cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalpelita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia
Published by Actual Insight
ISSN : 27764591     EISSN : 27755088     DOI : https://doi.org/10.56393/pelita.v2i4.1334
Core Subject : Education,
Pelita: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia. Jurnal Pelita merupakan jurnal yang memfokuskan kajiannya pada bidang pendidikan dan pembelajaran. Tujuan jurnal ini lebih pada upaya untuk memberi terang keilmuan bagi kemajuan pada pendidikan di Indonesia. Jurnal ini menerbitkan beragam hasil kajian ilmiah dari para pemikir, akademisi, dan praktisi di bidang pendidikan dan pembelajaran, baik itu ilmuwan, dosen, guru, dan mahasiswa. Jurnal ini menerima kajian-kajian dengan menggunakan isu aktual, pendekatan studi kasus, dan kajian lapangan. Metode yang digunakan bisa kajian teoretis, dan empiris.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2022): April" : 5 Documents clear
Peningkatan Kualitas Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pembelajaran Berbasis Masalah di Sekolah Menengah Pertama Prasetyo, Andi
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v2i1.1530

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas proses Pendidikan karakter peserta didik di masa new normal melalui strategi pembelajaran berbasis masalah (PBM) pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Tongas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pada penelitian ini peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan: observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif yang menunjuk pada suatu pencatatan data hasil penelitian dalam jumlah tertentu, yang biasanya dinyatakan dalam bentuk angka-angka atau statistik. Hasil penelitian menemukan bahwa karakter yang muncul pada pembelajaran berbasis masalah yaitu rasa toleransi, kerja keras, kreatif, demokratis, rasa ingin tahu, bersahabat atau komunikatif dan tanggung jawab. Kendala yang terjadi pada persiapan, pelaksanaan dan penilaian, observer mencari solusi agar peningkatan kualitas pendidikan karakter peserta didik di masa new normal melalui pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dapat terlaksana dengan baik. Kesimpulan penelitian ini, adanya peningkatan kualitas pendidikan karakter peserta didik di masa new normal melalui pembelajaran berbasis masalah pada mata pelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan toleransi naik 24,14%, kerja keras naik 24,14%, kreatif naik 34,49%, demokratis naik 48,28%, rasa ingin tahu naik 44.83%, bersahabat atau komunikatif naik 17,25% dan tanggung jawab naik 24,14%.
Penerapan Metode Numbered Heads Together untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Andriawan, Yeni Feri
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v2i1.1531

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah dengan model pembelajaran kooperatif melalui media numbered heads together dapat meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) siswa. Metode  penelitian  yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus dan dua pertemuan di tiap siklusnya. Aktivitas yang dilakukan di tiap siklus adalah perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interpretasi, analisis dan refleksi. Lokus penelitian berada di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Slahung Tahun Pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian menemukan: pertama, guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk mendiskusikan suatu materi PPKn dengan mengambil kartu soal yang sudah disiapkan oleh guru. Kedua, guru menyediakan waktu dan kesempatan kepada siswa untuk mempresentasikan materi tertentu secara berkelompok di depan siswa. Ketiga, di akhir presentasi siswa, guru memberikan petunjuk bagi siswa. Keempat, dari hasil diskusi, guru mengarahkan siswa untuk membuat kesimpulan dengan materi yang sedang dipelajari. Rekomendasi, sebaiknya pembelajaran selalu dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa dan diupayakan guru meminimalkan kegiatan ceramah dan mengoptimalkan siswa lebih banyak bekerja, menemukan dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
Meningkatkan Aktivitas Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams-Achievement Division Ruslana, Imroatin
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v2i1.1532

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan melalui perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan perefleksian. Berdasarkan temuan analisis data penelitian dan pembahasan hasil penelitian mengenai peningkatan aktivitas belajar peserta didik sebagai berikut. Pertama, terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik pada semua aspek. Kedua, peningkatan tertinggi aktivitas belajar peserta didik pada siklus I dari dua kali pembelajaran terjadi pada aktivitas mengerjakan tugas kelompok serta peningkatan aktivitas terendah terjadi pada aktivitas menanggapi tugas kelompok. Ketiga, peningkatan aktivitas belajar peserta didik di siklus II paling tinggi terjadi pada aktivitas mengerjakan tugas kelompok, sedangkan aktivitas terendah terjadi pada menjawab pertanyaan, sedangkan menanggapi tugas kelompok pada siklus II sudah mengalami peningkatan yang signifikan. Keempat, rata-rata dari keseluruhan jumlah total aktivitas belajar peserta didik yang tercapai target keberhasilan untuk semua aspek terjadi pada kegiatan pembelajaran pertemuan kedua di siklus II, sehingga penelitian dicukupkan sampai siklus II.
Dampak Metode Penerapan Index Card Match Pada Hasil Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Adimah, Nurul
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v2i1.1533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak dari penerapan index card match pada hasil pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewaranegaraan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis mengggunakan reduksi dan triangualasi. Hasil penelitian menemukan pertama, di dalam data hasil pre-test dan post-test yang sudah dilakukan, maka didapat data rata-rata pre-test hasil belajar siswa sebelum menggunakan index card match yaitu sebesar 53,50 dan rata-rata hasil post-test siswa setelah diberikan perlakuan dengan menggunakan metode index card matchsebesar 77,10. Analisis uji t atau uji hipotesis diperoleh 10,32, sedangkan dengan db = 20-1 = 19 dan taraf signifikan (a ) = 0,05 adalah 2,093. Atau 10,32>2,093 berarti signifikan, dari sini dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Kedua, hasil perhitungan dari penggunaan rumus effect size dimana harga ES= 0,94 termasuk kategori tinggi. Ini menunjukkan pada penggunaan metode index card match terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan termasuk kategori tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Earthcomm Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Geografi di Sekolah Menengah Atas Huda, Rofi’ul
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): April
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v2i1.1534

Abstract

Model Pembelajaran Earthcomm merupakan pembelajaran yang berfokus pada siswa dalam setiap variasi kegiatan yang mana siswa mencari sendiri pengetahuannya melalu konsep yang disampaikan oleh guru melalui permasalahn yang disediakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran Earthcomm terhadap hasil belajar geografi siswa. jenis penelitian eksperimen semu (quast exsperimen). Desain penelitian Non Equivalent Group Control. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah hasil belajar dan variabel bebas yaitu model pembelajaran Earthcomm. Instrumen penelitian menggunkan soal esai yang telah di uji validitas, reliabilitas, uji tingkat kesukaran soal, dan uji daya beda soal.Berdasarkan analisis nilai pre-test dan post-test, rata-rata gain score kelas eksperimen lebih tinggi dengan skor 42,19 dibandingkan kelas kontrol dengan skor 19,19. Hasil analisis uji t dengan menggunakan independent sample t-test diperoleh data signifikansi adalah 0.000 < 0.005. hasil perhitungan ini membuktikan bahwa model pembelajaran Earthcomm berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar geografi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Earthcomm berpengaruh terhadap hasil belajar geografi kelas X Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Atas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5