cover
Contact Name
Satria Yudha Prayogi
Contact Email
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Phone
+6281360936699
Journal Mail Official
satria.yp@ft.uisu.ac.id
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Teladan, Medan 20217
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Utama Teknik
ISSN : 14104520     EISSN : 25983814     DOI : -
Jurnal Buletin Utama Teknik memuat tentang artikel hasil penelitian dan kajian konseptual rumpun ilmu bidang teknik. Secara garis besar topik utama yang diterbitkan adalah: Teknik Sipil Teknik Mesin Teknik Elektro Teknik Informatika Teknik Arsitektur Teknik Industri.
Articles 370 Documents
ANALISIS HUMAN CAPITAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUMAN CAPITAL RETURN ON INVESTMENT DI PT. SOCFINDO KEBUN BANGUN BANDAR Sandy Priyandana; Siti Rahma Sibuea; Mahrani Arfah
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 1 (2022): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Socfindo Kebun Bangun Bandar merupakan sebuah perusahaan yang tergabung di PT. Socfin Indonesia yang bergerak dibidang pengolahan buah sawit untuk menghasilkan crude palm oil. Human capital merupakan asset berwujud yang tidak mudah untuk diukur mengingat manusia memiliki sifat yang dinamis dan relative berubah seiring dengan perubahan situsasi dan kondisi. PT. Socfindo Kebun Bangun Bandar setiap tahunnya mengeluarkan biaya untuk pengelolaan SDM tetapi selama tiga tahun belum mengukur pengembalian investasi dari sumber daya manusia atas biaya yang telah dikeluarkan dimana sumber daya manusia merupakan modal terpenting dari sebuah perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini guna untuk mengetahui dan mendapatkan nilai kontribusi karyawan terhadap perusahaan Hasil HCROI pada tahun 2019 sebesar 5,41%, tahun 2020 sebesar 4,74% dan tahun 2021 sebesae 5,25%. Dari hasil yang didapat pada program pengembangan SDM memberikan hasil yang sukses dan efektif karena nilai investasi kembali. Hasil perhitungan HCVA pada tahun 2019 bahwa Rp.1 yang diinvestasikan dalam human capital akan memberikan kontribusi ke perusahaan sebesar Rp.4.84. Tahun 2020 bahwa Rp.1 yang diinvestasikan dalam akan memberikan kontribusi sebesar Rp.5.28 dan perhitungan HCVA tahun 2021 bahwa Rp.1 yang diinvestasikan memberikan kontribusi sebesar Rp.5.50. Human capital menunjukan manusia bukan sekedar sumber daya namun merupakan modal yang menghasilkan pengembalian dan setiap pengeluaran yang dilakukan dalam rangka mengembangkan kualitas dan kuantitas modal tersebut merupakan kegiatan investasi.
PENERAPAN SISTEM PENYIMPANAN CLOUD COMPUTING MENGGUNAKAN OWNCLOUD UNTUK PENGOLAHAN DATA PADA UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA Ade Aprianto
Buletin Utama Teknik Vol 16, No 1 (2020): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pengembangan teknologi informasi pada prinsipnya membantu manusia dalam berinteraksi antar sesama dan dengan objek-objek di sekitarnya. Perubahan teknologi yang terjadi membuat sistem komunikasi dan komputer menjadi lebih mudah, kolaboratif, dan transparan terhadap pemakai. Saat ini sistem teknologi informasi Komputasi Awan (cloud computing) sedang hangat dibicarakan. Cloud computing mungkin masih samar terdengar bagi orang awam. Tetapi keberadaan cloud computing di era digital kini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari hari seperti penggunaan email dan juga media sosial. Proses pembelajaran dengan memanfaatkan cloud computing mulai dapat dirasakan dalam aktivitas pembelajaran.Proses pembelajaran dengan memanfaatkan cloud computing mulai dapat dirasakan dalam aktivitas pembelajaran. Melihat potensi dan manfaat cloud computing yang dapat digunakan untuk membantu pembelajaran mahasiswa agar mahasiswa mendapatkan informasi bahan pelajaran, serta memudahkan pengajar untuk berbagi informasi bahan pelajaran.Dalam kaitan dengan pembelajaran, cloud computing diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan keterampilan baru positif, sebab cloud computing memiliki fitur-fitur pendukung yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana mahasiswa berbagi pengetahuan dan bahan pelajaran.
MAINTENANCE POMPA RECIPROCATING 211/212 PM-4 A/B MENGGUNAKAN METODE RCM DI PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT II DUMAI Trisna Mesra; Melliana Melliana; Fitra Fitra; Rizki Amanda
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B berfungsi mengalirkan fluida berupa diesel oil yang  dialirkan ke 211/212 PRT-3 di mana diesel tersebut berfungsi sebagai pelumas mechanical seal 211/212 PRT-3. Pompa ini sering mengalami kerusakan pada komponen packing silinder yang sering bocor yang mengakibatkan terganggunya sistem lubrikasi pada mechanical seal 211/212 PRT-3. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode RCM (Reliablity Centered Maintenance) yang mana metode ini merupakan metode kualitatif yang memanfaatkan informasi dari setiap komponen-komponen peralatan yang berkenaan dengan kehandalan dan kelemahannya lalu menentukan tindakan perawatan yang harus dipilih. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan solusi bahwa tindakan perawatan Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B yang harus dilakukan diantaranya adalah Condition directed (63,64 % dari keseluruhan komponen), failure finding (13,64 % dari keseluruhan komponen), dan run to failure (22,72 % dari keseluruhan komponen). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa cara mengimplementasikan metode RCM yang telah distandarkan oleh Smith (1992) pada pompa reciprocating 211/212 PM-34 A/B yaitu melakukan pemilihan sistem dan pengumpulan informasi, mendefinisikan batasan sistem, mendeskripsikan sistem dan functional diagram blok, penentuan fungsi sistem dan kegagalan fungsi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), dan task selection.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN TAHU SUMEDANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE 4P GUNA MENINGKATKAN PENJUALAN DI UD. TAHU SUMEDANG 5 BERSAUDARA Riswan Afandi; Siti Rahmah Sibuea; Wirda Novarika AK
Buletin Utama Teknik Vol 18, No 3 (2023): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing is an important activity of a company that produces products to sell with the aim of making a profit. One form of marketing strategy that has an important role in determining the level of product sales is the use of the marketing mix or also known as the 4P method (product, price, promotion, and place). This study aims to determine the increase in sales of sumedang tofu through a marketing strategy using the 4P method as well as factors (variables) that have a dominant influence in increasing sales of sumedang tofu at UD. Tahu Sumedang Dk 16. The research data was collected using a questionnaire given to 96 customers as the research sample, then data processing, analysis and evaluation were carried out so that it was concluded that sales of sumedang tofu were increased at UD. Tahu Sumedang Dk 16 is significantly influenced by the marketing strategy using the 4P method including product, price, promotion and place either simultaneously or partially with a positive direction. The influence of the 4P marketing strategy simultaneously on the increase in tofu sales is 71.4% or the remaining 28.6% is explained by variables other than those proposed in this study. The variable that has the most dominant influence in increasing sales of sumedang tofu is the price variable, which is 34.1%.
EVALUASI KAPASITAS KANTONG LUMPUR PADA BENDUNG SEI PADANG KOTA TEBING TINGGI PROVINSI SUMATERA UTARA Darlina Tanjung; Rumillah Harahap; Riski Tanjung
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 1 (2021): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung Sei Padang akan menjamin suplai air irigasi secara kontinu bagi tiga Daerah Irigasi yakni Paya Lombang, Langgau dan Bajayu yang memiliki luas 7.558 Ha. Dengan jaminan pasokan air irigasi tersebut maka luas areal tanam padi ikut meningkat dari 8.300 hektar per tahun dengan intensitas tanam 110% menjadi 15.116 Ha per tahun dengan intensitas tanam 200 persen, salah satu bangunan pelengkap adalah bangunan kantong lumpur yang berfungsi untuk mengendapkan sedimen agar tidak masuk ke jaringan irigasi. Kantong lumpur Sei Padang dibangun pada tahun 2014-2017 oleh Kementerian PUPR dengan panjang 110 m dan lebar 12 m. Analisis ukuran partikel dan kecepatan jatuh sedimen di kantong lumpur sesuai data perencanaan kantong lumpur lama memeliki kapasitas volume sebesar 1683,84 m³ dengan interval pembilasan setiap 1 minggu sekali, hal tersebut kurang efektif karena dari hasil perencanaan ulang volume kantong lumpur untuk kurun waktu 1 minggu adalah sebesar 2419,2 m³. Dengan dimensi panjang kantong lumpur (L) 225 m, lebar kantong lumpur (B) 12 m, serta kemiringan (I) 0,00199. Dengan perencanaan ulang tersebut dapat menampung volume kantong lumpur dengan interval pembilasan 1 minggu sekali. Maka dari itu, dilakukan evaluasi terhadap jangka waktu pembilasan, sehingga pembilasan kantong lumpur lama dipercepat menjadi 4 hari dengan volume sebesar 1382,4 m³. Berdasarkan debit aliran kantong lumpur 8,08 m³/det, diperoleh efisiensi pengendapan sedimen sebesar 92% dan efisiensi pembilasan diperoleh tegangan geser dasar sebesar 8,19 N/m² yang mampu membilas partikel-partikel yang ukuran diameter partikelnya kurang dari 9,8 mm. 
PENGARUH CARA DAN LAMA PERAWATAN TERHADAP KUAT TEKAN BETON Muhammad Husni Malik Hasibuan
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 2 (2019): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan salah satu material penting dalam dunia konstruksi karena pengunaannya yang sangat besar. Kualitas beton ditentukan dari mutu beton itu sendiri, untuk mendapatkan mutu beton yang tinggi maka ada hal-hal yang harus menjadi perhatian mulai dari pemilihan material, proses perancangan, pencampuran hingga perawatan. Pada dunia konstruksi proses perawatan dianggap sepele maka sering sekali tidak dilakukan. Penelitian ini mengkaji cara dan lama perawatan terhadap kuat tekan beton, sehingga dapat menjadi acuan kepada masyarakat. Benda uji yang digunakan adalah kubus dengan ukuran 15 cm x 15 cm x 15 cm di mana akan dibedakan perawatanya yaitu; tanpa perawatan, dengan perwatan perendaman dan perwatan dengan membungkus dengan goni selain itu akan dibedakan pula lama perawatan tiap-tiap metode. Dari hasil pengujian maka diperoleh beton yang dengan perwatan perendaman memiliki kuat tekan tertinggi, kemudian yang dengan perawatan goni juga dapat kuat tekan yang tinggi di atas beton tanpa perawatan.
PENGARUH SUHU TERHADAP KADAR AIR PADA INTI SAWIT DI KERNEL SILO PADA STASIUN KERNEL DENGAN METODE RANCANGAN ACAK LENGKAP Muhammad Fauzi Wijaya; Suliawati Suliawati; Bonar Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 2 (2022): Edisi Januari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Socfindo Kebun Aek Loba sebagai perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan tandan buah sawit hingga menjadi CPO, kernel, dan cangkang dalam setiap aktivitas produksinya selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik dengan menerapkan standar kualitas produksi. Didalam proses kernel kita harus tau bagaimana pengaruh suhu terhadap kadar air pada inti sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap kadar air pada inti sawit di kernel silo PT. Socfindo Kebun Aek Loba. Pada penelitian ini digunakan metode regresi linier dan rancangan acak lengkap (RAL). Penelitian dilakukan dengan lima kali pengulangan pada setiap percobaan untuk menentukan data analisis kadar air inti sawit di kernel silo. Berdasarkan metode regresi linier yang dilakukan diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar -1,00 menunjukkan bahwa terjadi korelasi negatif sempurna antara suhu pengeringan (X) dan kadar air (Y). Nilai koefisien korelasi menunjukkan keeratan hubungan antara variabel X dan variabel Y yang berlawanan, hal ini berarti bahwa semakin meningkatnya nilai variabel X (suhu) maka nilai dari variabel Y (kadar air) akan semakin menurun. Pada metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) diperoleh hasil bahwa  Fhitung 154,106 Ftabel 2,61, yang berarti H0 ditolak (suhu tidak berpengaruh terhadap kadar air) dan H1 diterima (suhu berpengaruh terhadap kadar air). Dapat disimpulkan bahwa percobaan masing-masing suhu yang diberikan berpengaruh nyata terhadap kadar air yang dihasilkan.
EVALUASI DRAINASE DI JALAN HAJI MISBAH DAN JALAN MULTATULI SEKITAR SUNGAI DELI KECAMATAN MEDAN MAIMUN M Arsyad Rangkuti; Anisah Lukman; Rumilla Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi drainase di Jl. Haji Misbah dan Jl Multatuli Kecamatan Medan Maimun di mana sebagian dari saluran yang telah ada tidak lagi sesuai dengan fungsinya, dimensi penampang yang tidak beraturan, kurangnya perawatan maupun sistem pengaliran dan pembuangan yang tidak sesuai lagi dengan lingkungan dan sebagainya. Mengingat begitu banyaknya kerugian yang ditimbulkan oleh banjir atau genangan luas dan tinggi, maka perlu direncanakan dengan cermat penanganan kelebihan air pada daerah penelitian, hal ini merupakan alasan mendasar untuk menganalisis kapasitas dan sistem drainase khususnya di Jl. Haji Misbah dan Jl. Multatuli. Oleh sebab itu yang akan dievaluasi adalah kapasitas dan kondisi saluran drainase apakah masih mencukupi untuk mengalirkan serta membuang air yang berasal dari daerah tangkapan air disepanjang Jl. Haji Misbah dan Jl. Multatuli pada saat banjir (curah hujan tinggi). Berdasarkan hasil analisa hidrologi dan uji sebaran distribusi, digunakan distribusi Log Person type III sehingga di dapat intensitas curah hujan maksimum (I maks)= 73.177 mm/jam, debit banjir rencana maksimum (Q)= 1.878 mm³/det dan waktu konsentrasi (tc)= jam. sehingga diketahui daerah yang bermasalah dikarenakan dimensi saluran yang tidak sesuai dengan kapasitas. Kata-Kata Kunci : Drainase, Debit Banjir, Kelebihan Air, Kapasitas
ANALISIS KOMPOSIT BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA DENGAN VARIASI WAKTU CURING PADA PENGUJIAN IMPAK Ismail Abdulah; Fadly Ahmad Kurniawan; Ade Irwan
Buletin Utama Teknik Vol 17, No 3 (2022): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan dalam bidang industri sudah sangat mengalami kemajuan yang sangat pesat. Salah satu bidang yang mengalami perkembangan itu adalah bahan Komposit sebagai bahan material. Hal ini dikarenakan bahan komposit memiliki beberapa keunggulan dibandingkan bahan dasar metal. Keunggulannya diantara lain adalah lebih ringan, lebih mudah dibentuk, lebih mudah dibuat dan lebih kuat. Seiring berjalannya waktu, pemanfaatan serat alam sebagai bahan dasar komposit juga semakin diminati. Contohnya adalah penggunaan Serat Tapis Kelapa. Hal ini dikarenakan bahan serat alami mudah di dapat dan tidak menimbulkan polusi. Selain itu pemanfaatan serat alami sebagai bahan dasar komposit diharapkan dapat mengurangi limbah alami. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan serat Tapis Kelapa (Cocos Veridis) sebagai bahan dasar komposit. Pada proses pembuatan bahan komposit, salah satu tahapan yang harus dilalui adalah proses Curing. Dan penelitian kali ini menganalisis Komposit yang tidak melewati proses Curing dan beberapa variasi waktu Curing dangan suhu 60°C. Pembuatan komposit ini menggunakan Unsaturated Polyester dan katalis yang dipadukan dengan serat Tapis Kelapa yang sudah melewati proses Alkalisasi dengan fraksi perbandingan Serat 25% dan Resin 75%. Bahan komposit yang sudah jadi kemudian di uji Impak untuk menghitung perbandingan besaran penyerapan energi yang diterima. Hasilnya adalah terdapat perbedaan yang tidak terlalu signifikan. Hal ini dikarenakan suhu yang diterima saat proses Curing sama, yaitu 60ºC. kekuatan terlemah didapat oleh komposit yang tidak mendapat proses Curing yaitu rata-rata hanya 0,173 Joule. Sedangkan yang komposit yang terkuat ada pada komposit yang mendapat proses curing selama 3 jam, yaitu rata-rata 0,324 Joule.
PENGHITUNGAN WAKTU BAKU DENGAN METODE WORK SAMPLING PADA SPBU XYZ DI KOTA DUMAI Fitra Fitra; Trisna Mesra; Melliana Melliana
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SPBU XYZ merupakan salah satu SPBU yang ada di Kota Dumai. Dalam pengoperasiannya SPBU XYZ menggunakan tenaga kerja yang bekerja secara shift. Setiap stasiun pengisian BBM memiliki beban kerja yang berbeda beda. Hasil pra penelitian yang telah dilakukan bahwa belum diketahui waktu baku yang dibutuhkan oleh tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya. Untuk mengetahui waktu baku tersebut peneliti menggunakan metode work sampling yang sealigus dapat mengetahui tingkat produktifitas tenaga kerjanya. Pengumpulan data dengan cara mengamati satu Operator yang bertugas mengisi bahan bakar kendaraan BBM di SPBU XYZ yang melakukan pekerjaannya selama 8 jam kerja (termasuk jam istirahat). Di mana pengamatan dilakukan setiap 5 menit. Pengamatan dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan menggunakan lembar pengamatan. kegiatan yang dilakukan oleh operator selama bekerja antara lain: briefing, pengisian BBM, menerima uang, mengembalikan uang, kebutuhan pribadi. Hasil pengujian BKA dan BKB setelah data di perolah adalah tidak ada yang keluar dari batas kontrol yaitu 0,90 untuk batas atas dan 0,63 untuk batas bawah sedangkan hasil uci kecukupan data di dapati data cukup karena nilai N hitung lebih kecil dari N pengamatan yaitu 125,83280. Selama pengamtan jumlah kendaraan yang dilayani adalah 1349 unit. presentasi produktifitas yang diperoleh adalah 76,06%. Oleh karena itu waktu baku yang diperoleh adalah 2,19 menit dengan nilai faktor penyesuaian 1,08 dan nilai kelonggaran yang diberikan adalah 35%.