cover
Contact Name
Johanis Risambessy
Contact Email
upppmstakkupang@gmail.com
Phone
+6285243992130
Journal Mail Official
upppmstakkupang@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sikib, Kel. Naioni, Kec. Alak, Kota Kupang-NTT, Kupang, Nusa Tenggara Timur, 85239
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
VOX VERITATIS: JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN
ISSN : -     EISSN : 30313074     DOI : -
1. Perkembangan Teologi 2. Teologi Biblika 4. Studi Agama-Agama 5. Penelitian Pendidikan Kristen 6. Etika Kristen 7. Pendidikan Kristen Guru Sekolah Dasar 8. Kepemimpinan Kristen dan Menegeman Gereja
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024): Juni" : 5 Documents clear
Desain Evaluasi Kirkpatrick Pada Program PPL Terhadap Perubahan Perilaku Mahasiswa/i Nufeto, Herdi; Tahalele, Novi Kristiani
Vox Veritatis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69865/voxver.v3i1.47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program PPL yang terhadap perubahan perilaku mahasiswa/i di STAK Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Program Praktek Pengalaman Lapangan merupakan program mata kuliah wajib yang diikuti oleh mahasiswa/i calon guru. Penelitian termasuk penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa/i STAK Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mengikuti program PPL. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara (interview) dan pengamatan (observation). Analisis data disesuaikan dengan model evaluasi yang digunakan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan kepada mahasiswa/i STAK Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur yang telah mengikuti PPL, ditemukan bahwa terdapat perubahan perilaku mahasiswa/i setelah mengikuti program PPL selama kurang lebih 6 bulan. Hal ini berdasarkan pada tingkatan level evaluasi dari model evaluasi Kirkpatrick yang terdiri atas evaluating reaction, evaluating learning, evaluation behavior, dan tingkat tertinggi dari evaluasi program PPL ialah evaluating result. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa mahasiswa/i STAK Kupang Provinsi NTT telah mencapai ke-empat level dalam model evaluasi ini.
Menanggapi Tindakan Bunuh Diri Dalam Etika Kristen: Sebuah Tindakan Yang Tidak Dibenarkan Gulo, Mayner For Jaya; Batawi, Ardians
Vox Veritatis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69865/voxver.v3i1.54

Abstract

Artikel ini merupakan sebuah penelitian bagaimana menanggapi tindakan bunuh diri dalam etika Kristen. Bunuh diri adalah tindakan seseorang untuk mengakhiri hidupnya dengan sengaja. Hal ini terjadi karena berbagai faktor keadaan dan situasi dari permasalahan yang sedang ia alami yang membuat seseorang tersebut merasa tertekan dan seakan-akan tidak ada lagi jalan keluar dari permasalahannya tersebut, sehingga bunuh diri menjadi satu-satunya solusi untuk terbebas dari masalah yang sedang dia hadapi. Orang yang melakukan tindakan bunuh diri menganggap tindakan tersebut adalah suatu keputusan yang benar, namun dalam pandangan etika Kristen, bunuh diri adalah tindakan yang tidak benar dan bertentangan dengan kehendak Tuhan. Dalam etika Kristen, bunuh diri merupakan tindakan yang melanggar hukum Allah dan tidak menghargai anugerah Allah. Melakukan tindakan bunuh sama halnya mengambil hak kepemilikan Allah, sehingga hal tersebut manusia manusia mengambil alih kedaulatan Allah. Penelitian ini menggunakan kajian literatur yang juga bisa disebut sebagai metode pustaka yang bersumber dari hasil penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan sebuah pemahaman dalam etika Kristen tindakan bunuh diri merupakan tindakan dosa dan tidak dibenarkan.
Peran Pendidikan Kristen Terhadap Upaya Pencegahan Kasus Perdagangan Manusia Bernadus Kilapong, Lidya
Vox Veritatis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69865/voxver.v3i1.55

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan agama Kristen terhadap upaya pencegahan perdagangan manusia mencakup definisi, penyebab, dan upaya pencegahan. Perdagangan manusia bertaut dengan segala bentuk transaksi jual beli terhadap manusia yang melibatkan kekerasan dan paksaan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dari pelbagai sumber untuk dianalisis terkait dengan peran pendidikan Kristen dalam upaya pencegahan perdagangan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendidikan Kristen dalam mencegah perdagangan manusia dapat dicegah sedini mungkin dengan melibatkan pelbagai program pendidikan terintegrasi, mengintegrasikan nilai-nilai Kristen dalam kurikulum sekolah, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. Rekomendasi pada penelitian ini: 1) Perlunya perhatian dan pengawasan dari orang tua terhadap anak mereka, serta menanamkan nilai-nilai Kristiani, sehingga menjadi contoh yang baik dalam keluarga. 2) Edukasi pemerintah terkait dengan cara mencegah perdagangan manusia, meningkatkan peran serta lembaga-lembaga sosial maupun keagamaan dalam pendampingan korban perdagangan manusia, membuat panduan khusus tentang cara mencegah perdagangan manusia, serta bersama instansi terkait membuat perangkat hukum terkait penanggulangan perdagangan manusia. 3) Gereja perlu melakukan tindakan konkrit dengan memberikan pendidikan Kristen dalam hal menanamkan nilai-nilai Kristiani.
Upaya Penanggulangan Kenakalan Remaja di GMIT Jemaat Efata Liliba Kore Mega, Cindy
Vox Veritatis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69865/voxver.v3i1.56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya penanggulangan kenakalan remaja yang dilakukan di Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Efata Liliba. Kenakalan remaja bukanlah fenomena terbatas pada lingkungan terkecil, melainkan hampir merata terjadi, baik di perkotaan maupun pedesaan, yang urgen untuk ditinjau lebih mendalam. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi dengan melibatkan 2 orang remaja. Selanjutnya, data dianalisis berdasarkan tahapan analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya penanggulangan kenakalan remaja di Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Efata Liliba dilakukan melalui kebaktian remaja, ibadah pemuda, kegiatan pembinaan remaja, kegiatan sosialisasi bagi remaja, dan katekisasi. Namun, upaya yang dilakukan belum maksimal sehingga remaja mengalami pelbagai masalah, seperti terlibat dalam perkelahian, kemabukan, perjudian. Dengan demikian, Gereja Masehi Injili di Timor Jemaat Efata Liliba perlu membimbing dan mendampingi remaja yang terlibat dalam pelbagai kenakalan remaja yang terjadi dengan memaksimalkan pengawasan dan menamakan nilai-nilai Kristiani.
Penyandang Disabilitas Sebagai Tubuh Kristus Rollin, Ade Novita; Ndeo, Jeanne
Vox Veritatis : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 3 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69865/voxver.v3i1.57

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan sebuah konsep kekristenan yang dapat dijadikan landasan untuk menjadikan gereja ramah disabilitas. Mengingat diskriminasi terhadap disabilitas tidak hanya dialami di luar lingkungan gereja namun juga dalam gereja. Gereja yang merupakan perwakilan Allah dan kesatuan tubuh Kristus sampai saat ini ternyata masih melakukan pembedaan perlakuan kepada jemaat penyandang disabilitas dari jemaat yang tidak menyandang disabilitas. Berkaca pada kondisi tersebut, maka penulis menggunakan pendekatan deskripti dengan jenis penelitian kualiatatif guna menjelaskan permaslahan yang terjadi secara mendalam. Informan yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak tiga orang, yang kemudian dilakukan wawancara mendalam dan kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gereja sudah seharunya menjadi gereja disabilitas apabila ingin mengalami perkembangan dan untuk mencapai hal tersebut tubuh Kristus dapat dijadikan konsep dasarnya. Gereja yang menolak penyandang disabilitas adalah gereja yang menolak karunia Tuhan. Sebagai anggota tubuh Kristus jemaat disabilitas harus dimuridkan dalam kelas umum supaya bersama-sama bertumbuh dalam kedewasaan rohani sehingga kuat dalam menghadapi permasalahan kehidupan, setia melayani Tuhan dan menggenapi Amanat Agung Tuhan Yesus.

Page 1 of 1 | Total Record : 5