cover
Contact Name
Alexander
Contact Email
stikespancabhaktipontianak@gmail.com
Phone
+628982881716
Journal Mail Official
stikespancabhaktipontianak@gmail.com
Editorial Address
Jl. A. Yani II Komplek STIKES Panca Bhakti Pontianak No.7
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 22528121     EISSN : 26204894     DOI : -
Core Subject : Health,
urnal Kebidanan is an electronic journal published by Panca Bhakti Midwifery Academy of Pontianak with ISSN 2252-8121 (print) and ISSN 2620-4395 (online). This journal used to present the development of science and technology, especially in midwifery services. In addition, this journal serves as a medium for researchers to present scientific works in the form of research results and other scientific works. Jurnal Kebidanan has been accredited with SINTA 5. The scope of this Journal includes: 1. Pregnancy 2. Labor 3. Postpartum 4. Neonates, Infants and Toddlers 5. Reproduction health 6. Family planning
Articles 166 Documents
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM MELAKUKAN VAKSINASI COVID-19 DI PUSKESMAS PAL TIGA TAHUN 2022 Elise Putri, Yuliani
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.194

Abstract

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. virus ini mucul pertama kali di provinsi Wuhan, Berdasarkan data terakhir Kementrian Kesehatan tercatat 2.179 ibu hamil yang terpapar covid-19 dan 18% di antaranya menyebabkan kematian. Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 8 ibu hamil 4 orang ibu hamil mengatakan belum melakukan vaksinasi dengan alasan takut dan merasa khawatir untuk kesehatan dirinya dan janinnya dan mereka mau divaksinasi setelah melahirkan sedangkan 4 orang ibu hamil sudah divaksinasi dengan alasan bahwa vaksinasi covid-19 dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi diri dari terpapar virus dimasa kehamilan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Pal Tiga tahun 2022. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan deskritif kolerasi. Dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Populasi 350 orang dan sampel 35 orang diuji Chi square. Sebagian dari responden yaitu 20 orang (57,1%) berpengetahuan baik tentang vaksiansi COVID-19 dan sangat sedikit dari responden yaitu 6 responden (17,1%) berpengetahuan kurang. Sebagian dari responden yaitu 18 responden (51,4%) tidak patuh sebagian dari responden yaitu 17 responden (48,6%) patuh. Hasil analisis bivariat dari 35 responden yang berpengetahuan baik dengan patuh melakukan vaksinasi yaitu 9 responden (45,0%) dan tidak patuh melakukan vaksinasi yaitu 11 responden (55,0%), responden yang berpengetahuan cukup dengan patuh melakukan vaksinasi 5 responden (55,6%) dan tidak patuh 4 responden (44,4%), responden berpengetahuan kurang dengan patuh melakukan vaksinasi yaitu 3 responden (50,0%) dan tidak patuh 3 responden (50,0%). Hasil analisis Chi Square X2=0,868 <0,05 maka ho di terima yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan dalam melakukan vaksinasi COVID-19. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan menerima vaksinasi COVID-19 di puskesmas pal tiga tahun 2022. Diharapkan petugas kesehatan agar dapat memberikan informasi mengenai tentang vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil untuk dapat melakukan vaksinasi COVID-19 sebagai upaya pencegahan meningkatnya angka kematian ibu akibat komplikasi penyakit yang disebabkan oleh Virus SARS-Cov. Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Ibu Hamil, Vaksinasi Covid-19, Puskesmas Pal Tiga
HUBUNGAN UMUR, PENDIDIKAN, DAN PEKERJAAN IBU DENGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DETEKSI DINI STUNTING DI DESA OELNASI KABUPATEN KUPANG Yurissetiowati
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.196

Abstract

Stunting adalah suatu keadaan anak yang mengalami gangguan gizi yang kurang. Stunting dapat mempengaruhi kualitas hidup anak dikarenakan apabila seorang anak mengalami stunting maka akan berakibat terhadap pertumbuhna dan perkembangannya. Angka kejadian stunting di Indonesia masih cukup tinggi khususnya NTT yang yang mempunyai angka kejadian stunting sebanyak 22,6% di tahun 2021. Dengan meihat tingginya angka kejadian stunting di NTT maka diperlukan penanganann yang serius serta melibatkan semua lapisan masyarakat sehingga harapannya tingkat pengetahuan masyarakat menjadi meningkat dan akhirnya stunting tersebut bisa dicegah lebih dini. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk upaya pencegahan stunting adalah dengan mengetahui serta menggali informasi ibu terkait dengan umur, pendidikan dan pekerjaan ibu dan kemudian diteliti apakah hal tersebut mempunyai hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan ibu tentang deteksi dini stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan umur, pendidikan, dan pekerjaan ibu dengan pengetahuan ibu terhadap deteksi dini stunting pada balita di Desa Oelnasi Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Instrumen survei yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang dirancang oleh peneliti menggunakan skala Guttman. Cara pengambilan sample dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 35 orang responden ibu balita. Hasil dari penelitian ini didapatkan umur ibu yang kurang mendukung dengan tingkat pengetahuan kurang sebesar 51,5%, pendidikan ibu yang kurang mendukung dengan tingkat pengetahuan kurang sebesar 40%, pekerjaan ibu yang mendukung dengan tingkat pengetahuan yang kurang sebesar 42,9%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara umur ibu dengan tingkat pengetahuan deteksi dini stunting. Penelitian ini juga didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara pendidikan ibu terhadap tingkat pengetahuan deteksi dini stunting. Begitupun dengan variabel pekerjaan tidak didapatkan hubungan antara ibu yang bekerja dengan tingkat pengetahuan deteksi dini stunting
DETERMINAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT DAERAH DOKTER SOEDARSO PONTIANAK PERIODE TAHUN 2021 (DATA REKAM MEDIK) Windiyati, Harson Tinambunan
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.197

Abstract

Berat Bayi Lahir Rendah adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan. Penyebab kematian neonatal diperkirakan Prematur (28%), infeksi berat (26%) dan asfiksia (23%), sedangkan tetanus neonaturum mempunyai proporsi yang kecil (7%) (Lawn, Cousens and Zupan, 2005). WHO menyebutkan, dari kematian periode normal 70% terjadi pada bayi BBLR. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui determinan Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian BBLR yang mengalami BBLR dan yang tidak mengalami BBLR pada periode 2021. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Case Control, yaitu suatu penelitian atau Survey analitik yang menyangkut Faktor Resiko dengan menggunakan pendekatan Retrospective. Hasil dari penelitian yang menunjukan jumlah terbesar dari kasus : kontrol adalah pada usia kehamilan ini dinyatakan dengan taraf signifikan 5% (0,05) di dapatkan P Value ? Sebagian responden kasus ibu dengan usia 20 - 35 tahun sebanyak (53,1%), paritas <2 dan >4 anak sebanyak (50,0%), ekonomi menengah sebanyak (50,0%). Faktor yang secara statistik memiliki hubungan bermakna dengan kejadian BBLR di RSUD Dr.Sudarso pada tahun 2021 adalah : Usia ibu,usia kehamilan,Pendidikan dan penyakit yang menyertai. Dan Faktor risiko yang secara statistik memiliki hubungan tidak bermakna dengan kejadian BBLR di RSUD Dr.Sudarso pada tahun 2021 adalah ekonomi,paritas dan indikasi. Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian BBLR di RSUD Dr.Sudarso pada tahun 2021 adalah Usia kehamilan. Saran diajukan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya terutama pada maternal yang mempunyai komplikasi pada ibu yag mempunyai resiko tinggi dengan kehamilannya agar angka kematian bayi khususnya BBLR dapat dihindari.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN TEMPAT PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS RASAU JAYA TAHUN 2022 Yuliana, Elia
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.198

Abstract

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN SIKAP DALAM PERSIAPAN PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI RB MULIA TAHUN 2022 Megalina Limoy, Elise Putri, Katarina Iit, Natasya Tanjaya
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.199

Abstract

Menurut World Health Organization lebih dari 65 negara terinfeksi virus Covid-19. Data tangal 2 Maret 2020 tercatat 90.308 orang terkena Covid-19 dengan angka kematian 3.087 orang atau 2,3%. Berdasarkan studi pendahuluan, dari 10 orang ibu hamil trimester III yang dilakukan wawancara, terdapat 6 ibu hamil trimester III (60%) tidak mengetahui pengertian Covid-19 dan 4 ibu hamil trimester III (40%) mengetahui pengertian Covid-19. Tujuan penelitian : untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan sikap dalam persiapan persalinan di masa pandemi Covid-19 di RB Mulia Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 156 orang ibu hamil trimester III RB Mulia Tahun 2022 bulan Agustus 2022. Sampel dalam sampel sebanyak 59 responden, dengan teknik pengambilan sampel i menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian sebagian besar dari responden yaitu 59 responden (53%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan sikap ibu hamil trimester III diketahui bahwa sebagian dari responden yaitu 67 responden (60%) memiliki sikap mendukung. Maka hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu hamil trimester III dengan sikap dalam persiapan persalinan dimasa pandemi covid-19 dilihat dari p=0,000 < ?=0,05, maka hubungannya signifikan. Berdasarkan hasil penelitian yaitu pengetahuan ibu sebagian besar baik yaitu sebanyak 59 responden (53%) dan memiliki sikap mendukung terhadap persiapan persalinan pada masa pandemi Covid-19 yaitu sebanyak 67 responden (60%). Saran : diharapkan tenaga kesehatan harus meningkatkan peran untuk memberi informasi mengenai pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III dalam persiapan persalinan dimasa pandemi covid-19.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL PADA KUNJUNGAN ANTENTAL CARE DI MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS PARIT TIMUR TAHUN 2022 Katarina Iit, Megalina Limoy, Ivan Harwin Utama, Herlina Pina
Jurnal_Kebidanan Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Volume 12 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnal_kebidanan.v12i2.200

Abstract

Pandemi covid-19 merupakan ancaman luar biasa yang terjadi secara global. Selama pandemi virus corona seperti saat ini banyak ibu yang khawatir jika dirinya hamil. Berdasarkan study pendahuluan dilakukan wawancara pada 10 ibu hamil, 10 ibu hamil mengatakan bahwa suaminya mendukung dan 8 ibu hamil mengatakan tidak cemas dan 2 ibu hamil mengatakan cemas saat melakukan kunjungan antenatal care pada masa pandemic covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil pada kunjungan antenatal care di masa pandemic covid-19 di puskesmas parit timur tahun 2022. Metode penelitian ini mengunakan dekskritif korelari dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang aktif mengunjungi Puskesmas Parit Timur bulan Agustus 2022. Sampel dalam populasi ini adalah Accidental sampling mengunakan kuisoner. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh responden yaitu 26 (87%) responden sesuai standar dalam kunjungan ANC dan sangat sedikit responden yaitu 4 (13%) responden tidak sesuai standar dalam kunjungan ANC. Ada hubungan antara dukungan suami dengan kunjugan ANC (p=0,000), ada hubungan antara kecemasan dengan kunjungan ANC (P= 0,004). Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan suami dengan kecemasan ibu hamil dalam kunjungan antenatal care di masa pandemic covid-19. Saran untuk puskesmas parit timur di harapkan bagi pihak puskesmas tetap mempertahankan semua fasilitas kesehatan agar asuhan yang diberikan kepada ibu hamil dapat tercapai secara menyeluruh dan terus memerikan informasi tentang covid-19 yang lengakap dan jelas.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK BD. A KECAMATAN CIPEUNDEUY KABUPATEN SUBANG Melisa Putri Rahmadhena, Dede Isah Mita Mulyanti
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i1.203

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Ketidaknyamanan yang dianggap sepele bisa membahayakan keselamatan jiwa ibu dan bayinya. Salah satunya yaitu pembengkakan pada kaki dan tangan (oedema) yang dikaitkan dengan kejadian preeklampsia, dimana menjadi salah satu penyebab kematian ibu hamil. Senam hamil adalah salah satu pelayanan prenatal yang mambantu ibu beradaptasi dengan perubahan fisiologis melalui gerakan dan relaksasi otot sehingga ibu merasakan lebih nyaman. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Senam Hamil Terhadap Ketidaknyamanan Ibu Hamil Trimester III Di Klinik Bd. A Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain/rancangan penelitian pra eksperimen dalam bentuk one group pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 22 orang pada periode bulan Agustus 2022 dengan menggunakan teknik Total Sampling jadi sampel dalam penelitian ini adalah 22 sampel. Dianalisis menggunakan uji-t. Hasil Penelitian : Terdapat seluruhnya responden yaitu 22 (100%) merasa tidak nyaman. Terdapat penurunan kenyamanan ibu hamil trimester III hingga (20) 90,9% responden. Hasil uji t diperoleh p value sebesar 0,000 dan dapat dikatakan ada pengaruh senam hamil terhadap ketidaknyamanan ibu hamil trimester III di Klinik Bd. A Kecamatan Cipeundeuy Kabupaten Subang. Kesimpulan : Pentingnya senam hamil bagi ibu hamil trimester III dalam meningkatkan kenyamanannya, dengan menambahkan jadwal penyuluhan baik melalui konseling saat berkunjung atau memberikan informasi khususnya kepada ibu hamil trimester III. Kata Kunci : Senam Hamil, Ketidanyamanan, Trimester III ABSTRACT Introcudtion : Discomfort that is considered trivial can endanger the safety of the mother and baby's soul. One of them is swelling of the feet and hands (oedema) which is associated with the incidence of preeclampsia, which is one of the causes of death for pregnant women. Pregnancy exercise is one of the prenatal services that helps mothers adapt to physiological changes through movement and muscle relaxation so that mothers feel more comfortable. Research Objectives: To determine the Effect of Pregnancy Exercise on the Discomfort of Third Trimester Pregnant Women at the Bd Clinic. A Cipeundeuy District, Subang Regency. Research Methods: This study used a pre-experimental research design in the form of one group pretest posttest. The population in this study was 22 people in the period August 2022 using the Total Sampling technique so the samples in this study were 22 samples. Analyzed using t-test.. Research Results: There were all respondents namely 22 (100%) felt uncomfortable. There is a decrease in the comfort of third trimester pregnant women up to (20) 90.9% of respondents. The results of the t test obtained a p value of 0.000 and it can be said that there is an effect of pregnancy exercise on the discomfort of third trimester pregnant women at the Bd Clinic. A Cipeundeuy District, Subang Regency. Conclusion: The importance of pregnancy exercise for third trimester pregnant women in increasing their comfort, by adding counseling schedules either through counseling during visits or providing information especially to third trimester pregnant women. Keywords: Pregnancy exercise, discomfort, trimester III
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 1-2 TAHUN DI POSYANDU NUSA INDAH TAHUN 2022 Melisa Putri Rahmadhena; Wafa Fauziah
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i1.204

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan pada anak di sebut sebagai masa keemasan, karena pada masa ini keadaan fisik maupun segala kemampuan anak sedang berkembang dengan cepat. Sedangkan perkembangan motorik anak yaitu semua gerakan yang mungkin didapat oleh seluruh tubuh, perkembangan motorik ini di sebut perkembangan dari unsur kematangan dan pengendalian gerak tubuh anak. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan perkembangan Anak Usia 1-2 Tahun di Posyandu nusa indah Tahun 2022. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh balita usia 1-2 tahun dengan jumlah 33 balita.Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling, dan analisis data yang di lakukan yaitu analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang baik dengan anak yang perkembangan nya normal sebanyak 13 orang (68,4%), pola asuh orang tua yang baik dengan perkembangan anak yang menyimpang sebanyak 6 orang (31,6%), pola asuh yang tidak baik dengan perkembangan normal sebanyak 9 orang (64,5%) dan pola asuh yang tidak baik dengan perkembangan menyimpang sebanyak 5 orang ()35,7%). Hasil uji Chi-Square menunjukan P=0,131 (sig >=0,05) maka tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh dengan Perkembangan anak. Kesimpulan tidak ada hubungan anatara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak, Tidak adanya hubungan antara pola asuh dengan perkembangan bukan berarti tidak sesuai dengan teori yang ada bahwa pola asuh sangat berpengaruh dalam perkembanga pada anak, ada faktor lain yang dapat mempengaruhi seperti faktor pasca kelahiran, faktor genetik, faktor lingkungan, faktor kecerdasan inteleqtual, faktor kesehatan gizi anak dan cacat fisik. Peneliti menyarankan kepada pihak posyandu untuk lebih meningkatkan pemberian edukasi terkait pola asuh dan stimulasi perkembangan balita. Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua, Perkembangan Anak Abstract Growth and development in children is referred to as the golden age, because at this time the physical state and all abilities of the child are developing rapidly. While the child's motor development is all the movements that may be obtained by the whole body, this motor development is called the development of the element of maturity and control of the child's gestures. The purpose of this study is to determine the relationship between parenting and the development of children aged 1-2 years at posyandu nusa indah in 2022. The research method used in the study was quantitative with a Cross Sectional research design, the population in this study was all toddlers aged 1-2 years with a total of 33 toddlers. The sampling technique uses total sampling, and the data analysis carried out is bivariate analysis using the Chi-Square Test. The results showed that good parenting with children whose development was normal as many as 13 people (68.4%), good parenting with deviant child development as many as 6 people (31.6%), bad parenting with normal development as many as 9 people (64.5%) and bad parenting with deviant development as many as 5 people (35.7%). The Chi-Square test results showed P=0.131 (sig >=0.05) so there was no significant relationship between parenting and child development. Conclusion there is no relationship between parental parenting and child development, The absence of a relationship between parenting and development does not mean that it is not in accordance with the existing theory that parenting is very influential in developing children, there are other factors that can influence such as post-birth factors, genetic factors, environmental factors, intelligence factors, nutritional health factors of children and physical disabilities. Researchers suggested to the posyandu to further improve the provision of education related to parenting and stimulation of toddler development. Keywords : Parenting, Child Development
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU SELAMA PERSIAPAN PERSALINAN DI DESA CIWARUGA KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2022 Lulu Mamlukah
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan bagi seorang wanita merupakan hal yang membahagiakan ataupun menjadikan kecemasan sebab dapat beresiko menyebabkan komplikasi bagi ibu maupun janin. Kecemasan ini data berkurang apabila ada kehadiran sang suami memberikan dukungan kepada istri pada saat persiapan persalinan, pada saat persalinan dan setelah persalinan baik secara kasih sayang, finansial dan kesiap siagan suami. Tujuan: Penelitian ini menganalisis tentang hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu selama persiapan peralinan di Desa Ciwaruga Kab. Bandung Barat. Metode: yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan pendekatan purposive sampling. Jumlah responden pada penelitian ini adalah 30 ibu hamil yang memasuki trimester III di wilayah Desa. Ciwaruga. Hasil: Dari penelitian ini adalah 21 (70,0 %) responden termasuk dalam kategori dukungan suami kurang dengan tingkat tidak cemas 2 orang (6,7%), kecemasan ringan 3 responden (10,0%), keceman sedang 13 responden (43,3%), dan kecemasan berat 12 responden 40,0%) Dengan analisis menggunakan uji spearman rho hasil p-value = 0,000 < 0,005. Simpulan: Dapat ditarik kesimpulan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan tingkat kecemasan ibu selama persiapan persalinan di Desa Ciwaruga Kab. Bandung Barat. Kata Kunci: Dukungan Suami, Tingkat Kecemasan Ibu, Persiapan Persalinan
PENGARUH PEMBERDAYAAN KADER TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI TETANUS DIFTERI PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN KUBU RAYA Hawarah, Istri Yuliani, Yuni Kusiyati
Jurnal_Kebidanan Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Kebidanan Volume 13 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : STIKES Panca Bhakti Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33486/jurnalkebidanan.v13i1.207

Abstract

Jangkauan imunisasi Tetanus difteri bagi ibu hamil masih jauh dari harapan meskipun program telah dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberdayaan kader terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam pemberian imunisasi Tetanus Difteri pada ibu hamil di Puskesmas Kakap Kabupaten Kubu Raya. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasi eksperimental dengan rancangan pre – posttest with control group. Uji analisis yang digunakan yaitu wilcoxon test dan Mc Nemar test untuk data berpasangan sedangkan untuk data tidak berpasangan yaitu Mann whitney test dan chi square test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan setelah dilakukan pemberdayaan kader dengan p value = 0.004, namun tidak ada pengaruh terhadap pengetahuan antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai p = 0,452. Tidak terdapat peningkatan sikap ibu hamil dengan p value = 0.10 dan tidak ada pengaruh pada sikap antara kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai p = 0,747. Terjadi peningkatan perilaku pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah mendapat pemberdayaan melalui pendampingan kader sehingga pemberdayaan ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku responden dengan p value = 0.000 dan terdapat pengaruh pada perilaku responden yang mendapat pemberdayaan kader dalam melakukan imunisasi tetanus difteri dengan nilai p = 0,010 dibandingkan responden yang tidak mendapat pemberdayaan kader

Page 10 of 17 | Total Record : 166