cover
Contact Name
Dimas Dewa Darma
Contact Email
dprasajamuda@gmail.com
Phone
+6285273274206
Journal Mail Official
dprasajamuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cempaka lingkar Barat Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Keperawatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : https://doi.org/10.51851/jrmk.v6i1
Core Subject : Health,
The focus and scopes of the journal include surgical nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, and education in nursing. The journal is published regularly in Juni and December every year.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2018)" : 5 Documents clear
PERAN ORANG TUA DAN BUD AYA PEMENUHAN GIZI PADA CAPAIAN TUMBUH KEMBANG BALITA Siska Iskandar
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.11

Abstract

Anak merupakan individu yang berada dalam suatu rentang perubahan perkembangan yang dimulai dari bayihingga remaja. Pertumbuhan dan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsitubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan sebagai hasil dari proses kematangan.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara peran orang tua dan budaya pemenuhan gizi balitadalam capaian pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif denganmenggunakan rancangan cross sectional. Penentuan sampel menggunakan metode accidental sampling. Hasilpenelitian ditemukan dari 30 orang responden, sebanyak 18 responden memiliki peran orang tua “baik”, 19orang memiliki budaya pemenuhan gizi “baik” dan 20 orang responden dengan kategori capaian tumbuhkembang “sesuai usia”. Hasil analisa data ditemukan adanya hubungan antara peran orang tua dalam capaiantumbuh kembang (p value = 0,002), terdapat hubungan antara budaya pemenuhan gizi dalam capaianpertumbuhan dan perkembangan balita (p value = 0,004). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwaterdapat hubungan antara peran orang tua dan budaya pemenuhan gizi dalam capaian pertumbuhan danperkembangan balita.
HUBUNGAN STATUS MENTAL DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN AKTIVITAS SEHARI-HARI PADA LANSIA DI BPPLU TRESNA WERDHA Sutri Yani
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.12

Abstract

Pembangunan kesehatan telah berhasil memperpanjang usia harapan hidup, dengan meningkatnyausia harapan hidup, sehingga dapat meningkatkan pula populasi lanjut usia dan semakin banyakpermasalahan yang timbul pada lanjut usia. Secara individu proses penuaan akan menimbulkanberbagai masalah baik secara fisik, biologis serta mental maupun sosial. Jenis penelitian ini adalahobservasional analitik dengan rancangan cross sectional. Subyek pada penelitian ini dengan usia> 60tahun sebanyak 54 orang dengan menggunakan tehnik total Populasi. Dalam penelitian ini jenis datayang digunakan adalah data primer, Dengan menggunakan Pengkajian MMSE dan Barthel indeks,setelah data terkumpul di lakukan analisa univariat dan bivariat, Penelitian ini dilaksanakan di BPPLUTresna Wedha Bengkulu 2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lansia di BPPLU sebagianbesar berjenis kelamin Sebanyak (64,8%) lansia, dan sebagian besar berusia >70 tahun sebanyak(85,2%). Sebagian kecil lansia diBPPLU Tresna Werdha Bengkulu sebanyak 17 (31,5%) menglamiStatus mental kategori berat, dan Sebanyak 17 (31,5%) Lansia tidak mampu dalam melaksanakanaktivitas sehari-harinya secara mandiri atau ketergantungan berat, Kemudian terdapat hubungan yangbermakna antara status mental dengan tingkat kemandirian pada lansia di BPPLU Tresna WerdhaBengkulu dengan p(0,000) < α (α = 0,05).
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUSIK LULLABY TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA BAYI PREMATUR Apolonia Antonilda Ina
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.13

Abstract

Data WHO tahun 2015 menyebutkan bahwa setiap tahun, diperkirakan 15 juta bayilahir prematur, komplikasi kelahiran prematur adalah penyebab utama kematian anak-anakdibawah 5 tahun. Berdasarkan data profil kesehatan Jawa Tengah tahun 2015 persentase bayiprematur sebesar 5,1%, lebih tinggi dibandingkan tahun 2014 yaitu 3,9%. Bayi prematurberisiko mengalami masalah kesehatan pada awal kehidupannya. Bayi prematur memilikirisiko tinggi untuk gangguan perkembangan yang berhubungan dengan sindrom distrespernapasan, paten duktus arteriosus, dan apnea prematuritas, sedangkan komplikasi jangkapanjangnya adalah displasia bronkopulmoner. Apabila masalah yang dialami bayi prematurtidak ditangani dengan baik maka akan berisiko kematian. Intervensi keperawatan bayiprematur untuk mencegah komplikasi dan merangsang pertumbuhan serta perkembanganbayi dilakukan dengan memberikan terapi komplementer. Salah satu terapi komplementeryang dapat digunakan adalah terapi musik. Terapi musik aman digunakan, praktis dan tidakmenimbulkan efek samping dalam penggunaannya. Selain itu terapi musik juga dapatdiberikan oleh orang tua bayi prematur secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis pengaruh pemberian terapi musik lullaby terhadap saturasi oksigen pada bayiprematur. Desain penelitian ini Quasi Experiment dengan rancangan one group pretestpostestwithout control. Pengambilan sampel berjumlah 34 bayi prematur dengan teknikconsecutive sampling. Setiap bayi prematur mendengarkan musik selama 45 menit selamatiga hari berturut-turut. Saturasi oksigen bayi prematur diukur pada hari pertama hingga harikeempat. Terdapat peningkatan saturasi oksigen bayi prematur sebelum dan sesudahpemberian terapi musik lullaby dengan p value <0,001. Jadi dapat disimpulkan bahwaterdapat pengaruh pemberian terapi musik lullaby terhadap saturasi oksigen pada bayipremature, sehingga terapi musik lullaby dapat diaplikasikan pelayanan kesehatan.
ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD X KOTA BENGKULU Riska Yunita
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.14

Abstract

Perawat yang bekerja di rumah sakit mengalami beban kerja yang tinggi. Begitu juga perawat yang bekerja dirumah sakit Asi tenggara, termasuk Indonesia. Perawat yang bekerja di RSUD X Kota Bengkulu jugamengalami beban kerja yang tinggi, sehingga waktu istirahatnya digunakan untuk melayani pasien dan keluarga.Tujuan penelitian adalah menganalisis beban kerja perawat pelaksana di Instalasi Rawat Inap RSUD X KotaBengkulu. Jenis penelitian ini deskriptif dengan cara observasi. Responden dalam penelitian dengan melibatkan37 perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X Kota Bengkulu. Hasil penelitian didapatkan beban kerjaperawat pelaksana RSUD X Kota Bengkulu tahun 2017 sebagian besar produktif sebanyak 86,5%. Waktu reratakeperawatan langsung rerata 186,51 menit (3 jam 7 menit). Waktu rerata keperawatan tidak langsung rerata165,43 menit (2 jam 46 menit). Waktu rerata pendidikan kesehatan rerata waktu 10,38 menit. Waktu kegiatanpribadi rata-rata waktu 56,06 menit. Disarankan bagi bidang keperawatan perlu dipertimbangkan pengelolaantenaga perawat agar beban kerja lebih seimbang dengan pengaturan shif waktu kerja. Menetapkan penghitunganjumlah perawat yang lebih tepat dan juga meningkatkan observasi terhadap kegiatan perawat pelaksana dalammemberikan pelayanan keperawatan.
LAMA MENDERITA ULKUS DENGAN DISTRESS DAN DEPRESI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS Maulidta K W
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v1i2.15

Abstract

DM (Diabetes Mellitus) atau kencing manis merupakan salah satu jenis penyakit kronis, dimanakejadiannya semakin meningkat dari tahun ke tahun. Adanya kekhawatiran berlebih apabilapenyakit yang diderita ternyata tidak kunjung sembuh menjadi faktor timbulnya distress dandepresi pada pasien diabetes mellitus. Lama sakit yang dialami pasien DM ditambah denganadanya komplikasi ulkus diabetikum terjadinya penurunan kualitas kesehatan pasien DM.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama sakit dan adanya ulkusdiabetikum dengan tingkat distress dan depresi pada pasien diabetes melitus di RSUD K.R.M.TWongsonegoro. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif,dimana peneliti berusaha hubungan lama sakit dan adanya ulkus dengan tingkat distress dandepresi DM dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien penderitadiabetes mellitus di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro. Sampel penelitian sebanyak 32 pasien yangdiperoleh denganteknik accidental sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakankuesioner dananalisis data penelitian menggunakan uji korelasi product moment.Kesimpulanpenelitian adalah lama sakit pasien sebagian besar lebih dari 10 tahun, tingkatdistress pasien sebagian besar adalah ringan, sedangkan komponen distress yang paling dominantterhadap timbulnya distres pasien adalah beban emosi dan respon terhadap tenaga kesehatan, danterdapat hubungan antara lama sakit dan adanya ulkus dengan tingkat distress dan depresi padapasien diabetes mellitus di RSUD K.R.M.T Wongsonegoro.

Page 1 of 1 | Total Record : 5