumpulkan dari berbagai sumber. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala sekolah, dan guru bidang studi Qur`an Hadis MTs Madani Pao-pao Gowa. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor-faktor penyebab peserta didik mengalami kesulitan belajar ilmu tajwid adalah: a) Sulitnya peserta didik menghafalkan huruf hijaiyah karena banyaknya muatan jumlah hurufnya. b) Dalam materi nun sukun dan tanwin, hukum bacaan ikhfa peserta didik masih sulit untuk melafalkannya c) Dalam materi hukum bacaan Lam dan Ra peserta didik juga mengalami kesulitan dari segi pemahaman apalagi ketika membaca al qur`an rata-rata peserta didik tidak mampu mengetahui hukum bacaan ini. d) Dalam materi hukum bacaan Mad dengan pembagian hukum bacaan yang banyak peserta didik pada umumnya masih sulit untuk membedakan panjang sebuah bacaan ketika terdapat hukum bacaan Mad di dalammnya. 2)Upaya guru Qur`an Hadis dalam mengatasi kesulitan belajar ilmu tajwid siswa di MTs Madani Pao-pao, dengan melakukan pengelompokkan peserta didik yang telah paham ilmu tajwid dan yang belum paham, sehingga peserta didik yang telah paham tentang ilmu tajwid dapat membantu peserta didik yang lain dalam memahami ilmu tajwid, menerapkan metode pembelajaran Ilmu Tajwid yang berbeda, contohnya metode strip story, dengan metode tersebut guru dapat mengontrol perkembangan peserta didik dalam memahami Ilmu tajwid, memberikan bimbingan, menambah jam pelajaran serta memberikan tugas untuk menambah pengalaman peserta didik dalam mempelajari ilmu tajwid.
SYAIKH NAWAWI AL-BANTANI; FIGUR, GURU PARA ULAMA, DAN SANTRI TANAH AIR Ismail Rosyid; Irwansyah Suwahyu
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0231

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang peranan Syaikh Nawawi al-Bantani sebagai seorang tokoh ulama Indonesia yang memiliki peranan penting terhadap perkembangan pendidikan Islam di Nusantara. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang mana data diperoleh melalui dokumen-dokumen yang dianalisis dengan analisis isi. Hasil studi ini mengemukakan bahwa Syekikh Nawawi Al-bantani merupakan figur umat Islam tanah air yang telah memberikan sumbangan keilmuannya melalui karya dan muridnya. Beliau juga turut berpartisipasi dalam pembaharuan pemikiran Islam, sehingga hal inilah yang menjadikan Syaikh Nawawi al-Bantani sebagai figur sekaligus guru para ulama dan santri Nusantara.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jumharis, Jumharis; Kamariah, Kamariah; Ali, Muhammad
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0232

Abstract

Penelitian ini adalah suatu jenis penelitian lapangan dengan pokok permasalahannya adalah menggambarkan tentang pengaruh lingkungan keluarga terhadap peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam pada peserta didik di SMA Negeri Bantaeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang didasarkan pada data atau informasi yang diperoleh melalui penelitian sebagai berikut: Field Research yaitu mengumpulkan data-data dengan jalan meneliti langsung ke objek yang bersangkutan (turun ke lapangan) Library Research yaitu mengumpulkan data-data dan fakta-fakta dengan meneliti dari beberapa buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik pada kelas XI IPS SMA Negeri 1 Bantaeng tahun pelajaran 2013/2014 dengan jumlah peserta didik sebanyak 178 orang. Hasil penelitian menemukan dan mendeskripsikan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh pada peningkatan hasil belajar pendidikan agama Islam pada peserta didik di SMA Negeri 1 Bantaeng.
ISLAM WASATHIYAH SEBAGAI IMPLEMENTASI ISLAM RAHMATAN LIL’ALAMIN Amri rahman
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0233

Abstract

Islam wasathiyah diartikan dengan cara pandang tengah, adil, hidup harmoni di tengah masyarakat yang beragam serta dinamis. nilai humanis-dialogis senantiasa disajikan dalam Islam wasathiya, sehingga setiap individu memiliki tanggungjawab terhadap individu lain dengan solidaritas, simpati dan empati yang terbangun secara organik. Persaudaraan dan kebersamaan senantiasa dikedepankan daripada ego personal dan kelompok. Islam wasathiyah menjadi tawaran kepada masyarakat agar terhindar dari konflik berkepanjangan baik itu atas nama ideologi, kemanusiaan dan sampai kepada politisasi hukum sehingga misi kehadiran Islam sebagai rahmatan lil’alamin akan dirasakan oleh umat manusia bahkan seluruh makhluk di bumi pada akhirnya ketentram dan kedamaian bisa tercapai dalam kehidupan umat manusia
PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Ali; Jumharis; Kamariah
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran komite sekolah di SMK Negeri 4 Bantaeng, untuk mendeskripsikan dan menganalisis mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng dan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng, baik secara parsial maupun simultan di SMK Negeri 4 Bantaeng. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan secara menyeluruh data yang didapat selama proses penelitian. Adapun teknik analisis data yang diguanakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif kulitatif yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau fenomena yang ada dilapangan yaitu hasil penelitian dengan dipilah-pilah secara sistematis menurut kategorinya dengan menggunakan bahasa yang mudah dicerna oleh semua orang. Adapun hasil penelitian yang didapatkan peneliti tetang peran komite sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam di SMK Negeri 4 Bantaeng adalah: (1) Sebagai pemberi pertimbangan (advisory agency), (2) Sebagai badan pendukung (supporting agency, (3) Sebagai badan pengontrol (controling agency) dan (4) Sebagai badan mediator (Executive).
PERANAN GURU QUR’AN HADIS DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR ILMU TAJWID Irwansyah Suwahyu; Dedi Faizal Suwahyu; Ayudia Ria Sofiana
REFERENSI ISLAMIKA: Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ri.vol1iss1.0235

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan guru Qur’an Hadis dalam mengatasi kesulitan belajar ilmu tajwid peserta didik di MTs Madani Alauddin Paopao. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memusatkan kajian pada satu objek tertentu yang diperlakukan sebagai suatu kasus. Data studi kasus dapat diperoleh dari semua pihak yang bersangkutan, dengan kata lain dalam studi ini dikumpulkan dari berbagai sumber. Adapun sumber data penelitian ini adalah Kepala sekolah, dan guru bidang studi Qur`an Hadis MTs Madani Pao-pao Gowa. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan penelusuran referensi. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Faktor-faktor penyebab peserta didik mengalami kesulitan belajar ilmu tajwid adalah: a) Sulitnya peserta didik menghafalkan huruf hijaiyah karena banyaknya muatan jumlah hurufnya. b) Dalam materi nun sukun dan tanwin, hukum bacaan ikhfa peserta didik masih sulit untuk melafalkannya c) Dalam materi hukum bacaan Lam dan Ra peserta didik juga mengalami kesulitan dari segi pemahaman apalagi ketika membaca al qur`an rata-rata peserta didik tidak mampu mengetahui hukum bacaan ini. d) Dalam materi hukum bacaan Mad dengan pembagian hukum bacaan yang banyak peserta didik pada umumnya masih sulit untuk membedakan panjang sebuah bacaan ketika terdapat hukum bacaan Mad di dalammnya. 2)Upaya guru Qur`an Hadis dalam mengatasi kesulitan belajar ilmu tajwid siswa di MTs Madani Pao-pao, dengan melakukan pengelompokkan peserta didik yang telah paham ilmu tajwid dan yang belum paham, sehingga peserta didik yang telah paham tentang ilmu tajwid dapat membantu peserta didik yang lain dalam memahami ilmu tajwid, menerapkan metode pembelajaran Ilmu Tajwid yang berbeda, contohnya metode strip story, dengan metode tersebut guru dapat mengontrol perkembangan peserta didik dalam memahami Ilmu tajwid, memberikan bimbingan, menambah jam pelajaran serta memberikan tugas untuk menambah pengalaman peserta didik dalam mempelajari ilmu tajwid.

Page 1 of 1 | Total Record : 10