Khidmat : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Jurnal Khidmat is Published by CV. Edu Tech Jaya. This journal aims to publish and disseminate original works and current issues on the subject of research and studies in the field of education. Articles published in journals are the result of research or ideas in the field of education including educational innovation, Studies in Social Education, Studies in Science Education, Education Management, Teaching & Learning, Educational Quality, Educational Leadership, Educational Technology, Language Education, Educational Philosophy, Education religion carried out by researchers, teachers, lecturers, and students. Detailed information for loading articles and article instructions are provided in each issue.
Articles
31 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2024)"
:
31 Documents
clear
Penggunaan Metode Talking Stick Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Sundari, Yayuk
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Metode Talking Stick adalah model pembelajaran kooperatif yang menggunakan tongkat sebagai alat bantu untuk mendorong siswa berani menyampaikan pendapatnya. Metode ini menekankan pada interaksi dan aktivitas siswa, serta kerja sama antar siswa untuk mencapai hasil yang maksimal. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang metode Talking Stick: Dalam metode ini, guru menyediakan tongkat yang hanya boleh digunakan oleh anggota kelompok yang sedang berbicara, Tongkat digulirkan dari satu siswa ke siswa lainnya, biasanya diiringi dengan musik atau nyanyian, Metode ini dapat membuat siswa merasa senang dan ceria, serta melatih mental mereka untuk siap menghadapi berbagai situasi. Beberapa kelebihan metode Talking Stick di antaranya mampu menguji kesiapan siswa, melatih keterampilan membaca, dan memahami materi pelajaran. Salah satu kelemahan metode Talking Stick adalah siswa yang dianggap memiliki kelebihan bisa merasa terhambat oleh siswa yang dianggap kurang mampu.
Kompetensi Sosial Guru PAI Dalam Berkomunikasi
Ardina, Ardina
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kompetensi sosial dalam berkomunikasi adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif dan bermakna. Beberapa prinsip yang dapat diterapkan dalam berkomunikasi sebagai wujud kompetensi sosial, di antaranya: Rasa hormat, Empati, Jelas dalam berbicara, Komunikasi dibangun dengan asas kerendahatian. Kompetensi sosial secara umum adalah kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif sehingga dapat diterima secara sosial. Kompetensi sosial juga merupakan dasar untuk menangani konflik secara efektif dalam keluarga, kelompok sebaya, atau masyarakat. Beberapa cara untuk meningkatkan kompetensi sosial, di antaranya: Aktif terlibat dalam komunitas, Ikut pelatihan atau kursus keterampilan sosial, Jalin hubungan dengan tetangga dan rekan kerja, Buka diri untuk berinteraksi dengan beragam budaya. Prinsip komunikasi seperti rasa hormat, empati, kejelasan dan kesantunan menjadi kunci dalam praktik kompetensi sosial. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi sosial merupakan keterampilan yang penting bagi pendidik di lingkungan sekolah.
Pengaruh Kompetensi Profesional Guru Terhadap Hasil Belajar
Agustina BR Lubis, Maulida
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kompetensi adalah Seperangkat tindakan cerdas dan penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas- tugas dibidang pekerjaan tertentu. Sedangkan James M. Coper said that “A Professional is a person who possesses some specialized knowledge and skills, can weigh alternatives, and can select from among a number of potentially productives actions one that is particularly appropriate in a given situation” Kompetensi guru (teacher’s competency) adalah kemampuan seorang guru dalam melaksanakan kewajiban kewajibannya secara bertanggung jawab dan layak. Dengan demikian Guru professional adalah orang yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan sehingga ia mampu melakukan tugas dan fungsinya sebagai guru dengan kemampuan maksimal. Pada dasarnya terdapat seperangkat tugas yang harus dilaksanakan oleh guru berhubungan dengan profesinya sebagai pengajar, tugas guru ini sangat berkaitan dengan kompetensi profesionalnya. Hakikat profesi guru merupakan suatu profesi, yang berarti suatu jabatan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang di luar bidang pendidikan. Walaupun pada kenyataannya masih terdapat hal-hal tersebut di luar bidang kependidikan.
Strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, dan Islami (PAIKEMI) Pada Pembelajaran PAI
Zulhamsyah, Zulhamsyah
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam proses pembelajaran, ada beberapa istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan situasi kegiatan belajar mengajar. Beberapa istilah yang penggunaannya sering tidak konsisten atau overlap adalah istilah model, pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran. Penggunaan masing- masing istilah perlu dipahami secara kontekstual, karena tidak jarang suatu istilah digunakan sebagai pendekatan, strategi, model dan metode pembelajaran. Batasan istilah tentang model, pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran dapat Model pembelajaran PAIKEM bukan model pembelajaran baru, sebelum PAIKEM muncul, model pembelajaran CBSA (cara belajar peserta didik aktif) telah lama populer dikalangan para pendidik, inovasi pembelajaran terus-menerus dilakukan dengan menambah sederetan model pembelajaran bernuansa baru disimak pada paparan beriku ini. PAIKEM merupakan strategi pembelajaran yang berorientasi pada peserta didik (student centered learning). Dalam penerapan strategi pembelajaran ini, guru berperan sebagai fasilitator yaitu memfasilitasi peserta didik untuk belajar.
Peningkatan Keterampilan Guru PAI melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi di Sekolah Dasar
Darna Samosir, Ismai
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis kompetensi dalam meningkatkan keterampilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan keterampilan guru PAI dalam mengajar, terutama dalam hal penggunaan teknologi edukatif dan perancangan materi yang interaktif.Guru yang mengikuti pelatihan berbasis kompetensi menunjukkan peningkatan dalam keterampilan mengajar, seperti kemampuan menggunakan aplikasi pembelajaran daring dan merancang kegiatan belajar mengajar yang lebih dinamis. Selain itu, pelatihan juga membantu guru dalam mengembangkan keterampilan komunikasi yang efektif dengan siswa, sehingga meningkatkan motivasi belajar siswa.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam implementasi pelatihan berbasis kompetensi, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan alokasi waktu dan sumber daya untuk pelatihan guru PAI. Selain itu, kerjasama dengan lembaga pendidikan lainnya juga perlu ditingkatkan untuk memperoleh sumber daya yang lebih luas.Dengan demikian, diharapkan keterampilan guru PAI dapat terus meningkat, sehingga dapat memberikan pengajaran yang lebih efektif dan meningkatkan kualitas pendidikan agama bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode pelatihan guru di bidang Pendidikan Agama Islam serta menjadi referensi bagi sekolah lain dalam menerapkan strategi serupa. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang peningkatan keterampilan guru PAI melalui pelatihan berbasis kompetensi di sekolah dasar.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis ICT di UPTD SDN 016503 Tanah Rakyat
Lestari, Tri
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada UPTD SDN 016503 Tanah Rakyat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ICT dalam pembelajaran PAI meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa secara signifikan. Guru menggunakan berbagai platform digital, seperti video pembelajaran, kuis interaktif, dan media sosial untuk menyampaikan materi ajar secara lebih variatif dan interaktif. Namun, hambatan yang dihadapi adalah kurangnya fasilitas pendukung dan rendahnya literasi digital sebagian siswa. Implementasi pembelajaran berbasis ICT memerlukan pelatihan intensif bagi guru agar mampu mengintegrasikan teknologi secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berbasis ICT berpotensi mengembangkan kemampuan kritis dan analitis siswa serta relevan dengan tuntutan pendidikan di era digital. Diperlukan kolaborasi antara pemangku kepentingan pendidikan untuk mengatasi kendala dan memastikan pemanfaatan ICT yang berkelanjutan. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.
Implementasi Metode Pembelajaran Aktif oleh Guru PAI dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Siswa SD
Yusleni, Yusleni
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode pembelajaran aktif oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan pemahaman keagamaan siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Metode pembelajaran aktif, yang mencakup diskusi kelompok, simulasi, serta permainan edukatif, telah terbukti efektif dalam melibatkan siswa secara langsung dalam proses belajar, sehingga meningkatkan pemahaman konseptual dan aplikatif terhadap ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran aktif dapat menciptakan suasana kelas yang interaktif, mendorong partisipasi siswa, dan menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi ajar seperti akidah, ibadah, dan akhlak. Faktor pendukung utama keberhasilan metode ini adalah kreativitas guru dalam menyusun materi pembelajaran dan keterlibatan siswa dalam setiap tahapan kegiatan. Adapun tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas pendukung, serta perbedaan karakteristik siswa. Temuan ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan untuk guru PAI guna meningkatkan keterampilan dalam menerapkan metode pembelajaran aktif serta pengadaan sarana pendukung yang memadai. Dengan demikian, pemahaman keagamaan siswa dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga mereka mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Pembentukan Karakter Siswa Di UPTD SDN 016553 Aek Bange
Marhaini, Marhaini
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran sentral dalam membentuk karakter siswa melalui beberapa strategi yang efektif.Guru PAI menerapkan strategi keteladanan, di mana mereka berperan sebagai contoh bagi siswa dengan menunjukkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai akhlak. Selain itu, guru juga menggunakan metode pembiasaan untuk membentuk kebiasaan baik pada siswa, seperti memberikan salam dan berdoa sebelum belajar. Diskusi kelompok juga digunakan untuk membahas isu-isu moral dan etika dalam konteks kehidupan sehari-hari, sehingga siswa dapat berbagi pengalaman dan belajar dari satu sama lain.Penggunaan media pembelajaran interaktif seperti video dan aplikasi pembelajaran juga terbukti efektif dalam menarik perhatian siswa dan memudahkan mereka memahami konsep-konsep akhlak. Keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan juga ditemukan sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai akhlak yang diajarkan di sekolah.Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh guru PAI, seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan keterbatasan waktu dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan kerjasama antara guru dan orang tua serta menyediakan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif.Dengan demikian, diharapkan nilai-nilai akhlak dapat tertanam dengan baik pada siswa, sehingga mereka dapat menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab di masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama Islam serta menjadi referensi bagi praktik pendidikan di masa depan. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang peran guru PAI dalam pembentukan karakter siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru PAI terhadap Prestasi Belajar Siswa di SDN 013862 Punggulan
Lestari, Endang
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap prestasi belajar siswa di Sekolah Dasar SDN 013862 Punggulan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 siswa dan wawancara dengan 5 guru PAI. Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik guru memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap prestasi belajar siswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,75. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik guru berkontribusi pada peningkatan prestasi belajar siswa.Guru PAI yang memiliki kompetensi pedagogik yang baik mampu merancang pembelajaran yang efektif, mengelola kelas dengan baik, serta menggunakan metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa faktor pendukung, seperti keterlibatan orang tua dan fasilitas belajar yang memadai. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya sumber daya dan waktu pelatihan bagi guru masih perlu diatasi. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan program pelatihan bagi guru PAI untuk memperkuat kompetensi pedagogik mereka, sehingga dapat lebih efektif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan agama Islam di tingkat dasar dan menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.
Strategi Guru PAI Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Akhlak Pada Siswa Sekolah Dasar
Rosa Indah, Nurhayani
Khidmat Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan berbagai strategi efektif untuk menanamkan nilai-nilai akhlak, seperti: Pembelajaran Berbasis Proyek: Guru menggunakan proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari untuk membuat siswa memahami nilai-nilai akhlak dalam konteks yang lebih nyata. Diskusi Kelompok: Guru mengadakan diskusi kelompok untuk memfasilitasi siswa dalam berbagi pengalaman dan memahami nilai-nilai akhlak dari berbagai sudut pandang. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai akhlak yang diajarkan di sekolah. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan keterbatasan waktu dalam pembelajaran menjadi hambatan dalam implementasi strategi tersebut.Penelitian ini merekomendasikan agar pihak sekolah meningkatkan kerjasama antara guru dan orang tua serta menyediakan pelatihan bagi guru untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif. Dengan demikian, diharapkan nilai-nilai akhlak dapat tertanam dengan baik pada siswa, sehingga mereka dapat menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab di masyarakat. Semoga abstrak ini memberikan gambaran jelas tentang tema penelitian yang lebih spesifik tentang strategi guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada siswa sekolah dasar.