cover
Contact Name
Yusmanirti
Contact Email
jakpg.ppmi@gmail.com
Phone
+6281368411554
Journal Mail Official
jakpg.ppmi@gmail.com
Editorial Address
Kota Palembang Indonsia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan
ISSN : -     EISSN : 30259223     DOI : https://doi.org/10.59407/jakpt.v1i1.82
urnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT) adalah jurnal nasional sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Akuntansi keuangan, akuntansi Manajemen, Sistem Informasi dan Auditing, Akuntansi Biaya, Akuntansi Koperasi dan UMKM, Perpajakan, Akuntansi Perpajakan, administrasi Perpajakan, Akuntansi Tata kelola Perusahaan dan sektor publik. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan (JAKPT) diterbitkan oleh Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri. Dipublikasikan 4 edisi setiap tahun yaitu : Maret, Juni, September, Desember. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari. Naskah harus dimasukkan dalam BAHASA INDONESIA atau BAHASA INGGRIS. e-ISSN : 3025-9223. DOI Prefix : 10.59407
Articles 252 Documents
PENGARUH PENGUNGKAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN DAN KINERJA LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN NILAI PERUSAHAAN DI SEKTOR ENERGI Tri Andani, Meizi; Yanti, Iis; Dwi Santika, Clara
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh akuntansi lingkungan dan kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan di perusahaan sektor energi. Tinjauan literatur sistematis digunakan untuk menganalisis dan mensintesis temuan dari berbagai sumber literatur yang relevan. Data diperoleh dari artikel jurnal, laporan penelitian, dan publikasi akademis yang dipilih melalui proses penyaringan sistematis berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengungkapan akuntansi lingkungan dievaluasi berdasarkan indikator biaya lingkungan, sedangkan kinerja lingkungan dinilai melalui peringkat PROPER yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hasil menunjukkan bahwa kesenjangan antara akuntansi lingkungan dan kinerja lingkungan memiliki dampak yang bervariasi terhadap nilai perusahaan, yang dapat bersifat positif, negatif, atau tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaporan lingkungan dan praktik manajemen tidak selalu meningkatkan persepsi investor terhadap suatu perusahaan, dan dalam beberapa konteks, bahkan dapat menimbulkan kekhawatiran tentang peningkatan biaya, yang berpotensi mengurangi nilai perusahaan.
MAMPUKAH FINANCIAL DISTRESS MEMODERASI PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN TINGKAT HUTANG TERHADAP TAX AVOIDANCE Paramitha Devi, Heidy; Muhammad Haryz Iqbal Hendrawan; M. Agus Sudarajat
Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jakpt.v3i2.3418

Abstract

Kesulitan keuangan (financial distress) merupakan salah satu faktor penyebab kebangkrutan perusahaan, tak terkecuali pada perusahaan manufaktur. Kondisi seperti ini, turut memicu perusahaan untuk melakukan penghindaran pajak (tax avoidance). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan dan tingkat hutang terhadap tax avoidance dengan financial distress sebagai variabel moderasi. Populasi yang digunakan sebanyak 40 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2021, dengan jumlah total sampel sebanyak 87 diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini yaitu IBM SPSS Statistic 26. Hasil olah data penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, dan tingkat hutang berpengaruh terhadap tax avoidance dan peran financial distress mampu memoderasi profitabilitas, ukuran perusahaan terhadap tax avoidance sedangkan financial distress tidak mampu memoderasi tingkat hutang terhadap tax avoidance.