cover
Contact Name
Dimas Dewa Darma
Contact Email
dprasajamuda@gmail.com
Phone
+6285273274206
Journal Mail Official
dprasajamuda@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mahakam Raya No.16 Lingkar Barat, Kec. Gading Cempaka lingkar Barat Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Keperawatan
ISSN : 2527368X     EISSN : 26214385     DOI : https://doi.org/10.51851/jrmk.v6i1
Core Subject : Health,
The focus and scopes of the journal include surgical nursing, emergency nursing, gerontological nursing, community nursing, mental health nursing, pediatric nursing, maternity nursing, nursing leadership and management, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing, and education in nursing. The journal is published regularly in Juni and December every year.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2019)" : 5 Documents clear
HUBUNGAN RIWAYAT PERLAKUAN KEKERASAN DENGAN KEJADIAN MENARIK DIRI PENDERITA SKIZOFRENIA DI RUANG MURAI BDAN ANGGREK RSKJ PROVINSI BENGKULU Ade Herman Surya Direja; Loren Juksen; Pera Daniarti
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.16

Abstract

Menarik diri adalah keadaan dimana seorang individu mengalami penurunan atau bahkan sama sekalitidak mampu berinteraksi dengan orang lain di sekitarnya yang di tampilkan berupa reaksi fisikmaupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan Riwayat PerlakuanKekerasan dengan Kejadian Menarik Diri Penderita Skizofrenia di Ruang Murai B Dan AnggrekRSKJ Provinsi Bengkulu.Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif.Populasi daripenelitian ini adalah seluruh penderita skizofrenia yang di rawat di Ruang Murai B dan RuangAnggrek Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Bengkulu yang berjumlah 72 pasien. Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Total Sampling yaitu seluruh populasidijadikan sampel, artinya seluruh penderita skizofrenia yang dirawat di Ruang Murai B dan RuangAnggrek Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto Provinsi Bengkulu yang berjumlah 72 pasien.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medikdan data primer yang diperoleh dari pengkajian langsung dengan mengisi format check list. Analisisdata dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariate dengan uji Chi Square (  2) danContingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan: (1) dari 72 orang pasien terdapat 41 orang(56,9%) menarik diri dan 31 orang (43,1%) tidak menarik diri; (2) dari 72 pasien terdapat 47 orang(65,3%) yang memiliki riwayat perlakuan kekerasan dan 25 orang (34,7%) tidak memiliki riwayatperlakuan kekerasan; (3) dari 47 orang pasien yang mempunyai riwayat perlakuan kekerasan terdapat32 orang (68,1%) menarik diri dan 15 orang (31,9%) tidak menarik diri; (4) dari 25 orang yang tidakada riwayat perlakuan kekerasan terdapat 9 orang (36%) menarik diri dan 16 orang (64%) tidakmenarik diri; (5) Hasil uji statistik chi-square (continuity correction) didapat nilai χ2 =5,606 denganasymp.sig.(p) = 0,018<0,05 berarti signifikan, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ada hubunganriwayat perlakuan kekerasan dengan kejadian menarik diri penderita skizofrenia di RSKJ SoepraptoProvinsi Bengkulu Tahun 2018 dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan tenaga kesehatandapat menerapkan konsep komunikasi terapeutik kepada semua pasien dan memberikan jadwalkegiatan yang teratur sehingga tidak ada pasien skizofrenia yang menarik diri dari lingkungan danorang lain.
MOTIVASI MINUM OBAT PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DITINJAU DARI DUKUNGAN KELUARGA Anggia Budiarti; Maritta Sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.17

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang menyerang berbagai organ terutamaparenkim paru-paru yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dengan gejala yang sangatbervariasi. Di Indonesia adalah negara dengan prevalensi TB ke-3 tertinggi di dunia dan di ProvinsiBengkulu kasus Tuberkulosis paru setiap tahunnya semakin meningkat. Kegagalan pengobatandisebabkan beberapa faktor antara lain (a) Obat : panduan obat tidak adekuat, dosis obat tidak cukup,minum obat tidak teratur/tidak sesuai dengan petunjuk yang diberikan, jangka waktu pengobatankurang dari semestinya, terjadinya resistensi obat; (b) Drop-out : kekurangan biaya pengobatan,merasa sudah sembuh, malas berobat/kurang motivasi ; (c) Penyakit : lesi paru yang sakit terlaluluas/sakit berat, penyakit lain yang menyertai tuberkulosis seperti diabetes melitus, alkoholisme danpenyakit lain serta adanya gangguan imunologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuigambaran motivasi minum obat pada pasien tuberkulosis paru ditinjau dari dukungan keluarga.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif menggunakan teknik acidental sampling dalampemilihan sampel. Penelitian ini dilakukan di ruang poliklinik paru rumah sakit umum daerah M.Yunus Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan lembar chek list kepada setiapresponden yang kemudian dianalisa dengan menggunakan table distribusi, dan diinterprestasikandalam bentuk narasi. Dari hasil penelitian didapat dukungan keluarga pada pasien tuberkulosisparudalam minum obat dikategori rendah (63,79 %), dan motivasi tinggi (43 %).
PENGARUH TEKNIK PERNAPASAN BUTEYKO TERHADAP KONTROL ASMA BRONKIAL Marlin Sutrisna
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.18

Abstract

Asma bronchial merupakan masalah kesehatan yang serius dengan tingkat kekambuhan yang tinggi.Terapi farmakologi jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping seperti peningkatan enzimhati, sakit kepala, mual, supresi adrenal, osteopenia, dan kematian. Di sisi lain teknik pernapasanbuteyko dapat memperbaiki fungsi paru, meningkatkan oksida nitrat, melembabkan danmenghangatkan udara yang berpotensi menurunkan gejala asma dan konsumsi obat-obatan. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik pernapasan buteyko terhadap kontrol asma.Penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan pretest and post test one group design inimelibatkan 14 pasien asma yang dipilih dari Poli Paru RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung denganconsecutive sampling. Kontrol asma dikumpulkan dengan menggunakan Asthma Control Test (ACT)secara time series dan pemeriksaan spirometri (nilai FEV1) pada pretest dan post test minggu keempat. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan skala signifikansip<0,05. Uji paired t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan (p=0,00) antara nilai FEV1setelah diberikan teknik pernapasan buteyko (69,57±6,836) dengan nilai FEV1 sebelum diberikanteknik pernapasan buteyko (37,43±6,513). Uji Repeated ANOVA menunjukkan adanya perbedaanyang signifikan (p=0,00) antara skor ACT setelah diberikan teknik pernapasan buteyko (19,79±1,47)dengan skor ACT pada minggu III (17,50±1,78), minggu II (12,64±1,82), minggu I (9,57±1,95), danpretest (7,64±1,82). Post hoc analisis menemukan skor post test minggu ke empat (19,79±1,47)signifikan lebih tinggi daripada posttest minggu III (17,50±1,78), minggu II (12,64±1,82), minggu I(9,57±1,95), dan pretest (7,64±1,82). Disimpulkan bahwa ada pengaruh yang positif teknikpernapasan buteyko terhadap kontrol asma. Dengan demikian, penting menjadikan hasil penelitian inisebagai bahan telaah bagi petugas kesehatan di Rumah Sakit dalam upaya peningkatan kontrol asma.
HUBUNGAN PAROXYSMAL NOCTURNAL DYSPNEA (PND) DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE(CHF) DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD HASANUDDIN DAMRAH MANNA Neni Triana
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.19

Abstract

Paroxysmal Nocturnal Dyspnea (PND) merupakan sesak napas pada malam hari selang beberapajam ketika pasien tertidur sehingga dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Tujuan penelitianini untuk mempelajari hubungan PND dengan kualitas tidur pada pasien CHF di ruang penyakitdalam RSUD Hasanuddin Damrah Manna.Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengandesain cross-sectional.Populasi adalah seluruh pasien CHF di ruang penyakit dalam RSUDHasanuddin Damrah Manna.Sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling yangberjumlah 35 orang.Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.Analisis datamenggunakan uji Exact Fisher’s dengan hasil p-value = 0,004< 0,05dan uji ContingencyCoefficient (C)dengan hasil C = 0,459.Hasil penelitian didapatkan dari 35 pasien terdapat 21 (60%)mengalami PND, 23 (65,7%) dengan kualitas tidur buruk, ada hubungan PND dengan kualitas tidurpada pasien CHF di ruang penyakit dalam RSUD Hasanuddin Damrah Manna dengan kategorihubungan erat. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan intervensi non farmakologis,seperti positioning dengan posisi tidur semi fowler, sebagai alternatif untuk mengurangi PNDdalam meningkatkan kualitas tidur pada pasien CHF.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGANKELENGKAPAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINDANG BELITIR ILIR Rafidaini Sazarni Ratiyun
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i1.20

Abstract

Program imunisasi adalah bagian dari pelayanan kesehatan dasar. Bayi mendapatkan imunisasi atautidak pada dasarnya tergantung dari pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajarihubungan pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasidasar di Wilayah Kerja Puskesmas SindangBelitir Ilir Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desainsurvey analitik yang menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitianadalah ibu yang memiliki bayi berusia 9-12 bulan.Pengumpulan data dengan menggunakan teknikaccidental sampling sebanyak 61 orang. Analisis data menggunakan Uji Chi-Square dengan α=0,05.Hasil uji statistik Pearson Chi-Square diperoleh nila p=0,001<0,05 jadi signifikan, sehinggadisimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapanimunisasi dasar bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Sindang Belitir Ilir Rejang Lebong. Diharapkankepada pihak Puskesmas untuk mengoptimalkan pendekatan dan promosi yang lebih tepat lagi untukmencapai target program kelengkapan imunisasi dasar.

Page 1 of 1 | Total Record : 5