cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
jurnaldecive@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Published by Actual Insight
ISSN : 27765040     EISSN : 27756009     DOI : https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan merupakan jurnal yang menerbitkan hasil penelitian dalam bidang, Pendidikan Kewarganegaraan, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Nilai, Pendidikan Moral, Pendidikan Politik, Pendidikan Hukum, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Multikultural, Pendidikan Karakter dan berbagai bidang lainnya yang mendukung pengembangan pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal ini diterbitkan duabelas kali dalam setahun yang menampung berbagai naskah hasil penelitian dari para guru, dosen, mahasiswa maupun peneliti yang tertarik dalam bidang penelitian dan pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Februari" : 5 Documents clear
Peran Media Sosial dalam Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Indonesia agar Terciptanya Budaya Politik yang Partisipatif Maolana, Ilham Hendrik
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i2.2067

Abstract

Era globalisasi pada saat ini memudahkan kita untuk dapat memperoleh informasi, apalagi hampir seluruh masyarakat yang ada di Indonesia memiliki akun dan juga menggunakan media sosial sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi, kebanyakan masyarakat Indoensia masih belum peduli dan memahami betapa pentingnya kesadaran hukum ini, karena kesadaran hukum ini dapat menertibkan masyarakat dna juga dapat menciptakan budaya politik yang partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dimana alat pengumpulan data pada metode penelitian kali ini menggunakan lembar kuisioner pada google form. Partisipan merupakan Mahasiswa yang ada di Indonesia. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional survey design. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa media sosial berperan penting dalam membangun kesadaran hukum masyarakat, dan juga kesadaran hukum ini dapat menciptakan budaya politik yang pastisipatif aktif. Serta peran dari generasi muda dalam memanfaatkan media sosial.
Peran Kegiatan Digital Citizenship untuk Melestarikan Budaya Bangsa Juliawan, Ilhan Hardi
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i2.2068

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh digital citizenship dalam melestarikan budaya nasional Indonesia di era globalisasi dan teknologi informasi yang berkembang pesat. Dengan adopsi metode survei dan pendekatan deskriptif, penelitian ini mengumpulkan opini dari 20 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia menggunakan kuesioner Google Form. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak responden belum sepenuhnya memahami konsep digital citizenship, yang mencakup penggunaan teknologi untuk informasi, komunikasi, dan tanggung jawab sipil. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya media sosial dalam mempromosikan dan mempertahankan budaya tradisional Indonesia, mengingat pengaruh besar westernisasi dan koreanisasi yang mengikis identitas budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa digital citizenship dapat menjadi alat efektif dalam edukasi budaya dan membentuk partisipasi proaktif dalam pelestarian budaya, terutama di kalangan generasi muda. Dengan cara ini, teknologi dan media sosial digunakan untuk menggabungkan unsur-unsur budaya tradisional dengan modern, menarik minat generasi muda dan memastikan keberlanjutan budaya nasional dalam lingkup global yang dinamis. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana digital citizenship dapat dimanfaatkan untuk menjaga dan merayakan keanekaragaman budaya Indonesia di masa mendatang.
Implementasi Ketaatan Hukum Bagi Masyarakat Muara Badak, Kutai Kartanegara Hijriani, Hijriani
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i2.2069

Abstract

Ketaatan hukum sangat berguna untuk menciptakan masyarakat aman, damai, dan keteraturan. Tujuan artikel ini untuk menyelidiki ketaatan hukum masyakat Muara Badak Kukar khususnya bagi penduduk RT.21. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan naratif. Data diperoleh melalui indek interview kepada dua tokoh masyarakat. Hasil penelitian ini diperoleh data bahwa tingkat ketaatan dan pemahaman mengenai hukum cukup baik. Pemahaman masyarakat bahwa ketaatan hukum merupakan suatu hal yang sangat penting bagi masyarakat, meskipun tidak secara keseluruhan setidaknya para masyarakat mengetahui hukum secara garis besar. Kesimpulan: masyarakat Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara cukup baik mengenai ketaatan dan pemahaman hukum. Dengan indikator: iuran pembayaran sampah pada tempatnya, taat pajak, kejahatan dan kekerasan. Upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pemahaman dan ketaatan masyarakat terhadap hukum adalah dengan memberikan peringatan dengan tegas kepada masyarakat sehingga hal tersebut akan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hukum dan tidak membeda-bedakan antara setiap penduduk lalu dengan memberikan dorongan kepada masyarakat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hukum.
Pentingnya Menjaga Nilai Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat bagi Generasi Z Dewi, Nabilla Nurulita
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i2.2071

Abstract

Kemerosotan moral atau lunnturnya karakter bangsa diakibatkan oleh pengaruh negatif dari kemajuan teknologi dan derasnya arus globalisasi. Kemerosotan moral dapat mengarah kepada kehancuran suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai pentingnya generasi Z menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam berpikir, bertingkah laku, dan bertutur kata dalam kehidupan bermasyarakat, baik di ruang nyata maupun ruang digital, pada era globalisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan perhatian khusus dalam pembangunan karakter bangsa. Selain itu, generasi Z diharuskan memiliki kesadaran dan menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat agar tidak kehilangan jati diri bangsa Indonesia. Generasi Z diharuskan bertindak secara hati-hati, memiliki semangat juang yang tinggi, pandangan yang jauh ke depan; memiliki rasa cinta tanah air; mendalami cara pandang wawasan nusantara; menjaga dan menjadikan nilai-nilai agama, nilai-nilai luhur Pancasila, dan nilai-nilai kearifan budaya lokal sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Filsafat Ilmu dan Pancasila Sebagai Dasar Negara dalam Memecahkan Permasalahan Bernegara Azzahra, Fathimah
De Cive : Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 4 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/decive.v4i2.2072

Abstract

Berbagai permasalahan di Indonesia kini marak terjadi. Masyarakat yang seharusnya tunduk pada aturan negara yang berlaku justru tak segan melakukan kejahatan yang menjadi permasalahan bangsa yaitu Tindakan radikalisme, tindakan anarkis seperti klitih yang baru-baru ini terjadi, korupsi, dll. Keberadaan filsafat ilmu beserta Pancasila dapat digunakan sebagai salah satu media dalam pemecahan masalah yang ada di negara Indonesia. Filsafat ilmu dapat digunakan sebagai media untuk berpikir serta sarana berkomunikasi secara ilmiah. Beberapa masalah yang muncul di keseharian kita tidak dapat diselesaikan hanya dengan menggunakan konsep-konsep ilmu, sehingga adanya filsafat dan nilai Pancasila yang dapat memberi jawaban serta penjelasan atas berbagai permasalahan seperti radikalisme sangat dibutuhkan. Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara serta pandangan hidup bangsa Indonesia tentu memiliki peran penting dalam mengatasi berbagai permasalahan kehidupan bernegara. Kajian ini menggunakan metode penelitian studi literatur. Terdapat tiga perspektif dalam filsafat ilmu yang dapat memberi pemahaman nilai Pancasila, di antaranya yaitu ontologi, aksiologi, dan epistimologi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 Tahun 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2025 Vol. 4 No. 12 (2024): Desember Vol. 4 No. 11 (2024): November Vol. 4 No. 10 (2024): Oktober Vol. 4 No. 9 (2024): September Vol. 4 No. 8 (2024): Agustus Vol. 4 No. 7 (2024): Juli Vol. 4 No. 6 (2024): Juni Vol. 4 No. 5 (2024): Mei Vol. 4 No. 4 (2024): April Vol. 4 No. 3 (2024): Maret Vol. 4 No. 2 (2024): Februari Vol. 4 No. 1 (2024): Januari Vol. 3 No. 12 (2023): Desember Vol. 3 No. 11 (2023): November Vol. 3 No. 10 (2023): Oktober Vol. 3 No. 9 (2023): September Vol. 3 No. 8 (2023): Agustus Vol. 3 No. 7 (2023): Juli Vol. 3 No. 6 (2023): Juni Vol. 3 No. 5 (2023): Mei Vol. 3 No. 4 (2023): April Vol. 3 No. 3 (2023): Maret Vol. 3 No. 2 (2023): Februari Vol. 3 No. 1 (2023): Januari Vol. 2 No. 12 (2022): Desember Vol. 2 No. 11 (2022): November Vol. 2 No. 10 (2022): Oktober Vol. 2 No. 9 (2022): September Vol. 2 No. 8 (2022): Agustus Vol. 2 No. 7 (2022): Juli Vol. 2 No. 6 (2022): Juni Vol. 2 No. 5 (2022): Mei Vol. 2 No. 4 (2022): April Vol. 2 No. 3 (2022): Maret Vol. 2 No. 2 (2022): Februari Vol. 2 No. 1 (2022): Januari Vol. 1 No. 12 (2021): Desember Vol. 1 No. 11 (2021): November Vol. 1 No. 10 (2021): Oktober Vol. 1 No. 9 (2021): September Vol. 1 No. 8 (2021): Agustus Vol. 1 No. 7 (2021): Juli Vol. 1 No. 6 (2021): Juni Vol. 1 No. 5 (2021): Mei Vol. 1 No. 4 (2021): April Vol. 1 No. 3 (2021): Maret Vol. 1 No. 2 (2021): Februari Vol. 1 No. 1 (2021): Januari More Issue