cover
Contact Name
syukurman zebua
Contact Email
info@sttpa.ac.id
Phone
+6281388000204
Journal Mail Official
info@sttpa.ac.id
Editorial Address
jakarta
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
jurnal pokok anggur
ISSN : 27153851     EISSN : 30315212     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL POKOK ANGGUR merupakan jurnal yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Teologi Pokok Anggur untuk mempublikasikan penelitian para dosen dan peneliti yang terbit di setiap akhir semester atau dua kali dalam setahun. JURNAL POKOK ANGGUR adalah Jurnal peer-review yang merupakan media bagi peneliti dan dosen-dosen untuk mempublikasikan setiap hasil penelitiannya. Adapun penelitian yang dipublis pada jurnal ini adalah penelitian yang berfokus pada kajian biblika, kajian teologis dan dogmatis, kajian teologi praktis dan etis, serta isu-isu terbaru dalam dunia Pendidikan Kristen. Secara spesifik setiap penelitian yang dipublis dalam jurnal ini adalah sebagai berikut: Studi Biblika (Eksegesis PL dan PB) Kajian Teologis dan Dogmatika Kajian Teologi Praktika Etis Dinamika Pendidikan Kristen Misiologi
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023" : 5 Documents clear
MENGANALIS MODEL-MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DITINJAU DARI KELUARAN 13:18 zakhirsyah, denny
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis model pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan menggunakan Keluaran 13:18 sebagai referensi, yang menggambarkan perjalanan bangsa Israel dari perbudakan ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika untuk menafsirkan teks Alkitab ini dan mengeksplorasi relevansinya dengan pembelajaran modern. Penelitian ini mengkaji pendekatan pembelajaran intelektual, emosional, dan spiritual serta membandingkan prinsip-prinsip dalam Keluaran 13:18 dengan praktik pendidikan Kristen saat ini. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran yang konsisten dengan ajaran Alkitab dan menyarankan cara-cara untuk meningkatkan pendidikan Kristen dengan mengintegrasikan pengalaman hidup, pengembangan karakter, dan bimbingan rohani. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen yang efektif harus mengambil pendekatan holistik, menggabungkan elemen intelektual, emosional, dan spiritual sambil menawarkan bimbingan yang berkelanjutan. Metode terpadu ini lebih relevan untuk mendorong pertumbuhan siswa dalam hal iman dan karakter, dengan menekankan pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga transformasional.
PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MEMBANGUN IMAN DAN DIMENSI SPIRITUAL YANG EFEKTIF PADA REMAJA USIA 12-15 TAHUN Haninuna, Benyamin
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja berusia 12-15 tahun berada dalam fase transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, membuat mereka rentan terhadap berbagai pengaruh sosial dan spiritual. Selama masa kritis ini, mereka menghadapi banyak pilihan, dan tanpa bimbingan yang tepat, mereka dapat dengan mudah menjadi mangsa pengaruh negatif seperti ajaran-ajaran yang salah, penggunaan narkoba, perilaku pergaulan bebas, dan bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya. Pendidikan Kristen memainkan peran penting dalam memberikan bimbingan rohani, membantu remaja mengembangkan iman yang kuat kepada Tuhan dan melawan pengaruh negatif ini. Dengan menanamkan pengetahuan alkitabiah, pendidikan Kristen dalam keluarga, sekolah, dan gereja bertujuan untuk memupuk pertumbuhan rohani remaja, memastikan mereka tetap teguh dalam keyakinan mereka dan membuat keputusan yang tepat selama tahap yang rentan ini.
TINJAUAN TEOLOGIS TENTANG KEBERHASILAN KEPEMIMPINAN MUSA DAN MEMILIKI INTEGRITAS BERDASARKAN KELUARAN 33:1-23 zebua, syukurman
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi keberhasilan dan integritas kepemimpinan Musa berdasarkan Keluaran 33:1-23, dengan menyoroti perannya dalam membimbing bangsa Israel dari Mesir ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menekankan pada prinsip-prinsip teologis di balik kepemimpinan Musa, khususnya kesetiaan, ketaatan, dan integritasnya. Melalui analisis hermeneutik, penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan kepemimpinan Musa terkait erat dengan komunikasinya yang konsisten dengan Tuhan, ketaatannya pada hukum-hukum ilahi, dan kemampuannya untuk menjadi perantara pengampunan bagi bangsa Israel. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Musa tetap memegang teguh integritas yang kuat dengan menaati perintah-perintah Tuhan, mengajarkan hukum-hukum-Nya, dan memimpin dengan keadilan dan kebijaksanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan dengan integritas didasarkan pada hubungan yang dekat dengan Tuhan, kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan mencari pertobatan, dan komitmen untuk hidup dengan prinsip-prinsip spiritual. Wawasan-wawasan ini memiliki relevansi untuk kepemimpinan kontemporer, menggarisbawahi pentingnya integritas, ketaatan, dan hubungan spiritual sebagai kunci kepemimpinan yang efektif.
TINJAUAN ALKITAB TENTANG HATI NURANI DAN IMPLIKASINYA BAGI ORANG PERCAYA Wartani
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran hati nurani dalam kehidupan orang Kristen, dengan fokus pada bagaimana orang percaya harus menyelaraskan hati nurani mereka dengan kehendak Tuhan. Meskipun bertindak sesuai dengan hati nurani sering kali membawa kedamaian dan kebahagiaan, hati nurani tidak selalu menjadi panduan yang akurat. Hati nurani manusia menghakimi berdasarkan pengetahuan tentang kebenaran yang dimilikinya, yang bisa saja cacat atau dibatasi oleh standar-standar manusia. Sebaliknya, kebenaran Tuhan, seperti yang disajikan dalam Alkitab, bersifat mutlak. Penelitian ini berargumen bahwa orang Kristen tidak boleh mengabaikan atau memutlakkan hati nurani mereka, tetapi harus menggunakannya sesuai dengan ajaran Alkitab. Pertama, penelitian ini memberikan pemahaman umum tentang hati nurani, diikuti dengan analisis tentang hati nurani melalui lensa Alkitab. Kemudian, buku ini mengeksplorasi implikasi teologis dan praktis bagi orang percaya, menunjukkan bagaimana Alkitab berfungsi sebagai standar utama untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Dengan mempelajari Alkitab secara teratur, orang Kristen dapat memastikan bahwa hati nurani mereka selaras dengan kebenaran Allah, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang mencerminkan kehendak-Nya.
STUDI EKSEGESA PERKATAAN YESUS DI KAYU SALIB“SUDAH SELESAI” TERHADAP IMAN KRISTEN BERDASARKAN YOHANES 19:30 Buntula'bi', Semuel
JURNAL POKOK ANGGUR Vol 5 No 1 (2023): Desember 2023
Publisher : STT POKOK ANGGUR JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi keberhasilan dan integritas kepemimpinan Musa berdasarkan Keluaran 33:1-23, dengan menyoroti perannya dalam membimbing bangsa Israel dari Mesir ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menekankan pada prinsip-prinsip teologis di balik kepemimpinan Musa, khususnya kesetiaan, ketaatan, dan integritasnya. Melalui analisis hermeneutik, penelitian ini mengungkapkan bahwa keberhasilan kepemimpinan Musa terkait erat dengan komunikasinya yang konsisten dengan Tuhan, ketaatannya pada hukum-hukum ilahi, dan kemampuannya untuk menjadi perantara pengampunan bagi bangsa Israel. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, Musa tetap memegang teguh integritas yang kuat dengan menaati perintah-perintah Tuhan, mengajarkan hukum-hukum-Nya, dan memimpin dengan keadilan dan kebijaksanaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan dengan integritas didasarkan pada hubungan yang dekat dengan Tuhan, kerendahan hati untuk mengakui kesalahan dan mencari pertobatan, dan komitmen untuk hidup dengan prinsip-prinsip spiritual. Wawasan-wawasan ini memiliki relevansi untuk kepemimpinan kontemporer, menggarisbawahi pentingnya integritas, ketaatan, dan hubungan spiritual sebagai kunci kepemimpinan yang efektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 5