cover
Contact Name
Bayu Eka Riarsa Thira
Contact Email
bayu.thira@stikesrespati-tsm.ac.id
Phone
+6281223004727
Journal Mail Official
lppm@stikesrespati-tsm.ac.id
Editorial Address
Jl. Singaparna KM. 11 Cikunir Singaparna Tasikmalaya Jawa Barat 46181
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Bidkemas
ISSN : 20879822     EISSN : 29882699     DOI : 10.48186/bidkemas
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan BIDKEMAS STIKes Respati Tasikmalaya, terlahir dari motivasi dan inovasi para dosen untuk ikut berkiprah mengembangkan dunia riset dalam bidang kesehatan. Adanya tuntutan informasi yang semakin berkembang maka keberadaan jurnal kesehatan BIDKEMAS ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang berarti bagi lingkungan akademik khususnya bidang kesehatan dan berdaya guna bagi institusi lainnya yang sangat membutuhkan informasi riset dalam lingkup profesi Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Kesehatan BIDKEMAS akan diterbitkan setiap pertengahan tahun (6 bulan sekali) dan memuat hasil riset untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan baik dalam kebidanan maupun kesehatan masyarakat. Keberadaan jurnal BIDKEMAS mendapatkan pengelolaan khusus dari dewan redaksi sehingga setiap terbitan diharapkan mampu mendapatkan penerimaan yang baik dikalangan pengguna.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017" : 9 Documents clear
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG SADARI DENGAN PERILAKU SADARI DI SMAN 1 KAWALI 2017 Selvi Nur Azizah
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.120

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) merupakan salah satu langkah deteksi dini untukmenemukan kanker payudara stadium awal yang akan lebih efektif jika dilakukan sedini mungkin.Pengetahuan, sikap, dan perilaku remaja putri tentang Sadari sangat penting untuk diketahui. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentangSadari dengan perilaku Sadari di SMAN 1 Kawali 2017.Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri SMAN 1 Kawali di Kecamatan Kawali KabupatenCiamis tahun 2017 sebanyak 682 orang. Ukuran sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak88 orang dengan cara pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitianmenggunakan angket dengan skala Guttman. Uji hipotesis menggunakan uji chi square.Hasil penelitian didapatkan bahwa 70,5% remaja putri memiliki tingkat pengetahuan Sadariyang baik, 22,7% remaja putri memiliki tingkat pengetahuan yang cukup sedangkan 6,8% memilikitingkat pengetahuan yang kurang. Sikap remaja putri terhadap Sadari 44,3% tergolong positif dansebanyak 55,7% tergolong negatif. Perilaku Sadari remaja putri 55,7% tergolong positif dan 44,3%tergolong negatif. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan remaja putri tentang Sadari denganperilaku Sadari di SMAN 1 Kawali 2017 dengan nilai signifikasi 0,001 kurang dari 0,05. Tidak terdapat hubunganantara sikap remaja putri tentang Sadari dengan perilaku sadari di SMAN 1 Kawali 2017 dengan nilaisignifikansi 0,324 lebih dari 0,05.SMAN 1 Kawali diharapkan dapat lebih meningkatkan tindakan promotif secara rutin denganmelakukan pencegahan kanker payudara dengan Sadari kepada remaja putri SMAN 1 Kawali.Kata Kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, Sadari
PERBANDINGAN KOMPRES HANGAT DAN KOMPRES DINGIN TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I DI KLINIK PRATAMA MUTIARA BUNDA KAWALU KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2016 Haryanti Haryanti
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.121

Abstract

Jumlah kematian ibu di Indonesia tahun 2013 sejumlah 190 per 100.000kelahiran hidup. Salah satu penyebab AKI yaitu persalinan lama yangdisebabkan oleh faktor fisik, emosi, dan faktor sosial. Salah satu faktor emositerjadinya partus lama adalah rasa cemas ibu yang tidak teratasi selama prosespersalinan, rasa cemas tidak teratasi merupakan indikator terjadinya nyeriselama proses persalinan. Upaya untuk mengatasi nyeri persalinan adalahdengan memberikan kompres hangat dan dingin. Hasil studi pendahuluan diKlinik Pratama Mutiara Bunda Kawalu Kota Tasikmalaya sebagian besar ibubersalin mengalami nyeri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahuiperbandingan kompres hangat dan kompres dingin terhadap skala nyeri padaibu bersalin kala I.Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan TwoGroup Pretest Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibubersalin, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Accidental Samplingyaitu sebanyak 32 orang.Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nyeri sebelum diberikan kompreshangat ada pada kategori nyeri berat (62,5%), setelah diberikan kompreshangat ada pada kategori nyeri ringan (43,8%), dan rata-rata nyeri sebelumdiberikan kompres dingin ada pada kategori nyeri berat (62,5%), rata-ratanyeri sesudah diberikan kompres dingin ada pada kategori nyeri sedang(37,5%). Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan kompreshangat sebesar 0,000 dan kompres dingin sebesar 0,006 yaitu lebih kecil darinilai (0,05), terdapat perbedaan antara kompres hangat dan dingin.Dengan demikian, hasil penelitian membuktikan bahwa terapi kompreshangat lebih efektif menurunkan skala nyeri ibu bersalin dibandingkan kompresdingin. Hasil penelitian ini merekomendasikan kompres hangat untukmengurangi nyeri pada ibu bersalin kala I persalinan.
PERBANDINGAN TERAPI MUSIK DAN PIJAT ENDORPHIN TERHADAP KECEMASAN IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF DI WILAYAH PUSKESMAS SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2017 Elsya Yunita
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.126

Abstract

AKI tahun 2014 sebesar 214/100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab darikematian ibu adalah partus lama. Partus lama bisa disebabkan oleh kecemasan. Salahsatu upaya dalam mengatasi kecemasan pada ibu bersalin yaitu dengan terapinonfarmakologi dalam penelitian ini adalah terapi musik dan pijat endorphin. Tujuanpenelitian adalah untuk mengetahui perbandingan terapi musik dan pijat endorphinterhadap tingkat kecemasan ibu bersalin kala I fase aktif.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan jenis penelitianquasi eksperimen dengan rancangan Two Group Pretest Posttest Design. Populasidalam penelitian ini adalah 85 ibu bersalin, teknik pengambilan sampel menggunakanteknik Purposive Sampling, sebanyak 70 orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan ibu bersalinkala I fase aktif sebelum diberikan pijat endorpin sebesar 21,9 (cemas sedang) dansetelah diberikan pijat endorphin sebesar 12,4 (cemas ringan) rata-rata tingkatkecemasan ibu bersalin kala I fase aktif sebelum diberikan terapi musik sebesar 23,0(cemas sedang), sedangkan rata-rata setelah diberikan terapi musik sebesar 14,9(cemas sedang). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji t diperoleh nilai signifikansebesar 0,000, lebih kecil dari nilai (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak yang artinyaada perbedaan tingkat kecemasan ibu bersalin kala I Fase Aktif antara yang diberikanpijat endorphin dengan yang diberikan terapi musik.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pijat endorphin lebihefektif dapat menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan dengan terapi musik padaibu bersalin kala I fase aktif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG ANEMIA DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SINGAPARNA KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2017 Desi Fauziah
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.315

Abstract

Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, AngkaKematian Ibu di Indonesia mencapai 359 per 100.000 kelahiran hidup dan AngkaKematian Bayi mencapai 32 per 1000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab utamakematian ibu diantaranya adalah perdarahan. Perdarahan bisa disebabkan olehanemia. Dari hasil wawancara yang dilakukan penulis terhadap 10 respondendidapatkan hasil 8 responden yang mempunyai pengetahuan yang kurang dansikapnya pun tidak merespon tentang anemia, 2 orang mempunyai pengetahuancukup tentang anemia. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap ibu hamil tentang anemia dengan kejadian anemia diWilayah Kerja Puskesmas Singaparna Kecamatan Singaparna KabupatenTasikmalaya tahun 2017.Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei (Survey ResearchMethod). Jenis survei yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis surveianalitik, dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalahseluruh ibu hamil trimester 3 di wilayah Kerja Puskesmas Singaparna KecamatanSingaparna Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 35 orang, teknikpengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling yaitu sebanyak 35orang.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil tentanganemia ada pada kategori cukup yaitu sebanyak 21 orang (60,0%). Sikap ibuhamil dalam menghadapi anemia ada pada kategori positif yaitu sebanyak 20orang (57,1%). Kejadian anemia pada ibu hamil sebagian besar ada padakategori anemia yaitu sebanyak 18 orang (51,4%). Hasil uji statistik denganmenggunakan Chi Square diperoleh nilai p value untuk pengetahuan sebesar0,001, sedangkan sikap sebesar 0,000. Maka H0 ditolak yang artinya bahwa adahubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang anemia dengan kejadiananemia.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kejadian anemiapada ibu hamil dapat disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan sikap ibuhamil.
ANALISIS PENGETAHUAN KADER TENTANG PERAN DAN FUNGSI KADER DI DESA CIKUNIR KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2016 Fenty Agustini
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.317

Abstract

Kader merupakan tenaga masyarakat yang dianggap paling dekat denganmasyarakat. Departemen kesehatan membuat kebijakan mengenai pelatihan untukkader yang dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, menurunkan angkakematian ibu dan angka kematian bayi. Keaktifan kader dalam kegiatan akanmeningkatkan keterampilan karena selalu hadir dalam kegiatan posyandu.Berdasarkan hasil studi pendahuluan sebagian besar kader tidak menjalankan tugaspokok dan fungsi sebagai seorang kader. Hal ini menunjukkan masih kurangnyapengetahuan kader tentang peran dan fungsi kader. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui tingkat pengetahuan kader tentang peran dan fungsi kader di DesaCikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2016.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dilaksanakan di DesaCikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah sampel 45responden dan tehnik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling.Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah kuesionerdan menggunakan Analisis data univariat.Hasil penelitian tersebut yaitu tingkat pengetahuan kader tentang peran danfungsi kader di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Hasilyang diperoleh dari penelitian ini bahwa tingkat pengetahuan kader tentang perandan fungsi kader yaitu di kategori baik ada 17 responden (37,8%), dan kategorikurang 28 responden (62,2%).Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan tingkat pengetahuankader tentang peran dan fungsi kader di Desa Cikunir Kecamatan Singaparnasebagian besar pada kategori kurang yaitu 28 responden (62,2%).
TINJAUAN PELAKSANAAN RUJUKAN OLEH BIDAN PADA IBUBERSALIN YANG MENGALAMI KOMPLIKASI DI RUMAH SAKITSINGAPARNA MEDIKA CITRAUTAMA KABUPATEN TASIKMALAYA PERIODE BULAN MARET-APRIL TAHUN 2017 Sarofah Sarofah; Widya Maya Ningrum
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.318

Abstract

Kematian ibu di Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama tahun 2016 sebanyak18 orang, diantaranya 3 meninggal di ruang Ponek. Hasil studi pendahuluan didapatkan 6bidan yang melakukan rujukan pada ibu bersalin, dari 6 bidan hanya 2 bidan yangmelakukan penanganan pra rujukan sesuai dengan SOP dan melakukan penerapankelengkapan rujukan sesuai dengan SOP.Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode deskriptif, populasi penelitianadalah bidan yang melakukan rujukan pada ibu bersalin yang mengalami komplikasi.Sampelnya sebanyak 33 bidan, diperoleh dengan teknik purposif sampling. Data diperolehmenggunakan daftar checklist dianalisis secara univariat.Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran penanganan pra rujukan oleh bidanpada ibu bersalin yang mengalami komplikasi sebagaian besar dilakukan sesuai denganSOP dan untuk penerapan kelengkapan rujukannya sebagian besar tidak dilaksanakansesuai dengan SOP.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN PERUJUK D DENGAN KETEPATAN RUJUKAN KASUS KEGAWATDARURATAN MATERNAL DI PONEK RSU dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA TAHUN 2016/2017 Aqmarina Dewi
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.319

Abstract

Kematian ibu adalah kematian seorang wanita yang terjadi saat hamil,bersalin, atau 42 hari setelah persalinan. Salah satu cara meminimalisir kematianibu (maternal) adalah dengan meningkatkan efektivitas penangangan rujukankegawatdarurat ibu. Bidan sebagai tenaga kesehatan harus memiliki kesiapan untukmerujuk ibu atau bayi ke fasilitas kesehatan rujukan secara optimal dan tepat waktu,didalam melakukan rujukan kasus kegawatdaruratan obstetrik tidak terlepas darikarakteristik yang dimiliki bidan seperti : umur, pendidikan, lama kerja/pengalaman,pelatihan klinis dan tempat praktik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan karakteristik bidan perujuk dengan ketepatan rujukan kasuskegawatdaruratan maternal di PONEK RSU dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya BulanDesember 2016 sampai dengan Bulan Maret 2017.Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah penelitiankuantitatif yang bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh bidan yang merujuk kasus-kasus kegawatdarutanmaternal ke ruang PONEK RSU dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya pada BulanDesember 2016 sampai dengan Bulan Maret 2017. Teknik pengambilan sempelpenelitian ini adalah dengan menggunakan Aksidental Sampling, yaitu sebanyak 31bidan.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa antara karakteristik bidanperujuk (umur, pendidikan, lama kerja/pengalaman, pelatihan klinis dan tempatpraktik), dengan ketepatan rujukan kasus kegawatdaruratan maternal di PONEKRSU dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Bulan Desember 2016 sampai dengan BulanMaret 2017 terdapat hubungan yang signifikan yaitu untuk masing-masingvaluevaluevalue berdasarkan pengalaman/lama kerja bidan yaitu 0,020valuevalue(0,05).Kesimpulan dari penelitian adalah terdapat hubungan karakteristik bidanperujukdengan ketepatan rujukan kasus kegawatdaruratan maternal di Ponek RSUdr. Soekardjo Kota Tasikmalaya 2016/2017
GAMBARAN PERSEPSI DAN KEBIASAAN PADA MASA KEHAMILAN DI DUSUN GUNUNG KAWUNG KECAMATAN SINGAPARNA TAHUN 2017 chanty Yunie HR; milan milan
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.325

Abstract

Target Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia pada tahun 2015 adalah 102 kematian per 100.000 kelahiran hidup. Sementara itu berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012, Angka Kematian Ibu (AKI) (yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas) sebesar 359 per 100.000 kelahiran hidup. Salah satu cara untuk menurunkan AKI di Indonesia adalah dengan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan melakukan persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi pada masa kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017 dan untuk mengetahui gambaran kebiasaan pada masa kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Penelitian ini adalah penelitian observasional kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Penelitian ini menggambarkan Gambaran Persepsi dan Kebiasaan Pada Masa Kehamilan di Dusun Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Gunung Kawung Kecamatan Singaparna Tahun 2017. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil di RW 07 dengan teknik pengambilan sampling secara simple random sampling berjumlah 50 ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini antara lain (1) Gambaran karakteristik responden berdasarkan pekerjaan proporsi paling tinggi adalah IRT sebesar 62,0%, berdasarkan umur yang proporsi terbanyak adalah umur 21-25 sebesar 48,0%. (2) Gambaran persepsi positif sebesar 90%, Persepsi pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan memiliki memiliki proporsi tinggi (90,0%) sedangkan responden yang tidak melakukan pemeriksaan kehamilan ke tenaga kesehatan (10,0%) (3) Gambaran Kebiasaan ibu hamil mengkonsumsi gizi seimbang setiap hari (92,0%). Responden yang tidak memiliki kebiasaan ibu hamil olah raga memiliki proporsi tertinggi (96,0%). Saran dalam penelitian ini antara lain (1) sebaiknya usia ketika hamil lebih diperhatikan demi keselamatan dan kesehatan ibu maupun janin yang dikandung, (2) Ibu hamil sebaiknya memiliki persepsi yang baik dalam memeriksakan kehamilan dan selalu berpersepsi yang positif yang sesuai dengan norma agama dan kesehatan (3) Ibu hamil sebaiknya lebih banyak melakukan aktivitas fisik untuk seperti senam hamil dan aktivitas fisik lainnya yang ringan dan mudah dilakukan pada masa hamil. Kata Kunci : Persepsi, Kebiasaan, Kehamilan
GAMBARAN PERAN SUAMI DALAM PARTISIPASI K1 DAN K4 IBU HAMIL DI DESA CIKUNIR TAHUN 2017 Fenty Agustini; Gitri Andeyani
JURNAL KESEHATAN BIDKEMAS RESPATI Vol. 8 No. 2 (2017): Agustus 2017
Publisher : STIKes Respati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48186/bidkes.v8i2.326

Abstract

Akses pelayanan ibu hamil pada kunjungan pemeriksaan kehamilan dari 36.168 orang ibu hamil yang ada di Kabupaten Tasikmalaya pada tahun 2015, telah melakukan pemeriksaan kehamilan pada kunjungan pertama (K1) sebesar 101,03% dan kunjungan berikutnya (K4) sebesar 87,4%. terjadi kenaikan yang signifikan apabila dibandingkan dengan tahun 2014 dari 90,9 menjadi 101,03% untuk K1 sedangkan untuk K4 sebesar 9,5% (77,9% menjadi 87,4%). Berdasarkan data pendahuluan di Puskesmas Singaparna Tahun 2016 data tentang kunjungan K1 yaitu sebesar 92,76% dan kunjungan K4 sebesar 80,30% data ini masih rendah dari cakupan Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dukungan suami dalam partisipasi kunjungan K1 dan K4 pada ibu hamil di Desa Cikunir Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan Antenatal Care di Desa Cikunir pada saat penelitian sebesar 26 orang dengan sampel total populasi yaitu sebanyak 26 orang. Penelitian dengan analisa univariat didapatkan hasil sebanyak 18 responden (69,23%) yang kurang mendapatkan dukungan dari suami dan terdapat 8 (30,77%) yang mendapat dukungan dari suami. Saran bagi petugas kesehatan di Desa Cikunir untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan tentang pentingnya kunjungan antenatal care bagi ibu hamil dan memberikan informasi kepada keluarga tentang bentuk dukungan yang harus diberikan kepada ibu hamil melalui komunikasi interpersonal saat suami mengantar ibu melakukan Antenatal Care ataupun memanfaatkan kader yang memiliki ikatan psikologis lebih dekat dengan masyarakat untuk melakukan kunjungan rumah dalam rangka mensosialisasikan peran suami dalam mendukung keberhasilan Antenatal Care pada ibu hamil.

Page 1 of 1 | Total Record : 9