cover
Contact Name
Su'ud Wahedi
Contact Email
suudwahedi@gmail.com
Phone
+6281332065955
Journal Mail Official
mazinda.unib@gmail.com
Editorial Address
Jl. KHR. Syamsul Arifin No. 1-2, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur.
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Mazinda: Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Published by Universitas Ibrahimy
ISSN : 29860989     EISSN : 29860970     DOI : 10.35316/mazinda.v1i2
Core Subject : Economy,
Mazinda adalah jurnal ilmiah yang memiliki fokus dan cakupan pada hasil riset di bidang akuntansi, keuangan, dan bisnis, terutama dari perspektif syariah. Mazinda merupakan salah satu jurnal ilmiah yang ada di lingkungan Universitas Ibrahimy. Mazinda diharapkan bisa menjadi wadah terbuka bagi penyebaran ilmu pengetahuan dan teknologi antar perguruan tinggi, dan penunjang bagi peningkatan mutu tridharma Universitas Ibrahimy. Mazinda akan terbit dua kali per tahun, yakni pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 85 Documents
Analisis Validasi Auditor terhadap Efektivitas Pengendalian Internal Piutang: Studi Kasus Pengelolaan Piutang Lancar pada Perusahaan Manufaktur Josephine Gunawan; Mohammad Iqbal Firdaus
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9481

Abstract

This study aims to analyze the independent auditor's validation of the effectiveness of internal controls on accounts receivable in manufacturing companies that do not establish an allowance for doubtful accounts. This phenomenon is an anomaly to the principle of accounting conservatism, which requires estimating future losses. Through a descriptive qualitative approach with in-depth interviews with three senior auditors, this study reveals that the absence of an allowance for doubtful accounts is professionally acceptable if the auditor is able to verify the quality of the receivables through strong physical evidence. The findings indicate that failures in formal documentation in large-scale manufacturing companies are often compensated by increasing control risk (R Factor) and expanding the sample size in substantive testing. Subsequent receipt procedures and collateral verification are key instruments that provide sufficient assurance for auditors to agree with the assertion of the existence and valuation of receivables. The study concludes that although upstream preventive controls are very effective in maintaining liquidity, auditors still require governance improvements through Management Letters to ensure compliance with forward-looking reporting standards.
Persepsi Auditor terhadap Perubahan Pengakuan Pendapatan dalam Transisi SAK ETAP ke SAK EP Rian Emon Ginting; Mohammad Iqbal Firdaus
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9482

Abstract

This study aims to examine the differences in revenue recognition between SAK ETAP and SAK EP, while also exploring auditors' perceptions of the accompanying transformation in audit practices. This transition reflects the development from a transaction-based orientation, through a risk and reward approach, to a performance obligation framework, a trajectory that carries significant implications for increasing audit complexity. Using a qualitative methodology supported by descriptive analysis, data were collected through semi-structured interviews with auditors from selected Public Accounting Firms (KAP), identified through purposive sampling. Thematic analysis was conducted through systematic data reduction, structured presentation, and interpretive inference, thus elucidating important conceptual patterns and themes. The findings indicate that auditors generally understand the conceptual shift in revenue recognition, although the depth of understanding depends on professional experience. The adoption of SAK EP has been shown to increase audit complexity, particularly regarding contract interpretation and the timing of revenue recognition, while also strengthening reliance on professional judgment. However, ongoing challenges remain, including limited human resources, limited organizational readiness, and deficiencies in information systems. Despite these challenges, auditors agree that SAK EP enhances the transparency and qualitative robustness of financial reporting. The implications of this study underscore that the successful institutionalization of SAK EP depends not only on auditor adaptability but also on entity readiness. Therefore, continued investment in competency development, targeted training, and adequate information system enhancements are crucial. Further research is recommended to expand the scope of informants and complement qualitative insights with quantitative assessments of the impact of SAK EP implementation.
Determinan Nilai Perusahaan Perbankan Ditinjau dari Aspek Kinerja Keuangan Ahmad Fawaiz; Faiz Zainuddin
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9634

Abstract

Perkembangan sektor perbankan memiliki peranan penting dalam mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Perbankan berfungsi sebagai lembaga intermediasi yang menghimpun dana masyarakat dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit maupun layanan keuangan lainnya. Dalam era persaingan global dan transformasi digital saat ini, perusahaan perbankan dituntut untuk mampu meningkatkan nilai perusahaan agar tetap dipercaya oleh investor, nasabah, dan masyarakat luas. Nilai perusahaan menjadi indikator penting yang mencerminkan tingkat keberhasilan manajemen dalam mengelola sumber daya perusahaan serta menggambarkan prospek perusahaan di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan nilai perusahaan perbankan ditinjau dari aspek kinerja keuangan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh perusahaan perbankan tahun 2022-2025. Metode pengambilan sampel ini yaitu purposive sampling. Metode analisis data yakni analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital adequacy ratio berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, semakin tinggi capital adequacy ratio akan nilai perusahaan. Return on assets berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, semakin tinggi return on assets akan nilai perusahaan. Debt to equity ratio berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, semakin tinggi Debt to equity ratio akan nilai perusahaan
Implementasi Perhitungan dan Pembagian Komisi Live Tiktok dengan Metode Rowan Plan dan Emerson Plan pada Toko Diva Collection Desa Sumberejo Banyuputih Situbondo Roni Yanto; Jamilatul Jannah
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9791

Abstract

Commission is a form of additional compensation provided by companies or MSMEs to employees as motivation for additional work performed, especially in the context of sales or promotions. Unlike a predetermined base salary, commissions are variable and depend on performance. Therefore, companies need to calculate commissions accurately in accordance with relevant accounting theory. This study aims to analyze field facts related to the calculation and distribution of commissions, as well as the commission calculation method based on cost accounting theory. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using interactive methods that include data collection, data reduction, and data presentation. The results show that commission calclations in the field differ from cost accounting theory, causing the Diva Collection store to experience obstacles in calculating commissions and salaries for employees, especially for live TikTok hosts. Both methods, namely the Rowan Plan formula and the Emerson Plan, as methods for calculating wages based on working hours and the number of products sold, have proven effective in determining fair commissions and increasing employee productivity and company efficiency.
Implementasi ISAK 335 melalui Perancangan Sistem Pelaporan Keuangan berbasis Microsoft Excel pada Yayasan Al Warisin Annisa Luthfi Zakiya; Moch. Shulthoni
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9888

Abstract

ISAK 335 merupakan pedoman penyajian laporan keuangan bagi entitas berorientasi nonlaba yang bertujuan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Namun, masih terdapat yayasan yang belum menerapkan standar tersebut dalam proses pelaporan keuangannya, termasuk Yayasan Al Warisin. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan ISAK 335 melalui perancangan sistem pelaporan keuangan berbasis Microsoft Excel pada Yayasan Al Warisin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pelaporan keuangan yang digunakan Yayasan Al Warisin sebelum penelitian masih bersifat sederhana dan belum sesuai dengan ketentuan ISAK 335. Melalui perancangan sistem pelaporan keuangan berbasis Microsoft Excel, yayasan dapat menyusun laporan keuangan yang terdiri atas Laporan Penghasilan Komprehensif, Laporan Perubahan Aset Neto, Laporan Posisi Keuangan, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Implementasi tersebut dapat meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan dana yayasan.
Peran Kepercayaan Nasabah dalam Memediasi Pengaruh Persepsi Keberkahan terhadap Loyalitas Nasabah Lembaga Keuangan Micro Syariah Mohamad Mondir; M. Hibatullah Huwaidi
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9915

Abstract

This study aims to understand how the perception of blessings influences customer loyalty, as well as the role of trust as a mediating variable in this relationship at BMT UGT Nusantara in the Bondowoso region. In the context of Islamic financial institutions, customer decisions are based not only on rational considerations but also on spiritual values believed to bring peace of mind and long-term benefits. This study employs a quantitative approach involving 70 respondents selected through purposive sampling. Data analysis was conducted using the SEM-PLS method with the assistance of the SmartPLS 3 software. The results indicate that the perception of blessings has a positive and significant effect on customer trust and loyalty. Customer trust was also found to have a significant influence on loyalty. Furthermore, trust acts as a mediating variable that strengthens the relationship between the perception of blessings and customer loyalty. This indicates that when customers believe in the presence of blessings in their financial activities, trust grows and fosters stronger loyalty. This study underscores the importance of integrating spiritual values into the strategies of Islamic financial institutions to build long-term relationships with customers
Transparansi Informasi Keuangan: Faktor Keuangan dan Nonkeuangan pada RSUD BLU/BLUD di Indonesia Faticha Sabila Asna; Henny Murtini
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9918

Abstract

Tingkat transparansi informasi keuangan Rumah Sakit Umum Daerah di Indonesia masih rendah, terlihat hanya 83 dari 417 rumah sakit BLU/BLUD yang memiliki website dan berhasil diidentifikasi mengungkapkan laporan keuangan tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh faktor keuangan dan nonkeuangan terhadap transparansi informasi keuangan serta umur rumah sakit sebagai variabel moderasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memanfaatkan data sekunder dari 54 Rumah Sakit Umum Daerah yang dipilih melalui purposive sampling dari populasi 654 rumah sakit di Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan regresi logistik robust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan dan pendapatan berpengaruh positif signifikan terhadap transparansi informasi keuangan, jumlah pasien berpengaruh negatif signifikan, sedangkan ukuran rumah sakit dan tingkat pendidikan tidak berpengaruh signifikan. Umur rumah sakit terbukti memoderasi hubungan kinerja keuangan, pendapatan, dan jumlah pasien terhadap transparansi informasi keuangan. Implikasi teoritis penelitian ini memperkuat Stewardship Theory yang menjelaskan bahwa kondisi keuangan yang baik mendorong pengelola rumah sakit untuk meningkatkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi kepada pemangku kepentingan. Implikasi praktis penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan transparansi informasi keuangan perlu difokuskan pada penguatan kinerja keuangan dan optimalisasi pendapatan rumah sakit sebagai faktor utama yang mendorong keterbukaan informasi kepada publik.
Implementasi Akuntabilitas Berbasis Nilai Amanah Dalam Pengelolaan Dana Titipan Santri Untuk Simpanan Wajib: Studi Kasus Pondok Pesantren Sabilul Huda Warrosyad Cep Subhan; Laras Pratiwi
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.9973

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) bear broad responsibility for managing funds entrusted by students’ parents, including monthly deposits allocated for compulsory savings. Managing these funds requires accountability that is not merely administrative but also carries moral and spiritual dimensions reflected in the value of amanah (trustworthiness). This study analyzes the implementation of amanah-based accountability in managing student deposit funds for compulsory savings at Pondok Pesantren Sabilul Huda Warrosyad. A descriptive qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with six purposively selected informants — the pesantren caretaker, fund manager, financial administration staff, school committee member, a student, and a parent/guardian — supplemented by observation and documentation. Data were analyzed using staged coding consisting of open, axial, and selective coding, with credibility ensured through source, method, and time triangulation. The findings reveal three main themes: fund management that still relies on manual bookkeeping, reporting transparency that remains reactive toward parents, and amanah-based accountability that has been strongly internalized on the moral-spiritual dimension but not yet matched by stronger administrative systems. The study concludes that amanah-based accountability at the pesantren is morally sound but requires strengthening of recording and reporting systems so that accountability becomes comprehensive in both spiritual and administrative terms.
Pengaruh Reputasi Dan Produk Tabungan Terhadap Keputusan Nasabah Untuk Menabung Pada (KSPPS) Al-Hasan Mitra Ummat Lenek Muhamad Hirjan; Muh. Noval Waliyuddinsyah
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.10116

Abstract

Artikel ilmiah ini memiliki tujuan untuk mengkaji hubungan reputasi dan produk dengan keputusan menabung pada koperasi syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek. Artikel ilmiah dengan pendekatan kuantitatif dan menerapkan teknik analisis regresi linear berganda. Adapun sampel dari kajian ini yaitu nasabah koperasi syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek. Penelitian dilakukan di koperasi syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dan tempat lain yang kemungkinan untuk mendistribusikan kuesioner penelitian. Temuan kajijan ini membuktikan bahwa variabel reputasi memperoleh nilai t hitung > t tabel (2,169 > 1,989) dengan signifikansi 0,034 < 0,05 yang artinya variabel reputasi mempengaruhi secara signifikan terhadap keputusan nasabah menabung pada koperasi syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek. Dan variabel produk dengan nilai t hitung < t tabel (0,850 < 1,985) dengan signifikansi 0,398 > 0,05, bahwa variabel produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung pada koperasi syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek. Sementara temuan uji simultan (uji F) memperoleh nilai F hitung > F tabel (3,970 > 3,10), sehingga secara bersamaan reputasi dan produk berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan menabung. Terakhir nilai koefisien determinasi sebesar 0,065, yang berarti 65%, dapat disimpulkan reputasi dan produk mempengaruhi keputusan menabung sebesar 65%, sedangkan sisanya sebesar 0,35 yang artinya 35% dipengaruhi oleh variabel lain di luar kajian artikel ilmiah ini. Kata kunci: Reputasi, Produk dan Keputusan Nasabah
Pengaruh Social Environment, Gaya Hidup, dan Financial Self-Efficacy Terhadap Perilaku Keuangan Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya Tineung Sulastri; Rizky Ridwan
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 2 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i2.10137

Abstract

responden Generasi Z yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert, ditransformasi dari data ordinal ke interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI), kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda berbantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa social environment dan financial self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan, sedangkan gaya hidup tidak terbukti berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh terhadap perilaku keuangan dengan kontribusi sebesar 67,1 persen, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Temuan ini mengonfirmasi bahwa keyakinan diri finansial menjadi determinan yang paling dominan dalam membentuk perilaku keuangan yang bertanggung jawab pada Generasi Z, sehingga penguatan efikasi diri finansial perlu menjadi prioritas dalam strategi edukasi keuangan generasi muda, tanpa mengesampingkan peran lingkungan sosial sebagai faktor pendukung.