cover
Contact Name
Andree Wijaya Setiawan
Contact Email
fpb.andre@uksw.edu
Phone
+628156580993
Journal Mail Official
jurnal.agric@adm.uksw.edu
Editorial Address
Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana Gedung I, Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 50711 Jawa Tengah - Indonesia
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRIC
ISSN : 08549028     EISSN : 25499343     DOI : https://doi.org/10.24246/agric.2023.v35.i1
AGRIC Journal of Agricultural Science is a peer-reviewed and published two times a year by Agriculture and Business Faculty of Universitas Kristen Satya Wacana. Agric journal publishes original articles on agronomy, horticulture, plant breeding, plant science, pest or diseases of plant, agriculture and food processing, food science, microbiology, biotechnology, agribusiness.
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 38 No. 1 (2026): in progress" : 2 Documents clear
Tindakan Resiliensi Petani Padi Sawah di Kota Bengkulu Dalam Menghadapi Perubahan Iklim Serawai, Bembi Akbar; Yuliarso, Mohammad Zulkarnain; Fitri, Melani Anisa
Agric Vol. 38 No. 1 (2026): in progress
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2026.v38.i1.p28-46

Abstract

Perubahan iklim menjadi isu penting dan menjadi perhatian sekaligus tantangan semua sektor. Pada sektor pertanian, perubahan iklim mengakibatkan terjadinya ketidakpastian hasil produksi, bencana hama dan penyakit tanaman serta kekeringan lahan. Tanaman padi sawah termasuk tanaman yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap air, mengingat 45,7% lahan sawah di Indonesia bersifat tadah hujan perubahan iklim menjadi perhatian serius. Upaya dalam mengendalikan kondisi tersebut perlu dilakukan oleh petani seperti melakukan tindakan-tindakan resilien sehingga dampak perubahan iklim dapat dikontrol. Berangkat dari permasalahan tersebut penelitian ini akan mengkaji bagaimana tindakan resiliensi petani padi sawah dalam menghadapi perubahan iklim di Kota Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Bengkulu pada 2-14 September 2025 dengan menggunakan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal fisik merupakan komponen modal utama yang memberikan kontribusi paling signifikan terhadap perubahan iklim, sedangkan modal sumber daya alam menjadi komponen modal dengan kontribusi terendah dalam menghadapi perubahan iklim oleh petani. Capacity of Learning merupakan bentuk tindakan resiliensi yang memiliki nilai tertinggi, yang mengindikasikan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan petani dalam menghadapi perubahan iklim. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan frekuensi pertemuan dalam aktivitas pelatihan dan pembelajaran bagi petani guna membangun pengetahuan yang dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengendalikan dampak perubahan iklim.
EFFECT OF TRYPTOPHAN AND PH LEVEL ON INDOLE-3-ACETIC ACID (IAA) PRODUCTION BY Bacillus spp. Inthasan, Jiraporn; Dechjiraratthanasiri , Chatprawee; Khamhung, Athipat
Agric Vol. 38 No. 1 (2026): in progress
Publisher : Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/agric.2026.v38.i1.p15-26

Abstract

Tryptophan and pH are environmental factors that convincingly influence microbial growth, metabolism, and metabolite production. This study aimed to find out how tryptophan and pH affect the production of Indole-3-acetic acid (IAA) by Bacillus spp. in Nutrient Broth (NB) medium. A Completely Randomized Design (CRD) with six treatments and three replications was used. The confirmation bacterial strains were Brevibacillus agri, Brevibacillus borstelensis (2 isolates), and Bacillus subtilis. The NB medium was adjusted to four pH levels (5, 6, 7, and 8) and supplemented with different concentrations of tryptophan: 0, 102, 150, 300, 450, and 600 mg/ml. The results after incubated showed that Brevibacillus agri was detected the highest IAA content at pH level 7.0 with 600 mg/ml of tryptophan (204 µg/ml). Whereas Brevibacillus borstelensis and Bacillus subtilis caused the maximum of IAA contents at pH level 8.0 with 600 mg/ml of tryptophan at 79.31 µg/ml and 35.82 µg/ml respectively.

Page 1 of 1 | Total Record : 2