cover
Contact Name
Didik Himmawan
Contact Email
didikhimm@gmail.com
Phone
+628179629752
Journal Mail Official
didikhimmawan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Djuanda Km 03, RT 001 RW 005 Desa Singaraja Kecamatan Indramayu Kabupaten Indramayu Jawa Barat 45213
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Manajia: Journal of Education and Management
ISSN : -     EISSN : 30218543     DOI : https://doi.org/10.61166/manajia.v1i2.12
The word Manajia comes from the Arabic مناجيا which means survivor, safe, or successful. The use of the name Manajia for the journal means articles written describing survivor and success in management, managerial in educational institutions and others. Manajia: Journal of Education and Management is a peer-reviewed, open access journal publish by Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu that provides articles in all areas of Educational Administration and Management and related disciplines. The scope of Educational Management including leadership, education planning, human resources, education finance, curriculum, facilities and infrastructure, public relations, student affairs, learning process, education management, organizations, quality assurance, and education policy.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023)" : 7 Documents clear
Strategi Guru Dalam Pembinaan Akhlak Peserta Didik di SMP Negeri 2 Sibolangit Muhammad Ikhsanul Khoir
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.11

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang strategi guru pendidikan agama Islam terhadap pengembangan moral siswa di SMP Negeri 2 Sibolangit. Melalui grand tour tersebut ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan pembinaan moral siswa, antara lain: kurangnya minat siswa dalam kegiatan belajar mengajar, rendahnya disiplin siswa dan sikap tidak sopan terhadap siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana guru menerapkan strateginya dalam mengembangkan etika siswa dalam pembelajaran pendidikan agama Islam? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan identifikasi topik penelitian menggunakan teknik deliberatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam terhadap pembinaan moral siswa di SMP Negeri 2 Sibolangit.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Akhlak Mulia Peserta Didik Di SMP Negeri 2 Sibolangit Alfi Rahman Nasution
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan akhlak peserta didik di SMP Negeri 2 Sibolangit. Latar belakang dari penelitian ini adalah mayoritas guru sebagai pendidik dengan hanya mentransfer ilmu pengetahuan tanpa memberikan dukungan dalam pembentukan karakter seperti berakhlak mulia dan memiliki sopan santun sehingga peserta didik menjadi lebih baik. Penelitian ini merupakan peneltian deskripstif kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru pendidikan agama islam dan peserta didik yang beragam islam di sekolah SMPN 2 Sibolangit berjumlah 57 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan tahapan analisis yang dilakukan dalam penelitian kualitatif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam peningkatan ahlak mulia peserta didik dilakspeserta didikan secara intensif dan berkelanjutan. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki tugas membimbing, memberi contoh, dan menghukum peserta didik. Namun, ada beberapa komponen internal dan eksternal yang dapat memengaruhi pembentukan akhlak mulia peserta didik. Faktor-faktor ini termasuk kebiasaan dan lingkungan sekolah, yang dapat memengaruhi akhlak peserta didik.
Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 2 Sibolangit Wildan Saleh Siregar
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.13

Abstract

Pendidikan karakter yaitu pembahasan terpenting didalam ranah pendidikan, hal ini terkait dengan peristiwa kemunduran akhlak dan moral yang terjadi pada tengah-tengah masyarakat, kita mengetahui bersama bahwa semakin beragam dan semakin tinggi pendidikan karakter peserta didik di kalangan semua anak didik sangat membutuhkan pendidik yang  berkarakter baik,  waktu  pendidikan  karakter yang efektif  dimulai waktu usia dini supaya terbiasa ketika masa yang akan tiba. oleh sebab itu, sifat tanggung jawab serta pendidikan berbasis Islam di Sekolah  Menengah Pertama Negeri Sibolangit dimaksimalkan agar pembentukan karakter peserta didik sesuai dengan ajaran islam dan tuntunan Rasulullah Saw. Pada penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Karakter yang di bentuk oleh guru untuk siswa adalah pola dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dalam metode ini penulis membuat metode kualitatif. Pendekatan metode ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat pada permasalahan atau peristiwa  upaya yang dilakukan pengajar Pendidikan AgamaIslam untuk pembentukan karakter (character building).
Strategi Guru PAI dalam Membentuk Karakter Islami Siswa Di SMP Negeri 2 Sibolangit Devi Yusnila Sinaga
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.14

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenakalan dikalangan pelajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran guru PAI sebagai pendidik dalam membentuk karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumen. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI dalam membentuk karakter siswa sangat diperlukan, karena dengan adanya guru PAI  sebagai tenaga pendidik tentu mempunyai peranan yang sangat penting dalam  mendidik siswa  menjadi manusia yang manusiawi. Perannya sebagai guru PAI dalam membangun karakter siswa antara lain: Pemberdayaan, keteladanan, intervensi, terintegrasi, sekrening. Adapun strategi yang dilakukan guru PAI dalam pembentukan karakter siswa antara lain: Biasakan diri dengan 3S (Senyum, Sapa salam), Biasakan membaca surat pendek, Membaca doa, Biasakan disiplin Hukum, Biasakan jujur.  Faktor  pendukung berasal dari faktor eksternal, seperti kapasitas pedagogi dan profesional guru yang baik, serta kreativitas dalam melaksanakan pembelajaran. Faktor penghambatnya antara lain faktor internal khususnya individu siswa akibat kurangnya pendidikan  orang tua dan pengawasan terhadap anak sejak dini, serta faktor eksternal. Faktor eksternal merupakan salah satu faktor penghambat di luar lingkungan masyarakat yang acuh tak acuh terhadap berbagai macam permasalahan yang ada dikalangan peserta didik, padahal masyarakat merupakan kelanjutan pendidikan  dari tingkat sekolah, karena lingkungan masyarakat sering disebut informal. pendidikan, juga mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan peserta didik, khususnya terhadap pembentukan kepribadian peserta didik.
Perkembangan Pendidikan Agama Islam Bagi Muslim Minoritas Di SMP Negeri 2 Sibolangit Meuthia Putri
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.15

Abstract

Penelitian mengenai pendidikan Islam akhir-akhir ini masih menjadi perhatian utama  mayoritas umat Islam, karena berkembangnya pendidikan Islam dengan kesadaran yang sangat tinggi dari setiap orang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif (penelitian kualitatif) yang bertujuan untuk mendeteksi situasi sosial tertentu dengan mendeskripsikan realitas secara akurat tanpa adanya manipulasi, dibentuk dari kata-kata berdasarkan teknik pengumpulan dan analisis data  relevan yang diperoleh dari situasi alam. Data dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumen. Analisisnya dilakukan dengan reduksi data, visualisasi data, triangulasi, dan penarikan kesimpulan. Namun komunitas minoritas Muslim masih menjadi perhatian dalam pengembangan pendidikan di tingkat lokal. Baik bagi mayoritas maupun minoritas, Islam selalu membawa perjuangan yang tiada henti untuk pendidikan Islam di setiap daerah. Kajian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan di pesantren selalu menjadi perhatian utama. Program pendidikan Islam yang dikembangkan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin juga memperhatikan kebutuhan santri untuk menghadapi masa depan. Tidak hanya secara lokal tetapi juga untuk mempersiapkan persaingan lokal dan permintaan global.
Strategi Guru Dalam Mengimplementasikan Ajaran Agama Islam Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Rizki Dwi Lestari
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.16

Abstract

Agama Islam memiliki peranan penting dalam kehidupan seorang muslim. Oleh karena itu, penting bagi guru agama Islam di SMP Negeri 2 Sibolangit untuk memiliki strategi yang efektif dalam mengimplementasikan ajaran agama islam kepada siswa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 2 Sibolangit. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian kualitatif, sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian ini adalah  peneliti sebagai instrument kunci dengan menggunakan  panduan observasi, pedoman wawancara dan fomat catatan dokumentasi.
Learning To Read And Write The Koran For Children In Sukasari Village, Arahan District, Indramayu Regency Didik Himmawan; Dewi Fitriani
Manajia: Journal of Education and Management Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/manajia.v1i2.17

Abstract

The development of village potential towards a progressive society is something that must be considered. Students are expected to be able to understand every problem that occurs in society and make the best decisions to be able to solve these problems with creative ideas. Sukasari Village is one of the village areas located in Arahan District, Indramayu Regency. The majority of the eyes of the Sukasari people are as farmers. As for some of the potential of Sukasari Village, namely agriculture, animal husbandry and home industry. One form of student contribution in fostering community togetherness. “Learning to Read and Write the Qur'an for Children”. The aim of implementing the program is to increase understanding, belief and apply religious values ​​in daily life for children -children in Sukasari Village. This program uses several methods such as the demonstration method, question and answer, or the Iqro method when reciting the Koran. The porporation method, a summary of the material to be delivered, then students listen and understand then the essence that has been conveyed by the educator. While the question and answer method is used when teaching and learning activities take place and there are students who do not understand, then students are welcome to ask questions and educators will answer. Not only asking the educator, but students are able and allowed to ask other students so that there is active interaction during the learning process. Meanwhile, the Iqro method is used when carrying out recitation training, especially for children who are still illiterate with hijaiyah letters.

Page 1 of 1 | Total Record : 7