Jurnal Audiens
Jurnal Audiens focuses on issues of media review, whether print, electronic, film, social media and new media and various on communication including: 1. Advertising, Public Relations, and Broadcasting 2. Social Media, New Media, Information Communication and Technology 3. Health Communications, Disaster Communications, Sport Communication 4. Political Communication, Political Marketing 5. Multiculturalism, Islam and Communication
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 4 (2023): December"
:
15 Documents
clear
Pelanggaran Etika dan Hukum Penyiaran dalam Program Siaran 86 NET TV
Clarizha Nabilla Putri;
Dava Putra Anandya;
Arrayan Prawira Hardinata
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.263
Program siaran “86” merupakan program jurnalistik reality show yang diproduksi oleh NET TV sejak tahun 2014 yang bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Program ini menggambarkan secara mendalam realitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjalankan fungsi keamanan negara. Namun dalam perkembangannya, program siaran ini mulai menuai kritik dari khalayak dan mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena beberapa tayangannya melanggar peraturan serta pedoman program siaran yang berlaku. Penelitian ini berfokus pada pelanggaran etika penyiaran yang dan penetapan oleh Komisi Penyiaran Indonesia dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukan pelanggaran pada program siaran ini sebagian besar terkait dengan tayangan konten yang menampilkan kekerasan, perkelahian kelompok, senjata tajam, penembakan, dan sejenisnya. Program siaran ini juga telah mendapatkan peringatan oleh Komisi Penyiaran Indonesia dan dikenai sanksi administrasi berupa teguran tertulis dalam beberapa tayangannya.
Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Berita Pengangkatan Najwa Shihab Sebagai Tim Sukses AMIN di TvOne
Khrisna Abi Sukmana;
Muhammad Alifian Razandi;
Muhammad Arya Adhi Maulana;
Rozalina Novianty
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.264
Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN di tvOne memiliki maksud pada bagaimana tvOne dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik pada berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN beserta dengan pelanggaran etika yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stasiun TV nasional seperti tvOne dalam menerapkan Kode Etik Jurnalistik dalam berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN. Penelitian ini menggunakan teori etika deontologi dan teori hukum penyiaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi dokumentasi. Temuan penelitian dalam penelitian ini adalah tvOne dalam melakukan pemberitaan terhadap berita pengangkatan Najwa Shihab sebagai tim sukses AMIN menunjukkan beberapa indikasi pelanggaran dalam penerapan etika jurnalistik. Bentuk-bentuk pelanggaran cukup beragam baik dari Kode Etik Jurnalistik maupun Peraturan Komisi Penyiaran tentang Standar Program Siaran dalam P3SPS.
Tinjauan Etika dalam Konten Tiktok @Prazteguh Blind Challenge Air Mineral dalam Kemasan
Arfan Azmi Pratama;
Rian Anugra;
Muhammad Ariq Musyaffa
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.269
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelanggaran etika yang terjadi dalam iklan media sosial Tiktok dan mengkaji lebih dalam mengenai pelanggaran pelanggaran yang terjadi di akun @Prasteguh dengan konten blind challange. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuallitatif, pengumpulan data yang dilakukan menggunakan dokumentasi dengan melihat konten video yang kemudian di screenshoot dan dianalisis lebih lanjut. Berdasarkan penelitian, ditemukan pelanggaran etika karena dalam konten blind challange tersebut Praz Teguh merendahkan merek lain dan hanya mengunggulkan satu merek yaitu aqua tanpa adanya sensor untuk produk lainya. Blind challange adalah konten Tiktok yang digunakan untuk me-review sebuah produk baik makanan maupun minuman dengan sejujur-jujurnya. Penggunaan akun media sosial pribadi tanpa menjelaskan bahwa konten tersebut adalah iklan juga melanggar etika pariwara Indonesia. kedua pelanggaran ini tercantum dalam Etika Pariwara Indonesia dalam ketentuan tata krama poin 1.20 dan poin 4.6.11.
Perempuan sebagai Objek Tatapan dalam Promosi Gadget di Akun TikTok @planetgadget.store
Inna Widya Astuti;
Silvia Ayu Juliana;
Arfan Azmi Pratama
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.276
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dengan kritis fenomena perempuan yang dijadikan objek tatapan dalam akun @planetgadget.store. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang kemudian di analisis menggunakan teori semiotika. Data yang diperoleh kemudian direduksi untuk mendeskripsikan dan mengkaji fenomena yang terjadi pada akun Tiktok @planetgadget.store. Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa akun Tiktok @planetgadget.store melakukan eksploitasi secara seksual terhadap perempuan dengan konten konten yang mereka unggah di akun Tiktok. Perempuan menjadi objek tontonan dan laki laki menjadi penonton yang mana laki laki selalu mengedepankan rasa seksual dan emosionalnya ketika melihat perempuan.
Representasi Peran Ganda Perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang
Vernada Alvia Saputri;
Elisca Jayaningsih;
Khamidah Ferista
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.278
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana representasi peran ganda perempuan dalam Iklan Sasa Santan versi Sasayang. Perempuan selalu menjadi daya tarik tersendiri dalam Iklan. Representasi media sering kali digunakan untuk memahami bagaimana iklan menciptakan citra perempuan dan bagaimana citra tersebut dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap peran ganda perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode semiotika oleh Roland Barthes, dengan menganalisis makna denotasi, makna konotasi, dan mitos yang ada dalam Iklan tersebut. Setelah melakukan analisis pada Iklan Sasa Santan versi Sasayang ditemukan bahwa perempuan dapat menjalankan dua peran sekaligus, yaitu dapat melakukan peran dalam ranah publik tanpa meninggalkan perannya dalam ranah domestik.
Lelaki yang Ndeso: Stereotip Lelaki Desa dari Suku Jawa dalam Iklan McDonald’s versi "McD Ini Rasa Kita"
Maulida Ayu Ramadhani;
Putri Angelitta;
Adiyama Yuga Komara
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.280
Indonesia yang dikenal memiliki keanekaragaman suku, ras, maupun agama. Hal ini tentu menjadi suatu makna di balik Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi semboyan bangsa ini. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jawaban atas rumusan masalah mengenai stereotip laki-laki Jawa dalam iklan McDonald’s versi “McD Ini Rasa Kita”. Pada penelitian ini menggunakan metode semiotika. Pertimbangan memilih metode semiotika adalah karena pertama, penelitian ini berada pada paradigma kritis. Kedua, semiotika sebagai bagian dari paradigma kritis selalu mengasumsikan adanya ketidakadilan dalam teks, terutama dalam perspektif yang dikembangkan oleh Roland Barthes. Pada iklan McDonald’s versi “McD Ini Rasa Kita” merefleksikan stereotip tentang lelaki desa dari Jawa yang sering direpresentasikan, menggambarkan mereka sebagai individu yang cenderung tertinggal. Berdasarkan hasil temuan serta analisa terhadap iklan restoran cepat saji McDonald’s edisi “Mcd ini Rasa Kita” tahun 2023, disimpulkan bahwa lelaki desa dari suku jawa dianggap “ndeso” dalam artian kesulitan dalam beradaptasi dengan perbedaan kultur dengan lelaki pada umumnya di daerah perkotaan, seperti yang digambarkan pada iklan McDonald’s tersebut. Iklan McDonald’s edisi “Mcd ini Rasa Kita” dianggap membentuk stereotip atas lelaki desa dari suku Jawa yang direpresentasikan sebagai lelaki yang ketinggalan zaman.
Perempuan yang Dieksplotasi: Fetisisme dan Bias Gender dalam Iklan Minuman Keras di Akun Instagram @Outlet23.id
Muhammad Alfiansah;
Nor Adham Alghoniy;
Ifanudin Rahmadhani Santoso
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.282
Iklan adalah salah satu bagian penting dari sebuah promosi. Akun media sosial Instagram @outlet23.id merupakan salah satu contoh perusahaan yang memanfaatkan promosi iklan menggunakan media sosial. @outlet23.id adalah sebuah perusahaan yang menawarkan minuman keras. Didalam iklan yang di produksi oleh @outlet23.id di Instagram menampilkan perempuan sebagai objek utama dalam iklan tersebut. Hal ini menimbulkan opini eksplotasi terhadap perempuan dalam sebuah iklan. Penelitian ini dibuat untuk menemukan eksploitasi terhadap tubuh perempuan dalam iklan yang diproduksi oleh akun Instagram @outlet23.id. Penelitian ini menggunakan metode semiotika dalam menemukan tanda dan petanda yang terkandung dalam iklan tersebut. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah iklan yang diproduksi oleh akun Instagram @Outlet23.id mengeksploitasi tubuh perempuan sebagai objek utama dalam memasarkan minuman keras. Tubuh perempuan yang dieksploitasi menurut pengiklan dapat menjadi sebuah objek penarik perhatian dari penonton khususnya laki-laki.
Pelanggaran Etika dalam Program Televisi Insert Today di Trans TV
Felysha Izdihar Hasri;
Inas Fatin;
Aisyah Adilah A. Putri Mokodompit
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.287
Insert Today merupakan tayangan program televisi dari Insert di Trans Tv. Insert merupakan program hiburan yang menyajikan informasi, viral, dan semua tentang kehidupan selebriti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelanggaran etika yang diperoleh dalam program Insert Today di Trans TV. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif erat kaitannya dengan paradigma post-positivisme. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menerbitkan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) sebagai acuan dalam penegakan etika dan hukum penyiaran. Terdapat 2 temuan pelanggaran pada penelitian ini yaitu pertama, terdapat tampilan bagian paha mendekati bokong Erica Carlina saat duduk di sofa. Kedua, terdapat adegan percakapan antara Erica Carlina, Gofar Hilman, dan Nicholas Sean yang mengeluarkan perkataan kasar. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu tampilan bagian paha Erica Carlina saat duduk di sofa melanggar pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran BAB XII pasal 18 bagian pertama tentang pelarangan adegan seksual. Percakapan dengan ungkapan kasar telah melanggar BAB XIII bagian kedua, pasal 24 tentang ungkapan kasar dan makian. Dimana program siaran dilarang menampilkan ungkapan kasar dan makian, baik secara verbal maupun non verbal yang mempunyai kecenderungan menghina atau merendahkan martabat manusia, memiliki makna jorok atau mesum atau cabul atau vulgar atau menghina agama dan tuhan.
Tinjauan Etika dalam Konten Penjualan di Akun @DavienaSkincare
Vernada Alvia Saputri;
Afina Damayanti;
Elisca Jayaningsih
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.288
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelanggaran etika pariwara Indonesia yang dilakukan oleh akun Tiktok @DavienaSkincare. Etika Pariwara menjadi pedoman untuk beriklan. Etika mengatur bagaimana kita bertindak dan bagaimana kita mengharapkan orang lain bertindak. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Temuan dari penelitian ini adalah bahwa akun Tiktok @Daviena Skincare telah melanggar Etika Pariwara Indonesia karena membuat konten yang hiperbol dengan menggiring presepsi buruk pada masyarakat
Kajian Etika dan Hukum Media Penyiaran tentang Pidato Susilo Bambang Yudhoyono Soal Pengkhianatan Partai Nasdem di Kompas TV
Ari Wijayanto;
Arka Rasendriya Arka Reswara;
Zain Ammar Hafeez
Jurnal Audiens Vol. 4 No. 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammdiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jas.v4i4.291
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran etika dan huku media penyiaran dalam Menyikapi Pidato Susilo Bambang Yudhoyono soal Pengkhianatan Partai Nasdem di Kompas TV. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dimana data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka yang merujuk penelitian terdahulu dan teoriteori yang berkaitan dengan etika komunikasi. Penelitian ini mengemukakan hasil bahwa Kompas TV dalam menyikapi Pidato Susilo Bambang Yudhoyono soal Pengkhianatan Partai Nasdem telah memenuhi etika dan hukum penyiaran yang berlaku di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan penemuan bahwa Kompas TV telah memenuhi standar etika jurnalistik dengan menyajikan informasi secata berimbang.